Everyone Can Trade

JustForex

Selasa, 26 Juli 2016

View Market IHSG 26Juli16

Prediksi IHSG;
Sentimen dari eksternal, keputusan Brexit mulai menunjukkan dampak bagi perekonomian Inggris setelah data menunjukkan aktivitas bisnis negara tersebut turun tajam. Dari Jepang, tingkat ekspor negara ini untuk tingkat tahunan turun sebesar 7,4% sedangkan tingkat volume ekspor naik 2,9% di bulan Juni. dari setahun lalu. Kenaikan volume ekspor merupakan kenaikan pertama dalam 4 bulan terakhir. Neraca perdagangan Jepang mencatatkan surplus sebesar 692.8 milyar yen. Sentimen lainnya, dampak Brexit menyebabkan bank sentral dunia menjanjikan akan melakukan stimulus baru guna mengeliminir risiko negatif Brexit. Bank of Japan pada pertemuan kebijakan pekan ini kabarnya akan meningkatkan program stimulus. Sementara itu, the Fed juga bersiap menggelar pertemuan. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada Kamis.
Sentimen dari dalam negeri, masih berkenaan tax amnesty, deklarasi modal wajib pajak yang ikut program amnesti pajak sudah mencapai Rp400 miliar. Surat Pernyataan Harta (SPH) yang sudah masuk ke Direktorat Jenderal Pajak dalam rangka program pengampunan pajak sudah mencapai lebih dari 20 berkas. Program kebijakan amnesti pajak yang telah dicanangkan Pemerintah, telah memberikan optimistis bagi pelaku pasar.
Sedangkan sentimen dari pasar Asia, pasar saham dalam negeri akan dibayangi potensi melemahnya indeks saham utama Asia, hal ini bisa menjadi pemicu tekanan bagi IHSG ke teritorial negatif.hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 5203/5186/5174
Resistance Level : 5233/5245/5262
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ASII: Trading Buy
 Close 7500, TP 7725
 Boleh buy di level 7375-7500
 Resistance di 7725 & support di 7375
 Waspadai jika tembus di 7375
 Batasi resiko di 7325

KLBF: Trading Buy
 Close 1665, TP 1690
 Boleh buy di level  1655-1665
 Resistance di 1690 & support di 1615
 Waspadai jika tembus di 1615
 Batasi resiko di 1605

INDF : Trading Buy
 Close 7400, TP 7625
 Boleh buy di level  7325-7400
 Resistance di 7625 & support di 7325
 Waspadai jika tembus di 7325
 Batasi resiko di 7275

BJBR:  Trading Buy
 Close 1230, TP 1255
 Boleh buy di level  1220-1230
 Resistance di 1255 & support di 1195
 Waspadai jika tembus di 1195
 Batasi resiko di 1185

ITMG:  Trading Buy
 Close 12000, TP 12200
 Boleh buy di level  11900-12000
 Resistance di 12200 & support di 11625
 Waspadai jika tembus di 11625
 Batasi resiko di 11550

HRUM:  Trading Buy
 Close 1245, TP 1300
 Boleh buy di level  1235-1245
 Resistance di 1300 & support di 1170
 Waspadai jika tembus di 1170
 Batasi resiko di 1150

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
DSFI, RALS, PTBA, ISAT, AKRA, TLKM, PTPP, ICBP, BBTN, DOID, JPFA, ROTI, BBNI, ADHI, BMRI

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 25-Jul-16
 Crude Oil-(barel) US$43.85  (-0.34)
 Gold-(troy oz) US$1,315.34  (-7.11)
 Nickel-(ton) US$10,410.00  (-350.00)
 Tin-(ton) US$17,750.00  (-100.00)
 Coal (Newc)/ton US$60.85  (-1.55)
 CPO Mal/ton* MYR2,368.50 (-19.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,141.50 (46.50)
*running

Agenda hari ini  - Selasa, 26 Juli 2016
Economic Calendar:
• data kredit pembelian rumah di Inggris bulan Juni 2016
• indeks harga perumahan AS versi Standard & Poor
• indeks kepercayaan konsumen AS bulan Juli 2016
• data New Home Sales AS bulan Juni 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Adhi Karya Tbk (ADHI) berharap dapat membukukan kontrak baru dari proyek Light Rail Transit (LRT) sebesar Rp15 triliun pada kuartal ketiga 2016. Nilai kontrak LRT di Jabodetabek secara keseluruhan mencapai Rp30 triliun namun pembukuannya dibagi dua tahap. Proyek LRT menjadi pembangunan utama perusahaan tahun ini. Apabila kontrak itu jadi dibukukan jumlah kontrak baru perushaaan bertambah cukup signifikan.

Bank Mandiri Tbk (BMRI) menymapikan bahwa realisasi penyaluran kredit pada sektor infrastruktur telah mencapai Rp50 triliun dari plafon yang ditetapkan sebesar Rp90 triliun. Kredit infrastruktur itu salah satunya untuk perluasan pelabuhan Belawan, Makassar Newport dan Kuala Tanjung, Bandar Udara terminal III Ultimate Soekarno-Hatta, dan beberapa ruas jalan tol. Porsi penyaluran sektor infrastruktur itu tergolong besar yakni mencapai sekitar 15 persen dari total penyaluran kredit tahun ini.

Garuda Metalindo (BOLT) mengalami pertumbuhan laba bersih sebesar 47,09% per Juni 2016 menjadi Rp72,47 miliar dibandingkan dengan laba bersih periode sama tahun 2015 yang Rp49,26 miliar. Penjualan meningkat menjadi Rp444,95 miliar dibandingkan penjualan di Juni 2015 yang Rp417,88 miliar.

Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) membukukan penurunan laba bersih sebesar 9,25% hingga periode 30 Juni 2016 menjadi Rp804,03 miliar dibandingkan periode hingga 30 Juni 2015 yang meraih laba Rp886,00 miliar. Pendapatan bunga dan syariah bersih naik menjadi Rp5,76 triliun dibandingkan pendapatan di periode Juni 2015 yang Rp5,67 triliun.

Dua anak perusahaan PT WIntermar Offshore (WINS) melakukan transaksi dimana PT Wintermar memberikan jaminan berupa guarantee pada 21 Juli 2016 untuk kepentingan Wintermar Sdn Bhd. Jaminan itu diperlukan guna pemenuhan kewajiban pembayaran kredit kepada Baiduri Bank Berhad (BBB). Wintermar Bhd telah menandatangani Facility Agreement dengan BBB pada 21 Juli 2016. Nilai guarantee adalah sebesar US$3.300.000 sebagaimana disyaratkan sebagai nilai jaminan atas pinjaman Wintermar Sdn Bhd dari BBB.

Bank Tabungan Negara (BBTN) membukukan kenaikan laba bersih di semester I 2016 sebesar 25,40% YoY menjadi Rp 1,04 triliun dari sebelumnya Rp 850 miliar. Pendapatan operasional BTN terdiri dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp 3,69 triliun, tumbuh 15,71% YoY dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp 584 miliar, tumbuh 12,56% YoY. Perseroan menguasai 31% pangsa pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Kredit yang disalurkan BTN pada semester I 2016, tumbuh 18,39% menjadi sebesar Rp 149,31 triliun dari Rp 126,12 triliun. Pertumbuhan kredit ini didukung oleh penyaluran kredit ke sektor perumahan sebesar Rp 135,74 triliun, tumbuh 20,23% dari tahun sebelumnya Rp 112,91 triliun. Sementara kredit non perumahan sebesar Rp 13,57 triliun atau tumbuh 2,64% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 13,22 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 17,29% menjadi Rp 134,55 triliun dari sebelumnya Rp 114,74 triliun. Aset meningkat menjadi Rp 189,51 triliun atau tumbuh 21,52% dari posisi Aset tahun lalu yang sebesar Rp 155,95 triliun. Rasio kredit bermasalah (NPL) BTN turun dari 4,70% pada tahun 2015 menjadi 3,41% pada tahun 2016. Pada semester I 2016 rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 22,07%.

Bank Mandiri (BMRI) menyalurkan kredit senilai Rp 875 miliar kepada PT Palapa Ring Barat selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) Proyek Jaringan Tulang Punggung Serat Optik Nasional Palapa Ring Paket Barat yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo). Rencananya kredit investasi berjangka waktu 8 tahun dengan masa tenggang 2 tahun tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan jaringan fiber optik di 5 kota/kabupaten di Kepulauan Riau. Di samping fasilitas kredit investasi, Bank Mandiri juga memberikan fasilitas non cash loan dalam bentuk plafond LC/SKBDN, bank garansi, standby LC dan treasury line untuk keperluan pengadaan material dan peralatan serta jaminan pelaksanaan proyek. Proyek Palapa Ring Paket Barat merupakan Proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang mendapat penjaminan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Bank Negara Indonesia (BBNI) menyakini produk-produk yang ditawarkan dapat menarik peserta tax amnesty. Perseroan mengklaim produk-produk yang diputuskan Kementerian Keuangan tersebut ada di BNI. BNI sendiri telah menyiapkan 1.800 kantor cabang di seluruh Indonesia dan 6 kantor cabang di luar negeri yang disiapkan untuk menampung dana repatriasi.

Waskita Karya (WSKT) menargetkan tambahan modal sekitar Rp 5 triliun dari divestasi 40% saham anak usaha yang bergerak di bisnis tol, yakni PT Waskita Toll Road (WTR). WSKT akan melepas 40% saham WTR ke investor strategis tanpa melalui penawaran umum di Bursa Efek Indonesia. Saat ini Waskita Karya masih menyeleksi calon investor yang tertarik mengakuisisi saham Waskita Toll Road. Proses divestasi diharapkan selesai pada kuartal III atau selambatnya tuntas di kuartal IV 2016. Saat ini ekuitas perseroan telah ditambah menjadi sekitar Rp 8 triliun. WSKT memerlukan modal hingga Rp 20 triliun untuk menggarap konsesi tol, baik melalui anak usaha maupun cucu usaha. Penambahan modal akan dilakukan secara bertahap hingga 2018. Saat ini panjang konsesi tol yang dimiliki WSKT  mencapai 930 kilometer,  berkat tambahan konsesi dari ruas tol Trans Sumatra. Sebelumnya secara konsolidasi WSKT memiliki 15 konsesi tol sepanjang 792 kilometer.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan telah mendapatkan seluruh izin pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang panjangnya 142 km. PT KCIC adalah perusahaan patungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan China Railway International Co. Ltd. yang hasilnya.  PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) merupakan perusahaan gabungan antara Jasa Marga (JSMR), PT Kereta Api Indonesia, Wijaya Karya (WIKA) dan PTPN VIII. Untuk pembebasan lahannya sudah mencapai 60%. Dengan adanya izin pembangunan diharapkan pihak KCIC dapat mempercepat pembangunan.

United Tractors (UNTR) mendirikan anak usaha baru di Singapura dengan nama Unitra Power Pte. Ltd. (Unitra) yang merupakan perusahaan investasi (holding company). Tujuan pendirian Unitra adalah sebagai bentuk ekspansi dan diversifikasi seluruh kegiatan usaha grup perseroan. UNTR mengeluarkan dana sebesar SGD 20 ribu dolar Singapura untuk mendirikan anak usaha tersebut.

Energi Mega Persada (ENRG) masih berupaya menurunkan beban utangnya di tahun 2016. Pada tahun 2015, perseroan telah memangkas utang sekitar USD 100 juta. Beban utang yang ingin dipangkas secepatnya adalah utang dengan bunga tinggi. Salah satunya adalah utang jangka pendek dari PST Finance Limited senilai USD 60,27 juta yang memiliki tingkat bunga LIBOR +20%. Namun sampai saat ini ENRG belum memastikan skema refinancing utang tersebut. Perseroan masih mencari komitmen pendanaan dari perbankan. Saat ini rata-rata beban bunga perseroan sudah menurun di kisaran 5%-6% per tahun. Perseroan masih melakukan penjajakan akan mencari pinjaman baru dengan bunga lebih murah atau langsung dilunasi. Dengan pemangkasan beban utang, ENRG berharap bisa membukukan EBITDA sebesar USD 230 juta. Pada September 2016, ENRG memiliki utang jatuh tempo senilai USD 132,76 juta dengan bunga LIBOR +6%. Selain itu pada Juni 2017, ada pinjaman jangka panjang capex carry loan dari Mitsubishi dan Japex yang akan jatuh tempo.

Energi Mega Persada (ENRG) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2016 sebesar USD 72 juta. Sementara belanja operasional (opex) disiapkan sebesar USD 267 juta. Kebutuhan belanja itu dipenuhi dari kas internal perseroan. Saat ini perseroan sudah membelanjakan 40% dari anggaran tersebut. Sebagian besar digunakan untuk pengembangan blok Kangean dan ONWJ. Perseroan juga masih mengembangkan Blok Bentu. Saat ini produksi di Blok Bentu masih stabil sekitar 51,3 juta kaki kubik gas per hari (mmbtu).

Lautan Luas (LTLS) berencana melakukan penggabungan 3 anak perusahaan, yaitu PT Metabisulphite Nusantara (META) di Kabupaten Gresik, PT White Oil Nusantara (WON) di Kabupaten Gresik, dan PT Dunia Kimia Jaya (DKJ) di Bekasi. Nantinya META dan WON akan dilikuidasi dan melebur ke dalam DKJ. Dengan penggabungan META dan WON ke dalam DKJ, maka tanpa perlu sebelumnya dilakukan likuidasi META dan WON akan gugur demi hukum. Sedangkan DKJ tetap berdiri dan menjalankan usaha DKJ, META, dan WON

Yulie Sekurindo (YULE) menderita rugi sebesar Rp 525,74 juta per Juni 2016 dari sebelumnya membukukan laba Rp 420,95 juta. Pendapatan usaha naik menjadi Rp 530,05 juta dibandingkan sebelumnya Rp 329,26 miliar.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured