Everyone Can Trade

JustForex

Rabu, 10 Agustus 2016

View Market IHSG 10Agustus16

Prediksi IHSG;
Menyusul rencana pemerintah untuk memangkas anggaran belanja pemerintah sebesar Rp 65 triliun dan dana transfer ke daerah Rp 68,8 triliun atau total Rp 133,8 triliun dalam APBN-P 2016, Menteri PPN/Kepala Bappenas memastikan pemangkasan anggaran Kementerian atau Lembaga (K/L) tahap II bukan pada belanja prioritas.  Anggaran program pembangunan infrastruktur dan pembiayaan umum lainnya tidak akan dipangkas.
Pemangkasan anggaran APBN yang dilakukan itu merupakan langkah realistis, karena hingga saat ini uang tebusan tax amnesty yang diharapkan menjadi salah satu sumber penerimaan negara baru diperoleh Rp 236 miliar, atau sekitar 0,1% dari target sebesar Rp 165 triliun.  Sementara deklarasi aset tercatat Rp 11,144 triliun dan surat penyataan harta menjadi 1656 surat.  Kami masih positif atas kebijakan tax amnesty ini.
Sentimen eksternal akan diimbangi dengan katalis dari dalam negeri. Bursa saham Indonesia diprediksi kembali bergerak fluktuatiif pada hari ini dibayangi oleh potensi aksi ambil untung lanjutan.

Perspektif tenikal
Support Level : 5421/5401/5373
Resistance Level : 5468/5496/5516
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ADRO: Trading Buy
 Close 1200, TP 1220
 Boleh buy di level 1180-1200
 Resistance di 1220 & support di 1170
 Waspadai jika tembus di 1170
 Batasi resiko di 1150

PTBA: Trading Buy
 Close 10375, TP 10575
 Boleh buy di level  10275-10375
 Resistance di 10575 & support di 10175
 Waspadai jika tembus di 10175
 Batasi resiko di 10100

PGAS : Trading Buy
 Close 3230, TP 3300
 Boleh buy di level  3210-3230
 Resistance di 3300 & support di 3170
 Waspadai jika tembus di 3170
 Batasi resiko di 3150

JPFA:  Trading Buy
 Close 1490, TP 1515
 Boleh buy di level  1470-1490
 Resistance di 1515 & support di 1445
 Waspadai jika tembus di 1445
 Batasi resiko di 1435

ASRI:  Trading Buy
 Close 555, TP 575
 Boleh buy di level  545-555
 Resistance di 575 & support di 545
 Waspadai jika tembus di 545
 Batasi resiko di 535

BKSL:  Trading Buy
 Close 114, TP 125
 Boleh buy di level  112-114
 Resistance di 125 & support di 105
 Waspadai jika tembus di 105
 Batasi resiko di 103

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
CTRP, SMGR, AKRA, ACST, CTRA, KIJA,

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 9-Aug-16
 Crude Oil-(barel) US$42.99  (-0.03)
 Gold-(troy oz) US$1,333.54  (-1.79)
 Nickel-(ton) US$10,770.00  (55.00)
 Tin-(ton) US$18,300.00  (-50.00)
 Coal (Newc)/ton US$67.25  (4.85)
 CPO Mal/ton* MYR2,512.50 (23.50)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,126.50 (2.50)
*running

Agenda hari ini  - Rabu, 10 Agustus 2016
Stock Split
·   CNTB, ratio 1:20, cum 10 Aug’16, ex 11 Aug’16

Dividend
·   TBLA, cash dividen 20.00, cum 10 Aug-16, ex 11 Aug-16

Economic Calendar:
• data Core Machinery Orders Jepang bulan Juni 2016
• data Job Openings and Labor Turnover Summary AS bulan Juni 2016
• data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 5 Agustus 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Sinar Mas Multiartha (SMMA) akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Tahap II. Jumlah saham baru yang akan dikeluarkan sebanyak 10 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar dan harga pelaksanaan Rp5.006 per lembar atau total Rp50.06 miliar. Saham ini akan diserap oleh investor Itochu Corporation.

Media Nusantara Citra (MNCN), unit usaha Grup MNC, telah melepas saham miliknya dalam PT OTT MNC Indonesia senilai Rp3,5 miliar. Pihak yang membeli 999.000 saham tersebut yakni PT Sky Vision Networks (SVN).  Alasan transaksi jual beli saham ini yakni PT OTT MNC Indonesia merupakan perusahaan yang sudah tidak aktif beroperasi selama beberapa tahun terakhir.

Agung Podomoro (APLN) siapkan dana untuk membayar pelunasan obligasi I Agung Podomoro Land Tahun 2011 Seri B. jumlah pokok obligasi yang akan dilunasi mencapai Rp875 miliar. Dana pelunasan akan menggunakan dana perpaduan antara kas internal dan pinjaman bank baru.

Bank Tabungan Negara (BBTN) memberikan suku bunga untuk dua seri obligasi yakni 8,2% dan 8,75%. Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016 sebesar Rp3 triliun terdiri dari dua seri yakni seri A dengan nominal Rp1.347.000.000.000 berbunga 8,2 persen dan jangka waktu 3 tahun. Sedangkan seri B bernominal Rp1.653.000.000.000 dengan bunga 8,75 persen per tahun dan jangka waktu 5 tahun. Pefindo memberikan peringkat idAA+ untuk obligasi ini.

Indosat (ISAT) segera melangsungkan penawaran umum berkelanjutan (PUB) I tahap IV sekitar Rp 3,5 triliun atau lebih tinggi dari target semula Rp 2 triliun. Mayoritas dana hasil emisi surat utang tersebut akan digunakan untuk pelunasan (refinancing) utang berdenominasi USD. Perseroan telah melakukan penawaran awal terhadap PUB I tahap IV dan mengalami kelebihan permintaan hingga dua kali. Oleh karena itu, nilai penerbitan obligasinya dinaikkan.

Astra Otoparts (AUTO) menerbitkan surat utang jangka menengah (MTN) senilai Rp 800 miliar. Perseroan menerbitkan MTN seri A sebesar Rp 450 miliar dengan jangka waktu satu tahun dan kupon sebesar 8,3%. Sementara itu, MTN seri B sebesar Rp 350 miliar berjangka waktu selama tiga tahun dengan kupon tetap sebesar 9%.

Bakrie & Brothers (BNBR) melalui anak usahanya, Bakrie Construction (BCons), mulai menggarap proyek pembangunan dua anjungan pengeboran migas lepas pantai senilai USD 107 juta di lapangan MDA dan MBH Selat Madura milik Husky-CNOOC Madura Ltd (HCML). BCons menggandeng Timas Suplindo untuk mengerjakan proyek itu.

Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) menargetkan porsi ekspor perseroan sebesar 5% tahun ini, dari saat ini sekitar 2%. Tahun ini, SIDO berencana ekspor sendiri, dengan mendaftarkan produknya di negara lain dan membentuk perwakilan. Selain itu, perseroan juga terus meningkatkan penetrasi produk-produknya terutama di Indonesia Timur. Tahun ini, SIDO akan meluncurkan 2-3 produk baru. Saat ini, perseroan fokus menyelesaikan pabrik barunya di Semarang yang berkapasitas produksi sekitar 150 juta sachet per bulan.

Kawasan Industri Jababeka (KIJA) menjajaki ekspansi pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 260 MW di Cikarang, Jawa Barat. Nilai investasi diperkirakan mencapai USD 260 juta. PLTGU ini diharapkan dapat beroperasi pada 2020. Sementara itu, perseroan tetap optimistis mampu mencapai target marketing sales sebesar Rp 1,4 triliun tahun ini.

Kawasan Industri Jababeka (KIJA) bersama mitra strategisnya yakni DW Development tengah mematangkan konsep pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten yang memiliki luas hingga 1.400 ha. DW Development berkomitmen untuk mengeluarkan investasi sekitar USD 500 juta dengan menguasai 49% saham pada proyek Tanjung Lesung.

Intiland Development (DILD) menyiapkan belanja modal sebesar Rp 2 triliun tahun ini. Dari jumlah investasi tersebut, sebesar 90% akan digunakan untuk membiayai konstruksi proyek-proyek Intiland, sementara sisanya untuk akuisisi lahan. Perseroan akan tetap fokus mengembangkan bisnis di Jakarta dan Surabaya. Di samping itu, DILD akan lebih fokus menggarap proyek-proyek mixed use.

Binakarya Jaya Abadi (BIKA) berencana melakukan rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 150 juta saham baru atau setars 24,34% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana hasil rights issue sebesar 40% akan digunakan untuk mengembangkan usaha anak usaha, 45% akan digunakan anak usaha Binakarya Citra Buana untuk pembayaran lunas seluruh utang kepada Bank Tabungan Negara, dan sisanya 15% akan dgunakan untuk modal kerja.

Bank Mayapada International (MAYA) tengah menawarkan lembar saham baru kepada investor melalui rights issue. Dana tersebut diproyeksikan masuk sekitar Oktober 2016 setelah rights issue selesai. Target hasil rights issue masih sesuai dengan target sebelumnya, yakni Rp 1 triliun. Jumlah lembar saham yang akan diterbitkan mencapai 614.916.967 saham dengan nilai nominal Rp 100.

Waskita Beton Precast akan menawarkan sebanyak-banyaknya 10.544.463.000 saham baru dengan harga nominal Rp 100 atau sebanyak-banyaknya 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Masa penawaran awal 10-26 Agustus 2016 dan masa penawaran 9-14 September 2016 dengan perkiraan pencatatan di BEI pada 20 September 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan 56% untuk kebutuhan modal kerja pengerjaan proyek-proyek yang bersifat turnkey, 44% untuk belanja modal dalam pengembangan usaha untuk memenuhi permintaan beton nasional.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) meningkatkan keandalan jaringan untuk menjamin ketersediaan gas saat perhelatan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Palembang. Saat ini PGAS membangun jaringan baru dengan diameter pipa lebih besar dari yang lama sejauh 4 km di pusat kota, yaitu dari Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Palembang Indah Mall karena di lokasi ini terdapat banyak hotel dan rumah. Jaringan ini ditargetkan selesai pada September 2016 dan saat ini sudah menyelesaikan pekerjaan untuk penggalian pipa sejauh 2 km.

Bank Danamon Indonesia (BDMN) memberikan fasilitas kredit pembiayaan senilai Rp 100 miliar kepada PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance). Kerja sama antara Andalan Finance dan Bank Danamon ini merupakan kerja sama yang kedua. Sebelumnya Bank Danamon berpartisipasi dalam pemberian fasilitas kredit sindikasi pada tahun 2014. Dengan adanya penambahan pemberian kredit dari Bank Danamon kali ini, maka Andalan Finance telah menerima total Rp 200 miliar dari Bank Danamon.

Anak usaha Pembangunan Perumahan (PTPP) yakni PT PP Precast akan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada tahun 2016 dengan menggunakan laporan keuangan Maret 2016. PP Precast berencana mengeluarkan 40% saham dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Sebelumnya PTPP mengemukakan ada tiga anak usahanya yang akan melakukan IPO, di antaranya PP Precast, PP Peralatan, dan PP Energi. PP Peralatan direncanakan IPO pada tahun 2017. Sementara PP Energi akan dilakukan skema spin off terlebih dahulu, karena saat ini PP Energi masih menjadi unit usaha dari PTPP.

Samudera Indonesia (SMDR) melakukan penandatanganan perjanjian pembangunan kapal baru dengan perusahaan galangan asal Tiongkok, Jinjiang Nanyang Shipbuilding Co.Ltd. Rencananya akan dibangun 2 unit kapal container 600 Teus dengan nilai investasi sebesar USD 16 juta. Kapal ini dibangun sebagai bagian dari rencana peremajaan serta meningkatkan daya saing armada Samudera Indonesia yang saat ini sudah beroperasi di rute domestik. Dengan adanya investasi ini dapat meningkatkan kapasitas angkut untuk rute-rute existing sebagai langkah antisipasi perkembangan volume di masa yang akan datang. Kapal ini akan dibangun di Jingjiang, Provinsi Jiangsu, Tiongkok dan diharapkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2017.

Bank Mandiri (BMRI) segera menyerap dana hasil penerbitan efek beragunan aset berbentuk surat partisipasi (EBA-SP). BMRI telah menutup proses penyerapan dana dari penerbitan surat utang EBA-SP senilai Rp 500 miliar. Bank dan pensiunan investor paling besar menyerap dana EBA-SP. BMRI menerbitkan instrumen investasi tersebut untuk menambah pilihan produk-produk keuangan lain. BMRI berencana untuk menerbitkan Negotiable Certificate Deposito (NCD) di akhir tahun 2016, tergantung dari likuiditas dan pasar.

Bank Mandiri (BMRI) hingga saat ini sudah memperoleh sekitar Rp 70 miliar dana tebusan tax amnesty. Namun belum ada dana repatriasi yang masuk ke Bank Mandiri, meskipun sudah ada dalam progres. Bank Mandiri mencatat sudah ada 500 orang yang melakukan deklarasi dengan nilai sekitar Rp 5 triliun. Namun yang merepatriasi masih dalam tahap pengisian formulir. Perseroan menyatakan progres dari program kebijakan amnesti pajak masih belum maksimal. Meski demikian perseroan yakin akan banyak pemilik dana yang akan ikut jadi peserta amnesti pajak di periode awal.

Bank Mandiri (BMRI) menyatakan setidaknya ada sekitar 500 orang mendeklarasikan diri untuk melakukan pengampunan pajak. Bank Mandiri juga mencatat dana tebusan dari tax amnesty sebesar Rp 500 miliar dan dana repatriasi dari tax amnesty senilai Rp 5 triliun. Dana repatriasi masuk ke deposito dan giro. Bank Mandiri belum dapat memprediksi dana repatriasi yang akan masuk seberapa besar, namun perseroan akan menyiapkan berbagai produk untuk penempatan dana repatriasi dari para wajib pajak. Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi dan Negotiable Certificate Deposito (NCD) untuk produk investasi dengan kewajiban penempatan dana selama 3 tahun. Bank Mandiri akan menyiapkan instrumen investasi dana investasi real estat (DIRE) untuk gedung Graha Mandiri. Perseroan mengklaim dana tebusan atau dana repatriasi dari tax amnesty akan semakin bertambah, karena bank Mandiri berencana kembali melakukan roadshow ke Singapura untuk sosialisasi tax amnesty.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyatakan telah menerima dana dari tax amnesty berupa dana tebusan dan dana repatriasi dari wajib pajak. Jumlah akun tax amnesty yang masuk sebanyak 70 akun yang terdiri dari 68 akun dari dana tebusan dan 2 akun dari dana repatriasi. BRI mencatat dana tebusan tax amnesty yang masuk senilai Rp 2 miliar, sedangkan dana dari repatriasi senilai Rp 9 miliar. Dana repatriasi itu ditempatkan di deposito. BRI memproyeksikan dana tax amnesty yang masuk ke BRI akan mencapai Rp 50 miliar-Rp 60 miliar hingga akhir tahun 2016. Perseroan telah menyiapkan sejumlah produk untuk menarik dana repatriasi dalam rangka program tax amnesty. BRI akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp 20 triliun, medium term notes (MTN) senilai Rp 5 triliun dan surat berharga seperti promisorry notes. BRI akan menerbitkan setengah dari nilai obligasi dan setengah dari nilai MTN di semester II 2016, sisanya obligasi dan MTN akan diterbitkan pada semester I 2017. BRI akan menerbitkan promisorry notes untuk pendanaan proyek-proyek usaha kecil dan menengah (UKM).

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) optimis bisa menguasai pasar broadband nasional dan menjadikan layanan tersebut sebagai salah satu mesin pendapatan di masa depan. Telkom memperkirakan Fixed Broadband dengan produk IndiHome sekitar 50%-60% pangsa pasar. Perseroan akan memacu layanan fixed broadband dengan mempercepat koneksi serat optik masuk ke rumah-rumah, mendorong migrasi pelanggan menggunakan serat optik, dan memperkaya platform baik yang linear atau hybrid bekerja sama dengan pemain Over The Top (OTT), seperti iFlix, Catchplay, dan Viu. Hingga semester I 2016 layanan IndiHome memiliki 1,5 juta pelanggan dengan average revenue per user (ARPU) Rp 300 ribu, sementara total pelanggan fixed broadband 4,315 juta pelanggan. Telkom hingga semester I 2016 memiliki 10 juta home passed dengan dukungan backbone serat optik 83 ribu KM dan luas data center 70 ribu meter persegi. Di segmen mobile broadband melalui anak usaha Telkomsel, memiliki 49,850 juta pengguna flash dimana ada 5,9 juta pelanggan telah berganti ke kartu 4G.

Verena Multifinance (VRNA) berencana menambah modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan mengeluarkan saham baru sebanyak 2.500.000.000 saham dengan harga nominal Rp 100 per saham. Saat ini perseroan belum mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan, sehingga perseroan belum dapat menetapkan tanggal periode pelaksanaan penambahan modal. Penambahan Modal dengan HMETD ini akan memperkuat struktur dan kekuatan permodalan perseroan guna mendukung pertumbuhan usaha.

Grahamas Citrawisata (GMCW) membukukan pendapatan sebesar Rp 10,67 miliar per 30 Juni 2016 atau naik dibandingkan sebelumnya Rp 9,37 miliar. Rugi bersih tercatat Rp 1,23 miliar, turun dari rugi bersih Rp 3,97 miliar pada Juni 2015.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured