IHK AS, Produksi Industri AS, PDB Jepang
Fokus di Eropa hari ini adalah rilis dataIHK Inggris bulan April. Bank of England memperkirakan inflasi tidak akan melambat, namun sepertinya BoE tidak akan mengambil tindakan berdasarkanindikator ini atau indikator ekonomi lainnya sebelum referendum Brexit 23 Juni. BoE mengatakan bahwa "ketidakpastian karena referendum Uni Eropa" sangat membebani aktivitas sehingga keadaan ekonomi sesungguhnya menjadi sulit dinilai dari segala indikator ekonomi. Perlambatan inflasi hanya akan menjadi salah satu dari deretan indikator negatif dari Inggris dewasa ini dan dapat dianggap negatif untuk GBP.Permulaan hari di Amerika Serikat akan dibuka dengan data pembangunan hunian baru dan izin pembangunan bulan April. Kedua data ini diperkirakan akan mengalami peningkatan yang baik dibandingkan level Maret. Tapi apa yang terjadi apabila salah satu indikator ini mencapai ekspektasi, dan lainnya tidak? Sejarah mengatakan bahwa dampaknya tidak konsisten. Contohnya, pembangunan rumah baru di bulan Maret melampaui ekspektasi namun izin pembangunan gagal mencapai ekspektasi. EUR/USD melemah, menyiratkan bahwa pembangunan rumah baru adalah data yang lebih penting. Namun di bulan November, saat pembangunan rumah baru gagal mencapai ekspektasi dan izin pembangunan melampaui ekspektasi, EUR/USD juga melemah. Jadi, kita tidak tahu pasti indikator mana yang dianggap lebih penting oleh pasar. Bloomberg mengindikasikan bahwa lebih banyak orang yang membuat notifikasi untuk pembangunan rumah baru, menyiratkan bahwa indikator inilah yang lebih diperhatikan pasar. Bagaimana pun, ekspektasi kedua indikator ini cukup kuat. Ini menyiratkan bahwa peningkatan suku bunga di bulan Desember tidak memengaruhi sektor yang sensitif terhadap suku bunga ini. Dampaknya mungkin positif terhadap USD.
Produksi industri ASdiperkirakan meningkat di bulan April dan utilisasi kapasitas juga sedikit meningkat. Produksi industri termasuk produksi energi yang melemah karena penurunan produksi minyak serpih (shale oil). Meninjau hal itu, peningkatan kecil sekali pun di bulan April adalah hasil yang cukup baik. Laporan ini dapat mengonfirmasikan berita positif dari angka penjualan ritel hari Jumat lalu tentang aktivitas ekonomi AS dan memastikan keberlanjutan momentum positif untuk USD. (Sebaliknya, penurunan indeks manufaktur Empire State bulan Mei yang tak terduga di hari Senin kemarin menyiratkan bahwa pemulihan produksi mungkin tidak berlangsung lama).
Di malam harinya, Jepang akan mengumumkan dataPDB Triwulan 1. Data PDB Jepang sangat tidak tepercaya dan sangat mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi, walaupun arahnya tidak bisa kita duga. Permintaan domestik saat ini cukup lemah dan perdagangan tidak berkembang dengan cepat secara global, jadi ada kemungkinan bahwa pertumbuhan akan semakin melemah. Di sisi lain, ekspektasi tidak terlalu tinggi, terutama karena PDB merosot di Triwulan 4 tahun 2015. Dan karena angka PDB Jepang tidak disesuaikan dengan fakta bahwa tahun ini adalah tahun kabisat, maka dapat terjadi kejutan positif. Apabila angka ini kembali menampilkan kontraksi selama dua triwulan berturut-turut - dengan kata lain, terjadi resesi - BoJ mungkin akan menanggung tekanan lebih besar untuk kembali melonggarkan kebijakan dan dampaknya negatif terhadap Yen. Namun ini juga dapat menyebabkan pasar saham melemah, yang cenderung berdampak positif terhadap Yen. Seperti yang ditampilkan grafik, terkadang -namun tidak selalu- PDB yang lemah berkorelasi dengan penguatan JPY. Hasil akhirnya sulit diprediksi.











0 comments:
Posting Komentar