Prediksi IHSG;
Sejak berlakunya Undang-undang tax amnesty, pemerintah terus berupaya keras agar program ini dapat mencapai target yang dicanangkan sebelumnya. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat adanya 1.929 Wajib Pajak (WP) yang mengikuti program kebijakan tax amnesty. Dari total angka tersebut, sebanyak 1.591 WP baru memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dari total 1.929 WP baru yang terdaftar sejak 1 Januari 2016, sekitar 6,16% dari jumlah WP yang menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH) telah membayar uang tebusan sebesar Rp123,24 miliar. Jumlah penerimaan uang tebusan sejak pelaksanaan program tax amnesty hingga posisi Senin (5/9/2016), telah mencapai Rp4,63 triliun. Artinya total nilai tebusan yang dibayarkan peserta pengampunan pajak sejak dimulainya program tax amnesty baru mencapai sekitar 2,8% dari target sebesar Rp165 triliun.
Adanya jumlah penambahan WP tersebut, salah satu dari berbagai implikasi positif dari program kebijakan tax amnesty. Pelaku pasar pun memandang keberhasil dari program tax amnesty dapat mendorong pasar akan lebih atraktif ke depannya, seiring masuknya aliran dana dari luar negeri.
Sementara itu, pemerintah melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi dipastikan akan membawa konsekuensi yang cukup signifikan terhadap postur anggaran secara keseluruhan Menteri Keuangan akan merevisi outlook pertumbuhan ekonomi tahun 2016 menjadi hanya 5,1%. Dalam APBN-P 2016, pemerintah menetapkan target penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.539,2 triliun. Target itu telah direvisi menjadi hanya Rp1.320,2 triliun.
Program tax amnesty yang terbilang berjalan lambat, bisa memicu kekhawatiran pasar yang akhirnya menekan laju pergerakan IHSG.
Perspektif tenikal
Support Level : 5352/5332/5321
Resistance Level : 5383/5393/5413
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
INDF: Trading Buy
Close 8375, TP 8450
Boleh buy di level 8325-8375
Resistance di 8450 & support di 8250
Waspadai jika tembus di 8250
Batasi resiko di 8200
KLBF: Trading Buy
Close 1780, TP 1800
Boleh buy di level 1760-1780
Resistance di 1800 & support di 1740
Waspadai jika tembus di 1740
Batasi resiko di 1720
UNTR : Trading Buy
Close 19250, TP 19600
Boleh buy di level 19150-19250
Resistance di 19600 & support di 18550
Waspadai jika tembus di 18550
Batasi resiko di 18450
FASW: Trading Buy
Close 2670, TP 2720
Boleh buy di level 2650-2670
Resistance di 2720 & support di 2600
Waspadai jika tembus di 2600
Batasi resiko di 2580
HRUM: Trading Buy
Close 1100, TP 1150
Boleh buy di level 1080-1100
Resistance di 1150 & support di 1060
Waspadai jika tembus di 1060
Batasi resiko di 1050
PBRX: Trading Buy
Close 458, TP 470
Boleh buy di level 455-458
Resistance di 470 & support di 438
Waspadai jika tembus di 438
Batasi resiko di 435
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
SMRA, INTP, BHIT, WIKA, ASSA, WTON, ADRO
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 6-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$44.87 (0.43)
Gold-(troy oz) US$1,330.47 (3.01)
Nickel-(ton) US$10,070.00 (10.00)
Tin-(ton) US$19,395.00 (70.00)
Coal (Newc)/ton US$69.85 (7.45)
CPO Mal/ton* MYR2,893.00 (78.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,126.50 (-29.50)
*running
Agenda hari ini - Rabu, 06 September 2016
RUPSLB
• BDMN – RUPSLB
• BPFI – RUPSLB
• BVIC – RUPSLB
Right Issue
· APIC, rasio 1:3, price 105. cum 07 Sep’16, ex 08 Sep’16
· BTEK, rasio 5:22, price 1000, cum 08 Sep’16 09, ex Sep’16
· BABP, rasio 4:1, price 100.00. cum 09 Sep’16, ex 13 Sep’16
Economic Calendar:
• data Industrial Production Jerman bulan Agustus 2016
• indeks harga perumahan di Inggris versi Halifax bulan Agustus 2016
• data Manufacturing dan Industrial Production Inggris bulan Juli 2016
• pidato anggota Monetary Policy Committee BoE Jon Cunliffe
• dengar pendapat laporan inflasi di Inggris
• data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS Juli 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Wika Beton (WTON) tengah menanti proses perizinan pengoperasian pabrik beton berkapasitas 300.000 ton per tahun yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Perseroan menargetkan pabrik baru ini bisa beroperasi pada November 2016. Perseroan berharap pabrik tersebut bisa menyokong beberapa proyek konstruksi yang tengah digarap, yaitu melayani produk pra cetak untuk proyek jembatan layang (flyover) Semanggi dan proyek MRT (mass rapid transit). Selain pembangunan pabrik permanen baru, Wika Beton juga akan membangun pabrik mobile di Sulawesi supaya bisa dekat dengan proyek yang digarap Wika Beton.
Total penjualan otomotif Astra grup selama Januari-Juli 2016 mencapai 310.569 unit (di luar mobil jenis low cost green car/LCGC) atau 52% dari total penjualan mobil secara nasional sebanyak 594.514 unit. Total penjualan mobil LCGC Astra grup sebanyak 63.364 unit atau 60% dari total penjualan LCGC secara nasional sebanyak 104.914 unit. Pangsa pasar (market share) itu dibandingkan dengan periode sama tahun 2015, tumbuh sekitar 3%.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF), anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), siap mengelola bisnis perawatan pesawat milik PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yakni Merpati Maintenance Facility (MMF) melalui pola kerja sama operasional (KSO) untuk meningkatkan kapasitas perusahaan. Merpati memiliki kemampuan perawatan pesawat bermesin turbo propeller dan punya fasilitas atau bengkel di Surabaya yang melayani perawatan pesawat yang beroperasi di wilayah Timur Indonesia. Sedangkan Garuda Indonesia memiliki kapasitas lebih besar dengan menguasai bisnis perawatan jenis turbo jet. KSO GMF-MMF merupakan langkah lanjutan dalam pelaksanaan restrukturisasi Merpati, mulai dari kebijakan merumahkan karyawan, memberdayakan MMF, hingga mencari investor untuk menghidupkan kembali perusahaan. Setelah penjajakan, maka KSO secara resmi dapat dimulai pada Oktober 2016.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), menjalin perjanjian kerja sama dengan PT Merpati Maintenance Facility (MMF). Melalui kerja sama tersebut, GMF berharap target pendapatan tahun 2016 dapat tercapai. GMF menargetkan pendapatan tahun 2016 sebesar USD 370 juta atau naik sekitar 26% YoY. Sedang target laba bersih tahun 2016 sebesar USD 50 juta.
Manajemen Krakatau Steel (KRAS) membantah telah menetapkan harga saham Rights Issue di kisaran Rp 500-600. Perseroan belum menentukan harga saham KRAS dalam rangka penerbitan saham baru tersebut. Saat ini besaran harga rights issue tersebut masih dalam proses. KRAS akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,9 miliar saham dengan harga pelaksanaan akan ditentukan kemudian oleh Direksi dan Komisaris. Ekuitas KRAS yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk per 30 Juni 2016 sebesar USD 1,81 miliar atau setara Rp 23,91 trliun (Kurs Rp 13.180). Nilai buku KRAS per saham sebesar Rp 1.515/saham. Jadwal sementara pelaksanaan akan jatuh pada 10 Oktober 2016 untuk pernyataan efektifnya, sementara Cum di pasar reguler dan Negosiasi pada 17 Oktober dan cum di pasar tunai pada 20 Oktober 2016.
Intan Baruprana (IBFN) melakukan restrukturisasi fasilitas demand loan dari Bank SBI Indonesia pada 2 September 2016. Jenis pinjaman tersebut berupa kredit modal kerja senilai USD 2.417.220. Perseroan merestrukturisasi jangka waktu pinjaman atas 2 fasilitas. Perseroan mengharapkan restrukturisasi fasilitas ini akan memperbaiki arus kas perusahaan karena beban pembayaran ke bank kredit akan menjadi lebih ringan.
Telkomsel, anak usaha Telekomunikasi Indonesia (TLKM), menargetkan konsumsi layanan data di area kerja Balikpapan dapat mencapai 80%, dengan cara membuat varian produk yang menarik untuk pelanggan kartu Simpati dan Loop. Saat ini konsumsi layanan data mencapai 65%, sementara sisanya masih merupakan konsumsi layanan legacy atau SMS dan voice (panggilan suara). Simpati dan Loop yang merupakan perdana broadband, dirancang untuk peningkatan layanan data. Pelanggan Telkomsel di area kerja Balikpapan berjumlah 1,8 juta orang, didominasi oleh pelanggan Simpati.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis surat edaran terkait ketentuan tentang penghapusan mekanisme tender offer dalam rangka amnesti pajak. Aturan tersebut efektif berlaku sejak 2 September 2016. Dispensasi ini akan berlaku selama program amnesti pajak berjalan, yakni hingga Maret 2017. Jika terjadi kepemilikan saham menjadi 50% atau lebih akibat crossing kepemilikan saham dalam rangka tax amnesty, pemegang saham tersebut tidak wajib melakukan tender offer. Penghapusan tender offer berlaku bagi investor yang saat ini memiliki saham atas nama (nominee) yang berencana mengembalikan kepemilikan saham tersebut dari nominee menjadi namanya sendiri. Apabila seorang investor dalam rangka amnesti pajak memiliki saham 51% atau lebih dari seluruh saham yang disetor penuh, maka dia tidak perlu tender offer. Pengecualian tender offer diberlakukan ke seorang investor yang sudah melakukan crossing saham di pasar negosiasi dan sebelumnya sudah terdaftar dalam peserta program amnesti pajak. Dengan demikian kecil kemungkinan dispensasi tender offer diberlakukan kepada investor yang tidak ikut program amnesti pajak. Bila tender offer tidak dalam rangka amnesti pajak, maka aksi itu masuk kategori aksi korporasi dan investor tersebut harus mengikuti ketentuan OJK tentang pengambilalihan perusahaan terbuka. Insentif lain adalah diskon biaya transaksi pengalihan saham (crossing fee) hingga 50% dari biaya saat ini sebesar 0,03% dari nilai transaksi.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan kriteria perusahaan sekuritas sebagai "gateway" atau penampung dana repatriasi dari program amnesti pajak dapat dipermudah. Salah satu yang diusulkan adalah kriteria modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) perusahaan sekuritas dari minimal Rp 75 miliar menjadi Rp 25 miliar.
Sejak berlakunya Undang-undang tax amnesty, pemerintah terus berupaya keras agar program ini dapat mencapai target yang dicanangkan sebelumnya. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat adanya 1.929 Wajib Pajak (WP) yang mengikuti program kebijakan tax amnesty. Dari total angka tersebut, sebanyak 1.591 WP baru memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dari total 1.929 WP baru yang terdaftar sejak 1 Januari 2016, sekitar 6,16% dari jumlah WP yang menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH) telah membayar uang tebusan sebesar Rp123,24 miliar. Jumlah penerimaan uang tebusan sejak pelaksanaan program tax amnesty hingga posisi Senin (5/9/2016), telah mencapai Rp4,63 triliun. Artinya total nilai tebusan yang dibayarkan peserta pengampunan pajak sejak dimulainya program tax amnesty baru mencapai sekitar 2,8% dari target sebesar Rp165 triliun.
Adanya jumlah penambahan WP tersebut, salah satu dari berbagai implikasi positif dari program kebijakan tax amnesty. Pelaku pasar pun memandang keberhasil dari program tax amnesty dapat mendorong pasar akan lebih atraktif ke depannya, seiring masuknya aliran dana dari luar negeri.
Sementara itu, pemerintah melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi dipastikan akan membawa konsekuensi yang cukup signifikan terhadap postur anggaran secara keseluruhan Menteri Keuangan akan merevisi outlook pertumbuhan ekonomi tahun 2016 menjadi hanya 5,1%. Dalam APBN-P 2016, pemerintah menetapkan target penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.539,2 triliun. Target itu telah direvisi menjadi hanya Rp1.320,2 triliun.
Program tax amnesty yang terbilang berjalan lambat, bisa memicu kekhawatiran pasar yang akhirnya menekan laju pergerakan IHSG.
Perspektif tenikal
Support Level : 5352/5332/5321
Resistance Level : 5383/5393/5413
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
INDF: Trading Buy
Close 8375, TP 8450
Boleh buy di level 8325-8375
Resistance di 8450 & support di 8250
Waspadai jika tembus di 8250
Batasi resiko di 8200
KLBF: Trading Buy
Close 1780, TP 1800
Boleh buy di level 1760-1780
Resistance di 1800 & support di 1740
Waspadai jika tembus di 1740
Batasi resiko di 1720
UNTR : Trading Buy
Close 19250, TP 19600
Boleh buy di level 19150-19250
Resistance di 19600 & support di 18550
Waspadai jika tembus di 18550
Batasi resiko di 18450
FASW: Trading Buy
Close 2670, TP 2720
Boleh buy di level 2650-2670
Resistance di 2720 & support di 2600
Waspadai jika tembus di 2600
Batasi resiko di 2580
HRUM: Trading Buy
Close 1100, TP 1150
Boleh buy di level 1080-1100
Resistance di 1150 & support di 1060
Waspadai jika tembus di 1060
Batasi resiko di 1050
PBRX: Trading Buy
Close 458, TP 470
Boleh buy di level 455-458
Resistance di 470 & support di 438
Waspadai jika tembus di 438
Batasi resiko di 435
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
SMRA, INTP, BHIT, WIKA, ASSA, WTON, ADRO
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 6-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$44.87 (0.43)
Gold-(troy oz) US$1,330.47 (3.01)
Nickel-(ton) US$10,070.00 (10.00)
Tin-(ton) US$19,395.00 (70.00)
Coal (Newc)/ton US$69.85 (7.45)
CPO Mal/ton* MYR2,893.00 (78.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,126.50 (-29.50)
*running
Agenda hari ini - Rabu, 06 September 2016
RUPSLB
• BDMN – RUPSLB
• BPFI – RUPSLB
• BVIC – RUPSLB
Right Issue
· APIC, rasio 1:3, price 105. cum 07 Sep’16, ex 08 Sep’16
· BTEK, rasio 5:22, price 1000, cum 08 Sep’16 09, ex Sep’16
· BABP, rasio 4:1, price 100.00. cum 09 Sep’16, ex 13 Sep’16
Economic Calendar:
• data Industrial Production Jerman bulan Agustus 2016
• indeks harga perumahan di Inggris versi Halifax bulan Agustus 2016
• data Manufacturing dan Industrial Production Inggris bulan Juli 2016
• pidato anggota Monetary Policy Committee BoE Jon Cunliffe
• dengar pendapat laporan inflasi di Inggris
• data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS Juli 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Wika Beton (WTON) tengah menanti proses perizinan pengoperasian pabrik beton berkapasitas 300.000 ton per tahun yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Perseroan menargetkan pabrik baru ini bisa beroperasi pada November 2016. Perseroan berharap pabrik tersebut bisa menyokong beberapa proyek konstruksi yang tengah digarap, yaitu melayani produk pra cetak untuk proyek jembatan layang (flyover) Semanggi dan proyek MRT (mass rapid transit). Selain pembangunan pabrik permanen baru, Wika Beton juga akan membangun pabrik mobile di Sulawesi supaya bisa dekat dengan proyek yang digarap Wika Beton.
Total penjualan otomotif Astra grup selama Januari-Juli 2016 mencapai 310.569 unit (di luar mobil jenis low cost green car/LCGC) atau 52% dari total penjualan mobil secara nasional sebanyak 594.514 unit. Total penjualan mobil LCGC Astra grup sebanyak 63.364 unit atau 60% dari total penjualan LCGC secara nasional sebanyak 104.914 unit. Pangsa pasar (market share) itu dibandingkan dengan periode sama tahun 2015, tumbuh sekitar 3%.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF), anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), siap mengelola bisnis perawatan pesawat milik PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yakni Merpati Maintenance Facility (MMF) melalui pola kerja sama operasional (KSO) untuk meningkatkan kapasitas perusahaan. Merpati memiliki kemampuan perawatan pesawat bermesin turbo propeller dan punya fasilitas atau bengkel di Surabaya yang melayani perawatan pesawat yang beroperasi di wilayah Timur Indonesia. Sedangkan Garuda Indonesia memiliki kapasitas lebih besar dengan menguasai bisnis perawatan jenis turbo jet. KSO GMF-MMF merupakan langkah lanjutan dalam pelaksanaan restrukturisasi Merpati, mulai dari kebijakan merumahkan karyawan, memberdayakan MMF, hingga mencari investor untuk menghidupkan kembali perusahaan. Setelah penjajakan, maka KSO secara resmi dapat dimulai pada Oktober 2016.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, anak usaha Garuda Indonesia (GIAA), menjalin perjanjian kerja sama dengan PT Merpati Maintenance Facility (MMF). Melalui kerja sama tersebut, GMF berharap target pendapatan tahun 2016 dapat tercapai. GMF menargetkan pendapatan tahun 2016 sebesar USD 370 juta atau naik sekitar 26% YoY. Sedang target laba bersih tahun 2016 sebesar USD 50 juta.
Manajemen Krakatau Steel (KRAS) membantah telah menetapkan harga saham Rights Issue di kisaran Rp 500-600. Perseroan belum menentukan harga saham KRAS dalam rangka penerbitan saham baru tersebut. Saat ini besaran harga rights issue tersebut masih dalam proses. KRAS akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,9 miliar saham dengan harga pelaksanaan akan ditentukan kemudian oleh Direksi dan Komisaris. Ekuitas KRAS yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk per 30 Juni 2016 sebesar USD 1,81 miliar atau setara Rp 23,91 trliun (Kurs Rp 13.180). Nilai buku KRAS per saham sebesar Rp 1.515/saham. Jadwal sementara pelaksanaan akan jatuh pada 10 Oktober 2016 untuk pernyataan efektifnya, sementara Cum di pasar reguler dan Negosiasi pada 17 Oktober dan cum di pasar tunai pada 20 Oktober 2016.
Intan Baruprana (IBFN) melakukan restrukturisasi fasilitas demand loan dari Bank SBI Indonesia pada 2 September 2016. Jenis pinjaman tersebut berupa kredit modal kerja senilai USD 2.417.220. Perseroan merestrukturisasi jangka waktu pinjaman atas 2 fasilitas. Perseroan mengharapkan restrukturisasi fasilitas ini akan memperbaiki arus kas perusahaan karena beban pembayaran ke bank kredit akan menjadi lebih ringan.
Telkomsel, anak usaha Telekomunikasi Indonesia (TLKM), menargetkan konsumsi layanan data di area kerja Balikpapan dapat mencapai 80%, dengan cara membuat varian produk yang menarik untuk pelanggan kartu Simpati dan Loop. Saat ini konsumsi layanan data mencapai 65%, sementara sisanya masih merupakan konsumsi layanan legacy atau SMS dan voice (panggilan suara). Simpati dan Loop yang merupakan perdana broadband, dirancang untuk peningkatan layanan data. Pelanggan Telkomsel di area kerja Balikpapan berjumlah 1,8 juta orang, didominasi oleh pelanggan Simpati.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis surat edaran terkait ketentuan tentang penghapusan mekanisme tender offer dalam rangka amnesti pajak. Aturan tersebut efektif berlaku sejak 2 September 2016. Dispensasi ini akan berlaku selama program amnesti pajak berjalan, yakni hingga Maret 2017. Jika terjadi kepemilikan saham menjadi 50% atau lebih akibat crossing kepemilikan saham dalam rangka tax amnesty, pemegang saham tersebut tidak wajib melakukan tender offer. Penghapusan tender offer berlaku bagi investor yang saat ini memiliki saham atas nama (nominee) yang berencana mengembalikan kepemilikan saham tersebut dari nominee menjadi namanya sendiri. Apabila seorang investor dalam rangka amnesti pajak memiliki saham 51% atau lebih dari seluruh saham yang disetor penuh, maka dia tidak perlu tender offer. Pengecualian tender offer diberlakukan ke seorang investor yang sudah melakukan crossing saham di pasar negosiasi dan sebelumnya sudah terdaftar dalam peserta program amnesti pajak. Dengan demikian kecil kemungkinan dispensasi tender offer diberlakukan kepada investor yang tidak ikut program amnesti pajak. Bila tender offer tidak dalam rangka amnesti pajak, maka aksi itu masuk kategori aksi korporasi dan investor tersebut harus mengikuti ketentuan OJK tentang pengambilalihan perusahaan terbuka. Insentif lain adalah diskon biaya transaksi pengalihan saham (crossing fee) hingga 50% dari biaya saat ini sebesar 0,03% dari nilai transaksi.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan kriteria perusahaan sekuritas sebagai "gateway" atau penampung dana repatriasi dari program amnesti pajak dapat dipermudah. Salah satu yang diusulkan adalah kriteria modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) perusahaan sekuritas dari minimal Rp 75 miliar menjadi Rp 25 miliar.











0 comments:
Posting Komentar