Everyone Can Trade

JustForex

Selasa, 14 Juni 2016

View Market IHSG 14Juni16

Prediksi IHSG;
Sebuah jejak yang dilakukan oleh lembaga riset Opinium menunjukkan kecenderungan masyarakat Inggris memilih keluar dari zona Uni Eropa atau Brexit. Sementara  harian Express UK mengabarkan jajak pendapat oleh Bruges Grup think tank menunjukkan, sikap meninggalkan Uni Eropa mendapatkan dukungan besar dan memberikan margin terbesar kemenangan bagi Brexit. Dampak Brexit ini, memicu kecemasan pasar akan nilai tukar poundsterling yang diperkirakan akan melemah tajam, jika diputuskan Brexit.  Pelemahan poundsterling dapat berimbas ke mata uang Rupiah, karena gejolak poundsterling akan mengapresiasi US dolar. Disamping sentimen Brexit, Investor juga menantikan sinyal dari The Fed dari hasil meeting FOMC tersebut tentang kebijakan atas suku bunga.  Sebelumnya Ketua Fed, Janet Yellen, menyatakan masih ada peluang kenaikan Fed rate tetapi tidak dipastikan waktunya.  Disisi lain, pasar menganggap Yellen gagal memberi sinyal kenaikan Fed rate, sehingga pasar berasumsi kenaikan Fed rate ditunda. Kendati sejumlah peristiwa besar dunia seperti pertemuan bank sentral AS dan referendum terkait keanggotaan Inggris di EU akan berdampak terhadap pasar global, hal ini pun bisa menjadi kecemasan pelaku pasar bursa saham Indonesia. Khawatir dengan sentimen ekternal tersebut, dapat memicu terjadinya tekanan jual di pasar yang mengakibatkan potensi kelanjutan pelemahan bagi IHSG pada hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 4797/4787/4766
Resistance Level : 4828/4848/4859
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

PTPP: Trading Buy
 Close 3820, TP 3860
 Boleh buy di level 3800-3820
 Resistance di 3860 & support di 3740
 Waspadai jika tembus di 3740
 Batasi resiko di 3730

WTON: Trading Buy
 Close 935, TP 950
 Boleh buy di level  925-935
 Resistance di 950 & support di 920
 Waspadai jika tembus di 920
 Batasi resiko di 900

KIJA : Trading Buy
 Close 288, TP 300
 Boleh buy di level  285-288
 Resistance di 300 & support di 278
 Waspadai jika tembus di 278
 Batasi resiko di 275

BBRI:  Trading Buy
 Close 10100, TP 10250
 Boleh buy di level  10000-10100
 Resistance di 10250 & support di 10000
 Waspadai jika tembus di 10000
 Batasi resiko di 9950

NIKL:  Trading Buy
 Close 318, TP 338
 Boleh buy di level  315-318
 Resistance di 338 & support di 292
 Waspadai jika tembus di 292
 Batasi resiko di 290

JPFA:  Trading Buy
 Close 1045, TP 1065
 Boleh buy di level  1035-1045
 Resistance di 1065 & support di 1005
 Waspadai jika tembus di 1005
 Batasi resiko di 995

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
WIKA, TLKM, CTRA, ADHI, CPIN, WSKT, GGRM, INAF, TELE, SCMA, ASII

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 13-Jun-16
 Crude Oil-(barel) US$48.48  (-0.59)
 Gold-(troy oz) US$1,284.16  (10.24)
 Nickel-(ton) US$8,925.00  (-10.00)
 Tin-(ton) US$17,100.00  (75.00)
 Coal (Newc)/ton US$53.00  (-9.40)
 CPO Mal/ton* MYR2,631.00 (-9.50)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,298.00 (4.00)
*running

Agenda hari ini  - Selasa, 14 Juni 2016
RUPSLB
• JKSW – RUPST
• UNVR - RUPST/LB
• DKFT - RUPST/LB
• MYTX - RUPST/LB

Dividend
• TPIA, cash dividend $0.0032, cum 13 Jun-16, ex 14 Jun-16
• ASSA, cash dividend 4.00, cum 13 Jun-16, ex 14 Jun-16
• DNET, cash dividend 2.00, cum 13 Jun-16, ex 14 Jun-16
• TOTO, cash dividend 70.00, cum 13 Jun-16, ex 14 Jun-16
• BISI, cash dividend 33.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16
• FAST, cash dividend 20.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16

Economic Calendar:
• data Consumer Price Index (CPI) dan PPI Inggris bulan Mei 2016
• data Industrial Production kawasan Euro bulan April 2016
• indeks NFIB Small Business di AS bulan Mei 2016
• data Retail Sales AS bulan Mei 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Cikarang Listrindo (POWR) Selasa ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan menjadi emiten ke 526 yang tercatat di bursa. Jumlah saham yang ditawarkan mencapai 1.608.716.000 dengan dana yang diraih Rp2.413.074.000.000 dengan harga penawaran Rp1500 dan harga nominal Rp200. Setelah IPO susunan kepemilikan saham perseroan yakni PT Udinda Wahanatama sebesar 32,73%, PT Brasali Industri Pratama 28,63%, PT Pentakencana Pakarperdana 28,63% dan masyarakat 10%.

United Tractors (UNTR) menargetkan penjualan kendaraan alat berat mencapai 2 ribu unit pada tahun ini. Sementara periode Januari-April 2016, perusahaan sudah berhasil menjual 689 unit. Target penjualan kendaraan alat berat tersebut nantinya akan difokuskan pada sektor konstruksi. Beberapa faktor yang diyakini akan mendorong penjualan, salah satunya faktor cuaca. Dimana ketika telah memasuki musim kemarau, diyakini penjualan akan meningkat. Namun, selama musim penghujan rata-rata alat berat tidak terpakai.

Rimau Multi Putra Pratama (CMPP) menargetkan penjualan konsolidasi pada 2016 sebesar Rp101,312 miliar dimana pendapatan itu terdiri dari target penjualan perdagangan batubara Rp81,812 miliar dan penjualan jasa angkut Rp19,50 miliar. Sedangkan laba operasi ditargetkan mencapai Rp14,569 miliar dan laba sebelum pajak ditargetkan Rp2,93 miliar.

Dinamika Raya Swarna menambah kepemilikan sahamnya di Cardig Aero Services (CASS) dimana saham itu dibeli dari pemegang saham CASS lain yakni PT Rizki Bukit Abadi. Pembelian dilakukan pada 31 Mei 2016 lalu sebanyak 171,57 jutalembar pada harga Rp1.010 per lembar atau total transaksi mencapai Rp173.29 miliar. Dengan penambahan itu, maka PT Dinamika Raya Swarna kini memiliki total 366.587.032 saham CASS atau yang mewakili 17,56% dari total saham CASS.

Astra Internasional (ASII) masih pesimistis bahwa penjualan kendaraan roda dua dan roda empat akan membaik pada sisa tahun berjalan 2016 mengingat masih melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik. Penjualan kendaraan baik roda dua maupun roda empat cenderung flat dalam lima bulan terakhir. Penjualan motor diperkirakan masih belum akan meningkat karena masyarakat lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Bank Mandiri (BMRI) memperluas jangkauan uang elektronik (e-money) milik perseroan agar dapat menjadi alat pembayaran non-tunai untuk tol ruas Cikopo-Palimanan (Cipali), ruas Kanci-Pejagan, dan ruas Pejagan-Brebes Timur efektif berlaku 13 Juni 2016. Perluasan e-money ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kemacetan pada jalur tol tersebut, karena tidak harus mengantre berulangkali untuk pembayaran tol.

Bank Negara Indonesia (BBNI) tengah mempersiapkan diri untuk proses pengaktifan sistem pembayaran melalui uang elektronik milik BNI TapCash di gerbang tol jalur-jalur utama mudik pada musim Lebaran tahun 2016. BNI berupaya untuk mempercepat layanan pembayaran uang elektronik di 5 ruas tol yaitu Tol Cikampek, Tol Purbaleunyi, Tol Cipali, Tol Palikanci, dan Tol Kanci Pejagan. Saat ini, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan uji coba integrasi sistem transaksi di Gerbang Tol Palimanan, Jawa Barat.

Jasa Marga (JSMR) menargetkan tingkat pemakaian atau penetrasi pembayaran transaksi tol elektronik (E-Toll) tahun ini mencapai 30%-40%. Badan Pengatur Jalan Tol resmi mengujicobakan sistem transaksi terintegrasi jalan tol mulai dari Jakarta-Cikampek hingga Palimanan-Brebes Timur. Integrasi itu terbagi menjadi 2 yakni klaster I meliputi Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Jasa Marga), Jalan Tol Cipularang (Jasa Marga), Jalan Tol Padaleunyi (Jasa Marga) serta Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Lintas Marga Sedaya). Sedangkan untuk integrasi Cluster II meliputi Jalan Tol Palimanan-Kanci (Jasa Marga), Jalan Tol Kanci-Pejagan (Semesta Marga Raya), dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang (Pejagan Pemalang Toll Road). Penggunaan transaksi E-toll di kedua klaster tersebut sudah dapat dilakukan oleh bank swasta dan umum nasional seperti bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Tabungan Negara (BBTN) dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

Jasa Marga (JSMR) siap melunasi obligasi seri Q tahun 2006 sebesar Rp 1 triliun yang akan jatuh tempo pada 6 Juli 2016. Perusahaan berencana melunasi obligasi tersebut menggunakan dana internal dan pinjaman. JSMR memiliki posisi kas sebesar Rp 3,4 triliun pada 31 Maret 2016. Obligasi tersebut memperoleh peringkat AA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Anak usaha Astra Otoparts (AUTO) yakni PT Velasto Indonesia (VIN) pada 9 Juni 2016 telah melakukan penjualan sebagian tanah seluas 20.000 m2 di Kabupaten Purwakarta kepada PT Bridgestone Astra Indonesia (BSAI) perusahaan terafiliasi. Lahan itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan fasilitas produksi berupa pabrik dan kantor. Nilai transaki afiliasi berdasarkan Penilaian Aset Nirboyo Aduputro, Dewi Apriyanti & Rekan senilai Rp 5.700.000.000. Nilai transaksi ini tidak cukup material karena kurang dari 20% ekuitas.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) membangun pipa distribusi gas bumi ruas Kalisogo-Waru, Jawa Timur sepanjang 30 kilometer. Proyek pipa gas Kalisogo-Waru dapat dimanfaatkan calon pelanggan, seperti industri pakan, food baverage, keramik, dan sejumlah industri lainnya di sekitar Sidoarjo, Jawa Timur. Selain proyek itu, PGAS juga sedang menyelesaikan pembangunan pipa distribusi gas rumah tangga di Surabaya sepanjang 167 km yang merupakan penugasan pemerintah kepada PGN. Nantinya dari proyek tersebut, gas bumi akan dialirkan ke 24.000 rumah tangga yang ada di Surabaya Tengah, Surabaya Timur, dan Surabaya Selatan.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) telah menyelesaikan dua proyek baru pembangunan pipa gas bumi. Pertama, proyek pipa gas di wilayah Jetis-Ploso, Mojokerto-Jombang sepanjang 27 km yang dapat memasok gas hingga 65 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Proyek kedua, ruas Kejayan-Purwosari di Pasuruan sepanjang 15 km dengan volume penyaluran 5 MMSCFD. Kedua proyek pipa gas bumi tersebut menambah panjang pipa gas bumi PGN di Jawa Timur yang sebelumnya sudah beroperasi di Surabaya sepanjang 493 km, di Sidoarjo 313 km, dan Pasuruan 189 km. Sementara di Sidoarjo, PGN menyalurkan gas bumi ke 5.218 pelanggan baik rumah tangga maupun ke industri.

Bumi Serpong Damai (BSDE) menyatakan sebagian besar dana untuk investasi di proyek tol Serpong-Balaraja akan diperoleh dari pinjaman sebesar Rp 4,2 triliun. Nilai proyek tol Serpong-Balaraja diperkirakan mencapai lebih dari Rp 6 triliun. Investasi tol mencapai Rp 5,17 triliun, sedangkan biaya pembebasan lahan mencapai Rp 1,75 triliun. Sedang  sisa kebutuhan dana akan dianggarkan perseroan dari modal yang disetor pemegang saham. Pembebasan lahan proyek sudah mencapai 80%. Trans Bumi Serbaraja sebagai BUJT akan segera memulai konstruksi seksi I sepanjang 10 km, dari total keseluruhan tol 30 km. Secara keseluruhan konstruksi tol ini ditargetkan rampung pada tahun 2018. BSDE telah memiliki 50% saham di Trans Bumi Serbaraja. Dengan adanya tol Serpong-Balaraja, maka akan mendorong harga lahan di sekitar tol. Harga lahan diperkirakan akan naik setidaknya 5%-6%.

Adaro Energy (ADRO) berencana menawarkan saham Adaro Power, anak usaha di bidang pembangkit listrik, guna mencapai target kapasitas hingga 20 ribu Megawatt (mw) hingga tahun 2030. Saat ini perseroan telah memiliki pembangkit listrik hingga 2.600 mw. Investasi yang diperlukan untuk membangun pembangkit listrik mencapai USD 1,5 juta – USD 2 juta setiap 1 mw. Sehingga total kebutuhan dana untuk mencapai target 20 ribu mw itu mencapai USD 40 miliar. Target pembangkit listrik berkapasitas 20 ribu mw itu bisa dicapai dengan cara organik dan anorganik. Cara organik adalah dengan cara membangun sendiri, sedangkan skema anorganik yaitu dengan mengakuisisi kepemilikan perusahaan lain. Selain itu perseroan juga ingin menawarkan saham anak usaha di bidang logistik.

Semen Indonesia (SMGR) berencana menerbitkan obligasi di tahun 2017 untuk menambah belanja modal perseroan. Dana obligasi itu untuk mendanai ekspansi bisnisnya dan menjaga pangsa pasar di Indonesia di tengah sebuah produk semen dari China.

Ristia Bintang Mahkota Sejati (RBMS) berencana mengakuisisi 99,89% saham PT Alam Indah Selaras (AIS) terdiri dari 8.890 saham atau milik Richard Wiriahardja dan 100 saham milik Michela Ristiadewi dengan nominal Rp 1.000.000 per saham atau nilai transakssi sebesar Rp 8.990.000.000. AIS adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang real estat dan pengembang. Tujuan transaksi ini adalah guna meningkatkan kinerja perseroan dan mengoptimalkan melalui anak perusahaan. PT AIS telah membebaskan lahan seluas 41.652 m2 yang berlokasi di Kecamatan Karawang Timur dan Kecamatan Majalaya, Karawang Jawa Barat.

Austindo Nusantara Jaya (ANJT) mencatat penurunan pendapatan seiring melemahnya harga jual rata-rata minyak kelapa sawit serta turunnya volume produksi karena pengaruh El Nino yang berkepanjangan. Selain itu, pungutan pajak ekspor atas produk kelapa sawit dan kekeringan panjang akibat El Nino yang terjadi di Indonesia, termasuk kabut dari kebakaran hutan di Indonesia yang berakibat pada volume produksi kelapa sawit secara nasional. ANJ mencatat total pendapatan tahun 2015 sebesar USD 133,3 juta atau turun 21,8% YoY dibandingkan 2014 dan EBITDA sebesar USD 23,7 juta atau turun 62,6% YoY dari sebelumnya. ANJ membukukan kerugian bersih sebesar USD 8,3 juta dibandingkan dengan laba bersih USD 18,3 juta pada 2014. Pendapatan penjualan dari bisnis kelapa sawit ANJ senilai USD 114,6 juta, atau 95,6% dari total pendapatan penjualan. Volume penjualan CPO meningkat 5,6% menjadi 194.248 ton. Volume produksi CPO meningkat menjadi 192.891 ton, atau naik 2,7% dari volume produksi tahun 2014. Kenaikan tersebut sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya produksi perkebunan di Sumatera Utara II - Siais dan panen perdana dari pohon yang baru menghasilkan dari perkebunan di Kalimantan Barat. Namun produksi dan volume penjualan yang lebih tinggi terpengaruh oleh penurunan tajam harga jual rata-rata CPO dari USD 697 per ton pada 2014 menjadi USD 516 per ton. Ke depan, perseroan sumber utama pertumbuhan produksinya akan bertumpu dari wilayah Timur, melalui pembangunan perkebunan baru di Papua Barat. Pada tahun 2013 dan 2014 ANJ telah mengakuisisi cadangan lahan seluas 105.159 hektar di tiga konsesi.

PT Capital Financial Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan investasi, akan melepas maksimal 5,5 miliar saham biasa atau 47,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran saham ditetapkan Rp 130 per saham. Nilai emisi dari IPO (Initial Public Offering) ditargetkan mencapai Rp 715 miiar. Secara bersamaan, Capital Finance juga akan menerbitkan maksimal 2 miliar waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau 33,05% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Harga pelaksanaan waran Rp 135 per saham. Seluruh dana perseroan akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal di entitas anak.  Sebesar 92,2% untuk peningkatan penyertaan di PT Semeru Segara Ultima, sebesar 7,45% untuk penyertaan PT Inigo Global Capital yang akan mendirikan anak usaha di bidang asuransi jiwa syariah, dan sisanya untuk modal kerja perseroan. Book building pada 13 Juni-15 Juni 2016, dengan perkiraan tanggal efektif pada 27 Juni dan masa penawaran pada 29 Juni - 12 Juli 2016. Perkiraan tanggal pencatatan di BEI pada 19 Juli 2016. Perseroan menunjuk Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured