Everyone Can Trade

JustForex

Selasa, 20 September 2016

View Market IHSG 20September16

Prediksi IHSG;
Perhatian para pelaku pasar akan tertuju pada FOMC meeting  yang digelar pada 21-22 September, yakni menantikan langkah yang akan di tempuh oleh otoritas moneter Amerika Serikat (AS) ini. Kendati ekspektasi kenaikan Fed rate minggu ini masih 20% ditengah data inflasi Agustus naik di atas perkiraan. Di sisi lain consumer confidence pada September berada pada level terendah sejak April, dengan pandangan kondisi ekonomi saat ini jatuh ke level rendah dalam hampir satu tahun. Kondisi itu memunculkan ketidakpastian kembali di pasar keuangan global.
Sedangkan sentimen dari dalam negeri, berkenaan dengan kemungkinan harga premium dan solar berpeluang naik awal Oktober. Meski, kabarnya harga baru akan diputuskan akhir bulan ini dan menunggu perkembangan harga minyak dunia hingga 25 September mendatang.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) pada Rapat Dewan Gubernur BI pekan ini diperkirakan cukup confidence dengan target suku bunga single digit.  BI disebutkan memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan suku bunga menyusul inflasi yang lebih rendah.  Selain itu, realisasi dana tebusan dari program tax amnesty periode berjalan di bulan September meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, hingga 19 September 2016 mencapai Rp 23,5 triliun.
IHSG diperkirakan memiliki peluang kembali untuk melanjutkan apresiasi, seiring dengan meningkatnya dana tebusan tax amnesty di September ini.  Namun, pelaku pasar juga siap mengantisipasi hasil keputusan dari pertemuan The Fed

Perspektif tenikal
Support Level :  5295/5267/5249
Resistance Level : 5340/5359/5386
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

TLKM: Trading Buy
 Close 4200, TP 4280
 Boleh buy di level 4180-4200
 Resistance di 4280 & support di 4140
 Waspadai jika tembus di 4140
 Batasi resiko di 4120

ASII: Trading Buy
 Close 8225, TP 8325
 Boleh buy di level  8175-8225
 Resistance di 8325 & support di 8100
 Waspadai jika tembus di 8100
 Batasi resiko di 8050

AALI : Trading Buy
 Close 16025, TP 16300
 Boleh buy di level  16950-16025
 Resistance di 16300 & support di 15625
 Waspadai jika tembus di 15625
 Batasi resiko di 15550

GGRM:  Trading Buy
 Close 65025, TP 65825
 Boleh buy di level  64900-65025
 Resistance di 65825 & support di 63475
 Waspadai jika tembus di 63475
 Batasi resiko di 63400

ICBP:  Trading Buy
 Close 9700, TP 10000
 Boleh buy di level  9600-9700
 Resistance di 10000 & support di 9550
 Waspadai jika tembus di 9550
 Batasi resiko di 9500

ASRI:  Trading Buy
 Close 478, TP 484
 Boleh buy di level  475-478
 Resistance di 484 & support di 470
 Waspadai jika tembus di 470
 Batasi resiko di 467

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
BDMN, BMTR, TOTL, ASRI, CTRA.

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 19-Sep-16
 Crude Oil-(barel) US$43.66  (0.63)
 Gold-(troy oz) US$1,314.65  (4.40)
 Nickel-(ton) US$9,725.00  (10.00)
 Tin-(ton) US$19,100.00  (55.00)
 Coal (Newc)/ton US$71.15  (8.75)
 CPO Mal/ton* MYR2,833.50 (17.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,152.00 (-3.00)
*running

Agenda hari ini  - Selasa, 20 September 2016
RUPSLB
• TOTO – RUPSLB
• MCOR – RUPSLB

UPCOMING IPO'S
·   PT Waskita Beton Precast, listing di BEI 20 Sep’16

Economic Calendar:
• data Building Permits dan Housing Starts di AS bulan Agustus 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Waskita Beton Precast (WSBP) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada hari ini. Perseroan mencatatkan sebanyak 10.544.463.000 saham yang dicatatkan papan pengembangan sektor Industri Dasar dan Kimia dengan harga nominal Rp100 dan harga penawaran Rp490 serta total dana yang diraih Rp5.166.786.870.000.

Dana tebusan hasil program amnesti pajak yang berada di Bank Central Asia (BBCA) selaku bank persepsi pembayaran tebusan dan repatriasi mencapai Rp8,7 triliun.  Jumlah uang tebusan yang disetorkan di BCA tersebut hampir sepertiga dari total uang tebusan wajib pajak peserta amnesti pajak yang tercatat mencapai Rp23,5 triliun pada Senin (19/9) pukul 17.00 WIB dari total Surat Pernyataan Harta (SPH) yang dilaporkan.

Tiga perusahaan yang akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada September 2016, yaitu Waskita Beton Precast, Paraminta Bangun Sarana dan Aneka Gas Industri berhasil menggalang dana publik sebesar Rp6,36 triliun. Ketiganya pun mencatatkan kelebihan permintaan pada saat awal perdagangan. Waskita Beton Precast mengumpulkan dana dari IPO saham sebesar Rp5,16 triliun. Sedangkan, Aneka Gas Industri milik Grup Samator meraup dana IPO sebesar Rp843,32 miliar. Sementara Paramita Bangun Sarana meraup hasil IPO saham sebesar Rp360 miliar.

Mayoritas pendapatan Kimia Farma (KAEF) hingga akhir tahun ini ditopang oleh lini bisnis obat etikal, lisensi dan narkotika meski kontribusinya sepanjang semester I/2016 sedikit menurun dengan pertumbuhan terkecil. Penjualan KAEF dari unit usaha tersebut sepanjang semester I mencapai Rp1,30 triliun dan berkontribusi sekitar 52% terhadap total penjualan perusahaan. Adapun, obat bebas berkontribusi terhadap pendapatan terbanyak kedua pada 1H16 yaitu sebesar Rp503,33 miliar atau 21% dari total pendapatan.

Ciputra Development (CTRA) menunda rencana penggalangan dana dengan menjual sejumlah aset ke manajer dana investasi real estate (DIRE) hingga 2017. Perusahaan masih menunggu tingkat imbal hasil yang menarik di samping menunggu penurunan pajak BPHTB. Menurut perusahaan, imbal hasil dari property investasi yang dilepas tidak akan menarik bagi investor selama imbal hasil surat utang negara (SUN) tenor 10 tahun masih di level 7% disebabkan oleh imbal hasil property investasi yang akan dilepas ke investor sulit melampaui 10%.

Sekar Bumi (SKBM) mencatat pertumbuhan penjualan neto sebesar Rp 704,18 miliar hingga periode 30 Juni 2016 naik dibandingkan Rp 657,15 miliar per Juni 2015. Laba bersih Rp 12,91 miliar dari sebelumnya Rp 16,43 miliar.

Mitra Pinashtika Mustika (MPMX) melalui unit bisnis roda empatnya MPM Auto mengumumkan nota kesepakatan pada 15 September 2016 dengan Sojitz Corporation untuk penerbitan obligasi wajib konversi. Kupon obligasi tersebut 1% per tahun dengan jangka waktu 6 tahun dalam mata uang yen dengan jumlah setara USD 37 juta. MPMAuto berencana menggunakan hasil penerbitan obligasi dalam berbagai pelaksanaan inisitatif strategis bagi perusahaan termasuk perluasan jaringan, potensi akuisisi non organik dalam industri otomotif, serta pencapaian biaya pendanaan yang lebih murah.

Bukit Darmo Property (BKDP) akan mendorong penjualan tahun 2016 melalui dua produk utamanya yaitu perkantoran Nine Boulevard (9BLV) dan Apartemen The Adhiwangsa. BKDP telah melakukan kerja sama dengan Bank Mandiri (BMRI) untuk kebutuhan dana pembiayaan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) atau kredit untuk 9BLV. Bank Mandiri juga berjanji untuk mendukung program BDP yang akan menghabiskan sisa 90 unit apartemen The Adhiwangsa dan perkantoran 9BLV tahun 2016 ini.

Permintaan investor terhadap saham perdana PT. Waskita Beton Precast, anak usaha Waskita Beton (WSKT), mengalami kelebihan permintaan atau "oversubscribe" sebanyak 3 kali dari jumlah yang ditawarkan yakni sebesar 10,5 miliar saham baru. Perseroan menawarkan harga saham perdana sebesar Rp 490 per lembar, dengan demikian total dana yang diraih sebanyak Rp 5,1 triliun. Dana itu akan digunakan untuk untuk modal kerja, investasi pembangunan pabrik baru dan meningkatkan kapasitas produksi dari pabrik-pabrik yang sudah ada. Saat ini sudah ada 8 pabrik, sampai akhir tahun 2016 perseroan akan menambah 2 pabrik di Palembang dan Jawa Tengah. Pada tahun 2017 perseroan berencana membangun 2 pabrik di wilayah Indonesia Timur (Kalimantan atau Sulawesi) dan Sumatera bagian utara (Medan atau Sabang). Pada tahun 2018 perseroan juga berencana membangun satu pabrik di Jawa Tengah.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) memperkirakan pertumbuhan kredit perseroan sampai akhir tahun 2016 hanya menyentuh 15%. Di sisi lain, pada Agustus 2016 perseroan mencatatkan kenaikan kredit sebesar 17% YoY. Pertumbuhan kredit perseroan sampai akhir tahun 2016 berpotensi berada pada kisaran 15% atau cenderung turun dibandingkan dengan pertumbuhan sampai bulan Agustus. Pertumbuhan kredit BBRI itu sampai semester I 2016 sebesar 17,3% menjadi Rp 590,69 triliun semester I 2015.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatatkan pertumbuhan kredit segmen mikro cukup besar hingga Agustus 2016 sebesar 22% dibandingkan dengan periode sama 2015. Pertumbuhan segmen kredit mikro memang paling besar sekitar 22% sampai Agustus 2016. Lonjakan pertumbuhan kredit segmen mikro BBRI disokong oleh program pemerintah yaitu kredit usaha rakyat (KUR). Bila tidak memasukkan KUR, pertumbuhan segmen mikro dari BBRI sekitar 14%-15%. Sampai akhir semester I 2016 pertumbuhan kredit segmen mikro BRI sebesar 22,4% menjadi Rp 202,9 triliun dibandingkan dengan periode sama 2015.

Pertumbuhan kredit Bank Central Asia (BBCA) pada kuartal III 2016 masih lesu. Perseroan masih berusaha mencapai besaran penyaluran kredit menyamai posisi Desember 2015. Pertumbuhan kredit pada Juni 2016 nilainya cukup baik. Namun kredit kembali turun setelah musim Lebaran. BBCA berharap Agustus dan September kredit akan membaik. Manajemen menyatakan pada tahun 2016 perusahaan cukup kesulitan mengejar target pertumbuhan. Meski begitu hingga akhir tahun BCA masih mematok target pertumbuhan kredit hingga 8%.

Bank Central Asia (BBCA) mencatat uang tebusan tax amnesty yang masuk melalui BCA mencapai Rp 8,7 triliun. Namun perseroan masih enggan mematok target pada program tax amnesty.

Berlina (BRNA) melakukan penawaran umum terbatas II kepada pemegang sahamnya dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan menawarkan sebesar 220.110.000 saham atas nama biasa atau 22,48% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PUT II dengan nominal Rp 50. Setiap pemegang 100 saham perseroan hingga 26 September 2016 berhak atas 29 HMETD (rasio 100 : 29), di mana 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 1.000 per saham. Dengan demikian jumlah dana yang akan diterima sebanyak Rp 220,11 miliar. Dana hasil rights issue II itu sekitar 43% akan digunakan untuk melunasi pokok pinjaman ke Bank CIMB Niaga (BNGA), 36% untuk melakukan pengembangan usaha dan 21% untuk modal kerja. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase kepemilikan atau dilusi maksimum 22,48%. BRNA menganggarkan belanja modal tahun 2016 sebesar Rp 150-Rp200 miliar. Sumber pendanaan akan diperoleh dari pasar modal melalui rights issue. Perseroan juga menargetkan pendapatan tahun 2016 sebesar Rp 1,4 triliun atau tumbuh dibandingkan sebelumnya Rp 1,28 triliun.

PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance), bekerja sama dengan agen asuransi baru, yaitu PT Khrista Fasilitasindo untuk meningkatkan penjualan produk asuransi khususnya asuransi kendaraan dan bangunan. Kerja sama ini diharapkan akan mampu mendorong penjualan produk asuransi kendaraan bermotor dan bangunan MNC Insurance di seluruh Indonesia mengingat potensi pasar yang bisa digarap Khrista Fasilitasindo demikian besar.

Hingga semester I 2016 Hero Supermarket (HERO) telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp 212 miliar. Sebagian besar digunakan untuk dana ekspansi pembukaan 2 gerai baru Giant Ekstra di Palembang dan Lombok. HERO juga berencana menambah 1 gerai baru di Manado, setelah empat tahun perusahaan tidak menambah gerai Hero Supermarket. Hal ini dilakukan untuk menambah ekspansi perusahaan agar dapat lebih berkembang. Perseroan rencananya merilis gerai tersebut pada Januari 2017, tetapi perusahaan berencana untuk mempercepat pembukaan gerai baru tersebut pada tahun 2016 yaitu maksimal pada Desember 2016. Rencana lainnya, perusahaan akan membuka 4-5 gerai baru Giant di beberapa kota besar, seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured