Everyone Can Trade

JustForex

Selasa, 02 Agustus 2016

View Market IHSG 02Agustus16

Prediksi IHSG;
Inflasi pada bulan Juli yang mencapai 0,69% mencerminkan permintaan masyarakat masih bergairah. Kelompok bahan makanan dan transportasi menjadi penyumbang tertinggi untuk inflasi pada Juli 2016. Masyarakat cenderung melakukan konsumsi tinggi pada awal Juli 2016, karena masa panjang arus mudik dan balik, serta momentum Idul Fitri. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan inflasi Agustus 2016 akan moderat atau tidak setinggi inflasi Juni-Juli karena bertepatan dengan Ramadhan dan Lebaran. Inflasi Agustus diperkirakan akan berada di bawah 0,5%.
Masih terkait dengan inflasi ini, pemerintah tetap fokus pada pengendalian inflasi. Pada 3 - 4 Agustus 2016 pemerintah akan mengadakan rapat koordinasi nasional Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo. Dalam rapat tersebut 14 menteri akan berkoordinasi dengan 250 pemimpin daerah.
Dari eksternal, William Dudley, presiden the Fed New York mengatakan pasar sebaiknya mewaspadai kemungkinan Federal Reserve menaikkan bunganya sekali lagi di tahun ini. Karena menurutnya bahwa pasar tidak yakin pada kemungkinan pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat terjadi daripada yang diperkirakan. Dari Cina, aktivitas manufaktur versi Caixin Juli menunjukkan ekspansi untuk pertama kalinya dalam 17 bulan terakhir. Angka indeks Caixin dirilis sebesar 50,6, di bulan Juli, naik dari bulan sebelumnya 48,6.
Terlepas dari sentimen di atas, sekiranya perlu untuk diwaspadai aksi ambil untung bagi IHSG pada hari ini, seiring kenaikan yang tinggi pada perdagangan Senin kemarin serta potensi koreksi indeks global.

Perspektif tenikal
Support Level : 5305/5248/5216
Resistance Level : 5393/5425/5482
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

PGAS: Trading Buy
 Close 3430, TP 3490
 Boleh buy di level 3420-3430
 Resistance di 3490 & support di 3310
 Waspadai jika tembus di 3310
 Batasi resiko di 3300

WIKA: Trading Buy
 Close 3030, TP 3110
 Boleh buy di level  2310-3030
 Resistance di 3110 & support di 2990
 Waspadai jika tembus di 2990
 Batasi resiko di 2970

SMGR : Trading Buy
 Close 10000, TP 10325
 Boleh buy di level  9900-10000
 Resistance di 10325 & support di 9550
 Waspadai jika tembus di 9550
 Batasi resiko di 9500

BBTN:  Trading Buy
 Close 2050, TP 2120
 Boleh buy di level  2000-2050
 Resistance di 2120 & support di 1965
 Waspadai jika tembus di 1965
 Batasi resiko di 1955

ACES:  Trading Buy
 Close 950, TP 980
 Boleh buy di level  940-950
 Resistance di 980 & support di 920
 Waspadai jika tembus di 920
 Batasi resiko di 910

SIDO:  Trading Buy
 Close 595, TP 605
 Boleh buy di level  585-595
 Resistance di 605 & support di 575
 Waspadai jika tembus di 575
 Batasi resiko di 570

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
AGRO, SMBR, BMTR, TINS, BMRI, LPKR, MAIN, WIKA, UNTR, BISI, ASII, WSKT, BBRI, PTPP

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 1-Aug-16
 Crude Oil-(barel) US$41.02  (-0.58)
 Gold-(troy oz) US$1,349.24  (-1.76)
 Nickel-(ton) US$10,630.00  (-65.00)
 Tin-(ton) US$17,850.00  (75.00)
 Coal (Newc)/ton US$66.35  (3.95)
 CPO Mal/ton* MYR2,342.50 (-19.50)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR*13,046.50 (-65.50)
*running

Agenda hari ini  - Selasa, 02 Agustus 2016
Stock Split
• AIMS, ex date 02 Aug’16

Economic Calendar:
• indeks Construction PMI Inggris bulan Juli 2016
• data Personal Spending dan Personal Income di AS bulan Juni 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) menunda pembangunan pabrik beras di Sidrap dan di Bone, Sulawesi Selatan hingga tahun 2017. Pabrik beras itu masing-masing berkapasitas 120 ribu ton per tahun. Saat ini perseroan lebih fokus pada penjualan beras kemasan dibandingkan beras dengan karung.  Dalam pembangunan pabrik tersebut pada tahun 2017 perseroan akan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar bertahap. Pembangunan akan dilakukan bertahap dan selesai pada tahun 2018. Setelah pembangunan kedua pabrik beras baru tersebut selesai, perseroan pada tahun 2018 akan memiliki kapasitas produksi sebesar 720 ribu ton per tahun dari saat ini sebesar 480 ribu ton per tahun.

