Everyone Can Trade

JustForex

Selasa, 05 April 2016

View Market IHSG 05April16

Prediksi IHSG;
Pelaku pasar akan menyikapi rilis data dari AS, yakni berupa data neraca perdagangan AS bulan Pebruari 2016, indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Maret 2016 dan data Job Openings and Labor Turnover Summary AS Pebruari 2016. Salah satu event penting pekan ini adalah minutes pertemuan the Fed pada hari Rabu. Data tersebut diperkirakan berkontribusi bagi pergerakan indeks bursa global juga terutama indeks bursa AS. Kendati untuk memuluskan laju pergerakannnya juga harus di topang oleh harga minyak mentah dunia. Sementara itu, pergerakan indeks AS pada Senin, terhenti akibat tekanan dari penurunan harga minyak dan tingkat pesanan pabrik turun sebanyak 1.7% di bulan Februari. Sebelumnya penurunan harga minyak kurangi penguatan bursa Eropa. Kondisi dari pasar saham global yang kurang atraktif dapat  membuat pergerakan IHSG menjadi terbatas, bahkan terbuka menjadi tekanan pada hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 4838/4825/4812
Resistance Level : 4864/4877/4890
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
TLKM: Trading Buy
 Close 3380, TP 3425
 Boleh buy di level 3370-3380
 Resistance di 3425  & support di 3355
 Waspadai jika tembus di 3355
 Batasi resiko di 3345
ANTM: Trading Buy
 Close 500, TP 515
 Boleh buy di level  490-500
 Resistance di 515 & support di 474
 Waspadai jika tembus di 474
 Batasi resiko di 472
LSIP : Trading Buy
 Close 1760, TP 1790
 Boleh buy di level  1750-1760
 Resistance di 1790 & support di 1735
 Waspadai jika tembus di 1735
 Batasi resiko di 1725
BMTR:  Trading Buy
 Close 1150, TP 1220
 Boleh buy di level  1140-1150
 Resistance di 1220 & support di 1110
 Waspadai jika tembus di 1110
 Batasi resiko di 1100
KRAS:  Trading Buy
 Close 490, TP 510
 Boleh buy di level  487-490
 Resistance di 510 & support di 477
 Waspadai jika tembus di 477
 Batasi resiko di 475
RALS:  Trading Buy
 Close 740, TP 770
 Boleh buy di level  720-740
 Resistance di 770 & support di 720
 Waspadai jika tembus di 720
 Batasi resiko di 710
Ket.  TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
ELSA, INCO, PTBA, ADRO, ASII, PGAS, ACES
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 4-Apr-16
 Crude Oil-(barel) US$36.74  (-0.05)
 Gold-(troy oz) US$1,216.49  (-6.02)
 Nickel-(ton) US$8,320.00  (-170.00)
 Tin-(ton) US$16,700.00  (0.00)
 Coal (Newc)/ton US$50.50  (-11.90)
 CPO Mal/ton* MYR2,709.00 (33.00)
                                                                                                                                                                           
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,190.00 (23.00)
*running 
Agenda hari ini  - Selasa, 05 April 2016
RUPSLB
IGAR – RUPST
Dividend
WSKT-15.43 - Cash Dividend – Cum, 05 Apr-16- Ex, 06 Apr-16
MERK-100.00 - Cash Dividend- Cum, 05 Apr-16- Ex, 06 Apr-16
Economic Calendar:
data Factory Orders Jerman bulan Pebruari 2016
indeks Services PMI Inggris bulan Maret 2016
data neraca perdagangan AS bulan Pebruari 2016
indeks ISM Non Manufacturing PMI AS bulan Maret 2016
data Job Openings and Labor Turnover Summary AS Pebruari 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Astra International (ASII) optimis permintaan masyarakat terhadap kendaraan bermotor akan membaik seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi domestik pada tahun 2016. Dua faktor yang mendukung penjualan kendaraan bermotor adalah perekonomian yang berkembang dan biaya operasi. HIngga Februari 2016, total penjualan kendaraan bermotor di Indonesia menurun sekitar 6% YoY. Daya beli masyarakat dipengaruhi perekonomian yang berkembang. Pada semester II 2016, perseroan memperkirakan demand bisa lebih baik, termasuk pada produk-produk Astra. 
Anak usaha Indonesia Paradise Property (INPP) yaitu PT. Indonesian Paradise Islande memperoleh fasilitas kredit dari Bank Negara Indonesia (BBNI) maksimum Rp 282.842.261.970. Kredit investasi itu untuk pembiayaan proyek Sahid Kuta Lifestyle Resort. Fasilitas kredit I memiliki jangka waktu 120 bulan, fasilitas kredit II hingga 12 Juni 2018 dan fasilitas kredit III jangka waktu 120 bulan.
Jumlah pelanggan Telkomsel, anak usaha Telekomunikasi Indonesia (TLKM), yang telah menggunakan simcard 4G baru mencapai 60% dari total jumlah pelanggan yang telah memiliki smartphone berbasis jaringan 4G LTE.
Indofarma (INAF) berencana menganggarkan dana investasi sebesar Rp252 miliar untuk mendukung produksi produk baru pada 2016. INAF menyatakan investasi tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan regulasi, peningkatan kapabilitas, kapasitas penelitian produk baru, dan meningkatkan kapasitas produksi. Rencana investasi tersebut difokuskan dengan sejumlah tujuan seperti melaksanakan renovasi dan pembangunan fasilitas untuk memenuhi ketentuan regulasi serta melengkapi sarana untuk menunjang kelancaran produksi.
Indofarma (INAF) menargetkan peningkatan laba bersih sebesar 212,65% dibandingkan dengan rencana kerja pada 2015. Seperti diketahui, realisasi laba bersih INAF mencapai Rp6,56 miliar atau 19,88% dari target 2015. Peningkatan laba bersih itu dianggap dapat terjadi sebagai akibat dari upaya manajemen untuk meningkatkan penjualan secara maksimal serta menekan rasio peningkatan harga pokok penjualan, beban penjualan dan beban keuangan.
Krakatau Steel (KRAS) berencana memasok baja kepada dua sektor infrastruktur nasional dengan volume penjualan yang dianggap relative besar. Salah satu sektor adalah menara transmisi listrik di mana membutuhkan pasokan baja sekitar 250.000 sampai 350.000 ton per tahun. Selain itu, proyek lain adalah pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatra Utara yang digarap oleh Pelabuhan Indonesia I. Pasokan baja tersebut diharapkan dapat menambah volume penjualan perusahaan pada 2016 dan seterusnya.
Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 50% sepanjang tahun ini, didorong oleh pendapatan dari kontrak baru dan kontrak yang durasinya masih panjang. Perusahaan telah mendapat kontrak dari dua badan usaha milik negara senilai Rp4,4 triliun. Sebesar Rp1,4 trliun berasal dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan sisanya dari Perusahaan Gas Negara (PGAS). Selain itu, HITS juga telah menandatangani kontrak dengan Pertamina untuk pengangkutan LNG hingga 2020.
Express Trasindo Utama (TAXI) dan Blue Bird (BIRD) mengestimasi target pendapatan tahun ini bisa terpenuhi, didukung oleh meningkatnya volume angkutan menyusul penurunan tariff taksi sebagai dampak dari penurunan harga BBM. Penurunan tariff taksi juga meningkatkan volume angkutan karena tariff bisa bersaing dengan jasa transportasi berbasis aplikasi.
Kalbe Farma (KLBF) tahun lalu membukukan pertumbuhan penjualan tipis sekitar 2,9% YoY mencapai Rp 17,88 triliun. Adapun laba bersih pada 2015 sekitar Rp 2,004 triliun, menurun tipis sekitar 3% YoY.
Ace Hardware Indonesia (ACES) membukukan kenaikan tipis pada pendapatan dan laba bersih periode 2015 karena lemahnya kondisi pasar di Indonesia. Penjualan bersih perseroan tahun lalu naik 4,4% YoY menjadi Rp 4,7 triliun. Peningkatan tersebut ditunjang terutama oleh kontribusi positif gerai baru yang dibuka pada 2014-2015, di samping kombinasi antara berbagai program promosi, pelayanan berkualitas, dan pilihan produk yang beragam. Pada semester kedua tahun lalu, ACES mencatat angka same store sales growth (SSG) yang positif. Laba bersih meningkat 5,1% YoY menjadi Rp 584,9 miliar pada 2015.
Aneka Tambang (ANTM) menjajaki akuisisi tambang emas di Myanmar dan tambang nikel di Filipina tahun ini. Langkah tersebut merupakan salah satu upaya perseroan dalam mencari pasar baru di luar negeri. Pemerintah kedua negara tidak melarang ekspor raw material. Strategi ini untuk mengurangi kerugian akibat turunnya harga komoditas. Selain di luar negeri, ANTM juga mencari peluang untuk melakukan eksplorasi baru di tambang domestik.
Aneka Tambang (ANTM) menganggarkan belanja modal senilai USD 160 juta pada 2016. Belanja modal perseroan pada 2015 sendiri mencapai sekitar Rp 2 triliun yang terdiri dari investasi rutin Rp 226 miliar dan investasi pengembangan Rp 1,7 triliun. ANTM berencana melakukan pembangunan sejumlah proyek prioritas seperti Proyek Pengembangan Pabrik Feronikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara serta Pabrik Feronikel di Halmahera Timur. Proyek lain yang digarap oleh perseroan adalah pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. Dalam proyek tersebut, perusahaan bekerjasama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium dan Alumunium Corporation of China. Di samping itu, perseroan juga berencana bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dan PT Smelting untuk pembangunan pabrik Anode Slime dan Precious Metal Refinery. ANTM dan Freeport berencana menyelesaikan pembentukan ventura pada kuartal IV-2016.
Saratoga Investama Sedaya (SRTG) membidik sektor sumber daya alam, infrastruktur, serta consumer goods and services sebagai tujuan investasi pada 2016. Pada tahun ini, perseroan akan tetap mencari potensi peluang investasi dan mengelola portofolio investasi secara ketat. Langkah tersebut sudah diawali dengan akuisisi 5,63% saham PT Mulia Bosco Logistik (MGM Bosco) pada awal 2016. Transaksi tersebut memberikan peluang yang baik dalam membangun platform pertumbuhan sektor cold chain logistik yang lebih tinggi. Pada awal tahun ini, perseroan juga melakukan divestasi di perusahaan tug boat dan tongkang batu bara, PT Pulau Seroja Jaya dengan penerimaan sebesar Rp 98,6 milliar.
Saratoga Investama Sedaya (SRTG) mengakuisisi tiga perusahaan sepanjang 2015 yaitu Agra Energi Indonesia, Batu Hitam Perkasa, dan Heyokha Investment. Agra Energi Indonesia merupakan perusahaan yang melakukan tahap awal eksplorasi minyak dan gas yang berfokus pada eksplorasi aset dan laut dalam di kawasan Timur Indonesia. Sementara itu, Batu Hitam Perkasa adalah pemilik Paiton Energy, salah satu pembangkit listrik mandiri terbesar di Indonesia. Adapun Heyokha Investment adalah perusahaan investasi.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah melakukan evaluasi awal terhadap keinginan Jasa Marga (JSMR) untuk memprakarsai pembangunan jalan tol Kediri-Kertosono sepanjang 27,9 km. BPJT juga telah menyetujui pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II senilai Rp 17 triliun dan Jakarta Layang yang diusulkan JSMR.
Blue Bird (BIRD) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 824 miliar pada 2015 atau naik 12% YoY. Adapun laba bersih dari bisnis taksi reguler meningkat 15% YoY menjadi Rp 643 miliar. Kenaikan laba bersih didorong oleh penurunan biaya bunga. Peningkatan pendapatan didukung oleh kenaikan tarif. Pemerintah menyetujui kenaikan tarif taksi reguler dari Rp 3.600/km menjadi Rp 4.000/km. Selain itu, peningkatan pendapatan juga didorong oleh kenaikan jumlah armada operasional taksi reguler sebesar 8% YoY pada 2015 menjadi 19.377 unit. Biaya langsung taksi reguler naik 16% YoY pada 2015 terutama disebabkan oleh kenaikan kompensasi kepada pengemudi dan beban bahan bakar.
Selamat Sempurna (SMSM) membukukan pertumbuhan penjualan sekitar 6,06% YoY menjadi Rp 2,8 triliun pada 2015. Adapun laba bersih pada 2015 sekitar Rp 427 miliar, meningkat sekitar 9,4% YoY.
Multipolar Technology (MLPT) menargetkan soft launching proyek pusat data tier 4 selesai tahap pertama di Lippo Cikarang, Jawa Barat, pada Juli mendatang, dan ditargetkan beroperasi komersial pada September 2016. Pusat data tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi pendapatan dari bisnis jasa teknologi informasi perseroan menjadi sebesar 10-15% pada 2017.
Multipolar Technology (MLPT) menetapkan pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 13,12 miliar. RUPST menyepakati pembagian dividen tunai atas 1,87 miliar saham sebesar Rp 7 per saham. Dividen ini setara dengan 13,2% dari laba bersih tahun 2015.  
Express Transindo Utama (TAXI) menilai penurunan tarif taksi tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan perseroan tahun 2016. Perseroan justru menilai penurunan tarif taksi bisa meningkatkan volume angkutan karena tarif bisa bersaing dengan jasa transportasi berbasis aplikasi. Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta memberikan kelonggaran waktu bagi operator taksi untuk menurunkan tarif hingga 7 April 2016. Operator taksi dinilai perlu menimbang ulang argometer ke Balai Metrologi. Tarif buka pintu turun sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 6.500, sedangkan tarif per kilometer turun sebesar Rp 500 menjadi Rp 3.500 meter. Penurunan tarif taksi akan berdampak positif terhadap industri jasa angkutan darat resmi. Tarif operator taksi resmi bisa bersaing dengan tarif yang digunakan jasa transportasi berbasis aplikasi yang tidak memiliki izin penyelenggaran jasa angkutan darat. TAXI menargetkan pendapatan tahun 2016 mencapai Rp 1 triliun, didorong perbaikan tingkat utilisasi armada ke level 90%. TAXI juga mendorong digitalisasi pemesanan taksi melalui aplikasi My Trip. Hingga akhir tahun armada yang terhubung dengan aplikasi itu diharapkan mencapai 20.000 armada.
Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) mencatat penurunan laba bersih tahun 2015 sebesar 45,53% menjadi USD 1,8 juta. Pendapatan Humpuss tahun 2015 mencapai USD 52,09 juta, turun 21,79% YoY. Pendapatan turun 21,79% seiring pelemahan pendapatan angkutan kimia dan pengakutan batubara yang nihil. Pendapatan dari angkutan kimia turun 19,98% menjadi USD17,43 juta. Pendapatan dari pengangkutan gas alam cair turun 14,58% menjadi USD12,45 juta. HITS tidak membukukan pendapatan dari angkutan batubara tahun 2014 yang mencatatkan pendapatan USD 8,4 juta. Pendapatan dari angkutan bahan bakar minyak mengalami kenaikan 15,35% menjadi USD 7,8 juta. Secara umum laba usaha HITS tumbuh 7,12% menjadi USD 9,55 juta. Namun HITS mencatat kerugian kurs sebesar USD 1,37 juta, sehingga laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk hanya sebesar USD 1,8 juta.
Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) tahun 2016 akan mencoba melakukan sejumlah ekspansi, antara lain bisnis pengerukan pasir laut dan penetrasi ke bisnis distribusi gas. Untuk bisnis pengerukan pasir laut, HITS menyiapkan belanja modal USD 20 juta – USD 100 juta dan siap menggandeng dua perusahaan pengerukan pasir asal Belanda dan Belgia. Di samping itu, HITS juga menjajaki akuisisi perusahaan distributor gas untuk memperdalam penetrasi di bisnis distribusi gas. Perseroan menyiapkan dana berkisar USD 60 juta - USD 70 juta untuk akuisisi tersebut. HITS membidik kontrak yang dipegang perusahaan yang akan diakuisisi. Pertumbuhan secara anorganik diperlukan agar industri pelayaran tidak mengalami oversupply.
Tanah Laut (INDX) melikuidasi anak perusahaannya yakni Radikal Rancak Sdn Bhd pada 1 April 2016. Dampak terhadap kegiatan operasional dengan dilikuidasinya Radikal adalah berkurangnya kegiatan operasional perseroan. Likuidasi ini menyebabkan secara konsolidasi pendapatan perseroan akan menurun karena hilangnya kontribusi pendapatan dari RRSB. Perseroan berupaya untuk mendapatkan kontrak-kontrak lainnya agar kelangsungan usaha perseroan tetap berlanjut di masa depan.
Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) mencatatkan kenaikan laba bersih tahun 2015 sebesar 22,9% YoY menjadi Rp 54,344 miliar. Laba per saham naik dari Rp 148 menjadi Rp 182. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,131 triliun dari sebelumnya Rp 1,101 triliun.
Indal Aliminium Industry (INAI) membukukan kenaikan laba bersih tahun 2015 menjadi Rp 28,62 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 22,41 miliar. Penjualan naik menjadi Rp 1,38 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 933,46 miliar.
Rugi Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) tahun 2015 turun tajam menjadi Rp 6,81 miliar dibandingkan sebelumnya mencatatkan rugi Rp 162,68 miliar. Pendapatan turun menjadi Rp 2,20 triliun dari sebelumnya Rp 2,29 triliun
Pendapatan Truba Alam Manunggal (TRUB) tahun 2015 turun menjadi Rp 92,89 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 1,32 triliun. Rugi bersih diderita Rp 592,81 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp 58,40 miliar.
Primarindo Asia Infrastructure (BIMA) mencatatkan penurunan pendapatan tahun 2015 menjadi Rp 222,36 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 286,68 miliar. Rugi bersih diderita Rp 771,37 juta dari sebelumnya laba bersih Rp 10,29 miliar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan kriteria-kriteria yang mengacu standar internasional untuk perbankan yang ingin masuk dalam kategori sistemik atau Domestic Systematicaly Important Bank (DSIB). Daftar perbankan sistemik merupakan amanat dari UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK). Kriteria yang akan diterapkan untuk masuk ke dalam bank sistemik, seperti penambahan modal (capital surcharge) sebesar 1% sampai 3,5%. Kriteria yang tengah disusun oleh OJK di antaranya merupakan perbankan dengan skala besar, modal yang tinggi, anak usaha yang beroperasi di sektor lain dan daftar tersebut akan dievaluasi setiap enam bulan sekali. Bagi bank sistemik yang memiliki risiko kecil terhadap stabilitas keuangan, maka tambahan modal yang dilakukan tidak besar.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) yang berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dalam rangka menambah permodalan. Salah satunya BPD Sumsel Belitung. Selain sektor perbankan, terdapat sektor lain seperti PT Waskita Beton Precast, PT Cikarang Listrindo.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured