Everyone Can Trade

JustForex

Senin, 25 Juli 2016

View Market IHSG 25Juli16

Prediksi IHSG;
Tax amnesty masih akan menjadi katalis bagi pasar saham Indonesia ke depan.  Pemerintah mengklaim total pelaporan aset program pengampunan pajak hingga hari ketiga mencapai Rp 100 miliar.  Pemerintah pun memperkirakan akan lebih banyak yang melaporkan asetnya.
Sentimen positif domestik lain adalah Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja modal akhir Juni 2016 mencapai Rp 44 triliun atau lebih tinggi dari realisasi Juni 2015 yang sebesar Rp 26,9 triliun.  Penyerapan belanja modal itu didukung oleh percepatan belanja di Kementerian PU-Pera dan Kementerian Perhubungan, terkait dengan infrastruktur.
Dari eksternal, pasar akan mencermati perkembangan pemilihan presiden di Amerika Serikat.  Dua calon dari partai Demokrat dan partai Republik, yaitu Hillary Clinton dan Donald Trump akan menjadi fokus berikutnya.  Tidak saja terkait dengan kebijakan ekonomi AS ke depan, tetapi juga kebijakan politik dan hubungan multilateral dengan negara-negara lain.  Hal itu akan mentranslasikan prospek ekonomi global dan penciptaan kondisi keamanan dunia.

Perspektif tenikal
Support Level : 5179/5162/5143
Resistance Level : 5215/5233/5251
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

BMRI: Trading Buy
 Close 9925, TP 10100
 Boleh buy di level 9875-9925
 Resistance di 10100 & support di 9825
 Waspadai jika tembus di 9825
 Batasi resiko di 9875

PGAS: Trading Buy
 Close 2970, TP 3020
 Boleh buy di level  2960-2970
 Resistance di 3020 & support di 2870
 Waspadai jika tembus di 2870
 Batasi resiko di 2850

ICBP : Trading Buy
 Close 17375, TP 17550
 Boleh buy di level  17300-17375
 Resistance di 17550 & support di 17300
 Waspadai jika tembus di 17300
 Batasi resiko di 17200

ANTM:  Trading Buy
 Close 810, TP 825
 Boleh buy di level  800-810
 Resistance di 825 & support di 800
 Waspadai jika tembus di 800
 Batasi resiko di 790

ASRI:  Trading Buy
 Close 515, TP 535
 Boleh buy di level  505-515
 Resistance di 535 & support di 500
 Waspadai jika tembus di 500
 Batasi resiko di 495

MPPA:  Trading Buy
 Close 1775, TP 1805
 Boleh buy di level  1765-1775
 Resistance di 1805 & support di 1725
 Waspadai jika tembus di 1725
 Batasi resiko di 1615

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
RALS, BNGA, MYRX, ADRO, WTON, PTPP, BBTN, BBCA.

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 22-Jul-16
 Crude Oil-(barel) US$44.69  (-0.06)
 Gold-(troy oz) US$1,325.50  (-5.71)
 Nickel-(ton) US$10,760.00  (180.00)
 Tin-(ton) US$17,850.00  (35.00)
 Coal (Newc)/ton US$60.95  (-1.45)
 CPO Mal/ton* MYR2,387.50 (19.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,094.50 (-4.50)
*running

Agenda pekan ini  - 25 – 28 Juli 2016
RUPSLB
·   MYRX - RUPST/LB - 28-Jul-16

Economic Calendar:
Senin, 25 Juli 2016:
·   data neraca perdagangan Jepang bulan Juni 2016
·   indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Juli 2016

Selasa, 26 Juli 2016:
·   data kredit pembelian rumah di Inggris bulan Juni 2016
·   indeks harga perumahan AS versi Standard & Poor
·   indeks kepercayaan konsumen AS bulan Juli 2016
·   data New Home Sales AS bulan Juni 2016

Rabu, 27Juli 2016:
·   data M3 Money Supply kawasan Euro bulan Juni 2016
·   data Preliminary GDP Inggris kuartal II 2016
·   data Durable Goods Orders AS bulan Juni 2016
·   data Pending Home Sales AS bulan Juni 2016
·   data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 22 Juli 2016

Kamis, 28 Juli 2016:
·   pengumuman suku bunga The Fed bulan Juli 2016 dan statement FOMC
·   indeks harga perumahan di Inggris versi Nationwide bulan Juli 2016
·   data jumlah pencari kerja di Jerman bulan Juli 2016
·   data Preliminary Consumer Price Index (CPI) Jerman bulan Juli 2016
·   data Jobless Claims AS per 22 Juli 2016

Jumat, 29 Juli 2016:
·   data National CPI Jepang bulan Juni 2016 dan Tokyo Core CPI bulan Juli 2016
·   data Retail Sales Jepang bulan Juni 2016
·   pengumuman suku bunga bulan Juli 2016 dan kebijakan moneter BoJ
·   konperensi pers BoJ yang dihadiri gubernur Haruhiko Kuroda
·   data CPI Flash Estimate kawasan Euro bulan Juli 2016
·   data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 2 tahun 2016
·   data Advance GDP AS kwartal ke 2 tahun 2016
·   indeks kepercayaan konsumen AS bulan Juli 2016 (Final).


VAS
HEADLINE NEWS

Energi Mega Persada (ENRG) berencana mendivestasi sebagian hak partisipanya di blok migas Bentu PSC di Riau dan blok BUZI EPCC di Mozambik, Afrika. Beberapa investor asal Afrika dan Eropa tertarik untuk membeli saham tersebut.

Agung Podomoro Land (APLN) mengembangkan Orchard Park hunian menengah atas berkonsep one stop green living berlokasi di Batam Center untuk memenuhi kebutuhan investor di kawasan ini. Dengan bergabungnya Indonesia ke dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), banyak pengembang properti yang membangun hunian di Batam. Mereka melihat Batam memiliki lokasi strategis sebagai gerbang dengan Singapura dan Malaysia.

Bukit Asam (PTBA) akan terus mengembangkan pembangkit listrik tenaga uap di mulut-mulut tambang batu bara guna meningkatkan pasokan energi dalam negeri. PTBA saat ini bekerja sama dengan PT PLN membangun beberapa PLTU di mulut tambang batu bara di wilayah Sumatera Selatan di antaranya PLTU mulut tambang batu bara Tanjung Enim dengan kapasitas terpasang 2 x 620 MW. Kemampuan kapasitas terpasang PLTU mulut tambang di wilayah operasional PT Bukit Asam Sumatera Selatan bisa mencapai 5.000 MW sesuai program pengembangan energi nasional.

Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat laba bersih per Juni 2016 sebesar Rp 4,37 triliun, naik 79,9% YoY. Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh kinerja fungsi intermediasi BNI yang solid dalam menyalurkan kredit, meski suku bunga kredit segmen kecil telah diturunkan secara selektif sejak awal April 2016 dan kondisi ekonomi nasional yang melambat. Pendapatan Bunga Bersih (NII) naik 11,7% YoY dari Rp 12,45 triliun menjadi Rp 13,91 triliun dan Pendapatan Non-Bunga naik 28,7% YoY dari Rp 3,44 triliun menjadi Rp 4,43 triliun. NII tumbuh berkat realisasi penyaluran kredit BNI hingga akhir Juni 2016 tumbuh sebesar 23,7% YoY dari Rp 288,72 triliun menjadi Rp 357,22 triliun.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyatakan tes orbit satelit BRI (BRISat) akan selesai pada periode antara akhir Juli dan pertengahan Agustus 2016. Setelah selesai menjalani tes orbit, BRISat akan segera diserahkan (hand over) oleh perusahaan penyedia satelit komersial Space Systems Loral (SSL) kepada BRI untuk dioperasikan sesuai kebutuhan pengembangan perbankan digital. BRIsat akan mengorbit di atas Papua, Indonesia. BRI berencana memberikan layanan perbankan secara digital.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan Rp 20 triliun. Rencananya penawaran umum berkelanjutan ini dilakukan dua tahap yaitu pertama pada semester II 2016 sebesar Rp 10 triliun dan pada tahun 2017 sebesar Rp 10 triliun. Tujuan dari penerbitan obligasi berkelanjutan adalah untuk melakukan reprofiling hutang, menyediakan pilihan investasi untuk perusahaan yang ingin menempatkan dananya, untuk memperbanyak pilihan investasi di pasar modal serta meningkatkan likuiditas yang ada di pasar. Obligasi ini ada tiga tenor yaitu 1 sampai 5 tahun. BRI juga akan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) sebesar Rp 5 triliun. Rencananya penerbitan MTN ini akan dilakukan pada kuartal IV 2016. Namun penerbitan MTN masih disesuaikan dengan kondisi pasar. BRI juga menyiapkan beberapa produk lain, seperti reksadana untuk menampung dana tax amnesty. Terkait ini BRI akan melakukan kerja sama dengan Bahana yang telah ditunjuk pemerintah untuk melakukan sinergi dengan BRI.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengklaim telah mencatatkan realisasi penerimaan dana dari tebusan tax amnesty. BBRI telah mencatatkan realisasi tebusan sebesar ratusan juta rupiah hingga 22 Juli 2016. Uang tebusan tax amnesty itu kebanyakan dari sektor korporasi dan UMKM. BRI menargetkan bisa menjaring dana dari program tax amnesty sebesar Rp 51 triliun. Target ini lebih tinggi dari target awal sebelum pemerintah melakukan sosialisasi yaitu sebesar Rp 50 triliun. Revisi target dana repatriasi ini dilakukan setelah melihat antuasiasme pengusaha yang mengikuti program pengampunan pajak di dua kota yaitu Surabaya dan Medan.

Bank Mandiri (BMRI) menyiapkan skema pembiayaan khusus, yaitu Mandiri eBiz financing, bagi 40 jaringan retailer PT. Mitra Maju Mapan (MMM) yang merupakan distributor Semen Gresik (SMGR). Dalam skema ini retailer Mitra Maju Mapan dapat memanfaatkan pembiayaan Bank Mandiri untuk membayar tagihan kepada distributor sesuai siklus penjualan, maupun untuk memenuhi kebutuhan modal kerja umum lainnya. Dengan demikian Mitra Maju Mapan sebagai distributor akan mendapatkan kepastian pembayaran yang lebih cepat, meningkatkan penjualan, serta mengurangi risiko penagihan.

Aplikasi kendaraan Grab dan Lippo Group bermitra dalam mengimplementasikan pembayaran dengan platform e-money di Indonesia. Platform terbaru ini akan diintegrasikan dengan aplikasi Grab sebagai opsi mobile wallet yang bisa digunakan oleh pengguna untuk membayar jasa Grab dan juga pembayaran di semua retail milik Lippo, hypermart, bioskop, cafe, toko dan e-commerce.

Mahaka Radio Integra (MARI) mencatatkan pertumbuhan laba bersih per Juni 2016 sebesar 49,3% YoY menjadi Rp 22,1 miliar dari Rp 14,8 miliar pada Juni 2015. Laba per saham naik dari Rp 28,22 menjadi Rp 42,08. Pendapatan MARI naik 18% menjadi Rp 55,03 miliar dari Rp 46,6 miliar pada semester I 2015. Pendapatan tersebut berasal dari program iklan sebesar Rp 37,35 miliar, naik dari Rp 31,43 miliar pada semester I 2015, iklan spot naik menjadi Rp 26,15 miliar dari Rp 22,75 miliar, dan iklan adlibs sebesar Rp 5,3 miliar atau turun dari Rp 5,4 miliar, pendapatan event off-air turun menjadi Rp 956 juta dari Rp 1,233 miliar. Namun pendapatan lain-lain naik dari Rp 601 juta pada semester I 2015 menjadi Rp 4,97 miliar.

Megapolitan Development (EMDE) menargetkan finalisasi pinjaman baru sebesar Rp 400 miliar bisa selesai pada akhir Juli 2016. Pinjaman baru akan menopang kebutuhan belanja modal perseroan tahun 2016 sebanyak Rp 500 miliar. Saat ini perseroan masih melakukan negosiasi dan detail perjanjian kredit dengan sejumlah bank. Belanja modal akan digunakan untuk membangun sejumlah proyek baru, antara lain Vivo Sentul dan Cinere Terrace. Saat ini proyek Vivo Sentul baru mencapai tahap fondasi, sedangkan Cinere Terrace dalam tahap pemancangan tiang. Proyek komersial itu diharapkan bisa memberikan kontribusi pendapatan sewa hingga 30% dalam 2 tahun ke depan. Tahun 2015 porsi pendapatan sewa mencapai 20% dari total pendapatan sebanyak Rp 325,31 miliar.

Selain berencana menggratiskan initial listing fee, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan menyederhanakan proses pengajuan pencatatan saham perdana (IPO) bagi perusahaan non-listed selama periode pemberlakuan kebijakan amnesti pajak. OJK juga tengah mengupayakan penyederhanaan proses penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) maupun Kontrak Pengelolaan Dana (KPD). Namun OJK tidak akan mengeluarkan aturan baru terkait dengan sejumlah usulan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan merelaksasi aturan crossing saham dan tender offer.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured