Kita memasuki bulan baru, dan data ketenagakerjaan non pertanian (NFP) AS akan dirilis pekan ini. Selain itu, PMI final juga akan diumumkan, termasuk PMI China dan Inggris, IHK Jerman & Uni Eropa, dan berbagai indikator dari Australia dan Kanada.
Data NFP kali ini sangat penting karena inilah rilis terakhir sebelum rapat FOMC bulan September - rapat terakhir yang diikuti konferensi pers sebelum pemilu AS dimulai. Apabila Fed meningkatkan suku bunga tahun ini, maka langkah itu akan dilakukan di bulan September atau Desember. Jika September, maka angka NFP harus cukup baik untuk mendukung kebijakan tersebut. Persyaratan dapat terpenuhi apabila NFP mencapai 185k dan terjadi penurunan tingkat pengangguran menjadi 4.8% yaitu tingkat pengangguran jangka panjang (tingkat pengangguran terendah yang dapat terjadi tanpa memicu inflasi) yang dikatakan FOMC di bulan Juni. Apabila NFP sesuai ekspektasi, suku bunga Fed mungkin ditingkatkan dan USD berpotensi menguat.
Sebelum rilis NFP Jumat ini, pasar akan memantau laporan ADP di hari Rabu untuk mendapat bayangan tentang NFP, walaupun korelasi keduanya tidak terlalu kuat dewasa ini. Meninjau volatilitas NFP, saya rasa laporan NFP mungkin dapat memperkirakan situasi ketenagakerjaan dengan lebih baik, namun Fed biasanya lebih menyukai statistik resmi pemerintah sehingga pasar lebih memperhatikannya.
Sorotan lain pekan ini adalahrilis PMI final hari Kamis dari sejumlah negara yang telah merilis PMI awal pekan lalu, misalnya Eropa dan AS, dan juga PMI negara lainnya seperti China dan Inggris (PMI Konstruksi di hari Jumat). PMI Eropa dan AS cukup baik; Markit mengatakan "ekonomi Eropa tetap berkembang dengan laju yang stabil di bulan Agustus" sementara kondisi usaha manufaktur AS "semakin meningkat". Namun demikian, China diprediksi stagnan (menurut data resmi) atau melambat (Caixin/Markit). Indeks ISM AS yang akan dirilis hari Kamis juga diduga akan mengalami perlambatan.
Data penting lain dari AS antara lain pendapatan & belanja personal (hari ini), indeks keyakinan konsumen Conference Board, PMI Chicago, belanja konstruksi, dan pemesanan pabrik. Data inflasi AS terdiri dari deflator belanja konsumsi personal (PCE) yaitu tolok ukur inflasi pilihan Fed dan indeks Prices Paid ISM. Kedua indikator ini diperkirakan akan menampilkan berkurangnya tekanan harga - dampaknya akannegatif untuk USD.
Data penting lain dari AS antara lain pendapatan & belanja personal (hari ini), indeks keyakinan konsumen Conference Board, PMI Chicago, belanja konstruksi, dan pemesanan pabrik. Data inflasi AS terdiri dari deflator belanja konsumsi personal (PCE) yaitu tolok ukur inflasi pilihan Fed dan indeks Prices Paid ISM. Kedua indikator ini diperkirakan akan menampilkan berkurangnya tekanan harga - dampaknya akannegatif untuk USD.
Data inflasi Uni Eropa juga dirilis pekan ini: IHK Jerman di hari Selasa dan IHK Uni Eropa di hari Rabu. Kedua indikator ini diprediksi menampilkan bahwa laju inflasi sedikit meningkat. Jika demikian dan PMI stabil, ekspektasi pelonggaran lebih lanjut pada rapat ECB di bulan September akan berkurang dan EUR dapat menguat.
Selain PMI, tidak banyak berita lain dari Inggris pekan ini. Persetujuan KPR diprediksi menurun. Tidak mengejutkan, meninjau angka BBA pekan lalu. Indeks keyakinan konsumen Gfk dan indeks harga rumah Nationwide mungkin lebih diperhatikan dari biasanya karena investor ingin tahu perkembangan Inggris.
Sejumlah indikator Australia akan diumumkan pekan ini, termasuk persetujuan pembangunan, kredit sektor swasta, belanja modal, danpenjualan ritel. Data tersebut akan sangat dipantau menjelang rapat RBA pekan depan yang diprediksi tidak mengubah suku bunga.
Sejumlah indikator Australia akan diumumkan pekan ini, termasuk persetujuan pembangunan, kredit sektor swasta, belanja modal, danpenjualan ritel. Data tersebut akan sangat dipantau menjelang rapat RBA pekan depan yang diprediksi tidak mengubah suku bunga.
Inggris libur hari ini dan tidak ada pengumuman penting dari Eropa, jadi perdagangan hari ini akan sepi hingga jam perdagangan AS dimulai. Proyeksi peningkatan pendapatan personal AS sebesar 0.4% MoM relatif kuat dan akan disambut gembira, namun belanja personal diprediksi melambat dibandingkan dua bulan terakhir. Data ini mungkin berdampak negatif untuk USD, apalagi jika deflator PCE melambat.











0 comments:
Posting Komentar