PMI Awal, Simposium Jackson Hole
Hanya ada dua agenda besar dalam jadwal pekan ini: Indeks Manajer Pembelian (PMI) awal dari sejumlah negara besar di hari Selasa dan Simposium Tahunan Jackson Hole Kansas City Fed di hari Kamis dan Jumat.
Data PMIdiprediksi tidak banyak berubah. Apakah ini berarti para analis meyakini bahwa ekonomi global tumbuh dengan laju yang relatif stabil saat ini, ataukah mereka tidak berhasil memahamiapa yang terjadi dan menganggap angka bulan lalu merupakan proyeksi terbaik yang dapat mereka buat? Sebagian besar wilayah di dunia sepertinya mengalami percepatan ekspansi, walau tidak signifikan.
PMI manufaktur ASdiprediksi meningkat, dan ini mungkin memperkuat USD, terutama jika PMI manufaktur Uni Eropa tidak berubah, sesuai ekspektasi. Namun seperti yang digambarkan grafik di bawah, EUR/USD telah berpisah arah dari PMI di beberapa tahun terakhir, mungkin karena kebijakan moneter semakin terpisah dari siklus bisnis
Market merilis serangkaian data PMI awal Inggris bulan lalu pada waktu yang sama dengan rilis PMI beberapa ekonomi besar di Zona Euro dan AS. Namun saat itu, Markit mengatakan bahwa rilis seperti ini hanya akan dilakukan satu kali karena besarnya keingintahuan pasar tentang bagaimana kinerja ekonomi Inggris setelah voting Brexit. PMI manufaktur Inggris baru akan dirilis pada 1 September, seperti biasa. Tidak ada pengumuman indikator penting dari Inggris pekan ini.
Simposium Jackson Hole adalah acara besar yang mempertemukan para tokoh bank sentral di dunia. Karya tulis yang disampaikan dalam simposium ini seringkali menampilkan cara pendekatan baru terhadap masalah. Selain itu, komentar dari peserta simposium juga sering mengeluarkan pendekatan baru. Contohnya, di tahun 2014 Presiden ECB Mario Draghi menggunakan kesempatan ini untuk mengungkapkan tolok ukur ekspektasi inflasi favoritnya, yang sedang merosot tajam ada saat itu. Hal itu menjadi isyarat bagi pasar; ECB memulai program Pelonggaran Kuantitatif dalam rapat beberapa pekan setelah simposium.
Topik simposium tahun ini adalah "Merancang Kerangka Kerja Kebijakan Moneter yang Tangguh untuk Masa Depan". Simposium kali ini mungkin akan meninjau krisis-krisis sebelumnya dan pelajaran apa yang dapat dipetik untuk penentuan kebijakan moneter di masa mendatang.
Pidato Yellen jelas akan berfokus pada berapa level "ekuilibrium" Fed funds rate, yaitu suku bunga overnight yang dapat dikendalikan Fed. Yang dimaksud "ekuilibrium" oleh para ekonom adalah berapa tingkat suku bunga pada jangka panjang pada situasi normal - sayangnya saat ini situasi normal sepertinya belum akan terjadi. Selain itu ada perdebatan di Fed tentang apakah Fed perlu meninjau a) indikator ekonomi jangka pendek, seperti situasi ketenagakerjaan yang kuat, sehingga suku bunga dapat ditingkatkan, atau b) situasi ekonomi secara lebih luas, yaitu ekonomi dunia yang sepertinya bertahan dalam pola pertumbuhan lambat/inflasi rendah, dan menunggu untuk melihat apakah inflasi kembali menjadi masalah sebelum mengambil tindakan. Mengingat komentar Presiden NY Fed Dudley baru-baru ini dan komentar Wakil Gubernur Fed Stanley Fischer pada akhir pekan lalu bahwa "kita sudah mendekati target", saya memperkirakan bahwa Yellen akan condong pada pandangan pertama, ekspektasi suku bunga akan meningkat, dan USD menguat
Simposium Jackson Hole adalah acara besar yang mempertemukan para tokoh bank sentral di dunia. Karya tulis yang disampaikan dalam simposium ini seringkali menampilkan cara pendekatan baru terhadap masalah. Selain itu, komentar dari peserta simposium juga sering mengeluarkan pendekatan baru. Contohnya, di tahun 2014 Presiden ECB Mario Draghi menggunakan kesempatan ini untuk mengungkapkan tolok ukur ekspektasi inflasi favoritnya, yang sedang merosot tajam ada saat itu. Hal itu menjadi isyarat bagi pasar; ECB memulai program Pelonggaran Kuantitatif dalam rapat beberapa pekan setelah simposium.
Topik simposium tahun ini adalah "Merancang Kerangka Kerja Kebijakan Moneter yang Tangguh untuk Masa Depan". Simposium kali ini mungkin akan meninjau krisis-krisis sebelumnya dan pelajaran apa yang dapat dipetik untuk penentuan kebijakan moneter di masa mendatang.
Pidato Yellen jelas akan berfokus pada berapa level "ekuilibrium" Fed funds rate, yaitu suku bunga overnight yang dapat dikendalikan Fed. Yang dimaksud "ekuilibrium" oleh para ekonom adalah berapa tingkat suku bunga pada jangka panjang pada situasi normal - sayangnya saat ini situasi normal sepertinya belum akan terjadi. Selain itu ada perdebatan di Fed tentang apakah Fed perlu meninjau a) indikator ekonomi jangka pendek, seperti situasi ketenagakerjaan yang kuat, sehingga suku bunga dapat ditingkatkan, atau b) situasi ekonomi secara lebih luas, yaitu ekonomi dunia yang sepertinya bertahan dalam pola pertumbuhan lambat/inflasi rendah, dan menunggu untuk melihat apakah inflasi kembali menjadi masalah sebelum mengambil tindakan. Mengingat komentar Presiden NY Fed Dudley baru-baru ini dan komentar Wakil Gubernur Fed Stanley Fischer pada akhir pekan lalu bahwa "kita sudah mendekati target", saya memperkirakan bahwa Yellen akan condong pada pandangan pertama, ekspektasi suku bunga akan meningkat, dan USD menguat
Indeks Chicago dan Richmond Fedjuga akan dirilis, namun PMI mungkin akan lebih diperhatikan. Barang tahan lama diprediksi menguat, namun lebih berupa pemulihan ke level normal setelah anjloknya pemesanan pesawat terbang dan barang modal militer bulan lalu. Penjualan rumah baru dan tersedia diprediksi sedikit melambat, namun ini terjadi setelah mencapai level tertinggi dalam 8 tahun terakhir untuk penjualan rumah baru dan level tertinggi dalam 9 tahun terakhir untuk penjualan rumah tersedia di bulan Juni. Jadi, bahkanjika data bertahan di level sebelumnya pun akan berdampak positif untuk ekonomi dan USD.
Estimasi kedua PDB kuartal 2 Amerika Serikat diprediksi sedikit menurun walaupun data sebelumnya sudah rendah, namun data kuartal 2 mungkin sudah dianggap usang. Model GDPNow Atlanta Fed memprediksi 3.6% untuk kuartal 3, sementara New York memprediksi 2.4%. Kedua prediksi ini jauh lebih tinggi dari kuartal 2. Estimasi kedua untuk Jerman dan Inggris juga akan dirilis, namun kedua data ini biasanya tidak mengalami revisi.
Indeks Ifo dari Zona Euro juga akan dirilis, selain PMI Jerman. Indeks Ifo diprediksi sedikit menguat, sementara PMI sedikit menurun. Indeks Ifo yang menguat dapat mendukung nilai tukar EUR. Indeks keyakinan konsumen Zona Euro dan Jerman serta data uang beredar Uni Eropa akan diumumkan - walaupun mungkin tidak memengaruhi kebijakan moneter seperti di masa lampau.
Indeks Ifo dari Zona Euro juga akan dirilis, selain PMI Jerman. Indeks Ifo diprediksi sedikit menguat, sementara PMI sedikit menurun. Indeks Ifo yang menguat dapat mendukung nilai tukar EUR. Indeks keyakinan konsumen Zona Euro dan Jerman serta data uang beredar Uni Eropa akan diumumkan - walaupun mungkin tidak memengaruhi kebijakan moneter seperti di masa lampau.
Terakhir, Jepang akan mengumumkan data inflasi pada Jumat pagi waktu Jepang. Ini akan menjadi data IHK terakhir sebelum rapat Bank of Japan di tanggal 21 September sehingga mungkin akan sangat dinantikan. Pasar memprediksi bahwa deflasi tidak berubah. Bahkan tolok ukur inflasi yang dikalkulasikan BoJ sendiri, yang sedikit di atas nol, diprediksi melemah. Perlambatan inflasi dapat memperkuat spekulasi bahwa BoJ akan mengambil tindakan dan menekan JPY.











0 comments:
Posting Komentar