Everyone Can Trade

JustForex

Rabu, 14 September 2016

View Market IHSG 14September16

Prediksi IHSG;
Penurunan pasar saham global terutama bursa saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan indeks bursa saham Indonesia pada hari ini. Saham AS ditutup melemah, bersamaan dengan turunnya harga minyak mentah serta kekhawatiran rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga. Indeks S & P 500 melemah 32,04 poin, atau 1,5%, ke level 2.127. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 258,39 poin, atau 1,4%, ke 18,066.68 dan indeks Nasdaq Composite koreksi 56,63 poin, atau 1,1%, ke level 5,155.25.
investor menantikan hasil FOMC meeting untuk memperoleh petunjuk mengenai kebijakan kenaikan suku bunga Fed. The Federal Reserve yang akan melakukan FOMC meeting pada 21-22 September 2016. Kendati, sinyal kenaikan suku bunga the Fed kian mengemuka menyusul komentar dari sejumlah pejabat. Namun sisi lainnya, perekonomian AS masih rentan terhadap pengaruh pelemahan ekonomi di luar negeri. Peningkatan tenaga kerja AS belum cukup kuat untuk menjadi dasar pengetatan moneter.
Sementara itu dari dalam negeri, pasar memperkirakan Bank Indonesia (BI) masih akan melonggarkan kebijakan moneter hingga tahun 2017.  Hal itu didukung oleh reformasi dalam 13 paket kebijakan dan ekspektasi membaiknya likuiditas menyusul masuknya dana repatriasi yang berimplikasi pada potensi penurunan Loan to Deposit Ratio (LDR).
Terbatasnya katalis positif dari internal, sementara itu potensi tekanan dari ekternal diperkirakan masih belanjut, koreksi IHSG dapat kembali terjadi pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 5195/5175/5139
Resistance Level : 5252/5289/5309
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

TLKM: Trading Buy
 Close 4050, TP 4100
 Boleh buy di level 4000-4050
 Resistance di 4100 & support di 3990
 Waspadai jika tembus di 3990
 Batasi resiko di 3970

INDF: Trading Buy
 Close 8175, TP 8475
 Boleh buy di level  8100-8175
 Resistance di 8475 & support di 8025
 Waspadai jika tembus di 8025
 Batasi resiko di 7950

BJBR : Trading Buy
 Close 1700, TP 1735
 Boleh buy di level  1690-1700
 Resistance di 1735 & support di 1635
 Waspadai jika tembus di 1635
 Batasi resiko di 1625

ASII:  Trading Buy
 Close 7950, TP 8075
 Boleh buy di level  7850-7950
 Resistance di 8075 & support di 7850
 Waspadai jika tembus di 7850
 Batasi resiko di 7800

UNTR:  Trading Buy
 Close 17450, TP 17700
 Boleh buy di level  17400-17450
 Resistance di 17700 & support di 17275
 Waspadai jika tembus di 17275
 Batasi resiko di 17200

ROTI:  Trading Buy
 Close 1565, TP 1590
 Boleh buy di level  1555-1565
 Resistance di 1590 & support di 1535
 Waspadai jika tembus di 1535
 Batasi resiko di 1525

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
TBIG, GPRA, VINS, MAYA, SPMA, ULTJ,

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 13-Sep-16
 Crude Oil-(barel) US$45.16  (-1.13)
 Gold-(troy oz) US$1,328.66  (0.83)
 Nickel-(ton) US$10,080.00  (-290.00)
 Tin-(ton) US$19,050.00  (-250.00)
 Coal (Newc)/ton US$70.00  (7.60)
 CPO Mal/ton* MYR2,895.00 (19.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,168.00 (-68.00)
*running

Agenda hari ini  - Rabu, 14 September 2016
Right Issue
• BABP, ratio 4:1, price 100, cum 09 Sep’16, ex 13 Sep’16
• BRNA, ratio 5:2, rpice 950-1250, cum 13 Sep’16, ex 14 Sep’16

Dividend
• PALM, cash dividend 42.00, cum 13 Sep’16, ex 14 Sep’16

Economic Calendar:
• anggaran belanja pemerintah AS bulan Agustus 2016
• indeks upah rata-rata di Inggris bulan Juli 2016 (3m/y)
• data Jobless Claims Inggris bulan Agustus 2016
• data tingkat pengangguran di Inggris bulan Juli 2016
• pidato assistant gubernur RBA Guy Debelle
• data Import Prices AS bulan Agustus 2016
• data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 9 September 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Surya Semesta Internusa (SSIA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I senilai Rp900 miliar yang merupakan bagian dari rencana penerbitan obligasi berkelanjutan I senilai total Rp2 triliun. Obligasi berkelanjutan I tahap I 2016 ini memiliki dua seri yakni seri A dengan nominal Rp510 miliar dan berjangka waktu 3 tahun dan bunga 9,875%. Sedangkan seri B bernominal Rp390 miliar dengan bunga 10,500% dan berjangka waktu lima tahun.

Axiata Group Bhd, operator terbesar Malaysia berniat memangkas kepemilikan sahamnya di sejumlah anak usahanya di luar negeri termasuk Indonesia dan berharap bisa meraup dana US$700 juta. Perusahaan ini sedang mencari pembeli 11 persen sahamnya di PT XL Axiata (EXCl) yang memiliki market value US$2,2 miliar. Axiata juga berniat melepas 30 persen saham anak usahanya di Sri Lanka yakni Dialog Axiata Plc yang juga mencatatkan sahamnya di bursa Sri Lanka serta di Kamboja yakni Smart Axiata.

Arpeni Pratama Oceanline (APOL) telah melakukan penjualan kapal milik entitas anak perseroan kepada pihak ketiga. Jumlah kapal yang dilepas sebanyak lima buah milik PT Buana Jaya Pratama. Alasan perseroan menjual karena kapal dan tongkang tersebut sudah tidak produktif dan sebagai upaya perseroan untuk meningkatkan efisiensi operasional perseroan. Dana hasil penjualan kapal ini akan digunakan untuk pembayaran sebagian dari kewajiban perseroan kepada kreditur kapal perseroan.

Waskita Karya (WSKT) akan menawarkan obligasi berkelanjutan II tahap kedua 2016 senilai Rp900 miliar yang akan digunakan untuk modal kerja dan investasi.  Sekitar 80% hasil penawaran obligasi itu untuk modal kerja perseroan dalam pekerjaan konstruksi bangunan sipil, gedung, dan EPC, di antaranya pembelian bahan konstruksi, biaya peralatan, biaya subkontraktor, serta upah tenaga kerja. Sekitar 20% sisanya, untuk investasi dan pembiayaan proyek pada anak perusahaan, yaitu PT Waskita Toll Road untuk investasi dan pembiayaan proyek tol.

Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) menawarkan kepada masyarakat yang menginginkan untuk membuka usaha cafe jamu sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Program usaha cafe jamu itu bertujuan membuka peluang usaha bagi masyarakat, sekaligus mendorong minat berwirausaha bagi seluruh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Konsep cafe jamu itu memenuhi selera generasi muda yang lebih menyukai jamu dengan rasa enak dan cara penyajiannya dalam gelas plastik yang bisa dibawa kemana-mana. Usaha cafe jamu akan dimulai dari Jakarta dan sekitarnya, disusul kota-kota lainnya hingga ke kawasan pedesaan sehingga ikut membantu pemerintah mengurangi kemiskinan. SIDO sudah menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BBRI) untuk mendukung program cafe jamu ini. Perbankan siap memberikan pinjaman kredit maksimal Rp 24 juta bagi yang berminat.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan, hingga akhir tahun ini industri perbankan tetap akan membatasi dan berhati-hati untuk menyalurkan kredit ke sektor pertambangan dan komoditas primer sebagai kontributor utama kredit macet di tahun 2016. Sejauh ini pemulihan kinerja bisnis di sektor pertambangan dan komoditas primer belum menunjukkan hasil yang sesuai perkiraan awal, sehingga kedua sektor ini menjadi pemicu utama kenaikan tingkat kredit macet (NPL) perbankan.

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Pandjaitan, memasang target 10 hari guna mengevaluasi peraturan di sektor pertambangan agar selaras dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Evaluasi melibatkan sejumlah pakar. Para ahli tersebut akan membantu merumuskan langkah terbaik terkait permasalahan implementasi UU Minerba. Evaluasi dan penyelarasan tersebut mengedepankan prinsip keadilan dan kedaulatan. Selain itu, semangat hilirisasi dalam UU Minerba tetap dipertahankan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melepas batasan harga saham terendah di pasar reguler dari saat ini di posisi Rp 50 per saham. Dalam dunia pasar modal setiap perubahan harga saham dilepas kepada makanisme pasar, namun saat ini dibatasi minimal harga terendah. Kebijakan pelepasan harga saham terendah ke pasar akan mendorong emiten untuk memperbaiki kinerjanya dan melakukan aksi korporasi serta akan mendorong saham-saham yang saat ini tidak bergerak atau saham tidur, untuk aktif kembali seperti saat melakukan pencatatan saham perdana.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured