Everyone Can Trade

JustForex

Jumat, 29 Juli 2016

View Market IHSG 29Juli16

Prediksi IHSG;
Kabar dalam negeri, untuk memantapkan jalannya proses tax amnesty Presiden Jokowi membahas program tax amnesty ini dengan para petinggi pajak di Kementerian Keuangan. Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Dirjen Pajak Ken Dwijugeastiadi. Presiden Jokowi untuk memantapkan agar program tax amnesty ini dapat berjalan dengan baik dan dapat berhasil.
Sedangkan dari eksternal, hasil pertemuan the Fed pada Rabu lalu, memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga. Namun, The Fed mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan September mendatang, mengingat kondisi ekonomi yang relatif telah membaik. The Fed mengatakan bahwa penguatan pasar tenaga kerja masih berlanjut dan ekonomi tumbuh pada kecepatan moderat. Sementara risiko jangka pendek untuk prospek ekonomi telah berkurang. Pasar tetap akan menyikapi perkembangan yang terjadi jelang pertemuan the Fed pada September mendatang. Karena jika perubahan bisa terjadi di global secara signifikan, diperkirakan dapat merubah arah kebijakan the Fed nantinya. Dan ini dapat kembali menciptakan ketidakpastian yang muncul ke pasar berikutnya.
Jika melihat trend IHSG dengan kenaikan mulai terbatas pada Kamis, dapat menjadi sinyal bahwa eforia resuflle kabinet mulai berkurang, dan sebaliknya terbuka peluang IHSG terkoreksi hari ini

Perspektif tenikal
Support Level : 5270/5241/5226
Resistance Level : 5314/5328/5358
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

INCO: Trading Buy
 Close 2540, TP 2580
 Boleh buy di level 2530-2540
 Resistance di 2580 & support di 2460
 Waspadai jika tembus di 2460
 Batasi resiko di 2450

TINS: Trading Buy
 Close 840, TP 855
 Boleh buy di level  830-840
 Resistance di 855 & support di 825
 Waspadai jika tembus di 825
 Batasi resiko di 715

KAEF : Trading Buy
 Close 1220, TP 1250
 Boleh buy di level  1210-1220
 Resistance di 1250 & support di 1200
 Waspadai jika tembus di 1200
 Batasi resiko di 1190

GGRM:  Trading Buy
 Close 68800, TP 70125
 Boleh buy di level  68700-68800
 Resistance di 70125 & support di 67675
 Waspadai jika tembus di 67675
 Batasi resiko di 67600

GIAA:  Trading Buy
 Close 482, TP 505
 Boleh buy di level  480-482
 Resistance di 505 & support di 462
 Waspadai jika tembus di 462
 Batasi resiko di 460

ACES:  Trading Buy
 Close 1025, TP 1045
 Boleh buy di level  1015-1025
 Resistance di 1045 & support di 995
 Waspadai jika tembus di 995
 Batasi resiko di 985

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
NIKL, BEST, MLPL, INAF, PGAS, BCIP, GJTL, PPRO, BHIT, LSIP, LPCK

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 28-Jul-16
 Crude Oil-(barel) US$41.85  (-0.07)
 Gold-(troy oz) US$1,340.79  (0.84)
 Nickel-(ton) US$10,355.00  (5.00)
 Tin-(ton) US$17,700.00  (25.00)
 Coal (Newc)/ton US$61.20  (-1.20)
 CPO Mal/ton* MYR2,362.00 (25.50)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,098.00 (-39.00)
*running

Agenda hari ini  - Jumat, 29 Juli 2016
Dividend
·   ISSP, cash dividend 5.00, cum 28 Jul-16, ex 29 Jul-16

Economic Calendar:
• data National CPI Jepang bulan Juni 2016 dan Tokyo Core CPI bulan Juli
• data Retail Sales Jepang bulan Juni 2016
• pengumuman suku bunga bulan Juli 2016 dan kebijakan moneter BoJ
• konperensi pers BoJ yang dihadiri gubernur Haruhiko Kuroda
• data CPI Flash Estimate kawasan Euro bulan Juli 2016
• data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 2 tahun 2016
• data Advance GDP AS kwartal ke 2 tahun 2016
• indeks kepercayaan konsumen AS bulan Juli 2016 (Final).


VAS
HEADLINE NEWS

PT. Telkomsel, anak usaha Telekomunikasi Indonesia (TLKM), segera membangun 40 base transceiver station (BTS) di daerah pedesaan, industri terpencil, serta bahari yang dikenal dengan Proyek Merah Putih, agar kawasan-kawasan tersebut mendapatkan layanan telekomunikasi yang baik. BTS tersebut  tersebar di berbagai wilayah Indonesia, terutama Indonesia bagian timur. Sebanyak 4 BTS berlokasi di Sumatera, 5 BTS di Nusa Tenggara Barat (NTB), 12 BTS di Nusa Tenggara Timur (NTT), 3 BTS di Sulawesi, 6 BTS di Maluku, dan 10 BTS di Papua. Dengan demikian secara akumulatif, proyek yang berjalan sejak 2008 ini telah berhasil membangun sekitar 400 BTS. Sebanyak 40 BTS baru ini diharapkan mampu melayani kebutuhan komunikasi sekitar 100.000 warga masyarakat di kawasan tersebut yang sebelumnya kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi

PT Semen Padang, anak usaha Semen Indonesia (SMGR), dan Bukit Asam (PTBA) menyepakati kerja sama bongkar muat barang di dermaga Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat. PT Semen Padang membutuhkan dermaga alternatif untuk bongkar muat komoditas yang berhubungan dengan kelancaran produksi. Melalui kerja sama ini kapal-kapal yang membawa barang curah milik PT Semen Padang bisa lebih cepat sandar, sehingga proses pembongkarannya dapat dipercepat dan biayanya menjadi lebih murah. Kerja sama ini bisa dikembangkan lebih luas, tidak hanya dalam bentuk jasa bongkar muat tapi juga dalam pasokan batu bara ke PT Semen Padang. Selama ini pasokan batu bara ke Semen Padang dilayani anak perusahaan Bukit Asam. PTBA menyatakan siap memasok produk dari Tanjung Enim ke PT Semen Padang dan berkompetisi dengan pemasok lain.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) telah membangun dan mengoperasikan pipa gas bumi lebih dari 7.100 km atau setara 76% pipa gas bumi di seluruh Indonesia. Pipa-pipa gas yang dibangun PGN tersebut saat ini telah memasok gas bumi ke lebih dari 107.690 rumah tangga pelanggan, 1.857 usaha kecil, mal, restoran, hotel, rumah sakit serta 1.529 industri skala besar dan pembangkit listrik.

United Tractors (UNTR) masih tertekan pelemahan harga komoditas sehingga laba bersih turun 45,59% menjadi Rp 1,85 triliun pada semester I-2016. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan penjualan dan margin, serta adanya kerugian nilai tukar mata uang asing. Pendapatan bersih konsolidasi mengalami penurunan 10% YoY menjadi Rp 22,6 triliun pada semester I-2016. Penjualan alat berat Komatsu mengalami penurunan sebesar 25% YoY menjadi 1.036 unit. Pendapatan bersih dari segmen usaha mesin konstruksi membukukan penurunan 6% YoY menjadi Rp 6,9 triliun. Sementara itu, lini kontraktor pertambangan membukukan penurunan pendapatan bersih hingga 22% YoY menjadi Rp 11,6 triliun. Volume produksi Pama juga turun 4% YoY menjadi 49,8 juta ton dengan overburden juga turun 9% YoY menjadi 339,2 juta bcm.

PP Properti (PPRO) menargetkan akuisisi lahan di tiga lokasi seluas 22 ha selesai pada kuartal III-2016. Perseroan akan segera mengembangkan proyek baru di lahan yang baru diakuisisi. PPRO mengincar lahan di Surabaya dan Depok dengan luas masing-masing 5.300 m2 dan 5.000 m2. Perseroan juga siap akuisisi lahan seluas 21 ha di Bandung senilai Rp 500 miliar. Nilai akuisisi lahan di Surabaya mencapai Rp 290 miliar.

Mayora Indah (MYOR) mengalami penurunan tipis laba bersih hingga Juni 2016 menjadi Rp 591,24 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 593,61 miliar. Penjualan bersih naik cukup signifikan dari Rp 7,54 triliun menjadi Rp 9,27 triliun pada 1H16. Beban lain-lain bersih naik dari Rp 86,69 miliar menjadi Rp 324,28 miliar pada 1H16. Namun hal tersebut diimbangi oleh turunnya beban pajak menjadi Rp 185,31 miliar pada 1H16 dari Rp 236,14 miliar pada 1H15.

Sido Muncul (SIDO) membukukan pertumbuhan laba 7,7% YoY hingga Juni 2016 menjadi Rp 265,15 miliar. Penjualan naik menjadi Rp 1,29 triliun pada semester I-2016 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,14 triliun.

Turunnya produksi dan penjualan CPO menekan kinerja Sampoerna Agro (SGRO) sepanjang semester I-2016. Penjualan perseroan turun 18,31% YoY menjadi Rp 1,07 triliun dengan rugi bersih Rp 84,21 miliar. Pada semester I-2015, SGRO masih membukukan laba bersih Rp 98,48 miliar. Pada semester I-2016, Produksi CPO perseroan turun 37% YoY menjadi 98.728 ton, inti sawit turun 42% YoY menjadi 20.896 ton. Kontribusi penjualan CPO sebagai penyumbang pendapatan terbesar tercatat turun 20,37% YoY menjadi Rp 865,98 miliar.

Bank Permata (BNLI) membukukan CAR per akhir semester I-2016 mencapai 18,6% terutama didukung oleh rights issue senilai Rp 5,5 triliun.

Acset Indonusa (ACST) membukukan kontrak baru senilai Rp2,4 triliun pada semester I/2016, atau sekitar 68% dari target kontrak baru senilai Rp3,5 triliun sepanjang 2016. Kontrak baru di segmen struktur mencapai 94,6% dan segmen pondasi 5,4%. Sepanjang semester pertama tahun ini, perseroan memperoleh sejumlah kontrak dari properti Indonesia 1, Millenium Centennial Center, Apartemen di Jalan Borobudur, Kino Office Tower, Apartemen Rajawali Royal, dan Pesona Depok Square. Sementara itu, perseroan membukukan pendapatan bersih senilai Rp943,7 miliar pada 1H16, meningkat 70,9% YoY. Dari pertumbuhan pendapatan tersebut, perseroan membukukan laba bersih Rp32,84 miliar pada 1H16, meningkat signifikan dari Rp5,23 miliar pada 1H15.

Semen Baturaja (SMBR) membukukan laba bersih dengan nilai paling rendah dalam lima tahun terakhir, yakni Rp102,5 miliar pada 1H16. Dari sisi pendapatan, perseroan membukukan pendapatan Rp651,92 miliar, meningkat 2,62% YoY. Sementara itu, perseroan membukukan volume penjualan semen 693.193 ton sepanjang Januari-Juni 2016, meningkat 4% YoY.

Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp905 miliar sepanjang triwulan II tahun ini, meningkat 56,3% YoY. Faktor penyumbang laba tersebut adalah naiknya pendapatan bunga bersih sebesar 25,9% YoY dan pendapatan berbasis komisi sebesar 8,4% YoY.

Bank Permata (BNLI) masih membukukan kerugian senilai Rp836 miliar pada 1H16 yang disebabkan oleh meningkatnya beban pencadangan sebesar 248%. Rasio gross NPL perseroan berada pada level 4,6% yang didorong oleh penurunan kualitas kredit di rekening pinjaman komersial di berbagai sektor industri.

Bank Maybank Indonesia (BNII) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 121,2% menjadi Rp858 miliar hingga semester I/2016. Pencapaian ini didukung oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih, pendapatan non bunga, biaya operasioanl yang terjaga dengan baik, dan pencapaian kinerja perbankan syariah. Dari segi kredit, perseroan membukukan pertumbuhan kredit 8,3% YoY menjadi Rp117,5 trilun pada Juni 2016.

Bank Panin (PNBN) membukukan pertumbuhan laba bersih pada 1H16 sebesar 5% menjadi Rp1,15 triliun. Pendapatan bunga perseroan meningkat 4,14% menjadi Rp8,6 triliun. Sementara NPL mengalami kenaikan 10 bps menjadi 0,51% dibandingkan akhir tahun lalu. 

Bank Negara Indonesia (BBNI) bekerja sama dengan perusahaan teknologi berbasis aplikasi Go-Jek untuk memperluas layanan isi ulang saldo fitur pembayaran digital atau dompet virtual GO-PAY. Kerja sama ini akan meningkatkan pelayanan GO-JEK kepada para pelanggannya, karena pilihan isi ulang saldo GO-PAY menjadi lebih beragam dengan berbagai kemudahan yang disediakan oleh fasilitas electronic banking dari BNI. BNI bekerja sama dengan GO-JEK untuk memberikan solusi keuangan melalui layanan digital dalam mengisi ulang GO-PAY melalui e-channel BNI baik ATM, SMS Banking, maupun Internet Banking.

Bank Danamon Indonesia (BDMN) optimis unit usaha syariahnya mampu menjaga rasio pembiayaan bermasalah sebesar 1% sepanjang tahun 2016. Non-performing financing (NPF) selama semester I 2016 yang dibukukan unit usaha syariah (UUS) sebesar 1,5%. Perseroan mengharapkan NPF pada semester II 2016 bisa lebih kecil lagi. Perseroan ingin mempertahankan NPF di level 1%. Pada semester I 2016 pembiayaan syariah tumbuh 6,9% menjadi Rp 3,3 triliun YoY. UUS Bank Danamon terus mengandalkan segmen usaha kecil dan menengah (UKM) serta koperasi untuk menyokong kinerja pembiayaannya. Pada akhir tahun 2016 perseroan optimis bisa membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 10%.

China Construction Bank Corporation (CCB) menjadi pemegang saham terbesar Bank WIndu Kentjana Internasional (MCOR) setelah PUT IV dilaksanakan. Setelah dilakukannya PUT IV pemegang saham pengendali berubah dari sebelumnya Johny Wiriatmadja. CCB menguasai 51% atau 8.481.942.596 saham MCOR. Sementara Johny yang sebelumnya menguasai 58,51% kini tersisa 28,60%, sedangkan pemegang saham lain yaitu PT Blue Cross Indonesia menjadi 3,40% dan publik 17,00%. CCB merupakan salah satu bank komersial terbesar di Cina, dimana CCB tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham lama Johny Wiriatmadja.

Hanson International (MYRX) siap menggandeng perusahaan pengembang asal Malaysia untuk mengembangkan lahan miliki perseroan seluas 1.000 ha di Maja, Banten. Perseroan akan menandatangani nota kesepahaman pembentukan kerja sama operasi (KSO) pada Agustus 2016. Cadangan lahan perseroan di Maja cukup untuk dikembangkan dalam jangka panjang. Per Juni 2016 total lahan yang belum dikembangkan milik Hanson mencapai 2.410 ha. Sejak tahun 2014 Hanson membentuk KSO dengan Ciputra Development (CTRA) dengan nama KSO Citra Maja Raya mencapai 2.000 ha. Perseroan optimis prospek Maja akan menjanjikan, karena pemerintah juga fokus menjadikan kawasan ini sebagai kota baru. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat akan membangun jalan akses dari Pamulang menuju Rangkasbitung sepanjang 58,35 km.

Astra International (ASII) membukukan penurunan laba bersih per Juni 2016 sebesar 11,62% YoY menjadi Rp 7,11 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 8,05 triliun. Pendapatan bersih turun menjadi Rp 88,20 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 92,50 triliun.

United Tractors (UNTR) membukukan penurunan laba bersih per Juni 2016 menjadi Rp 1,85 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 3,40 triliun. Pendapatan bersih turun menjadi Rp 22,56 triliun dari sebelumnya Rp 24,95 triliun.

Vale Indonesia (INCO) mencatat penurunan pendapatan per Juni 2016 menjadi USD 246,84 juta dibandingkan sebelumnya USD 409,65 juta. Rugi periode berjalan tercatat USD 20,04 juta dari sebelumnya membukukan laba periode berjalan USD 41,84 juta.

Maybank Indonesia (BNII) mencatakan kenaikan laba bersih per Juni 2016 menjadi Rp 858,43 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 388,16 miliar. Pendapatan bunga dan syariah naik menjadi Rp 7,34 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 6,78 triliun.

Buana Finance (BBLD) meraih pendapatan per Juni 2016 sebesar Rp 238,52 miliar atau turun dibandingkan sebelumnya Rp 283,86 miliar. Laba periode berjalan turun menjadi Rp 32,72 miliar dari sebelumnya Rp 42,00 miliar.

Binakarya Jaya Abadi (BIKA) mencatatkan pendapatan per Juni 2016 sebesar Rp 321,01 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 540,49 miliar. Rugi tahun berjalan sebesar Rp 91,21 miliar dari sebelumnya meraih laba tahun berjalan sebesar Rp 59,14 miliar.

Panin Sekuritas (PANS) mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar Rp 290,79 miliar per Juni 2016 dibandingkan sebelumnya Rp 179,02 miliar. Laba bersih mencapai Rp 143,09 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 10,63 miliar.

Bank Victoria International (BVIC) mencatat pendapatan bunga dan syariah sebesar Rp 1,06 triliun per Juni 2016 dibandingkan sebelumnya Rp 1,05 triliun. Laba bersih turun menjadi Rp 2,76 miliar sebelumnya Rp 84,47 miliar.

Dharma Samudera Fishing (DSFI) mencatat penjualan sebesar Rp 301,95 miliar per Juni 2016 dibandingkan sebelumnya Rp 294,54 miliar. Laba bersih turun menjadi Rp 5,24 miliar dari sebelumnya Rp 8,00 miliar.

Pyridam Firma (PYFA) mencatat penjualan bersih Rp 113,45 miliar per Juni 2016 dibandingkan sebelumnya Rp 109,37 miliar. Laba bersih naik menjadi Rp 2,65 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 1,35 miliar.

Pelayaran Nelly Dwi Putri (NELY) mencatatkan penurunan pendapatan menjadi Rp 73,02 miliar per Juni 2016 dibandingkan sebelumnya Rp 97,88 miliar. Laba bersih turun menjadi Rp 4,79 miliar sebelumnya Rp 12,56 miliar.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured