Everyone Can Trade

JustForex

Kamis, 11 Agustus 2016

View Market IHSG 11Agustus16

Prediksi IHSG;
Menko Perekonomian menyatakan dana repatriasi maupun deklarasi dari program tax amnesty bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan sektor non keuangan atau pembangunan infrastruktur.  Proyek pembangunan pemerintah bisa menggunakan dana program tax amnesty jika dana itu tidak terserap secara maksimal bagi sektor keuangan.  Namun proyek pemerintah yang dimaksud masih dalam diskusi dengan kementerian terkait.  Sebelumnya Menkeu Sri Mulyani menerbitkan PMK No. 122 tahun 2016 yang mengatur mekanisme pemanfaatan investasi dana amnesti pajak ke sektor non keuangan, seperti sektor riil, properti, infrastruktur dan logam mulia.  PMK itu menegaskan pemberian kewenangan kepada sektor perbankan untuk menjadi pintu masuk (gateway) bagi dana repatriasi modal mau pun deklarasi aset sebelum disalurkan untuk menggerakkan kinerja sektor non keuangan.  PMK tersebut juga akan menunjuk bank-bank yang masuk dalam daftar gateway untuk memfasilitasi investasi peserta tax amnesty ke sektor riil.  Hal itu agar memastikan dana repatriasi yang diinvestasikan bisa dijaga agar tidak kembali keluar (lock-up).
Sementara itu berkenaan dengan indeks, koreksi IHSG pada hari ini diprediksi berlanjut, karena faktor teknis.  Kendati, momentum dalam negeri masih positif. Perhatikan saham sektor perkebunan.

Perspektif tenikal
Support Level : 5401/5378/5350
Resistance Level : 5452/5480/5503
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

UNTR: Trading Buy
 Close 17900, TP 18125
 Boleh buy di level 17850-17900
 Resistance di 18125 & support di 17475
 Waspadai jika tembus di 17475
 Batasi resiko di 17425

AALI: Trading Buy
 Close 15725, TP 15925
 Boleh buy di level  15650-15725
 Resistance di 15925 & support di 15400
 Waspadai jika tembus di 15400
 Batasi resiko di 15300

WSKT : Trading Buy
 Close 2820, TP 2860
 Boleh buy di level  2800-2820
 Resistance di 2860 & support di 2780
 Waspadai jika tembus di 2780
 Batasi resiko di 2760

AKRA:  Trading Buy
 Close 7025, TP 7150
 Boleh buy di level  6975-7025
 Resistance di 7150 & support di 6850
 Waspadai jika tembus di 6850
 Batasi resiko di 6800

RALS:  Trading Buy
 Close 1265, TP 1300
 Boleh buy di level  1255-1265
 Resistance di 1300 & support di 1205
 Waspadai jika tembus di 1205
 Batasi resiko di 1195

GJTL:  Trading Buy
 Close 1690, TP 1785
 Boleh buy di level  1580-1690
 Resistance di 1785 & support di 1565
 Waspadai jika tembus di 1565
 Batasi resiko di 1555

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
CTRP, BTON, SRIL, UNTR, SMGR, INTP.

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 10-Aug-16
 Crude Oil-(barel) US$42.27  (-0.50)
 Gold-(troy oz) US$1,353.05  (12.32)
 Nickel-(ton) US$10,780.00  (10.00)
 Tin-(ton) US$18,415.00  (115.00)
 Coal (Newc)/ton US$67.00  (4.60)
 CPO Mal/ton* MYR2,562.50 (50.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,112.50 (-14.50)
*running

Agenda hari ini  - Kamis, 11 Agustus 2016
Stock Split
·   CNTB, ratio 1:20, cum 10 Aug’16, ex 11 Aug’16

Dividend
TBLA, cash dividen 20.00, cum 10 Aug-16, ex 11 Aug-16

Economic Calendar:
• data Jobless Claims AS per 5 Agustus 2016
• data Import Prices AS bulan Juli 2016


VAS
HEADLINE NEWS

PT Waskita Beton Precast, anak usaha Waskita Karya (WSKT) melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan harga penawaran saham di kisaran Rp 400-Rp 500 per saham. Perseroan akan melepas saham sebanyak-banyaknya 10.544.463.000 atau setara dengan 40% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dengan demikian perseroan perseroan berpotensi meraih dana sekitar Rp 4,27-5,27 triliun. Dana hasil IPO ini rencananya akan digunakan untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha. PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak selaku penjamin pelaksana emisi. Masa penawaran awal (bookbuilding) akan dilangsungkan pada 10-26 Agustus 2016. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan pada 7 September 2016 dan pelaksanaan IPO akan dilakukan pada 20 September 2016.

PT Waskita Beton Precast, anak usaha Waskita Karya (WSKT) menargetkan laba bersih tahun 2016 sebesar Rp 620 miliar atau meningkat hampir dua kali lipat dari laba bersih tahun 2015 sebesar Rp 330 miliar. Sementara penjualan ditargetkan Rp 4,9 triliun. Perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,1 triliun, termasuk untuk akuisisi 2 pabrik yang sudah bisa berproduksi. Pabrik itu berlokasi di Jawa Tengah dan Palembang. Sedang capex tahun 2017 dianggarkan Rp 1,9 triliun. Hingga Juli 2016 perseroan telah meraih kontrak baru sebesar Rp 6,6 triliun dari target kontrak baru tahun 2016 sebesar Rp 8 triliun.

Hingga akhir tahun 2016 Bank Negara Indonesia (BBNI) menargetkan menambah 2.500 pengguna kartu kredit untuk korporasi atau BNI Corporate Card. Perseroan menargetkan jumlah pengguna BNI Corporate Card sebanyak 6.500 kartu. Selain itu perseroan menargetkan pertumbuhan kredit 11% hingga akhir tahun dengan nilai mencapai Rp 11,2 triliun. Pertumbuhan kredit lebih banyak dikontribusi oleh kartu kredit perorangan dari pada korporasi.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) mengalami penurunan laba bersih sebesar 37,13% YoY hingga Juni 2016 menjadi USD 36,48 juta. Penjualan bersih turun menjadi USD 609,47 juta pada 1H16, dari USD 824,52 juta pada 1H15.

Petrosea (PTRO) mendapatkan kontrak baru dari Indonesia Bulk Terminal senilai Rp 53,2 miliar dan variation sebesar Rp 427,1 juta. Perseroan akan merealisasikan pengerjaan penilaian (assessment), perbaikan, dan konstruksi damace coal export jetty. Pengerjaan kontrak tersebut berjangka waktu 1 Agustus - 8 Desember 2016. PTRO juga telah memperoleh kontrak baru jasa pertambangan dan sewa peralatan senilai Rp 2,4 triliun. Sementara itu, perseroan berencana untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor non batubara menjadi 40% dari total pendapatan dalam 2-3 tahun mendatang.

Bank Maybank Indonesia (BNII) memperkirakan tahun depan akan kembali melakukan aksi penambahan modal untuk mendukung ekspansi bisnis. Hingga akhir tahun ini, ekspansi kredit perseroan kemungkinan di kisaran single digit. Tambahan modal dapat berupa penerbitan obligasi subordinasi atau suntikan modal dari induk usaha.

Krakatau Steel (KRAS) akan memasok sekitar 50.000 ton/tahun baja canai dingin atau bahan baku untuk produk baja ringan Zinium kepada Sunrise Steel sebagai upaya meningkatkan produk dengan tingkat kandungan dalam negeri.

Dua Putra Makmur (DPUM) berencana ekspansi membangun pabrik di Saumlaki, kawasan timur Indonesia untuk meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus agar lebih dekat dengan bahan baku. Capital expenditure untuk mendukung aksi korporasi tersebut sebesar Rp50 miliar. Saat ini kapasitas produksi udang bisa mencapai sekitar 100 ton per hari dan dengan bertambahnya pabrik di Indonesia timur nanti, kapasitas pabrik dapat naik menjadi sekitar 115 ton per hari.

Bank Negara Indonesia (BBNI) menargetkan hingga ahir tahun produk consumer payroll perseroan mencapai Rp8 triliun atau tumbuh 104,08% dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu. Target tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan rencana awal tahun ini yang diperkirakan tumbuh 97,43% menjadi Rp7,7 triliun.

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menargetkan kepastian proyek PLTU mulut tambang Sumsel 8 berkapasitas 2x620 megawatt dapat diperoleh bulan depan. Perseroan telah melakukan pembahasan terkait dengan hal tersebut bersama PT PLN dan kini prosesnya sudah memasuki tahap finalisasi.

Secara keseluruhan kredit konsumer Bank Negara Indonesia (BBNI) akan tumbuh dua digit atau di atas 10% di tahun 2016. Segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit tanpa agunan (KTA) atau payroll akan mendorong pencapaian target kredit konsumer.  BNI memprediksi permintaan KPR akan terjadi selama 3 bulan yaitu September, Oktober dan November. Sedangkan di bulan Desember, konsumen sudah tidak fokus mengajukan permintaan kredit. BNI menargetkan KPR minimal tumbuh 10%, KTA tumbuh 166% mencapai Rp 8 triliun di akhir tahun 2016 dibandingkan posisi Rp 3,92 triliun di akhir tahun 2015. Realisasi kredit payroll telah mencapai Rp 6,63 triliun per semester I 2016. BNI menargetkan pertumbuhan kartu kredit sebesar 14%-15% di tahun 2016. Sedangkan jumlah kartu kredit akan mencapai 1,8 juta kartu di akhir tahun 2016 atau bertambah 200 kartu dibandingkan jumlah kartu yang terbit 1,7 juta di akhir tahun 2015. Ke depan BNI menargetkan jumlah pemegang kartu kredit gold dan platinum dengan plafon Rp 10 juta-Rp 20 juta akan bertambah untuk menyiasati peraturan pembatasan kepemilikan kartu kredit.

Red Planet Indonesia (PSKT) melakukan Penambahan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan mengeluarkan saham baru sebanyak 80.000.000 saham dengan harga pelaksanaan Rp 625 per saham, sehingga dana yang diraih Rp 50.000.000.000. Penambahan modal Tanpa HMETD ini dilaksanakan pada 24 Agustus 2016. Saham baru ini akan diambil oleh PT Pelagia Jaya Mahe.

Sinar Mas Multiartha (SMMA) akan menerbitkan saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau private placement tahap kedua dengan mengeluarkan 10 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanaan Rp 5.006 per saham atau total sekitar Rp 50 miliar. Saham ini akan diserap oleh investor Itochu Corporation. HMETD tahap kedua ini akan dilaksanakan dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Agustus 2016.

Bank Mayapada (MAYA) akan melaksanakan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue) untuk memperkuat modal. Perseroan akan menambah sebanyak-banyaknya 614.916.967 saham dengan nilai nominal Rp 100 yang seluruhnya adalah saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan yang memiliki hak yang sama dengan saham biasa. Penerbitan Umum Terbatas (PUT) IX akan dilaksanakan tidak lebih dari 12 bulan setelah mendapatkan pernyataan efektif. Perseroan akan melaksanakan RUPS Luar Biasa pada 15 September 2016. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi kepemilikannya hingga maksimal 10%. Perseroan menargetkan dana sebesar Rp 1 triliun dari rights issue tersebut. Dengan dana segar dari rights issue, perseroan menaikkan target pertumbuhan kredit dari sebelumnya 12% menjadi 15%. Sedangkan target pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik dari 10% menjadi 12%.

Penerbitan obligasi Global Senior Notes Lippo Karawaci (LPKR) durasi 6 tahun sebesar USD 260 juta mengalami oversubscribed 4.8x atau lebih dari USD1,25 miliar. Penerbitan ini ditawarkan pada harga 103,75, dengan imbal hasil akhir sebesar 6.2% YTM. Hasil dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2019. Obligasi ini menjadi bagian dari obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2022. Dengan penerbitan tersebut, total obligasi 2022 menjadi USD 410 juta. Penerbitan obligasi yang jatuh tempo pada 2022 ini mendapat peringkat Ba3 dari Moody`s, B+ dari S&P dan BB dari Fitch.

Salah satu area gudang penyimpanan bahan baku (barang) di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi milik anak usaha Lautan Luas (LTLS) yakni PT Dunia Kimia Jaya (DKJ) mengalami kebakaran pada Senin, 8 Agustus 2016. Perseroan menyebutkan tidak ada korban jiwa atau terluka dalam kebakaran tersebut dan besarnya kerugian belum dapat dipastikan dengan tepat. Namun dipastikan tidak merupakan hal yang sifatnya material baik dari sisi anak perusahaan maupun dari sisi perseroan. Selain itu DKJ mempunyai asuransi atas bangunan dan barang yang terbakar tersebut.

PT Home Credit Indonesia menggandeng Alfa Group dalam menyediakan metode pembayaran tunai kepada pelanggan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan guna menghadapi persaingan di industri pembiayaan. Saat ini seluruh pelanggan Home Credit dapat melakukan pembayaran cicilan bulanan di 13.000 gerai Alfa Group yaitu Alfamart, Alfamidi, Alfa Express Lawson dan DanDan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pertimbangan utama menggandeng Alfa Group lantaran perusahaan ini merupakan salah satu ritel minimarket terkemuka di Indonesia.

Garuda Indonesia (GIAA) telah membuka penerbangan dengan rute Jayapura - Makassar - Surabaya dan sebaliknya. Rute tersebut dibuka karena melihat potensi pasar yang selama ini belum terakomodir dengan baik.

Sampai dengan Juli 2016 Timah (TINS) mengeluarkan biaya eksplorasi di darat dan di laut di daerah Bangka dan Belitung sebesar Rp 73.872.649.590. Biaya itu terdiri dari Rp 55.805.079.590 untuk biaya operasional dan Rp 18.067.570.000 untuk biaya investasi. Kegiatan eksplorasi di laut dilakukan di perairan Bangka dengan menggunakan 5 unit kapal bor. Sedangkan kegiatan eksplorasi di darat meliputi pemetaan geologi, core logging dan pemboran timah primer di pulau Bangka dan Belitung. Hasil kegiatan eksplorasi Juli 2016, kegiatan eksplorasi laut mendapatkan Sumber Daya Tereka sebesar 170 ton, sumber daya tertunjuk 962 ton dan sumber daya terukur 5.189 ton.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan tetap mengeluarkan ketentuan untuk pengurangan uang muka (down payment/DP) kendaraan bermotor oleh perusahaan pembiayaan hingga 0%. Namun relaksasi itu diberikan dengan sangat selektif. Syarat bagi perusahaan pembiayaan yang dapat memberikan keringanan uang muka (down payment/DP) 0% salah satunya adalah perusahaan pembiayaan harus memiliki rasio pembiayaan bermasalah (NPF) secara net di bawah 1%.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured