Prediksi IHSG;
Ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed dan bailout Yunani diperkirakan akan mewarnai bagi pergerakan indeks bursa global serta dampaknya bagi IHSG. Pelaku pasar di AS akan memperhatikan komentar Presiden Fed Janet Yellen yang akan memberikan sambutan pada konferensi Federal Reserve di hari Kamis serta Pidato pejabat The Fed lain Eric Rosengren. Data penting lain yang ditunggu pelaku pasar yakni indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016 akan dirilis Selasa. Sementara data data Jobless Claims AS per 2 September 2016 akan dirilis hari Kamis. Jika data ekonomi AS masih dibawah apa yang diharapkan dapat memunda kenaikan suku bunga The Fed, kendati sinyal kenaikan kian meningkat akhir-akhir ini. Sementara itu data dari Cina yang akan menjadi perhatian pasar, data CPI dan Producer Price Index (PPI) China bulan Agustus 2016 pada Juma. Sedangkan dari Eropa, konperensi pers ECB dihadiri Mario Draghi pada hari Kamis.
Pasar tetap akan memantau hasil dari program tax amnesty tentunya dengan harapan lebih baik dari bulan sebelumnya. Selain itu, konsentrasi pasar dari eksternal ketidakpastian atas kenaikan suku bunga the Fed, ditambah dengan indeks saham Asia sesi pembukaan perdagangan menguat terbatas, hal ini dapat membuat IHSG bergerak mixed, namun terbuka peluang melemah
Perspektif tenikal
Support Level : 5337/5318/5288
Resistance Level : 5387/5416/5436
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PTPP: Trading Buy
Close 4430, TP 4470
Boleh buy di level 4410-4430
Resistance di 4470 & support di 4370
Waspadai jika tembus di 4370
Batasi resiko di 4350
PPRO: Trading Buy
Close 855, TP 885
Boleh buy di level 845-855
Resistance di 885 & support di 815
Waspadai jika tembus di 815
Batasi resiko di 800
PTBA : Trading Buy
Close 10000, TP 10100
Boleh buy di level 9900-10000
Resistance di 10100 & support di 9825
Waspadai jika tembus di 9825
Batasi resiko di 9750
KLBF: Trading Buy
Close 1720, TP 1765
Boleh buy di level 1700-1720
Resistance di 1765 & support di 1695
Waspadai jika tembus di 1695
Batasi resiko di 1685
ICBP: Trading Buy
Close 9450, TP 9700
Boleh buy di level 9350-9450
Resistance di 9700 & support di 9300
Waspadai jika tembus di 9300
Batasi resiko di 9200
PWON: Trading Buy
Close 615, TP 625
Boleh buy di level 605-615
Resistance di 625 & support di 605
Waspadai jika tembus di 605
Batasi resiko di 590
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
INCO, ADRO, BKSL, MNCN, MPPA, INTP, SIMP, ASII, INDF, SMGR, WOMF
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 5-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$46.50 (2.06)
Gold-(troy oz) US$1,327.97 (2.89)
Nickel-(ton) US$10,060.00 (150.00)
Tin-(ton) US$19,325.00 (175.00)
Coal (Newc)/ton US$69.15 (6.75)
CPO Mal/ton* MYR2,814.50 (38.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,155.50 (-91.50)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 06 September 2016
Dividend
• FASW, cash dividen 24.00, cum 05 Sep’16, ex 06 Sep’16
Economic Calendar:
• data Factory Orders Jerman bulan Juli 2016
• indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Aneka Tambang (ANTM) menghadirkan produk terbaru logam mulia, berupa perhiasan siap pakai, yakni kalung dan liontin untuk memperluas pasar. Setiap produk perhiasan yang dijual kepada konsumen nantinya akan disertai dengan sertifikat resmi Antam. Hal ini menjadi keuanggulan produk perhiasan Antam dibandingkan dengan toko perhiasan yang biasanya hanya memberikan kuitansi atas jaminan barang yang dibeli. Perseroan berharap dengan hadirnya produk baru tersebut dapat mendongkrak target penjualan perusahaan di tengah kondisi pelemahan ekonomi.
Citilink Indonesia, anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), menambah 70 pilot pemula (AB Initio) sebagai salah satu bagian dari strategi bisnis Citilink untuk mendukung ekspansi bisnis membangun konektivitas ke seluruh daerah di nusantara. Penerimaan pilot baru dilakukan dalam rangka mengakomodir kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pilot yang terus bertambah seiring dengan penambahan armada pesawat sebagai implementasi pertumbuhan positif yang terus diraih Citilink Indonesia sejak tahun 2012.
MNC Bank Internasional (BABP) menargetkan total penyaluran kredit akan sebesar Rp 8,5 triliun - Rp 8,6 triliun pada tahun 2016. Sementara total kredit MNC Bank sampai Juni 2016 mencapai Rp 7,6 triliun. Saat ini penyaluran kredit konsumer memiliki porsi yang dominan dalam total penyaluran kredit di MNC Bank atau hampir Rp 4 triliun, sisanya di korporasi dan UKM. Untuk itu perusahaan masih akan fokus untuk mengembangkan infrastruktur di kredit konsumer. Kredit konsumer di semester I 2016 terdiri dari Rp 1 triliun di pembiayaan perumahan, sebesar Rp 2,2 triliun untuk pembiayaan multi finance kendaraan bermotor dan sisanya implant banking dan kartu kredit. Perseroan menaikkan target di Juli Rp 1 triliun karena merupakan puncaknya. Sektor konsumer masih memiliki porsi 55%. Perseroan optimis target hingga akhir tahun akan tercapai, karena diperkirakan pada semester II ekonomi Indonesia lebih baik.
Intiland Development (DILD) menilai bahwa program pemerintah mengenai amnesti pajak mulai berdampak pada pemulihan penjualan properti di dalam negeri. Perseroan akan lebih gencar memasarkan proyek baru dan proyek lama. Salah satu proyek lama perseroan adalah proyek apartemen 1Park Avenue di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan dan kondominium Graha Famili di Surabaya. Perseroan sudah menggunakan sekitar 50% dana belanja modal tahun 2016 yang sekitar Rp 2 triliun. Sebagian besar capex untuk konstruksi, pengembangan penyelesaian proyek-proyek untuk konstruksi. Sedang untuk akuisisi lahan tidak banyak. Perseroan sedang mewacanakan untuk menerbitkan produk investasi di pasar modal berupa dana investasi real estate (DIRE).
Intiland Development (DILD) kini tengah bersiap meluncurkan dua proyek baru untuk menutup kinerjanya tahun 2016. Perusahaan berharap kedua proyek tersebut bisa menjadi amunisi untuk mengejar target pendapatan pra penjualannya sebesar Rp 2,5 triliun. Proyek itu akan diluncurkan di Jakarta dan Surabaya. Namun perseroan masih belum bisa memastikan waktu peluncurannya. Di samping kedua proyek baru tersebut, pada bulan Oktober 2016 Intiland dijadwalkan menyelesaikan proyek apartemen 1 Park Avenue di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Proses serah terima akan dilakukan pada kuartal IV 2016.
Pendapatan usaha bersih Bakrie Telecom (BTEL) per 31 Maret 2016 turun menjadi Rp 47,19 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 131,59 miliar. Rugi neto turun menjadi Rp 116,32 miliar dibandingkan rugi neto Rp 1,51 triliun pada periode Maret 2015.
Bank Maybank Indonesia (BNII) menggandeng lembaga dan pengusaha asal Jepang, seperti Japan External Trade Organization (JETRO), Small & Medium Enterprises of Japan (SMEJ) dan Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN) untuk mengadakan forum diskusi antara lembaga keuangan dengan para pengusaha UKM. Maybank Indonesia mengincar pengusaha UKM Jepang di Indonesia untuk memberikan layanan perbankan mulai dari ritel hingga global. Layanan perbankan yang ditawarkan Maybank Indonesia termasuk account services dan remitansi, pembiayaan perdagangan (trade finance), valuta asing (foreign exchange), serta produk treasury lainnya. Saat ini Maybank Indonesia telah memberikan layanan perbankan kepada 485 perusahaan Jepang dan lebih dari 3.500 ekspatriat Jepang, yang secara individu telah menggunakan jasa perbankan Maybank. Di samping itu, Maybank Indonesia juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 11 Bank Regional Jepang.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menurunkan target jumlah emiten dari sebelumnya 35 menjadi 25 emiten di tahun 2016. Secara year to date baru terealisasi 10 initial public offering (IPO). Saat ini 6 enam calon emiten yang sedang menunggu izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti PT Anugerah Berkah Madani, PT Waskita Beton Precast, PT Paramita Bangun Sarana dan PT Aneka Gas Industri. Terdapat dua emiten yang tengah menunggu izin pra-efektif dari OJK, yaitu PT Prodia Widyahusada dan satu calon emiten baru adalah perusahaan yang akan melakukan relis
Ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed dan bailout Yunani diperkirakan akan mewarnai bagi pergerakan indeks bursa global serta dampaknya bagi IHSG. Pelaku pasar di AS akan memperhatikan komentar Presiden Fed Janet Yellen yang akan memberikan sambutan pada konferensi Federal Reserve di hari Kamis serta Pidato pejabat The Fed lain Eric Rosengren. Data penting lain yang ditunggu pelaku pasar yakni indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016 akan dirilis Selasa. Sementara data data Jobless Claims AS per 2 September 2016 akan dirilis hari Kamis. Jika data ekonomi AS masih dibawah apa yang diharapkan dapat memunda kenaikan suku bunga The Fed, kendati sinyal kenaikan kian meningkat akhir-akhir ini. Sementara itu data dari Cina yang akan menjadi perhatian pasar, data CPI dan Producer Price Index (PPI) China bulan Agustus 2016 pada Juma. Sedangkan dari Eropa, konperensi pers ECB dihadiri Mario Draghi pada hari Kamis.
Pasar tetap akan memantau hasil dari program tax amnesty tentunya dengan harapan lebih baik dari bulan sebelumnya. Selain itu, konsentrasi pasar dari eksternal ketidakpastian atas kenaikan suku bunga the Fed, ditambah dengan indeks saham Asia sesi pembukaan perdagangan menguat terbatas, hal ini dapat membuat IHSG bergerak mixed, namun terbuka peluang melemah
Perspektif tenikal
Support Level : 5337/5318/5288
Resistance Level : 5387/5416/5436
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PTPP: Trading Buy
Close 4430, TP 4470
Boleh buy di level 4410-4430
Resistance di 4470 & support di 4370
Waspadai jika tembus di 4370
Batasi resiko di 4350
PPRO: Trading Buy
Close 855, TP 885
Boleh buy di level 845-855
Resistance di 885 & support di 815
Waspadai jika tembus di 815
Batasi resiko di 800
PTBA : Trading Buy
Close 10000, TP 10100
Boleh buy di level 9900-10000
Resistance di 10100 & support di 9825
Waspadai jika tembus di 9825
Batasi resiko di 9750
KLBF: Trading Buy
Close 1720, TP 1765
Boleh buy di level 1700-1720
Resistance di 1765 & support di 1695
Waspadai jika tembus di 1695
Batasi resiko di 1685
ICBP: Trading Buy
Close 9450, TP 9700
Boleh buy di level 9350-9450
Resistance di 9700 & support di 9300
Waspadai jika tembus di 9300
Batasi resiko di 9200
PWON: Trading Buy
Close 615, TP 625
Boleh buy di level 605-615
Resistance di 625 & support di 605
Waspadai jika tembus di 605
Batasi resiko di 590
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
INCO, ADRO, BKSL, MNCN, MPPA, INTP, SIMP, ASII, INDF, SMGR, WOMF
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 5-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$46.50 (2.06)
Gold-(troy oz) US$1,327.97 (2.89)
Nickel-(ton) US$10,060.00 (150.00)
Tin-(ton) US$19,325.00 (175.00)
Coal (Newc)/ton US$69.15 (6.75)
CPO Mal/ton* MYR2,814.50 (38.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,155.50 (-91.50)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 06 September 2016
Dividend
• FASW, cash dividen 24.00, cum 05 Sep’16, ex 06 Sep’16
Economic Calendar:
• data Factory Orders Jerman bulan Juli 2016
• indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Aneka Tambang (ANTM) menghadirkan produk terbaru logam mulia, berupa perhiasan siap pakai, yakni kalung dan liontin untuk memperluas pasar. Setiap produk perhiasan yang dijual kepada konsumen nantinya akan disertai dengan sertifikat resmi Antam. Hal ini menjadi keuanggulan produk perhiasan Antam dibandingkan dengan toko perhiasan yang biasanya hanya memberikan kuitansi atas jaminan barang yang dibeli. Perseroan berharap dengan hadirnya produk baru tersebut dapat mendongkrak target penjualan perusahaan di tengah kondisi pelemahan ekonomi.
Citilink Indonesia, anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), menambah 70 pilot pemula (AB Initio) sebagai salah satu bagian dari strategi bisnis Citilink untuk mendukung ekspansi bisnis membangun konektivitas ke seluruh daerah di nusantara. Penerimaan pilot baru dilakukan dalam rangka mengakomodir kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pilot yang terus bertambah seiring dengan penambahan armada pesawat sebagai implementasi pertumbuhan positif yang terus diraih Citilink Indonesia sejak tahun 2012.
MNC Bank Internasional (BABP) menargetkan total penyaluran kredit akan sebesar Rp 8,5 triliun - Rp 8,6 triliun pada tahun 2016. Sementara total kredit MNC Bank sampai Juni 2016 mencapai Rp 7,6 triliun. Saat ini penyaluran kredit konsumer memiliki porsi yang dominan dalam total penyaluran kredit di MNC Bank atau hampir Rp 4 triliun, sisanya di korporasi dan UKM. Untuk itu perusahaan masih akan fokus untuk mengembangkan infrastruktur di kredit konsumer. Kredit konsumer di semester I 2016 terdiri dari Rp 1 triliun di pembiayaan perumahan, sebesar Rp 2,2 triliun untuk pembiayaan multi finance kendaraan bermotor dan sisanya implant banking dan kartu kredit. Perseroan menaikkan target di Juli Rp 1 triliun karena merupakan puncaknya. Sektor konsumer masih memiliki porsi 55%. Perseroan optimis target hingga akhir tahun akan tercapai, karena diperkirakan pada semester II ekonomi Indonesia lebih baik.
Intiland Development (DILD) menilai bahwa program pemerintah mengenai amnesti pajak mulai berdampak pada pemulihan penjualan properti di dalam negeri. Perseroan akan lebih gencar memasarkan proyek baru dan proyek lama. Salah satu proyek lama perseroan adalah proyek apartemen 1Park Avenue di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan dan kondominium Graha Famili di Surabaya. Perseroan sudah menggunakan sekitar 50% dana belanja modal tahun 2016 yang sekitar Rp 2 triliun. Sebagian besar capex untuk konstruksi, pengembangan penyelesaian proyek-proyek untuk konstruksi. Sedang untuk akuisisi lahan tidak banyak. Perseroan sedang mewacanakan untuk menerbitkan produk investasi di pasar modal berupa dana investasi real estate (DIRE).
Intiland Development (DILD) kini tengah bersiap meluncurkan dua proyek baru untuk menutup kinerjanya tahun 2016. Perusahaan berharap kedua proyek tersebut bisa menjadi amunisi untuk mengejar target pendapatan pra penjualannya sebesar Rp 2,5 triliun. Proyek itu akan diluncurkan di Jakarta dan Surabaya. Namun perseroan masih belum bisa memastikan waktu peluncurannya. Di samping kedua proyek baru tersebut, pada bulan Oktober 2016 Intiland dijadwalkan menyelesaikan proyek apartemen 1 Park Avenue di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Proses serah terima akan dilakukan pada kuartal IV 2016.
Pendapatan usaha bersih Bakrie Telecom (BTEL) per 31 Maret 2016 turun menjadi Rp 47,19 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 131,59 miliar. Rugi neto turun menjadi Rp 116,32 miliar dibandingkan rugi neto Rp 1,51 triliun pada periode Maret 2015.
Bank Maybank Indonesia (BNII) menggandeng lembaga dan pengusaha asal Jepang, seperti Japan External Trade Organization (JETRO), Small & Medium Enterprises of Japan (SMEJ) dan Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN) untuk mengadakan forum diskusi antara lembaga keuangan dengan para pengusaha UKM. Maybank Indonesia mengincar pengusaha UKM Jepang di Indonesia untuk memberikan layanan perbankan mulai dari ritel hingga global. Layanan perbankan yang ditawarkan Maybank Indonesia termasuk account services dan remitansi, pembiayaan perdagangan (trade finance), valuta asing (foreign exchange), serta produk treasury lainnya. Saat ini Maybank Indonesia telah memberikan layanan perbankan kepada 485 perusahaan Jepang dan lebih dari 3.500 ekspatriat Jepang, yang secara individu telah menggunakan jasa perbankan Maybank. Di samping itu, Maybank Indonesia juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 11 Bank Regional Jepang.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menurunkan target jumlah emiten dari sebelumnya 35 menjadi 25 emiten di tahun 2016. Secara year to date baru terealisasi 10 initial public offering (IPO). Saat ini 6 enam calon emiten yang sedang menunggu izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti PT Anugerah Berkah Madani, PT Waskita Beton Precast, PT Paramita Bangun Sarana dan PT Aneka Gas Industri. Terdapat dua emiten yang tengah menunggu izin pra-efektif dari OJK, yaitu PT Prodia Widyahusada dan satu calon emiten baru adalah perusahaan yang akan melakukan relis











0 comments:
Posting Komentar