Data Ketenagakerjaan Inggris, Persediaan Minyak Mentah AS, Notulen Rapat FOMC
24 jam mendatang akan sangat menarik!Inggrisakan kembali menjadi fokus di jam perdagangan Eropa dengan pengumuman data pasar tenaga kerja. Data inflasi yang mengecewakan kemarin tidak terlalu lama mengganggu GBP - hanya memberi level yang lebih baik bagi investor untuk menutup trade short mereka. Jadi, hari ini kita bisa saja kembali menjumpai respons asimetris. Data ketenagakerjaan Inggris diperkirakan menampilkan perlambatan pertumbuhan tingkat penduduk bekerja dan pertumbuhan upah - suatu hal yang telah diperkirakan Bank of England menjelang referendum Uni Eropa. Jadi, saya menduga GBP tidak akan merosot tajam bahkan jika data ini gagal mencapai ekspektasi. Apabila data ini melampaui ekspektasi, GBP dapat sangat menguat.
Data final IHK Uni Eropabiasanya tidak berbeda jauh dari data awal sehingga tidak terlalu memengaruhi pasar.
Pasar memperkirakan akan terjadi penurunan besar dalam persediaan minyak mentah AS. Ini sesuai dengan perilaku normal karena kita kini memasuki musim pengurangan persediaan. Selama lima tahun terakhir, secara rata-rata persediaan menurun sebesar 1.748.000 barrel pada pekan yang bersangkutan. Ini artinya pasar memperkirakan akan terjadi penurunan persediaan yang jauh lebih besar dari normal, walaupun tentu saja saat ini persediaan jauh lebih besar dari rata-rata. Tingkat persediaan saat ini bahkan jauh di atas rentang normal untuk waktu spesifik saat ini. Penurunan besar yang diharapkan ini dapat berdampak positif untuk minyak, yang mungkin dapat memperkuat CAD. Peningkatan harga minyak juga dapat meningkatkan ekspektasi inflasi yang dampaknya positif untuk USD.
Berikutnya adalah rilis notulen rapat FOMC terakhir. Rapat ini tidak diikuti dengan konferensi pers jadi kita mengandalkan komentar dari para anggota FOMC untuk mengetahui pernyataannya. Sebagian besar komentar mereka bernada hawkish. Contohnya, Richmond Fed President Jeffrey Lacker mengatakan pada hari Senin bahwa argumen untuk meningkatkan suku bunga di bulan Juni "cukup kuat" (walaupun beliau tidak memiliki hak suara). New York Fed President William Dudley yang biasanya mengambil posisi pertengahan juga mengatakan bahwa dua peningkatan suku bunga tahun ini "masuk akal" walaupun pasar bahkan tidak menganggap akan ada satu peningkatan suku bunga. Saya menduga isi notulen ini akan lebih hawkish dari perkiraan pasar dan akibatnya USD mungkin akan menguat.
Terakhir, Australia akan mengumumkan data ketenagakerjaan. Sedikit peningkatan penduduk bekerja sekali pun akan tetap konsisten menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terus berkurang. Sesuai ekspektasi, data ini akan sejalan dengan asumsi Reserve Bank of Australia. Dalam pernyataan setelah rapat RBA terakhir, RBA mengatakan bahwa "menurut indikasi, pertumbuhan akan berlanjut di tahun 2016 walau lajunya mungkin lebih lambat [dibandingkan 2015]. Sejumlah indikator pasar ketenagakerjaan menampilkan arah yang berbeda-beda." Peningkatan penduduk bekerja dalam jumlah yang lebih kecil mungkin tidak akan berpengaruh terhadap kebijakan moneter dan menurut saya dampaknya akan netral untuk AUD.











0 comments:
Posting Komentar