Prediksi IHSG;
Rilis data ekonomi Cina teranyar menunjukan pada level membaik, sentimen ini dapat menjadi katalis bagi pergerakan indeks bursa Asia. Data dari Cina tersebut, berupa Indeks harga konsumen naik sebesar 2.3% yoy dan sebesar 0,14% mom di bulan Maret. Sebelumnya pada pekan lalu data ekonomi Cina juga memperlihatkan perbaikan, cadangan devisa Cina secara mengejutkan naik di bulan maret sebanyak US$10.3 miliar menjadi US$3.21 triliun. Dari dalam negeri, Pemerintah berencana memangkas pajak perusahaan dari saat ini 25% menjadi 20%. Bahkan, pemerintah akan memangkas pajak perusahaan secara gradual hingga 17,5%. Sentimen positif diatas ditambah dengan trend positif bursa Asia pada pembukaan perdagangan hari ini, membuka peluang bagi IHSG menguat.
Perspektif tenikal
Support Level : 4755/4722/4678
Resistance Level : 4831/4876/4908
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 2760, TP 7150
Boleh buy di level 6900-6975
Resistance di 7150 & support di 6850
Waspadai jika tembus di 6850
Batasi resiko di 6800
AALI: Trading Buy
Close 16375, TP 16825
Boleh buy di level 16300-16375
Resistance di 16825 & support di 15975
Waspadai jika tembus di 15975
Batasi resiko di 15925
BMRI : Trading Buy
Close 9525, TP 9725
Boleh buy di level 9450-9525
Resistance di 9725 & support di 9400
Waspadai jika tembus di 9400
Batasi resiko di 9350
BBRI: Trading Buy
Close 10475, TP 10750
Boleh buy di level 10400-10475
Resistance di 10750 & support di 10325
Waspadai jika tembus di 10325
Batasi resiko di 10275
CPIN: Trading Buy
Close 3665, TP 3700
Boleh buy di level 3655-3665
Resistance di 3700 & support di 3620
Waspadai jika tembus di 3620
Batasi resiko di 3610
BMTR: Trading Buy
Close 1165, TP 1210
Boleh buy di level 1155-1165
Resistance di 1210 & support di 1110
Waspadai jika tembus di 1110
Batasi resiko di 1100
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
BBTN, UNVR, ELSA, CSAP, MEDC, VIVA, NIKL
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 11-Apr-16
Crude Oil-(barel) US$39.54 (-0.18)
Gold-(troy oz) US$1,247.80 (8.45)
Nickel-(ton) US$8,545.00 (155.00)
Tin-(ton) US$16,850.00 (200.00)
Coal (Newc)/ton US$49.85 (-12.55)
CPO Mal/ton* MYR2,670.00 (-20.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* #N/A Tim (#VALUE!)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 12 April 2016
RUPSLB
· BBTN – RUPSLB
UPCOMING IPO'S
· JPFA, Cash Dividend 15.00, cum date 11 Apr-16, ex date 12 Apr-16
· IGAR, Cash Dividend 5.00, cum date 12 Apr-16, ex date 13 Apr-16
Economic Calendar:
· Data CPI Jerman bulan Maret 2016 (Final)
· Data CPI dan PPI Inggris bulan Maret 2016
· Indeks NFIB Small Business di AS bulan Maret 2016
· Data Import Prices AS bulan Maret 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) mendapatkan gugatan malprakti dimana perkara gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor perkara 385/Pdt.G/2015/PN.JK.UT dengan nilai gugatan sebesar Rp300 miliar. Nilai gugatan tersebut memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional dan kinerja perseroan terutama dari segi keuangan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan membagikan dividen tunai senilai Rp91,32 per saham pada 12 Mei 2016. Untuk cum dan ex dividen di pasar regu;er.negosiasi pada 15 dan 18 April 2016 sedangkan di pasar tunai pada 20 dan 21 April 2016 dengan DPS hingga 20 April 2016.
Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) membukukan kenaikan laba bersih per Desember 2015 menjadi Rp62,78 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp54,19 miliar. Sedangkan, penjualan meningkat menjadi Rp984,50 miliar dari penjualan periode sama tahun sebelumnya yang Rp834,02 miliar.
Semen Baturaja (SMBR) mendapat komitmen pinjaman dari PT Bank BNI (Persero) sebesar Rp1,5 triliun, namun akan dicairkan maksimum Rp600 miliar pada kuartal-IV tahun 2016. Rencananya dana pinjaman perbankan tersebut untuk menambah pembiayaan dana belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun 2016. Pada tahun 2016, perseroan menargetkan volume penjualan tahun 2016 sebesar 1,75 juta ton, tumbuh 13,64 persen dibanding volume penjualan tahun 2015 sebesar 1,54 juta ton. Dengan peningkatan volume penjualan tahun 2016 diharapkan perseroan memproleh pendapatan (revenue) sebesar Rp1,69 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp1,46 triliun.
Aneka Tambang (ANTM) hari ini rilis hari ini BRANKAS, inovasi jasa pembelian dan penyimpanan (depositori) logam mulia untuk memberikan jaminan keamanan hingga kemudahan bagi nasabahnya. Dengan diluncurkannya BRANKAS, masyarakat dapat menyisihkan sebagian penghasilannya untuk tujuan keuangan di masa depan dengan cara menyimpan emas. Keunggulan BRANKAS terletak pada keamanan, sistem produksi dan kemudahan bertransaksi. Pembukaan perdana dan pembelian selanjutnya pada layanan BRANKAS dapat dimulai dengan pembelian minimal satu gram.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Astra Agro Lestari (AALI) menyetujui untuk melakukan Rights Issue. AALI menargetkan perolehan dana sekitar Rp 4 triliun dengan jumlah saham baru yang ditawarkan maksimum sebesar 450 juta saham, dan akan disesuaikan dengan harga saham AALI di pasar. Dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk pelunasan utang sebanyak-banyaknya sebesar Rp 4 triliun setelah dikurangi biaya emisi. Hingga Desember 2015, utang Perseroan tercatat Rp 7,7 triliun atau sekitar USD 564 juta. Dalam rights issue ini, Astra International (ASII) akan bertindak sebagai standby buyer.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Astra Agro Lestari (AALI) menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2015, kinerja perseroan di tahun 2015 turun. Laba bersih AALI tahun 2015 turun 75,28% YoY menjadi Rp 619,11 miliar atau Rp 393,15 per saham dibandingkan Rp 2,50 triliun atau Rp 1590,40 per saham di tahun 2014.
Astra Agro Lestari (AALI) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2016 sebesar Rp 2,5 triliun, atau relatif sama dengan capex yang dianggarkan pada tahun 2015. Sebagian dana capex akan bersumber dari kas internal perusahaan dan sisanya dari hasil pinjaman perbankan. Sekitar 30% - 40% dana capex tahun 2016 akan dipergunakan untuk penanaman sawit, kegiatan infrastruktur, pembangunan mills dan lain-lain. Pada tahun 2016, Perseroan akan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi pada setiap proses bisnisnya.
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) berencana menutup operasional tambang batubara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Hal ini disebabkan tingginya beban operasional tambang yang tidak diiringi penguatan harga batubara sehingga memicu kerugian.
Semen Baturaja (SMBR) memperoleh pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun dari Bank Negara Indonesia (BBNI). Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan Pabrik Baturaja II. Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dan segera mencairkan dana tersebut untuk pembangunan pabrik berkapasitas 1,85 juta ton per tahun. Adapun estimasi biaya pembangunan pabrik baru tersebut mencapai Rp 3,3 triliun. Pabrik Baturaja II ditargetkan beroperasi pada semester I-2017. Tahun ini, SMBR menargetkan volume penjualan naik menjadi 1,75 juta ton.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) menargetkan dapat menyelesaikan rencana pemisahan (spin off) unit usaha syariah (UUS) perseroan menjadi bank umum syariah (BUS) pada September mendatang. BUS yang akan menjadi anak usaha perseroan ditargetkan akan memiliki modal minimal Rp 1 triliun dan masuk dalam kategori BUKU II.
Lautan Luas (LTLS) pada tahun ini berencana menganggarkan belanja modal sekitar Rp200 miliar, jika situasi ekonomi tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Anggaran belanja modal tersebut diantaranya akan digunakan untuk pembangunan pabrik pemanis atau fruktosa di kawasan industri Cikarang, Serang, Banten yang sempat tertunda akibat perlambatan ekonomi. Perseroan juga akan menyelesaikan penambahan kapasitas produksi pabrik non daily creamer di Surabaya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Semen Baturaja (SMBR) menyetujui untuk membagikan dividen tahun buku 2015 sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2015 atau senilai Rp 88,53 miliar. Dividen tahun buku 2015 itu setara Rp 9 per saham.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Indo Tambangraya Megah (ITMG) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 60,56 per saham yang akan dibayarkan pada 21 April 2016. Total dividen final ITMG mencapai Rp 68.059.368.0000 dengan recording date 7 April 2016.
Vale Indonesia (INCO) melaporkan kegiatan eksplorasi bulan Maret 2016 yang masih berlanjut pada daerah-daerah di dalam Kontrak Karya. Daerah eksplorasi berada di blok Soroako Petea di Kabupaten Luwu Timur serta blok Bahodopi di Kabupaten Morowali. Biaya yang dikeluarkan mencapai USD 362.494,69. Eksplorasi dilakukan oleh Vale Indonesia bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan tiga kontraktor.
Bank Negara Indonesia (BBNI) mendukung berbagai program sinergi penguatan perekonomian rakyat yang disiapkan oleh pemerintah yang melibatkan 7 kementerian di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). BNI memberi dukungan atas Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan perekonomian desa. Dukungan BNI tersebut diberikan melalui penyaluran kredit untuk penguatan perekonomian nelayan yang dikoordinasikan melalui Program Jangkau Sinergi & Guideline (Jaring) OJK, serta memperluas jaringan layanan perbankan melalui Agen-agen BNI46 yang dikembangkan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) OJK. BNI juga mempersiapkan kartu khusus untuk petani sebagai kartu identitas yang berbasis tabungan dan dapat digunakan untuk bertransaksi pembelian bibit, pupuk, serta beragam kebutuhan pertanian. Dengan kartu ini BNI turut mendukung gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Selain itu BNI juga menyalurkan kredit bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta menyiapkan asuransi berpremi murah untuk segmen mikro (termasuk petani) dari salah satu perusahaan anak, yaitu BNILife.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) mencatat pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar 23,99% (YoY) atau sebesar Rp 444,15 miliar di triwulan I 2016, sedangkan pertumbuhan laba bersih sebesar 21,51% YoY atau sebesar Rp 312,84 miliar. Total aset di kuartal I 2016 sebesar Rp 49,15 triliun atau naik 7,25%, penyaluran kredit tumbuh sebesar Rp 28,27 triliun (6,40% YoY), Pendapatan Bunga tumbuh sebesar Rp 1,16 triliun atau naik 10,63% YoY. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 41,51 triliun, naik 9,30% YoY yang masih didominasi oleh giro sebagai penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp 21,04 triliun atau naik 15% YoY, disusul sektor tabungan mengalami kenaikan sebesar Rp 10,99 triliun atau naik 19,78% YoY. CASA rasio bank Jatim tetap terjaga di posisi sebesar 77,15% pada triwulan I 2016 (selama lebih dari 13 tahun, CASA rasio bank Jatim berada di atas 65%, dan biaya dana murah yaitu 3,01%). Kontribusi pertumbuhan tertinggi penyaluran kredit bank Jatim adalah dari kredit konsumer yang naik 7,99% YoY atau sebesar Rp 18,43 triliun, diikuit oleh kredit komersial yang naik 5,54% YoY yaitu sebesar Rp 5,33 triliun dan kredit UMKM yang naik 1,29% sebesar Rp 4,51 triliun. Return on Equity (ROE) posisi Maret 2016 sebesar 23,49%, Nett Interest Margin (NIM) 6,38%, Return On Asset (ROA) 3,80%, Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) 65,32% serta Loan to Deposito Ratio (LDR) 68,11%.
XL Axiata (EXCL) mendirikan 4G Corner di Plaza Marina. Saat ini jumlah pelanggan 4G di Surabaya mencapai 250 ribu, sedangkan di Jawa Timur mencapai 400 ribu. Dengan begitu sekitar 50% pelanggaan 4G di Jatim ada di Surabaya. Perseroan berharap dengan adanya 4G corner, makin banyak pelanggan EXCL yang beralih ke 4G. Saat ini di Surabaya terdapat 150 ribu pelanggan yang masih menggunakan kartu 3G.
Penertiban dua kawasan Pasar Ikan dan Luar Batang, di Penjaringan, Jakarta Utara ramai dikaitkan dengan kehadiran Agung Podomoro Group (APG) dan Binakarya Propertindo Group. Namun APG membantah hal itu. Menurut APG hal itu tidak benar dan tidak akan pernah ada proyek baru APG di Pasar Ikan dan Luar Batang. Saat ini perseroan sedang konsolidasi proyek yang ada. Realisasi pekerjaan reklamasi Pulau G (Pluit City) masih mengambang dan diperbincangkan.
