Everyone Can Trade

JustForex

Rabu, 27 April 2016

Forex Market Review 27April16

Rapat FOMC, BoJ, dan RBNZ

Tiga rapat bank sentral akan digelar dalam 24 jam mendatang:  Federal Open Market Committee (FOMC AS), Bank of Japan (BoJ, Bank Sentral Jepang), dan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, Bank Sentral Selandia Baru).
FOMC:  Tidak ada konferensi pers setelah rapat ini jadi segalanya bergantung pada pernyataan FOMC. Pertanyaannya, perubahan apa yang akan terjadi pada pernyataan FOMC?

Tidak banyak yang berubah sejak rapat FOMC terakhir pada 16 Maret. Hanya ada satu putaran rilis indikator sejak rapat itu, dan tentu saja satu titik data tidak dapat menunjukkan tren apa pun. Namun demikian, data inflasi dan ketenagakerjaan memburuk.

Indeks belanja konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditure / PCE) Februari melemah. Indeks Harga Produsen Maret melemah. IHK Maret menampilkan perlambatan inflasi. Ekspektasi inflasi juga melemah.

 
Berkaitan dengan pasar tenaga kerja, FOMC mengatakan dalam pernyataan terakhirnya bahwa "Sejumlah indikator terkini, termasuk peningkatan jumlah penduduk bekerja yang menggembirakan, menyiratkan bahwa pasar tenaga kerja semakin menguat." Sejak saat itu, jumlah tenaga kerja non pertanian cukup baik yaitu 205k, namun kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan ditandai dengan Indeks Kondisi Pasar Tenaga Kerja memburuk

 
Pertanyaan utamanya mungkin adalah bagaimana FOMC memandang sejumlah risiko yang dihadapi. Pada rapat Desember 2015 saat FOMC meningkatkan suku bunga, Komite ini mengatakan bahwa "secara umum, dengan mempertimbangkan perkembangan domestik dan internasional, FOMC melihat risiko prospek aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja cukup berimbang." Di bulan Januari, FOMC berubah pendapat menjadi, "FOMC memantau dengan cermat perkembangan ekonomi dan finansial global dan mempelajari implikasinya ... demi memastikan keseimbangan risiko-risiko terhadap prospek ekonomi." Apabila FOMC kembali menyatakan bahwa risiko-risiko saat ini "berimbang", maka ini menyiratkan bahwa FOMC condong terhadap peningkatan suku bunga di bulan Juni dan USD mungkin akan melejit. Namun jika FOMC masih "memantau dengan cermat..." maka tidak ada alasan untuk mengubah ekspektasi dan pengaruhnya netral.

Namun demikian, ekspektasi pengetatan telah menurun sejak rapat Maret karena pasar sudah mendengar komentar bernada dovish dari sejumlah pembicara Fed. Pernyataan Fed yang netral sekali pun dapat menyebabkan pasar meningkatkan probabilitas peningkatan suku bunga bulan Juni (saat ini hanya 20%) menuju level setelah rapat Maret (38%) dan dampaknya mungkin positif untuk USD.

 
BoJ:  Pandangan tentang rapat BoJ tidak satu suara. 56% analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan akan ada perubahan kebijakan pada rapat ini. Berarti hampir separuh responden tidak berpendapat demikian. Jadi, kita bisa memperkirakan sebagian investor akan mendapat kejutan apa pun hasilnya dan akan terjadi volatilitas USD/JPY setelah rapat ini.

Reaksi domestik tentang suku bunga negatif sejauh ini negatif, dan BoJ sudah membeli sebagian besar penerbitan obligasi pemerintah Jepang (JGB). Menurut berita hari Jumat lalu, BoJ mempertimbangkan pemberian lending facility untuk bank dengan suku bunga negatif, serupa dengan program TLTRO2 ECB. Jika itu saja, maka mungkin akan ada reaksi "buy the rumour, sell the fact" (beli berdasarkan rumor, jual setelah ada fakta) dan JPY mungkin menguat.

Sebagian bank investasi memperkirakan BoJ akan meningkatkan pembelian ETF dari level saat ini yaitu sekitar JPY 3.3 triliun per tahun menjadi sekitar JPY 5 triliun - 7 triliun. Ini dapat memperkuat pasar saham Tokyo dan mengangkat USD/JPY (memperlemah Yen secara signifikan) terutama apabila kedua langkah ini dilakukan bersamaan.

Saya pribadi berpendapat bahwa BoJ mungkin akan mengambil langkah. Walaupun BoJ baru membuat langkah radikal memasuki suku bunga negatif tiga bulan lalu (29 Januari), JPY terus menguat, pasar saham melemah, dan produksi industri melambat. Selain masalah sektor finansial, gempa bumi di Kyushu mengganggu jalur pasokan manufaktur dan meningkatkan ketidakpastian. Menurut saya, mengingat situasi saat ini, BoJ mungkin ingin mengambil langkah guna meningkatkan keyakinan dunia usaha.

 
RBNZ:  Keputusan suku bunga RBNZ yang akan dirilis hanya 3 jam setelah FOMC mungkin tidak akan terlalu memengaruhi aktivitas pasar pada umumnya. Walau begitu, pasar memperkirakan peluang 50-50 akan ada pemotongan suku bunga, jadi kemungkinan tetap ada volatilitas apa pun keputusannya. NZD telah menguat sejak rapat terakhir, namun seperti di Australia, harga komoditas (terutama produk susu) juga telah menguat. Inflasi meningkat ke +0.4% YoY di Triwulan 1 dari 0.1% di Triwulan 4 2015. Namun ini masih jauh di bawah target 1% - 3%, dan pemerintah telah berulang kali mengirimkan surat ke dewan RBNZ untuk menekan Gubernur Wheeler agar meningkatkan inflasi. Saya perkirakan tidak akan ada perubahan suku bunga, namun akan ada bias menuju pelonggaran dan mungkin pemberitahuan tentang kemungkinan pemotongan suku bunga di bulan Juni dan komentar tentang NZD yang akan membuat mata uang ini melemah. 

Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured