Prediksi IHSG;
Kebijakan tax amnesty yang dilakukan pemerintah Indonesia, memicu kekhawatiran bukan saja pemerintah Singapura, namun juga mencemaskan sektor perbankan negara ini. Sejumlah media setempat melaporkan bahwa beberapa bank Singapura tengah berupaya untuk meyakinkan kliennya dari Indonesia agar mempertahankan dananya di negeri itu. Namun bank sentral dan Menteri Keuangan Singapura membantah telah menerapkan kebijakan untuk menjegal program tax amnesty. Pemerintah Indonesia mengekspektasikan, dana sekitar US$760 miliar akan masuk ke Indonesia hingga Maret 2017. Dikabarkan sekitar US$200 miliar dana WNI ditempatkan di Singapura. Namun menurut laporan International Business Times, selama pekan pertama penerapan amnesti pajak, sekitar US$30 miliar dana sudah kembali ke Indonesia.
Sentimen tax amnesty yang telah memicu masuknya aliran dana asing ke dalam negeri, diperkirakan sentiment tersebut terus akan mendorong meningkatnya aliran dana asing ke Indonesia, hal ini dapat kembali memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia. Dampaknya potesi kenaikan IHSG diperkirakan masih terbuka.
Sementara itu, penurunan IHSG pada perdagangan Rabu merupakan koreksi wajar, mengingat IHSG dalam beberapa hari terakhir menoreh kenaikan signifikan. Selain itu, bersamaan juga dengan turun tajam indeks bursa global. Prediksi hari ini, indeks global berpeluang bergerak positif dan hal ini dapat memberikan dukungan bagi IHSG ke zona hijau.
Perspektif tenikal
Support Level : 5328/5303/5275
Resistance Level : 5380/5408/5432
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PTPP: Trading Buy
Close 3930, TP 3990
Boleh buy di level 3910-3930
Resistance di 3990 & support di 3850
Waspadai jika tembus di 3850
Batasi resiko di 3830
SMGR: Trading Buy
Close 10175, TP 10425
Boleh buy di level 10100-10175
Resistance di 10425 & support di 9850
Waspadai jika tembus di 9850
Batasi resiko di 9800
SIMP : Trading Buy
Close 476, TP 505
Boleh buy di level 473-476
Resistance di 505 & support di 462
Waspadai jika tembus di 462
Batasi resiko di 460
BBTN: Trading Buy
Close 1970, TP 2010
Boleh buy di level 1960-1970
Resistance di 2010 & support di 1950
Waspadai jika tembus di 1950
Batasi resiko di 1940
PNBN: Trading Buy
Close 870, TP 895
Boleh buy di level 850-870
Resistance di 895 & support di 820
Waspadai jika tembus di 820
Batasi resiko di 810
NIKL: Trading Buy
Close 560, TP 585
Boleh buy di level 550-560
Resistance di 585 & support di 515
Waspadai jika tembus di 515
Batasi resiko di 505
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
TLKM, BCIP, GJTL, MPPA, PNLF, PWON, PGAS
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 3-Aug-16
Crude Oil-(barel) US$39.76 (0.25)
Gold-(troy oz) US$1,364.62 (0.98)
Nickel-(ton) US$10,725.00 (-10.00)
Tin-(ton) US$17,990.00 (115.00)
Coal (Newc)/ton US$67.60 (5.20)
CPO Mal/ton* MYR2,397.50 (3.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,120.50 (30.50)
*running
Agenda hari ini - Senin, 04 Agustus 2016
Stock Split
• MYOR, ex date 04 Aug’16
Economic Calendar:
• pengumuman suku bunga BoE bulan Agustus 2016
• notulen meeting BoE 4 Agustus 2016
• BoE Inflation Report
• konperensi pers gubernur BoE Mark Carney mengenai BoE Inflation Report
• data Jobless Claims AS per 29 Juli 2016
• data Factory Orders AS bulan Juni 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Pembangunan Perumahan (PTPP), paruh pertama tahun ini telah meraih kontrak baru sebesar Rp14,14 triliun. Jumlah ini setara dengan 45% dari total target perolehan kontrak baru yang ditetapkan perseroan sepanjang 2016 yang mencapai Rp31 triliun. Dengan raihan kontrak baru Rp14,14 triliun di akhir 2016 dan carry over tahun 2015 sebesar Rp39 triliun. Dengan begitu total order book sampai akhir Juni 2016 sebesar Rp53,14 triliun. Perseroan optimis bisa melampaui target kontrak baru yang sudah ditetapkan manajemen sebesar Rp31 triliun hingga akhir 2016.
Mitra Pinashtika Mustika (MPMX) menyatakan perseroan sudah membeli kembali sahamnya dari 24 Agustus 2015 hingga 1 Mei 2016. Jumlah saham yang dibuyback mencapai 71.012.400 lembar saham. Perseroan bermaksud mengalihkan saham hasil buyback tersebut melalui perdagangan saham di BEI untuk mendukung likuiditas saham perseroan.
Aneka Tambang (ANTM) tengah melakukan penjajakan untuk mengembangkan pasar ekspor emas untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Beberapa pasar yang tengah dijajaki diantaranya Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab dan beberapa negara Afrika. Penjajakan pasar baru dilakukan seiring adanya kendala berlanjutnya ekspor ke India yang merupakan pasar ekspor utama emas ANTAM di tahun 2015. Tingginya penjualan emas Antam di tahun 2015 merupakan anomali yang disebabkan tingginya ekspor emas ke India seiring adanya ASEAN-India Free Trade Agreement. Dengan adanya pembatasan impor emas yang diberlakukan Pemerintah India dan berlaku bagi semua Perusahaan sejak akhir tahun lalu.
Salim Ivomas Pratama (SIMP) telah menandatangani suatu Nota Kesepahaman dengan DAITOCACAO Co. Ltd. dari Jepang untuk memulai pembahasan kerja sama mengenai rencana pendirian perusahaan patungan di Indonesia. Perusahaan patungan ini bergerak dalam industri dan pemasaran produk-produk cokelat secara komersial. DAITOCACAO merupakan anak perusahaan dari The Nisshin OilliO Group, suatu perusahaan yang tercatat di Bursa Tokyo. Perusahaan patungan tersebut akan memanfaatkan teknologi yang canggih dalam industri cokelat yang dimiliki oleh DAITOCACAO dan mengekplorasi kesempatan untuk masuk ke pasar cokelat.
Wijaya Karya (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp 22,73 triliun di minggu I Agustus 2016. Jumlah itu setara 43,04% dari target kontrak baru sepanjang tahun 2016 sebesar Rp 52,80 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut meningkat 106,13% YoY. Hingga akhir Agustus 2016 perseroan memperkirakan bisa mendapat tambahan kontrak baru sebesar Rp 17 triliun dari proyek High Speed Railway. Kontribusi tersebut diharapkan dapat menambah nilai kontrak baru Agustus menjadi Rp 40 triliun, atau 75,75% dari target kontrak baru tahu 2016. Dengan demikian total kontrak dihadapi perseroan menjadi Rp 73,47 triliun, atau 88,94% dari target total kontrak dihadapi tahun 2016 sebesar Rp 86 triliun. Total kontrak dihadapi terdiri dari target kontrak tahun 2016 sebesar Rp 52,8 triliun dan carry over tahun 2015 sebesar Rp 33,2 triliun.
Rencana divestasi anak usaha Wijaya Karya (WIKA) melalui penawaran saham perdana atau IPO (initial public offering) nampaknya ditunda. Perseroan lebih mendahulukan proses lepas saham baru mekanisme Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Perseroan akan lebih mengutamakan rights issue dan akan melihat efektivitas rencana IPO anak usahanya. Dengan rights issue dengan nilai Rp 6,149 triliun, perseroan akan mengalokasikan ke anak usaha, salah satunya Wika Realty. Perseroan tidak merinci besaran suntikan dana tersebut sebelum WIKA mendivestasikan sebagian sahamnya di Wika Realty.
Bank Mandiri (BMRI) membantu pemerintah untuk menyosialisasikan program tax amnesty tersebut kepada para nasabahnya. Selain di dalam negeri, beberapa kantor Bank Mandiri (BMRI) di luar negeri juga berperan, antara lain Singapura, Hongkong, Shanghai dan London. Hingga saat ini baru dana deklarasi yang masuk. Hingga Senin kemarin sudah tercatat sebesar Rp 40 miliar. Bank Mandiri sudah mempersiapkan beberapa instrumen investasi untuk menyerap dana repatriasi seperti obligasi, EBA, NCD, deposit swap, produk hedging, hingga reksadana.
Bank Mandiri (BMRI) menyediakan layanan Debit Online untuk memudahkan transaksi pembayaran iklan di Facebook. Layanan tersebut bertujuan memudahkan pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan bisnis. Skema pembayaran iklan melalui Mandiri Debit Online merupakan inovasi Bank Mandiri untuk memudahkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam memperbanyak basis pelanggan dan meningkatkan penjualan. Layanan ini akan berguna bagi 57,9 juta pengusaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia, karena dapat melakukan pembayaran dengan mudah lewat Mandiri Debit Online untuk melakukan promosi di Facebook maupun Instagram. Saat ini jumlah pengguna kartu debit Bank Mandiri mencapai 13 juta pengguna dengan transaksi lebih dari 7 juta transaksi per bulan senilai Rp 5 triliun setiap bulan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) menambah sekitar 500 pelanggan gas bumi untuk rumah tangga di Batam Provinsi Kepulauan Riau. Melalui anak usaha, yaitu PT PGAS Solution, PGAS sedang membangun pipa sepanjang 10,6 km dengan nilai proyek sekitar Rp 9,08 miliar. Pipa tersebut akan menyalurkan gas kepada sekitar 500 rumah di Perumahan Greenland, Perumahan Kurnia Djaya Alam, dan Perumahan Tunas Regency di Pulau Batam. Proyek ini dibiayai PGN sendiri. PGN memiliki target menambah jaringan gas melalui Program PGN Sayang Ibu sebanyak 110.000 sambungan rumah tangga periode 2016-2019. Salah satu daerah yang akan diperluas jaringan gas rumah tangganya adalah di Batam, Kepulauan Riau. Pada saat bersamaan PGN juga sedang menyelesaikan proyek penugasan Kementerian ESDM dengan memasang 4.000 sambungan gas rumah tangga di Batam.
Bank Negara Indonesia (BBNI) kini fokus menggarap kredit usaha rakyat (KUR) untuk usaha mikro di Provinsi Bali, karena realisasi yang masih kecil pada semester I 2016. Perseroan menargetkan realisasi KUR untuk Provinsi Bali hingga akhir tahun 2016 mencapai Rp 300 miliar, sedangkan yang sudah terealisasi hingga Juni 2016 mencapai Rp 223 miliar. Nantinya pihak bank akan meningkatkan penyaluran KUR ke sektor mikro salah satunya dengan menggandeng bank perkreditan rakyat (BPR) yang memiliki segmen mikro dan kecil. Hingga Juni 2016 tercatat realisasi KUR mikro mencapai Rp 550 juta, sedangkan realisasi KUR masih didominasi untuk sektor retail yang mencapai Rp 222,5 miliar. Kredit usaha rakyat sektor retail sebagian besar tersalurkan untuk usaha di bidang pendukung perhotelan, sisanya perdagangan dan konstruksi. Sedangkan sektor lain seperti pertanian masih tergolong minim, karena sektor itu mengandalkan musim panen.
Bisi International (BISI) mengembangkan oyong atau gambas atau bestru dengan kulit yang lebih halus, dengan harapan produksi petani bisa menjadi lebih baik, sebab sangat menarik untuk pasar ekspor. Tanaman itu adalah hasil uji coba varietas baru.
Mitsui & Co Ltd. dan Fujimori Kogyo Ltd. secara bersama-sama sebagai pengendali baru Champion Pacific Indonesia (IGAR). Pengambilalihan 772.112.420 saham IGAR telah selesai dilakukan pada 2 Agustus 2016 yang mewakili 79,4% dari total saham perseroan.
Link Net (LINK) meraih pendapatan semester I 2016 sebesar Rp 1,39 triliun atau naik 13% dan laba bersih Rp 397 miliar atau naik 26% YoY. Perseroan mempertahankan laba marjin yang tinggi, dan mencatat marjin laba usaha sebesar 39% serta marjin laba bersih sebesar 28%, melalui operating leverages dan operational excellence. Perseroan secara berkelanjutan memperluas jaringannya di 3 area cakupan yaitu Jakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung. Pada kuartal II 2016, Perseroaan menambah jangkauan layanannya ke kota Malang. Pada akhir Juni 2016 Perseroan telah mencapai 1,74 juta rumah terkoneksi (homes passed).
Radiant Utama Interinsco (RUIS) membukukan laba bersih per Juni 2016 sebesar Rp19,791 miliar atau naik 19% dibandingkan sebelumnya Rp 16,618 miliar. Pendapatan turun 22% menjadi Rp 659,416 miliar dari sebelumnya Rp 845,034 miliar.
Kebijakan tax amnesty yang dilakukan pemerintah Indonesia, memicu kekhawatiran bukan saja pemerintah Singapura, namun juga mencemaskan sektor perbankan negara ini. Sejumlah media setempat melaporkan bahwa beberapa bank Singapura tengah berupaya untuk meyakinkan kliennya dari Indonesia agar mempertahankan dananya di negeri itu. Namun bank sentral dan Menteri Keuangan Singapura membantah telah menerapkan kebijakan untuk menjegal program tax amnesty. Pemerintah Indonesia mengekspektasikan, dana sekitar US$760 miliar akan masuk ke Indonesia hingga Maret 2017. Dikabarkan sekitar US$200 miliar dana WNI ditempatkan di Singapura. Namun menurut laporan International Business Times, selama pekan pertama penerapan amnesti pajak, sekitar US$30 miliar dana sudah kembali ke Indonesia.
Sentimen tax amnesty yang telah memicu masuknya aliran dana asing ke dalam negeri, diperkirakan sentiment tersebut terus akan mendorong meningkatnya aliran dana asing ke Indonesia, hal ini dapat kembali memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia. Dampaknya potesi kenaikan IHSG diperkirakan masih terbuka.
Sementara itu, penurunan IHSG pada perdagangan Rabu merupakan koreksi wajar, mengingat IHSG dalam beberapa hari terakhir menoreh kenaikan signifikan. Selain itu, bersamaan juga dengan turun tajam indeks bursa global. Prediksi hari ini, indeks global berpeluang bergerak positif dan hal ini dapat memberikan dukungan bagi IHSG ke zona hijau.
Perspektif tenikal
Support Level : 5328/5303/5275
Resistance Level : 5380/5408/5432
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
PTPP: Trading Buy
Close 3930, TP 3990
Boleh buy di level 3910-3930
Resistance di 3990 & support di 3850
Waspadai jika tembus di 3850
Batasi resiko di 3830
SMGR: Trading Buy
Close 10175, TP 10425
Boleh buy di level 10100-10175
Resistance di 10425 & support di 9850
Waspadai jika tembus di 9850
Batasi resiko di 9800
SIMP : Trading Buy
Close 476, TP 505
Boleh buy di level 473-476
Resistance di 505 & support di 462
Waspadai jika tembus di 462
Batasi resiko di 460
BBTN: Trading Buy
Close 1970, TP 2010
Boleh buy di level 1960-1970
Resistance di 2010 & support di 1950
Waspadai jika tembus di 1950
Batasi resiko di 1940
PNBN: Trading Buy
Close 870, TP 895
Boleh buy di level 850-870
Resistance di 895 & support di 820
Waspadai jika tembus di 820
Batasi resiko di 810
NIKL: Trading Buy
Close 560, TP 585
Boleh buy di level 550-560
Resistance di 585 & support di 515
Waspadai jika tembus di 515
Batasi resiko di 505
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
TLKM, BCIP, GJTL, MPPA, PNLF, PWON, PGAS
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 3-Aug-16
Crude Oil-(barel) US$39.76 (0.25)
Gold-(troy oz) US$1,364.62 (0.98)
Nickel-(ton) US$10,725.00 (-10.00)
Tin-(ton) US$17,990.00 (115.00)
Coal (Newc)/ton US$67.60 (5.20)
CPO Mal/ton* MYR2,397.50 (3.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,120.50 (30.50)
*running
Agenda hari ini - Senin, 04 Agustus 2016
Stock Split
• MYOR, ex date 04 Aug’16
Economic Calendar:
• pengumuman suku bunga BoE bulan Agustus 2016
• notulen meeting BoE 4 Agustus 2016
• BoE Inflation Report
• konperensi pers gubernur BoE Mark Carney mengenai BoE Inflation Report
• data Jobless Claims AS per 29 Juli 2016
• data Factory Orders AS bulan Juni 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Pembangunan Perumahan (PTPP), paruh pertama tahun ini telah meraih kontrak baru sebesar Rp14,14 triliun. Jumlah ini setara dengan 45% dari total target perolehan kontrak baru yang ditetapkan perseroan sepanjang 2016 yang mencapai Rp31 triliun. Dengan raihan kontrak baru Rp14,14 triliun di akhir 2016 dan carry over tahun 2015 sebesar Rp39 triliun. Dengan begitu total order book sampai akhir Juni 2016 sebesar Rp53,14 triliun. Perseroan optimis bisa melampaui target kontrak baru yang sudah ditetapkan manajemen sebesar Rp31 triliun hingga akhir 2016.
Mitra Pinashtika Mustika (MPMX) menyatakan perseroan sudah membeli kembali sahamnya dari 24 Agustus 2015 hingga 1 Mei 2016. Jumlah saham yang dibuyback mencapai 71.012.400 lembar saham. Perseroan bermaksud mengalihkan saham hasil buyback tersebut melalui perdagangan saham di BEI untuk mendukung likuiditas saham perseroan.
Aneka Tambang (ANTM) tengah melakukan penjajakan untuk mengembangkan pasar ekspor emas untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Beberapa pasar yang tengah dijajaki diantaranya Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab dan beberapa negara Afrika. Penjajakan pasar baru dilakukan seiring adanya kendala berlanjutnya ekspor ke India yang merupakan pasar ekspor utama emas ANTAM di tahun 2015. Tingginya penjualan emas Antam di tahun 2015 merupakan anomali yang disebabkan tingginya ekspor emas ke India seiring adanya ASEAN-India Free Trade Agreement. Dengan adanya pembatasan impor emas yang diberlakukan Pemerintah India dan berlaku bagi semua Perusahaan sejak akhir tahun lalu.
Salim Ivomas Pratama (SIMP) telah menandatangani suatu Nota Kesepahaman dengan DAITOCACAO Co. Ltd. dari Jepang untuk memulai pembahasan kerja sama mengenai rencana pendirian perusahaan patungan di Indonesia. Perusahaan patungan ini bergerak dalam industri dan pemasaran produk-produk cokelat secara komersial. DAITOCACAO merupakan anak perusahaan dari The Nisshin OilliO Group, suatu perusahaan yang tercatat di Bursa Tokyo. Perusahaan patungan tersebut akan memanfaatkan teknologi yang canggih dalam industri cokelat yang dimiliki oleh DAITOCACAO dan mengekplorasi kesempatan untuk masuk ke pasar cokelat.
Wijaya Karya (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp 22,73 triliun di minggu I Agustus 2016. Jumlah itu setara 43,04% dari target kontrak baru sepanjang tahun 2016 sebesar Rp 52,80 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut meningkat 106,13% YoY. Hingga akhir Agustus 2016 perseroan memperkirakan bisa mendapat tambahan kontrak baru sebesar Rp 17 triliun dari proyek High Speed Railway. Kontribusi tersebut diharapkan dapat menambah nilai kontrak baru Agustus menjadi Rp 40 triliun, atau 75,75% dari target kontrak baru tahu 2016. Dengan demikian total kontrak dihadapi perseroan menjadi Rp 73,47 triliun, atau 88,94% dari target total kontrak dihadapi tahun 2016 sebesar Rp 86 triliun. Total kontrak dihadapi terdiri dari target kontrak tahun 2016 sebesar Rp 52,8 triliun dan carry over tahun 2015 sebesar Rp 33,2 triliun.
Rencana divestasi anak usaha Wijaya Karya (WIKA) melalui penawaran saham perdana atau IPO (initial public offering) nampaknya ditunda. Perseroan lebih mendahulukan proses lepas saham baru mekanisme Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Perseroan akan lebih mengutamakan rights issue dan akan melihat efektivitas rencana IPO anak usahanya. Dengan rights issue dengan nilai Rp 6,149 triliun, perseroan akan mengalokasikan ke anak usaha, salah satunya Wika Realty. Perseroan tidak merinci besaran suntikan dana tersebut sebelum WIKA mendivestasikan sebagian sahamnya di Wika Realty.
Bank Mandiri (BMRI) membantu pemerintah untuk menyosialisasikan program tax amnesty tersebut kepada para nasabahnya. Selain di dalam negeri, beberapa kantor Bank Mandiri (BMRI) di luar negeri juga berperan, antara lain Singapura, Hongkong, Shanghai dan London. Hingga saat ini baru dana deklarasi yang masuk. Hingga Senin kemarin sudah tercatat sebesar Rp 40 miliar. Bank Mandiri sudah mempersiapkan beberapa instrumen investasi untuk menyerap dana repatriasi seperti obligasi, EBA, NCD, deposit swap, produk hedging, hingga reksadana.
Bank Mandiri (BMRI) menyediakan layanan Debit Online untuk memudahkan transaksi pembayaran iklan di Facebook. Layanan tersebut bertujuan memudahkan pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan bisnis. Skema pembayaran iklan melalui Mandiri Debit Online merupakan inovasi Bank Mandiri untuk memudahkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam memperbanyak basis pelanggan dan meningkatkan penjualan. Layanan ini akan berguna bagi 57,9 juta pengusaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia, karena dapat melakukan pembayaran dengan mudah lewat Mandiri Debit Online untuk melakukan promosi di Facebook maupun Instagram. Saat ini jumlah pengguna kartu debit Bank Mandiri mencapai 13 juta pengguna dengan transaksi lebih dari 7 juta transaksi per bulan senilai Rp 5 triliun setiap bulan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) menambah sekitar 500 pelanggan gas bumi untuk rumah tangga di Batam Provinsi Kepulauan Riau. Melalui anak usaha, yaitu PT PGAS Solution, PGAS sedang membangun pipa sepanjang 10,6 km dengan nilai proyek sekitar Rp 9,08 miliar. Pipa tersebut akan menyalurkan gas kepada sekitar 500 rumah di Perumahan Greenland, Perumahan Kurnia Djaya Alam, dan Perumahan Tunas Regency di Pulau Batam. Proyek ini dibiayai PGN sendiri. PGN memiliki target menambah jaringan gas melalui Program PGN Sayang Ibu sebanyak 110.000 sambungan rumah tangga periode 2016-2019. Salah satu daerah yang akan diperluas jaringan gas rumah tangganya adalah di Batam, Kepulauan Riau. Pada saat bersamaan PGN juga sedang menyelesaikan proyek penugasan Kementerian ESDM dengan memasang 4.000 sambungan gas rumah tangga di Batam.
Bank Negara Indonesia (BBNI) kini fokus menggarap kredit usaha rakyat (KUR) untuk usaha mikro di Provinsi Bali, karena realisasi yang masih kecil pada semester I 2016. Perseroan menargetkan realisasi KUR untuk Provinsi Bali hingga akhir tahun 2016 mencapai Rp 300 miliar, sedangkan yang sudah terealisasi hingga Juni 2016 mencapai Rp 223 miliar. Nantinya pihak bank akan meningkatkan penyaluran KUR ke sektor mikro salah satunya dengan menggandeng bank perkreditan rakyat (BPR) yang memiliki segmen mikro dan kecil. Hingga Juni 2016 tercatat realisasi KUR mikro mencapai Rp 550 juta, sedangkan realisasi KUR masih didominasi untuk sektor retail yang mencapai Rp 222,5 miliar. Kredit usaha rakyat sektor retail sebagian besar tersalurkan untuk usaha di bidang pendukung perhotelan, sisanya perdagangan dan konstruksi. Sedangkan sektor lain seperti pertanian masih tergolong minim, karena sektor itu mengandalkan musim panen.
Bisi International (BISI) mengembangkan oyong atau gambas atau bestru dengan kulit yang lebih halus, dengan harapan produksi petani bisa menjadi lebih baik, sebab sangat menarik untuk pasar ekspor. Tanaman itu adalah hasil uji coba varietas baru.
Mitsui & Co Ltd. dan Fujimori Kogyo Ltd. secara bersama-sama sebagai pengendali baru Champion Pacific Indonesia (IGAR). Pengambilalihan 772.112.420 saham IGAR telah selesai dilakukan pada 2 Agustus 2016 yang mewakili 79,4% dari total saham perseroan.
Link Net (LINK) meraih pendapatan semester I 2016 sebesar Rp 1,39 triliun atau naik 13% dan laba bersih Rp 397 miliar atau naik 26% YoY. Perseroan mempertahankan laba marjin yang tinggi, dan mencatat marjin laba usaha sebesar 39% serta marjin laba bersih sebesar 28%, melalui operating leverages dan operational excellence. Perseroan secara berkelanjutan memperluas jaringannya di 3 area cakupan yaitu Jakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung. Pada kuartal II 2016, Perseroaan menambah jangkauan layanannya ke kota Malang. Pada akhir Juni 2016 Perseroan telah mencapai 1,74 juta rumah terkoneksi (homes passed).
Radiant Utama Interinsco (RUIS) membukukan laba bersih per Juni 2016 sebesar Rp19,791 miliar atau naik 19% dibandingkan sebelumnya Rp 16,618 miliar. Pendapatan turun 22% menjadi Rp 659,416 miliar dari sebelumnya Rp 845,034 miliar.











0 comments:
Posting Komentar