Prediksi IHSG;
Dari Amerika Serikat (AS), pertumbuhan pasar kerja diperkirakan naik secara moderat di Agustus setelah dua bulan berturut-turut mengalami kenaikan signifikan. Hal ini membuka peluang kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini. Nonfarm payrolls diperkirakan naik 180,000 tenagakerja bulan lalu, masih di kisaran rata-rata pertumbuhan nonfarm payrolls untuk tahun ini. Sementara tingkat pengangguran diprediksi turun ke 4.8% dibanding sebelumnya 4.9%. Probabilitas kenaikan suku bunga untuk FOMC September dan Desember telah meningkat semenjak komentar Gubernur Fed Janet Yellen yang menegaskan bahwa skenario kenaikan suku bunga semakin tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Munculnya kritikan kebijakan tax amnesty dapat menjadi hambatan bagi program pemerintah ini. Berkenaan dengan program tax amnesty yang di lakukan pemerintah, mendapat gugatan ke Mahkamah Konstitusi dari Muhammadiyah. Program tax amnesty ini akan menjadi sandungan bagi pemerintahan Jokowi jika gugatan Muhammadiyah tentang tax amnesty di MK dikabulkan. Kebijakan pemerintah yang tengah berjalan ini dinilai pelaksanaan tax amnesty telah menyasar ke semua wajib pajak, termasuk rakyat kecil. Selain itu, kecemasan akan pencapaian target dana repatriasi mulai di sanksikan, bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengkritisi program tax amnesty, karena target dianggap terlalu tinggi. Program ini, agar pengusaha yang menyimpan uang di luar negeri dan dalam jumlah besar bisa masuk ke Indonesia dengan pengampunan tersebut. Sehingga target pemerintah untuk membangun infrastruktur besar-besaran bisa terlaksana.
Tax amnesty di nilai masih berjalan lambat dan khawatiran program tax amnesty ini tidak tercapai target, ditambah ketidakpastian kenaikan Fed Rate dapat menjadi hambatan bagi laju IHSG di pekan ini.
Perspektif tenikal
Fase konsolidasi bagi IHSG tercermin dari beberapa indikator teknikal, artinya IHGS terkonfirmasi negatif dalam pekan ini. Indikator MACD dan Stcchastic mengisyaratkan pola pelemahan. Sinyal lainnya yang mengkonfirmasikan negatif dari MA5 dan MA20 breakout dibawah level tersebut. IHSG juga terkonfirmasi breakout di bawah fractal down.
Support Level : 5331/5309/5294
Resistance Level : 5368/5382/5405
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PGAS: Trading Buy
Close 2860, TP 2920
Boleh buy di level 2840-2860
Resistance di 2920 & support di 2790
Waspadai jika tembus di 2790
Batasi resiko di 2780
ADHI: Trading Buy
Close 2680, TP 2720
Boleh buy di level 2660-2680
Resistance di 2720 & support di 2630
Waspadai jika tembus di 2630
Batasi resiko di 2610
PPRO : Trading Buy
Close 800, TP 840
Boleh buy di level 780-800
Resistance di 840 & support di 755
Waspadai jika tembus di 755
Batasi resiko di 745
SMRA: Trading Buy
Close 1745, TP 1770
Boleh buy di level 1735-1745
Resistance di 1770 & support di 1695
Waspadai jika tembus di 1695
Batasi resiko di 1685
INAF: Trading Buy
Close 1965, TP 2080
Boleh buy di level 1955-1965
Resistance di 2080 & support di 1795
Waspadai jika tembus di 1795
Batasi resiko di 1785
PWON: Trading Buy
Close 610, TP 625
Boleh buy di level 600-610
Resistance di 625 & support di 585
Waspadai jika tembus di 585
Batasi resiko di 575
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
JPFA, TLKM, SMGR, GGRM, WSKT, BBRI, PTPP, UNVR, WIKA, ICBP, BCIP, LPKR
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 2-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$43.59 (0.43)
Gold-(troy oz) US$1,311.89 (-2.02)
Nickel-(ton) US$9,910.00 (145.00)
Tin-(ton) US$19,150.00 (275.00)
Coal (Newc)/ton US$69.05 (6.65)
CPO Mal/ton* MYR2,776.50 (-46.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,247.00 (-22.00)
*running
Agenda pekan ini - 05 -09 September 2016
RUPSLB
· BDMN – RUPSLB - 07-Sep-16
· BPFI – RUPSLB – 07-Sep-16
· BVIC – RUPSLB – 07-Sep-16
Dividend
· TPIA, cash dividen $0.01, cum 02 Sep’16, ex 05 Sep’16
· FASW, cash dividen 24.00, cum 05 Sep’16, ex 06 Sep’16
Right Issue
· APIC, rasio 1:3, price 105. cum 07 Sep’16, ex 08 Sep’16
· BTEK, rasio 5:22, price 1000, cum 08 Sep’16 09, ex Sep’16
· BABP, rasio 4:1, price 100.00. cum 09 Sep’16, ex 13 Sep’16
Economic Calendar:
Senin, 5 September 2016:
· Pertemuan negara-negara yang tergabung dalam G20 di China
· indeks Caixin Services PMI China bulan Agustus 2016
· pidato gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda
· indeks Services PMI Inggris bulan Agustus 2016
· indeks kepercayaan investor kawasan Euro bulan September 2016
Selasa, 6 September 2016:
· data Factory Orders Jerman bulan Juli 2016
· indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016
Rabu, 7 September 2016:
· data Industrial Production Jerman bulan Agustus 2016
· indeks harga perumahan di Inggris versi Halifax bulan Agustus 2016
· data Manufacturing dan Industrial Production Inggris bulan Juli 2016
· pidato anggota Monetary Policy Committee BoE Jon Cunliffe
· dengar pendapat laporan inflasi di Inggris
· data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS bulan Juli 2016
Kamis, 8 September 2016:
· rilis Beige Book The Fed
· data GDP Jepang kwartal ke 2 tahun 2016 (Final)
· data neraca perdagangan Australia bulan Juli 2016
· data neraca perdagangan China bulan Agustus 2016
· ECB umumkan suku bunga bulan Agustus 2016
· konperensi pers ECB yang dihadiri presiden Mario Draghi
· data Jobless Claims AS per 2 September 2016
· data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 2 September 2016
Jum’at, 9 September 2016:
· Eurogroup Meetings
· data CPI dan Producer Price Index (PPI) China bulan Agustus 2016
· data neraca perdagangan Jerman bulan Juli 2016
· data neraca perdagangan Inggris bulan Juli 2016
· pidato anggota FOMC Eric Rosengren
VAS
HEADLINE NEWS
J Resources Asia Pasific (PSAB) akan melakukan private placement atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. jumlah saham baru yang akan dikeluarkan sebanyak 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan atau sebanyak-banyaknya 2.646.000.000 saham dengan harga nominal Rp20 per saham. Dana yang diperoleh dari private placement ini akan digunakan untuk memperkuat struktur modal perseroan dan akan menambah jumlah saham beredera sehingga diharapkan bisa lebih likuid.
Provident Agro (PALM) telah melakukan penyelesaian transaksi penjualan saham anak perusahaan pada 31 Agustus 2016 yang nilainya cukup material. Transaksi tersebut antara lain penjualan saham dalam PT Global Kalimantan Timur (GKM) kepada PT Galanggang Maju Bersama (GMB) dan Raphael Redian Susanto senilai Rp844.355.231.671. Penjualan saham dalam PT Semai Lestari (SML) juga kepada GMB senilai Rp373.453.372.165, penjualan saham dalam PT Nusaraya Permai (NRP) kepada PT Mandhala Cipta Purnama (MCP) dan Rendy Gamaputra senilai Rp56.953.568.692 serta penjualan saham PT Saban Sawit Subur (SSS) juga kepada MCP dan Rendy Gamaputra senilai Rp5.009.581.574.
Ancora Indonesia Resources (OKAS) melaporkan restrukturisasi utang anak usaha PT Bormindo Nusantara pada 31 Agustus 2016. Utang yang direstrukturisasi adalah pinjaman berjangka dan modal kerja senilai US$20.875.000. Restrukturisasi yang dilakukan adalah perubahan jadwal pembayarankembali atas pinjaman berupa penambahan tenor pinjaman atau jatuh tempo menjadi Mei 2021 dari sebelumnya Desember 2018. Selain itu juga dilakukan perubahan cicilan pokok dengan sistem balooning dimana diberikan grace period selama satu tahun awal dan kemudian cicilan pokok dimulai dengan cicilan bulanan sebesar US$166.670 dan akan meningkat setiap periode tertentu hingga US$775.000 pada cicilan pokok terakhir.
Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat Express Transindo Utama (TAXI) dan obligasi I tahun 2014 perseroan menjadi "idBBB+" (triple B plus) dari sebelumnya "idA-" (single A minus). Penurunan peringkat terutama adalah karena perkiraan pendapatan perseroan di tahun 2016 tidak mencapai target, akibat tingkat persaingan di industri transportasi yang semakin kompetitif. Layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Uber, Grab, dan Go-Jek, di tengah tingkat utang perseroan yang tinggi serta kurangnya keyakinan atas pemulihan yang cepat pada tingkat proftabilitas mempengaruhi peringkat perseroan.
Intermedia Capital (MDIA) akan membagikan dividen sebesar Rp 40 miliar kepada pemegang saham. Total dividen tersebut sekitar 15% dari laba bersih tahun 2015 yang sebesar Rp 256,73 miliar.
Indosat Ooredoo (ISAT), XL Axiata (EXCL) dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) tetap menerapkan Surat Edaran (SE) Kemkominfo yang menurunkan tarif interkoneksi secara agregat sebesar 26% dan mulai berlaku 1 September 2016 meskipun Kemkominfo memutuskan untuk menunda pemberlakuan SE tersebut. SE Nomor 1153/M.KOMINFO/PI.0204/08/2016 pada 2 Agustus 2016 menetapkan biaya interkoneksi untuk 18 skema panggilan telepon tetap dan seluler diturunkan secara agregat sekitar 26%.
HD Capital (HADE) telah melaksanakan penjualan 49.500 saham atau setara dengan 99% dari total seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh PT Hasta Dana Sekuritas Indonesia (HDSI) pada 31 Agustus 2016 kepada KGI Capital Asia Limited. Pembeli adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Hong Kong dan merupakan anak usaha KGI Securities Co. Ltd (KGICA).
Ace Hardware (ACES) menambah gerai baru pada pada 7 September 2016 terletak di PIK Avenue, Jakarta. Gerai baru itu memiliki luas 1.009,6 meter persegi. Dengan dibukanya gerai PIK Avenue tersebut, maka total gerai yang dimiliki ACES sebanyak 122 gerai.
Panorama Sentrawisata (PANR) melalui anak usahanya Panorama Destination menandatangani nota kesepahaman dengan OM Solutions Sdn. Bhd., perusahaan asal Malaysia yang terafiliasi dengan Galasys Plc. asal China. Galasys Plc. optimis melalui kerja sama ini dapat menambah kedatangan wisatawan asal Cina ke Indonesia hingga 200.000 wisatawan hingga pertengahan tahun 2017. Kerja sama ini dilakukan guna mengantisipasi perubahan gaya berwisata masyarakat Cina ke Indonesia yang kini sekitar 80%-nya melakukan pemesanan perjalanan jenis Free Individual Traveler (FIT) melalui Online Travel Agent (OTA). Terobosan baru yang dilakukan guna menangkap pasar wisatawan Cina adalah dengan model marketing CLOTA (Cloud Online Travel Agent).
Siloam International Hospitals (SILO) menargetkan dana rights issue atau Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar Rp 1,3 triliun dengan rasio 8 : 1. Setiap pemegang saham yang memiliki 8 saham perseroan akan diberikan hak untuk memesan 1 saham baru. Saat ini ini proses formal untuk mendapatkan persetujuan dari pemegang saham serta otoritas telah resmi dimulai dan diharapkan akan selesai pada Desember 2016. Perseroan akan menerbitkan 145 juta saham baru, sehingga akan meningkatkan jumlah saham perseroan dari 1,156 miliar saham menjadi 1,301 miliar saham. Dengan tambahan dana dari rights issue ini, perseroan berharap rencana ekspansi akan mencapai puncaknya pada tahun 2018, dimana sekitar 40 rumah sakit siap beroperasi.
Aneka Tambang (ANTM) menyambut positif terbitnya peraturan Menteri Keuangan mengenai investasi dana repatriasi dalam bentuk pembelian emas. Produk emas Antam merupakan komoditas yang termasuk dalam kriteria dalam PMK. Saat ini Antam merupakan satu-satunya produsen emas yang memiliki sertifikasi LBMA di Indonesia.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BBTN) mengembangkan jasa rumah penginapan atau homestay di Pulau Belitung, guna meningkatkan kunjungan wisatawan di pulau itu. Pada tahun 2016 akan dibangun 1.000 unit homestay, sehingga pengembangan jasa penginapan ini juga dapat mendorong usaha kecil dan menengah masyarakat.
Dari Amerika Serikat (AS), pertumbuhan pasar kerja diperkirakan naik secara moderat di Agustus setelah dua bulan berturut-turut mengalami kenaikan signifikan. Hal ini membuka peluang kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini. Nonfarm payrolls diperkirakan naik 180,000 tenagakerja bulan lalu, masih di kisaran rata-rata pertumbuhan nonfarm payrolls untuk tahun ini. Sementara tingkat pengangguran diprediksi turun ke 4.8% dibanding sebelumnya 4.9%. Probabilitas kenaikan suku bunga untuk FOMC September dan Desember telah meningkat semenjak komentar Gubernur Fed Janet Yellen yang menegaskan bahwa skenario kenaikan suku bunga semakin tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Munculnya kritikan kebijakan tax amnesty dapat menjadi hambatan bagi program pemerintah ini. Berkenaan dengan program tax amnesty yang di lakukan pemerintah, mendapat gugatan ke Mahkamah Konstitusi dari Muhammadiyah. Program tax amnesty ini akan menjadi sandungan bagi pemerintahan Jokowi jika gugatan Muhammadiyah tentang tax amnesty di MK dikabulkan. Kebijakan pemerintah yang tengah berjalan ini dinilai pelaksanaan tax amnesty telah menyasar ke semua wajib pajak, termasuk rakyat kecil. Selain itu, kecemasan akan pencapaian target dana repatriasi mulai di sanksikan, bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengkritisi program tax amnesty, karena target dianggap terlalu tinggi. Program ini, agar pengusaha yang menyimpan uang di luar negeri dan dalam jumlah besar bisa masuk ke Indonesia dengan pengampunan tersebut. Sehingga target pemerintah untuk membangun infrastruktur besar-besaran bisa terlaksana.
Tax amnesty di nilai masih berjalan lambat dan khawatiran program tax amnesty ini tidak tercapai target, ditambah ketidakpastian kenaikan Fed Rate dapat menjadi hambatan bagi laju IHSG di pekan ini.
Perspektif tenikal
Fase konsolidasi bagi IHSG tercermin dari beberapa indikator teknikal, artinya IHGS terkonfirmasi negatif dalam pekan ini. Indikator MACD dan Stcchastic mengisyaratkan pola pelemahan. Sinyal lainnya yang mengkonfirmasikan negatif dari MA5 dan MA20 breakout dibawah level tersebut. IHSG juga terkonfirmasi breakout di bawah fractal down.
Support Level : 5331/5309/5294
Resistance Level : 5368/5382/5405
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PGAS: Trading Buy
Close 2860, TP 2920
Boleh buy di level 2840-2860
Resistance di 2920 & support di 2790
Waspadai jika tembus di 2790
Batasi resiko di 2780
ADHI: Trading Buy
Close 2680, TP 2720
Boleh buy di level 2660-2680
Resistance di 2720 & support di 2630
Waspadai jika tembus di 2630
Batasi resiko di 2610
PPRO : Trading Buy
Close 800, TP 840
Boleh buy di level 780-800
Resistance di 840 & support di 755
Waspadai jika tembus di 755
Batasi resiko di 745
SMRA: Trading Buy
Close 1745, TP 1770
Boleh buy di level 1735-1745
Resistance di 1770 & support di 1695
Waspadai jika tembus di 1695
Batasi resiko di 1685
INAF: Trading Buy
Close 1965, TP 2080
Boleh buy di level 1955-1965
Resistance di 2080 & support di 1795
Waspadai jika tembus di 1795
Batasi resiko di 1785
PWON: Trading Buy
Close 610, TP 625
Boleh buy di level 600-610
Resistance di 625 & support di 585
Waspadai jika tembus di 585
Batasi resiko di 575
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
JPFA, TLKM, SMGR, GGRM, WSKT, BBRI, PTPP, UNVR, WIKA, ICBP, BCIP, LPKR
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 2-Sep-16
Crude Oil-(barel) US$43.59 (0.43)
Gold-(troy oz) US$1,311.89 (-2.02)
Nickel-(ton) US$9,910.00 (145.00)
Tin-(ton) US$19,150.00 (275.00)
Coal (Newc)/ton US$69.05 (6.65)
CPO Mal/ton* MYR2,776.50 (-46.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,247.00 (-22.00)
*running
Agenda pekan ini - 05 -09 September 2016
RUPSLB
· BDMN – RUPSLB - 07-Sep-16
· BPFI – RUPSLB – 07-Sep-16
· BVIC – RUPSLB – 07-Sep-16
Dividend
· TPIA, cash dividen $0.01, cum 02 Sep’16, ex 05 Sep’16
· FASW, cash dividen 24.00, cum 05 Sep’16, ex 06 Sep’16
Right Issue
· APIC, rasio 1:3, price 105. cum 07 Sep’16, ex 08 Sep’16
· BTEK, rasio 5:22, price 1000, cum 08 Sep’16 09, ex Sep’16
· BABP, rasio 4:1, price 100.00. cum 09 Sep’16, ex 13 Sep’16
Economic Calendar:
Senin, 5 September 2016:
· Pertemuan negara-negara yang tergabung dalam G20 di China
· indeks Caixin Services PMI China bulan Agustus 2016
· pidato gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda
· indeks Services PMI Inggris bulan Agustus 2016
· indeks kepercayaan investor kawasan Euro bulan September 2016
Selasa, 6 September 2016:
· data Factory Orders Jerman bulan Juli 2016
· indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Agustus 2016
Rabu, 7 September 2016:
· data Industrial Production Jerman bulan Agustus 2016
· indeks harga perumahan di Inggris versi Halifax bulan Agustus 2016
· data Manufacturing dan Industrial Production Inggris bulan Juli 2016
· pidato anggota Monetary Policy Committee BoE Jon Cunliffe
· dengar pendapat laporan inflasi di Inggris
· data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS bulan Juli 2016
Kamis, 8 September 2016:
· rilis Beige Book The Fed
· data GDP Jepang kwartal ke 2 tahun 2016 (Final)
· data neraca perdagangan Australia bulan Juli 2016
· data neraca perdagangan China bulan Agustus 2016
· ECB umumkan suku bunga bulan Agustus 2016
· konperensi pers ECB yang dihadiri presiden Mario Draghi
· data Jobless Claims AS per 2 September 2016
· data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 2 September 2016
Jum’at, 9 September 2016:
· Eurogroup Meetings
· data CPI dan Producer Price Index (PPI) China bulan Agustus 2016
· data neraca perdagangan Jerman bulan Juli 2016
· data neraca perdagangan Inggris bulan Juli 2016
· pidato anggota FOMC Eric Rosengren
VAS
HEADLINE NEWS
J Resources Asia Pasific (PSAB) akan melakukan private placement atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. jumlah saham baru yang akan dikeluarkan sebanyak 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan atau sebanyak-banyaknya 2.646.000.000 saham dengan harga nominal Rp20 per saham. Dana yang diperoleh dari private placement ini akan digunakan untuk memperkuat struktur modal perseroan dan akan menambah jumlah saham beredera sehingga diharapkan bisa lebih likuid.
Provident Agro (PALM) telah melakukan penyelesaian transaksi penjualan saham anak perusahaan pada 31 Agustus 2016 yang nilainya cukup material. Transaksi tersebut antara lain penjualan saham dalam PT Global Kalimantan Timur (GKM) kepada PT Galanggang Maju Bersama (GMB) dan Raphael Redian Susanto senilai Rp844.355.231.671. Penjualan saham dalam PT Semai Lestari (SML) juga kepada GMB senilai Rp373.453.372.165, penjualan saham dalam PT Nusaraya Permai (NRP) kepada PT Mandhala Cipta Purnama (MCP) dan Rendy Gamaputra senilai Rp56.953.568.692 serta penjualan saham PT Saban Sawit Subur (SSS) juga kepada MCP dan Rendy Gamaputra senilai Rp5.009.581.574.
Ancora Indonesia Resources (OKAS) melaporkan restrukturisasi utang anak usaha PT Bormindo Nusantara pada 31 Agustus 2016. Utang yang direstrukturisasi adalah pinjaman berjangka dan modal kerja senilai US$20.875.000. Restrukturisasi yang dilakukan adalah perubahan jadwal pembayarankembali atas pinjaman berupa penambahan tenor pinjaman atau jatuh tempo menjadi Mei 2021 dari sebelumnya Desember 2018. Selain itu juga dilakukan perubahan cicilan pokok dengan sistem balooning dimana diberikan grace period selama satu tahun awal dan kemudian cicilan pokok dimulai dengan cicilan bulanan sebesar US$166.670 dan akan meningkat setiap periode tertentu hingga US$775.000 pada cicilan pokok terakhir.
Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat Express Transindo Utama (TAXI) dan obligasi I tahun 2014 perseroan menjadi "idBBB+" (triple B plus) dari sebelumnya "idA-" (single A minus). Penurunan peringkat terutama adalah karena perkiraan pendapatan perseroan di tahun 2016 tidak mencapai target, akibat tingkat persaingan di industri transportasi yang semakin kompetitif. Layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Uber, Grab, dan Go-Jek, di tengah tingkat utang perseroan yang tinggi serta kurangnya keyakinan atas pemulihan yang cepat pada tingkat proftabilitas mempengaruhi peringkat perseroan.
Intermedia Capital (MDIA) akan membagikan dividen sebesar Rp 40 miliar kepada pemegang saham. Total dividen tersebut sekitar 15% dari laba bersih tahun 2015 yang sebesar Rp 256,73 miliar.
Indosat Ooredoo (ISAT), XL Axiata (EXCL) dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) tetap menerapkan Surat Edaran (SE) Kemkominfo yang menurunkan tarif interkoneksi secara agregat sebesar 26% dan mulai berlaku 1 September 2016 meskipun Kemkominfo memutuskan untuk menunda pemberlakuan SE tersebut. SE Nomor 1153/M.KOMINFO/PI.0204/08/2016 pada 2 Agustus 2016 menetapkan biaya interkoneksi untuk 18 skema panggilan telepon tetap dan seluler diturunkan secara agregat sekitar 26%.
HD Capital (HADE) telah melaksanakan penjualan 49.500 saham atau setara dengan 99% dari total seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh PT Hasta Dana Sekuritas Indonesia (HDSI) pada 31 Agustus 2016 kepada KGI Capital Asia Limited. Pembeli adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Hong Kong dan merupakan anak usaha KGI Securities Co. Ltd (KGICA).
Ace Hardware (ACES) menambah gerai baru pada pada 7 September 2016 terletak di PIK Avenue, Jakarta. Gerai baru itu memiliki luas 1.009,6 meter persegi. Dengan dibukanya gerai PIK Avenue tersebut, maka total gerai yang dimiliki ACES sebanyak 122 gerai.
Panorama Sentrawisata (PANR) melalui anak usahanya Panorama Destination menandatangani nota kesepahaman dengan OM Solutions Sdn. Bhd., perusahaan asal Malaysia yang terafiliasi dengan Galasys Plc. asal China. Galasys Plc. optimis melalui kerja sama ini dapat menambah kedatangan wisatawan asal Cina ke Indonesia hingga 200.000 wisatawan hingga pertengahan tahun 2017. Kerja sama ini dilakukan guna mengantisipasi perubahan gaya berwisata masyarakat Cina ke Indonesia yang kini sekitar 80%-nya melakukan pemesanan perjalanan jenis Free Individual Traveler (FIT) melalui Online Travel Agent (OTA). Terobosan baru yang dilakukan guna menangkap pasar wisatawan Cina adalah dengan model marketing CLOTA (Cloud Online Travel Agent).
Siloam International Hospitals (SILO) menargetkan dana rights issue atau Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar Rp 1,3 triliun dengan rasio 8 : 1. Setiap pemegang saham yang memiliki 8 saham perseroan akan diberikan hak untuk memesan 1 saham baru. Saat ini ini proses formal untuk mendapatkan persetujuan dari pemegang saham serta otoritas telah resmi dimulai dan diharapkan akan selesai pada Desember 2016. Perseroan akan menerbitkan 145 juta saham baru, sehingga akan meningkatkan jumlah saham perseroan dari 1,156 miliar saham menjadi 1,301 miliar saham. Dengan tambahan dana dari rights issue ini, perseroan berharap rencana ekspansi akan mencapai puncaknya pada tahun 2018, dimana sekitar 40 rumah sakit siap beroperasi.
Aneka Tambang (ANTM) menyambut positif terbitnya peraturan Menteri Keuangan mengenai investasi dana repatriasi dalam bentuk pembelian emas. Produk emas Antam merupakan komoditas yang termasuk dalam kriteria dalam PMK. Saat ini Antam merupakan satu-satunya produsen emas yang memiliki sertifikasi LBMA di Indonesia.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BBTN) mengembangkan jasa rumah penginapan atau homestay di Pulau Belitung, guna meningkatkan kunjungan wisatawan di pulau itu. Pada tahun 2016 akan dibangun 1.000 unit homestay, sehingga pengembangan jasa penginapan ini juga dapat mendorong usaha kecil dan menengah masyarakat.











0 comments:
Posting Komentar