Rilis data ekonomi Cina teranyar menunjukan pada level membaik, sentimen ini dapat menjadi katalis bagi pergerakan indeks bursa Asia. Data dari Cina tersebut, berupa Indeks harga konsumen naik sebesar 2.3% yoy dan sebesar 0,14% mom di bulan Maret. Sebelumnya pada pekan lalu data ekonomi Cina juga memperlihatkan perbaikan, cadangan devisa Cina secara mengejutkan naik di bulan maret sebanyak US$10.3 miliar menjadi US$3.21 triliun. Dari dalam negeri, Pemerintah berencana memangkas pajak perusahaan dari saat ini 25% menjadi 20%. Bahkan, pemerintah akan memangkas pajak perusahaan secara gradual hingga 17,5%. Sentimen positif diatas ditambah dengan trend positif bursa Asia pada pembukaan perdagangan hari ini, membuka peluang bagi IHSG menguat.
Perspektif tenikal
Support Level : 4755/4722/4678
Resistance Level : 4831/4876/4908
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 2760, TP 7150
Boleh buy di level 6900-6975
Resistance di 7150 & support di 6850
Waspadai jika tembus di 6850
Batasi resiko di 6800
AALI: Trading Buy
Close 16375, TP 16825
Boleh buy di level 16300-16375
Resistance di 16825 & support di 15975
Waspadai jika tembus di 15975
Batasi resiko di 15925
BMRI : Trading Buy
Close 9525, TP 9725
Boleh buy di level 9450-9525
Resistance di 9725 & support di 9400
Waspadai jika tembus di 9400
Batasi resiko di 9350
BBRI: Trading Buy
Close 10475, TP 10750
Boleh buy di level 10400-10475
Resistance di 10750 & support di 10325
Waspadai jika tembus di 10325
Batasi resiko di 10275
CPIN: Trading Buy
Close 3665, TP 3700
Boleh buy di level 3655-3665
Resistance di 3700 & support di 3620
Waspadai jika tembus di 3620
Batasi resiko di 3610
BMTR: Trading Buy
Close 1165, TP 1210
Boleh buy di level 1155-1165
Resistance di 1210 & support di 1110
Waspadai jika tembus di 1110
Batasi resiko di 1100
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
BBTN, UNVR, ELSA, CSAP, MEDC, VIVA, NIKL
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 11-Apr-16
Crude Oil-(barel) US$39.54 (-0.18)
Gold-(troy oz) US$1,247.80 (8.45)
Nickel-(ton) US$8,545.00 (155.00)
Tin-(ton) US$16,850.00 (200.00)
Coal (Newc)/ton US$49.85 (-12.55)
CPO Mal/ton* MYR2,670.00 (-20.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* #N/A Tim (#VALUE!)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 12 April 2016
RUPSLB
· BBTN – RUPSLB
UPCOMING IPO'S
· JPFA, Cash Dividend 15.00, cum date 11 Apr-16, ex date 12 Apr-16
· IGAR, Cash Dividend 5.00, cum date 12 Apr-16, ex date 13 Apr-16
Economic Calendar:
· Data CPI Jerman bulan Maret 2016 (Final)
· Data CPI dan PPI Inggris bulan Maret 2016
· Indeks NFIB Small Business di AS bulan Maret 2016
· Data Import Prices AS bulan Maret 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) mendapatkan gugatan malprakti dimana perkara gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor perkara 385/Pdt.G/2015/PN.JK.UT dengan nilai gugatan sebesar Rp300 miliar. Nilai gugatan tersebut memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional dan kinerja perseroan terutama dari segi keuangan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan membagikan dividen tunai senilai Rp91,32 per saham pada 12 Mei 2016. Untuk cum dan ex dividen di pasar regu;er.negosiasi pada 15 dan 18 April 2016 sedangkan di pasar tunai pada 20 dan 21 April 2016 dengan DPS hingga 20 April 2016.
Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) membukukan kenaikan laba bersih per Desember 2015 menjadi Rp62,78 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp54,19 miliar. Sedangkan, penjualan meningkat menjadi Rp984,50 miliar dari penjualan periode sama tahun sebelumnya yang Rp834,02 miliar.
Semen Baturaja (SMBR) mendapat komitmen pinjaman dari PT Bank BNI (Persero) sebesar Rp1,5 triliun, namun akan dicairkan maksimum Rp600 miliar pada kuartal-IV tahun 2016. Rencananya dana pinjaman perbankan tersebut untuk menambah pembiayaan dana belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun 2016. Pada tahun 2016, perseroan menargetkan volume penjualan tahun 2016 sebesar 1,75 juta ton, tumbuh 13,64 persen dibanding volume penjualan tahun 2015 sebesar 1,54 juta ton. Dengan peningkatan volume penjualan tahun 2016 diharapkan perseroan memproleh pendapatan (revenue) sebesar Rp1,69 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp1,46 triliun.
Aneka Tambang (ANTM) hari ini rilis hari ini BRANKAS, inovasi jasa pembelian dan penyimpanan (depositori) logam mulia untuk memberikan jaminan keamanan hingga kemudahan bagi nasabahnya. Dengan diluncurkannya BRANKAS, masyarakat dapat menyisihkan sebagian penghasilannya untuk tujuan keuangan di masa depan dengan cara menyimpan emas. Keunggulan BRANKAS terletak pada keamanan, sistem produksi dan kemudahan bertransaksi. Pembukaan perdana dan pembelian selanjutnya pada layanan BRANKAS dapat dimulai dengan pembelian minimal satu gram.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Astra Agro Lestari (AALI) menyetujui untuk melakukan Rights Issue. AALI menargetkan perolehan dana sekitar Rp 4 triliun dengan jumlah saham baru yang ditawarkan maksimum sebesar 450 juta saham, dan akan disesuaikan dengan harga saham AALI di pasar. Dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk pelunasan utang sebanyak-banyaknya sebesar Rp 4 triliun setelah dikurangi biaya emisi. Hingga Desember 2015, utang Perseroan tercatat Rp 7,7 triliun atau sekitar USD 564 juta. Dalam rights issue ini, Astra International (ASII) akan bertindak sebagai standby buyer.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Astra Agro Lestari (AALI) menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2015, kinerja perseroan di tahun 2015 turun. Laba bersih AALI tahun 2015 turun 75,28% YoY menjadi Rp 619,11 miliar atau Rp 393,15 per saham dibandingkan Rp 2,50 triliun atau Rp 1590,40 per saham di tahun 2014.
Astra Agro Lestari (AALI) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2016 sebesar Rp 2,5 triliun, atau relatif sama dengan capex yang dianggarkan pada tahun 2015. Sebagian dana capex akan bersumber dari kas internal perusahaan dan sisanya dari hasil pinjaman perbankan. Sekitar 30% - 40% dana capex tahun 2016 akan dipergunakan untuk penanaman sawit, kegiatan infrastruktur, pembangunan mills dan lain-lain. Pada tahun 2016, Perseroan akan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi pada setiap proses bisnisnya.
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) berencana menutup operasional tambang batubara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Hal ini disebabkan tingginya beban operasional tambang yang tidak diiringi penguatan harga batubara sehingga memicu kerugian.
Semen Baturaja (SMBR) memperoleh pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun dari Bank Negara Indonesia (BBNI). Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan Pabrik Baturaja II. Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dan segera mencairkan dana tersebut untuk pembangunan pabrik berkapasitas 1,85 juta ton per tahun. Adapun estimasi biaya pembangunan pabrik baru tersebut mencapai Rp 3,3 triliun. Pabrik Baturaja II ditargetkan beroperasi pada semester I-2017. Tahun ini, SMBR menargetkan volume penjualan naik menjadi 1,75 juta ton.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) menargetkan dapat menyelesaikan rencana pemisahan (spin off) unit usaha syariah (UUS) perseroan menjadi bank umum syariah (BUS) pada September mendatang. BUS yang akan menjadi anak usaha perseroan ditargetkan akan memiliki modal minimal Rp 1 triliun dan masuk dalam kategori BUKU II.
Lautan Luas (LTLS) pada tahun ini berencana menganggarkan belanja modal sekitar Rp200 miliar, jika situasi ekonomi tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Anggaran belanja modal tersebut diantaranya akan digunakan untuk pembangunan pabrik pemanis atau fruktosa di kawasan industri Cikarang, Serang, Banten yang sempat tertunda akibat perlambatan ekonomi. Perseroan juga akan menyelesaikan penambahan kapasitas produksi pabrik non daily creamer di Surabaya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Semen Baturaja (SMBR) menyetujui untuk membagikan dividen tahun buku 2015 sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2015 atau senilai Rp 88,53 miliar. Dividen tahun buku 2015 itu setara Rp 9 per saham.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Indo Tambangraya Megah (ITMG) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 60,56 per saham yang akan dibayarkan pada 21 April 2016. Total dividen final ITMG mencapai Rp 68.059.368.0000 dengan recording date 7 April 2016.
Vale Indonesia (INCO) melaporkan kegiatan eksplorasi bulan Maret 2016 yang masih berlanjut pada daerah-daerah di dalam Kontrak Karya. Daerah eksplorasi berada di blok Soroako Petea di Kabupaten Luwu Timur serta blok Bahodopi di Kabupaten Morowali. Biaya yang dikeluarkan mencapai USD 362.494,69. Eksplorasi dilakukan oleh Vale Indonesia bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan tiga kontraktor.
Bank Negara Indonesia (BBNI) mendukung berbagai program sinergi penguatan perekonomian rakyat yang disiapkan oleh pemerintah yang melibatkan 7 kementerian di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). BNI memberi dukungan atas Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan perekonomian desa. Dukungan BNI tersebut diberikan melalui penyaluran kredit untuk penguatan perekonomian nelayan yang dikoordinasikan melalui Program Jangkau Sinergi & Guideline (Jaring) OJK, serta memperluas jaringan layanan perbankan melalui Agen-agen BNI46 yang dikembangkan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) OJK. BNI juga mempersiapkan kartu khusus untuk petani sebagai kartu identitas yang berbasis tabungan dan dapat digunakan untuk bertransaksi pembelian bibit, pupuk, serta beragam kebutuhan pertanian. Dengan kartu ini BNI turut mendukung gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Selain itu BNI juga menyalurkan kredit bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta menyiapkan asuransi berpremi murah untuk segmen mikro (termasuk petani) dari salah satu perusahaan anak, yaitu BNILife.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) mencatat pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar 23,99% (YoY) atau sebesar Rp 444,15 miliar di triwulan I 2016, sedangkan pertumbuhan laba bersih sebesar 21,51% YoY atau sebesar Rp 312,84 miliar. Total aset di kuartal I 2016 sebesar Rp 49,15 triliun atau naik 7,25%, penyaluran kredit tumbuh sebesar Rp 28,27 triliun (6,40% YoY), Pendapatan Bunga tumbuh sebesar Rp 1,16 triliun atau naik 10,63% YoY. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 41,51 triliun, naik 9,30% YoY yang masih didominasi oleh giro sebagai penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp 21,04 triliun atau naik 15% YoY, disusul sektor tabungan mengalami kenaikan sebesar Rp 10,99 triliun atau naik 19,78% YoY. CASA rasio bank Jatim tetap terjaga di posisi sebesar 77,15% pada triwulan I 2016 (selama lebih dari 13 tahun, CASA rasio bank Jatim berada di atas 65%, dan biaya dana murah yaitu 3,01%). Kontribusi pertumbuhan tertinggi penyaluran kredit bank Jatim adalah dari kredit konsumer yang naik 7,99% YoY atau sebesar Rp 18,43 triliun, diikuit oleh kredit komersial yang naik 5,54% YoY yaitu sebesar Rp 5,33 triliun dan kredit UMKM yang naik 1,29% sebesar Rp 4,51 triliun. Return on Equity (ROE) posisi Maret 2016 sebesar 23,49%, Nett Interest Margin (NIM) 6,38%, Return On Asset (ROA) 3,80%, Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) 65,32% serta Loan to Deposito Ratio (LDR) 68,11%.
XL Axiata (EXCL) mendirikan 4G Corner di Plaza Marina. Saat ini jumlah pelanggan 4G di Surabaya mencapai 250 ribu, sedangkan di Jawa Timur mencapai 400 ribu. Dengan begitu sekitar 50% pelanggaan 4G di Jatim ada di Surabaya. Perseroan berharap dengan adanya 4G corner, makin banyak pelanggan EXCL yang beralih ke 4G. Saat ini di Surabaya terdapat 150 ribu pelanggan yang masih menggunakan kartu 3G.
Penertiban dua kawasan Pasar Ikan dan Luar Batang, di Penjaringan, Jakarta Utara ramai dikaitkan dengan kehadiran Agung Podomoro Group (APG) dan Binakarya Propertindo Group. Namun APG membantah hal itu. Menurut APG hal itu tidak benar dan tidak akan pernah ada proyek baru APG di Pasar Ikan dan Luar Batang. Saat ini perseroan sedang konsolidasi proyek yang ada. Realisasi pekerjaan reklamasi Pulau G (Pluit City) masih mengambang dan diperbincangkan.











0 comments:
Posting Komentar