AKR Corporindo (AKRA) sebagai salah satu pemilik kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate), mengklaim sudah ada 7 penyewa (tenant) atau senilai Rp 160 miliar hingga saat ini. Ke-7 penyewa sudah melakukan penandatanganan untuk menyewa lahan di JIIPE, diantaranya PT Freeport Indonesia yang akan membangun smelter di JIIPE. Sejumlah 2 tenant sudah membangun, dan 2 tenant lagi sudah menerima penyerahan tanah dari AKRA. JIIPE merupakan kawasan industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terpadu dengan pelabuhan laut, dan perumahan seluas 2,933 ha. Proyek ini dikembangkan oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) untuk pengembangan kawasan industri dan bersama dengan PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) atau perusahaan terafiliasi yang akan menangani proyek pengembangan kawasan perumahan. Selan itu PT AKR Land Development (afiliasi dari AKRA) akan mengembangkan kawasan perumahan. AKRA secara tidak langsung memiliki 60% dari perusahaan melalui UEPN, sementara Pelindo III secara tidak langsung memiliki 40% melalui BJTI.

AKR Corporindo (AKRA) menyatakan akan fokus menyelesaikan pembangunan 20 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan diperkirakan akan segera beroperasi pada semester II 2016. Saat ini SPBU masih dalam tahap penyelesaian. Pembangunan 20 SPBU itu bertujuan untuk memperkuat jaringan pemasaran Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Perseroan. Perseroan sudah memiliki 129 unit SPBU per 31 Desember 2015 dan akan memiliki 149 SPBU hingga akhir tahun 2016. Sebanyak 20 SPBU akan tersebar di beberapa wilayah seperti Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Juga Bali.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) saat ini masih akan berfokus dalam meningkatkan value perusahaan dibanding memikirkan rencana pembentukan holding migas yang akan dilaksanakan pemerintah. Saat ini proses pembentukan holding Migas terus berjalan. Perseroan saat ini juga terus melakukan persiapan untuk penyatuan ini.

Kalbe Farma (KLBF) tetap optimis dapat meraih target pertumbuhan laba bersih sebesar 8%-10% hingga akhir tahun 2016. Target pertumbuhan penjualan juga masih berada di level tersebut. Perseroan menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1 triliun-Rp 1,5 triliun. Dana itu akan digunakan untuk perluasan kapasitas produksi dan distribusi. KLBF membukukan laba bersih sebesar Rp 1,15 triliun pada semester I 2016, naik sekitar 7,8% YoY bila dibanding sebelumnya Rp 1,06 triliun. Penjualan bersih per Juni 2016 tumbuh 9,6% menjadi Rp 9,55 triliun dari sebelumnya Rp 8,72 triliun.

Realisasi kredit yang disalurkan Bank Negara Indonesia (BBNI) wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada semester I 2016 mencapai Rp 8,4 triliun atau naik dibandingkan posisi Desember 2015 yang mencapai Rp 7,6 triliun. Persroan optimis realisasi kredit terus bertambah sesuai target tahun 2016 yang mencapai Rp 9 triliun. Realisasi kredit itu terdiri dari kredit konsumer yang merupakan nilai terbesar mencapai Rp 3,8 triliun dengan rincian paling besar di antaranya kredit untuk KPR yang mencapai Rp 2,8 triliun. Selain itu segmen untuk pinjaman menengah mencapai Rp 1,8 trilun dan segmen kecil mencapai Rp 2,8 triliun.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) menargetkan volume produksi batubara sebesar 26,9 juta ton pada tahun 2016 dan volume penjualan batu bara sebesar 28,5 juta ton. Di kuartal I 2016, ITMG menghasilkan 6,2 juta ton dengan volume penjualan 6,9 juta yang dikapalkan di Jepang China, India, Indonesia, Thailand, Filipina. Selain itu ke negara-negara di Eropa, Asia Timur, Pasifik, dan Asia Tenggara. Harga batu bara di kuartal I 2016 tercatat USD 47,6 juta per ton atau turun 21% dari kuartal I 2015. Untuk menghadapi harga batu bara yang masih melemah, perseroan akan melanjutkan program pengurangan biaya dan mengutamakan pengeluaran untuk belanja modal.

Pendapatan neto Jakarta Setiabudi (JSPT) per Juni 2016 turun menjadi Rp 488,92 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 540,24 miliar. Laba bersih yang dapat didistribusi ke pemilik entitas induk sebesar Rp 52,59 miliar, turun dari sebelumnya Rp 97,55 miliar.

Laba bersih Steady Safe (SAFE) per Juni 2016 turun menjadi Rp 1,26 miliar dibandingkan sebelumnya laba bersih Rp 1,47 miliar. Pendapatan usaha turun menjadi Rp 4,28 miliar dari sebelumnya Rp 7,02 miliar.

Adi Sarana Armada (ASSA) mencatatkan penurunan laba bersih per Juni 2016 sebesar 22,80% menjadi Rp22,55 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 29,21 miliar. Pendapatan meningkat menjadi Rp 744,96 miliar dari sebewumnya Rp 662,82 miliar

Penjualan Panasia Indosyntex (HDTX) per Juni 2016 naik menjadi Rp 807,59 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 619,26 miliar. Perseroan membukukan penurunan rugi bersih menjadi Rp 116,82 miliar dari rugi bersih Rp 205,69 miliar.

Eratex Djaja (ERTX) membukukan penurunan laba per Juni 2016 menjadi USD 926,48 ribu dibandingkan sebelumnya USD 1,98 juta. Pendapatan naik menjadi USD 34,20 juta dari sebelumnya USD 32,17 juta.

Asuransi Kresna Mitra (ASMI) mulai memperdagangkan nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 5 Agustus 2016. Perdagangan dengan nominal baru di pasar tunai baru dilakukan 10 Agustus 2016. Pemecahan nominal saham (stock split) dari Rp 100 menjadi Rp 20 per saham atau rasio 1:5 telah disetujui pada RUPS Luar Biasa 15 Juni 2016.

Jaya Konstruksi (JKON) mencatatkan pertumbuhan laba bersih per Juni 2016 sebesar 66,60% menjadi Rp 20,71 miliar sebelumnya Rp 12,43 miliar. Pendapatan usaha naik menjadi Rp 1,73 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 1,59 triliun.

Global Mediacom (BMTR) mencatatkan pertumbuhan laba bersih per Juni 2016 menjadi Rp 601,54 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 194,78 miliar. Pendapatan turun menjadi Rp 5,46 triliun dari sebelumnya Rp 5,52 triliun.

Media Nusantara Citra (MNCN) membukukan pertumbuhan laba bersih per Juni 2016 sebesar 43,90% menjadi Rp 1,00 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 696,38 miliar. Pendapatan usaha naik menjadi Rp 3,56 triliun dari sebelumnya Rp 3,33 triliun.

MNC Sky Vision (MSKY) membukukan laba Juni 2016 sebesar Rp 87,29 miliar dari sebelumnya rugi Rp 293,80 miliar. Pendapatan turun menjadi Rp 1,54 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 1,60 triliun.

Bank Agris (AGRS) membukukan penurunan laba bersih Juni 2016 menjadi Rp 6,19 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 7,88 miliar. Pendapatan bunga bersih naik menjadi Rp63,88 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 60,09 miliar.

Pendapatan Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT) per Juni 2016 mencapai Rp 64,29 miliar, naik dibandingkan sebelumnya Rp 48,98 miliar. Rugi bersih turun menjadi Rp 15,22 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp 22,90 miliar.

Bumi Citra Permai (BCIP) meraih laba bersih per Juni 2016 Rp 18,58 miliar dari sebelumnya laba bersih Rp 2,25 miliar. Pendapatan bersih naik menjadi Rp 97,75 miliar dari sebelumnya Rp 82,26 miliar.

Pendapatan Magna Finance (MGNA) per Juni 2016 turun menjadi Rp 48,63 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 67,54 miliar. Perseroan mencatatkan rugi periode berjalan Rp 5,62 miliar dari sebelumnya membukukan laba Rp 2,32 miliar.

Garuda Indonesia (GIAA) membukukan rugi yang didistribusikan ke pemilik entitas induk per Jui 2016 sebesar USD 63,59 juta dari sebelumnya laba USD 27,72 juta. Pendapatan usaha turun menjadi USD 1,76 miliar dari sebelumnya USD 1,84 miliar.

Rig Tenders Indonesia (RIGS) mencatatkan penurunan pendapatan per Juni 2016 menjadi USD 4,26 juta dibandingkan sebelumnya USD 8,10 juta. Rugi tahun berjalan tercatat USD 4,20 juta naik dibandingkan sebelumnya rugi tahun berjalan USD 699,61 ribu.

Graha Andarasentra Propertindo (JGLE) mencatatkan penurunan penghasilan usaha per 30 Juni 2016 menjadi Rp 156,95 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 225,46 miliar. Laba bersih tercatat Rp 5,63 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp 80,13 miliar.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured