Data Penjualan Ritel Inggris, Notulen Rapat ECB, Rapat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G7
Inggristetap menjadi sorotan pada hari perdagangan Eropa dengan rilis data penjualan ritel bulan April. Penjualan MoM merosot di bulan Februari dan Maret. Ekspektasi pemulihan di bulan April pun cukup lemah. Kita telah menyaksikan di hari Selasa dan Rabu bahwa data yang mengecewakan dari Inggris tetap mampu menggerakkan GBP, walaupun data survei Brexit lebih penting. Jadi, data penjualan yang kurang baik pun mungkin saja memperlemah GBP, setidaknya untuk sementara.
Rapat ECBterakhir utamanya membahasdetail teknikal jadi sepertinya tidak akan ada informasi radikal yang dimuat notulen rapat ECB ini. Satu-satunya kejutan adalah komentar Presiden ECB Draghi bahwa ECB bisa saja menggunakan segala perangkat kebijakan yang ada apabila ECB beranggapan bahwa ekonomi membutuhkan stimulus tambahan. Ini bertolak belakang dengan rapat Maret saat Draghi menyiratkan bahwa suku bunga telah mencapai level terendah. Akan menarik untuk mengetahui mengapa beliau berubah pandangan, terutama apakah perubahan ini berkaitan dengan posisiEUR.
Indeks Philly Fed dan indeks aktivitas nasional Chicago Fed akan sangat dipantau mengingat indeks manufaktur Empire State tanpa terduga merosot tajam. Perubahan indeks Empire State sebenarnya tidak dapat menjelaskan apa yang akan kita dapatkan dari dua indeks lainnya. Walaupun ketiga indeks ini cenderung bergerak bersamaan, sejak Januari 2005 indeks Philly Fed bergerak ke arah yang sama dengan indeks Empire State hanya 46% dari seluruh waktu. Indeks Chicago dan Empire bergerak ke arah yang sama hanya 47% dari seluruh waktu. Selain itu, tidak ada korelasi antara perubahan MoM indeks-indeks ini. Pasar mungkin telah bersiap untuk melihat data yang mengecewakan sehingga kejutan positif sepertinya akan memiliki dampak pasar yang lebih besar dibandingkan kejutan negatif. Karena itu, saya menduga dampak rilis kedua indeks ini akan positif untuk USD.
Indeks Philly Fed dan indeks aktivitas nasional Chicago Fed akan sangat dipantau mengingat indeks manufaktur Empire State tanpa terduga merosot tajam. Perubahan indeks Empire State sebenarnya tidak dapat menjelaskan apa yang akan kita dapatkan dari dua indeks lainnya. Walaupun ketiga indeks ini cenderung bergerak bersamaan, sejak Januari 2005 indeks Philly Fed bergerak ke arah yang sama dengan indeks Empire State hanya 46% dari seluruh waktu. Indeks Chicago dan Empire bergerak ke arah yang sama hanya 47% dari seluruh waktu. Selain itu, tidak ada korelasi antara perubahan MoM indeks-indeks ini. Pasar mungkin telah bersiap untuk melihat data yang mengecewakan sehingga kejutan positif sepertinya akan memiliki dampak pasar yang lebih besar dibandingkan kejutan negatif. Karena itu, saya menduga dampak rilis kedua indeks ini akan positif untuk USD.
Terakhir, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G7 akan memulai rapat dua hari di Jepang menjelang rapat G7 keseluruhan di akhir bulan ini. Saya rasa tidak akan ada pernyataan formal dari rapat ini, namun "Chairman's Summary" akan ditampilkan di situs web resmi rapat G7. G7 mungkin akan mengeluarkan pernyataan yang berhati-hati denganmemikirkan tuan rumah rapat yaitu Jepang yang kira-kira mengatakan "volatilitas berlebihan arus finansial dan ketidakpastian pergerakan kurs memiliki dampak negatif terhadap stabilitas ekonomi dan finansial" seperti yang pernah dikatakan G20. Kemudian Jepang dapat menyatakan bahwa saat Jepang mengintervensi, G7 telah memberi izin intervensi tersebut untuk mengatasi "volatilitas berlebihan" dan "pasar yang tidak menentu", sebuah pernyataan yang mengabaikan fakta bahwa Jepang jarang melawan "volatilitas berlebihan" apabila JPY melemah melainkan hanya apabila JPY menguat. Negatif terhadap JPY.











0 comments:
Posting Komentar