Everyone Can Trade

JustForex

Rabu, 27 Juli 2016

View Market IHSG 27Juli16

Prediksi IHSG;
Pemerintah Singapura berusaha menyaingi kebijakan tax amnesty yang dikeluarkan pemerintahan Indonesia, yakni dengan memberikan insentif agar dana Warga Negara Indonesia (WNI) tidak balik ke dalam negeri. Singapura akan menawarkan insentif bagi warga negara luar yang akan mengembalikan asetnya ke negara asal, seperti Indonesia. Upaya negara tetangga menjegal agar aset dan uang WNI tidak kembali ke Indonesia menjadi tantangan pemerintah. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro akan tetap mewaspadai Singapura guna memastikan tax amnesty berjalan lancar dan mampu menarik dana repatriasi yang memang menjadi tujuan utama.
Selain sentimen diatas, katalis utama dari IHSG kali ini dapat berupa publikasi laporan keuangan emiten semester I 2015 serta dukungan dari pasar Asia dimana indeks saham utama kawasan ini seperti Nikkei pada sesi pembukaan perdagangan naik lebih dari 200 poin. Hal ini diperkirakan dapat mendorong IHSG melaju ke zona hijau pada hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 5206/5188/5175
Resistance Level : 5237/5250/5268
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ADHI: Trading Buy
 Close 2780, TP 2830
 Boleh buy di level 2770-2780
 Resistance di 2830 & support di 2730
 Waspadai jika tembus di 2730
 Batasi resiko di 2710

PGAS: Trading Buy
 Close 3110, TP 3180
 Boleh buy di level  3090-3110
 Resistance di 3180 & support di 3000
 Waspadai jika tembus di 3000
 Batasi resiko di 2980

BBNI : Trading Buy
 Close 5225, TP 5325
 Boleh buy di level  5175-5225
 Resistance di 5325 & support di 5150
 Waspadai jika tembus di 5150
 Batasi resiko di 5100

BMRI:  Trading Buy
 Close 9850, TP 10050
 Boleh buy di level  9800-9850
 Resistance di 10050 & support di 9800
 Waspadai jika tembus di 9800
 Batasi resiko di 9700

APLN:  Trading Buy
 Close 278, TP 294
 Boleh buy di level  275-278
 Resistance di 294 & support di 264
 Waspadai jika tembus di 264
 Batasi resiko di 262

BCIP:  Trading Buy
 Close 1085, TP 1105
 Boleh buy di level  1075-1085
 Resistance di 1105 & support di 1045
 Waspadai jika tembus di 1045
 Batasi resiko di 1035

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
ICBP, BRPT, KRAS, BBRI, TOTL, CTRA, JPFA, TELE, SMRA, GGRM, INCO, ROTI, ISSP

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 26-Jul-16
 Crude Oil-(barel) US$42.87  (-0.26)
 Gold-(troy oz) US$1,321.65  (6.01)
 Nickel-(ton) US$10,475.00  (65.00)
 Tin-(ton) US$17,775.00  (25.00)
 Coal (Newc)/ton US$61.25  (-1.15)
 CPO Mal/ton* MYR2,339.00 (-29.50)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,175.00 (33.00)
*running

Agenda hari ini  - Rabu, 27 Juli 2016
Economic Calendar:
• data M3 Money Supply kawasan Euro bulan Juni 2016
• data Preliminary GDP Inggris kuartal II 2016
• data Durable Goods Orders AS bulan Juni 2016
• data Pending Home Sales AS bulan Juni 2016
• data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 22 Juli 2016


VAS
HEADLINE NEWS

Konsorsium Wijaya Karya (WIKA) dan PT Daya Mulia Turangga (DMT) telah menandatangani kontrak pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Utara Paket I dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) senilai Rp783,264 miliar. Dalam konsorsium ini, WIKA memiliki porsi 85% dari total nilai proyek.

Adira Dinamika Multifinance (ADMF) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2016 sebesar Rp1,7 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016 sebesar Rp86 miliar. Obligasi tersebut memiliki tiga seri yakni seri A dengan pokok Rp835 miliar dengan bunga 7,90% dan berjangka 370 hari, seri B bernominal Rp434 miliar berjangka 36 bulan dan bunga 8,75% per tahun serta seri C bernominal Rp431 miliar dan bunga 9,25% serta jangka waktu 60 bulan. Sementara Sukuk Mudharabah terdiri dari tiga seri yakni seri A dengan nominal Rp30 miliar dengan bunga setara 7,90% dan jangka 370 hari, seri B bernominal Rp42 miliar dan berjangka 36 bulan serta berbunga 8,75% per tahun serta seri C bernominal Rp14 miliar dan jangka 60 bulan berbunga 9,25%.

Matahari Department Store (LPPF) mencatat laba bersih Rp1,15 triliun hingga periode Juni 2016 naik 78,62 persen dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp647,77 miliar. Pendapatan bersih naik tajam menjadi Rp5,17 triliun dibandingkan pendapatan bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp3,92 triliun.

Astra Otoparts (AUTO) mencatat laba bersih Rp152,17 miliar per 30 Juni 2016 atau relatif sama dibandingkan dengan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp152,20 miliar. Pendapatan bersih naik menjadi Rp6,43 triliun dari pendapatan bersih periode Juni tahun lalu yang Rp5,72 triliun.

Unilever Indonesia (UNVR) mencatat pertumbuhan laba bersih 12,5% per 30 Juni 2016 menjadi Rp3,29 triliun dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp2,93 triliun. Penjualan bersih meningkat menjadi Rp20,74 triliun dari penjualan bersih di periode sama tahun sebelumnya yang Rp18,80 triliun.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tengah mengevaluasi dokumen penawaran yang dimasukkan oleh sejumlah badan usaha untuk ikut serta dalam pelelangan 4 ruas tol, yaitu Legundi-Bunder, Jakarta-Cikampek II Elevated, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Serang-Panimbang dengan total panjang mencapai 190 kilometer. Sejauh ini BUMN karya yang menjadi peserta lelang, antara lain   Jasa Marga (JSMR), PT Waskita Tollroad - anak usaha Waskita Karya (WSKT), Wijaya Karya (WIKA), Pembangunan Perumahan (PTPP), Citra marga Nusaphala Persada (CMNP), Adhi Karya (ADHI). Selain itu ada beberapa nama badan usaha lainnya seperti PT Brantas Abipraya (Persero), PT Jasa Sarana, Jababeka (KIJA) dan PT Istaka Karya.

AKR Corporindo (AKRA) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 3,25% hingga 30 Juni 2016 menjadi Rp 585,56 miliar dibandingkan sebelumnya  Rp 605,24 miliar. Penjualan turun menjadi Rp 7,36 triliun dari sebelumnya Rp 10,27 triliun.

Penyaluran kredit Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) selama semester I 2016 mencapai Rp 61,6 triliun atau tumbuh 11% YoY dari sebelumnya Rp 55,7 triliun. Pertumbuhan kredit dimotori oleh penyaluran dana ke segmen UMKM dan masyarakat prasejahtera produktif. Hingga akhir Juni 2016 kredit UMKM, termasuk pembiayaan prasejahtera produktif yang disalurkan melalui BTPN Syariah, mencapai Rp 20,8 triliun atau meningkat 16% YoY dibandingkan sebelumnya Rp 18 triliun. Sementara segmen kredit lain naik 9% menjadi Rp 39,3 triliun. Tingkat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di 0,7% (gross).

Bank Tabungan Negara (BBTN) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II Tahap II tahun 2016 senilai Rp 3 triliun. Obligasi tersebut ditawarkan terbagi dalam 2 seri, yaitu seri A yang bertenor 3 tahun dan seri B yang bertenor 5 tahun. Kisaran kupon pada obligasi terbagi dalam dua seri ini yaitu seri A FR0069 di kisaran 70 basis points (bps) sampai dengan 135 bps. Sementara untuk seri B FR0053 berada pada kisaran 102 bps sampai dengan 170 bps. PT CIMB Securities bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter).

Bank OCBC NISP (NISP) membukukan peningkatan laba bersih sebesar 24% YoY menjadi Rp 914 miliar pada semester I 2016 dari Rp 735 miliar pada semester I 2015. Aset meningkat 7% YoY menjadi Rp 129 triliun. Dana Pihak ketiga (DPK) tumbuh 9% YoY menjadi Rp 92,6 triliun dibandingkan Rp 84,7 triliun pada Semester I 2015. Kredit tumbuh sebesar 16% YoY menjadi Rp 86,2 triliun. Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga pada level yang rendah yaitu 1,4% gross dan 0,6% net. Rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) 19,0%, Return On Equity (ROE) 10,6%, Return On Asset (ROA) 2,0% dan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 78,9%.

Indonesia Prima Property (OMRE) telah menandatangani Perjanjian Penyertaan Modal (Share Subscription Agreement) dan Perjanjian Joint Venture (Joint Venture Agreement) pada 22 Juli 2016 dengan Reco Olivie Pte Ltd. Perseroan dan Reco Olive akan melakukan investasi di Aurora Development Pte Ltd untuk mengembangkan properti investasi yang dimiliki oleh PT Panen lestari Basuki (PLB), dimana kepemilikan perseroan dan Reco Olive masing-masing 50%. Perseroan akan memperoleh mitra dalam mengembangkan properti investasi yang dimiliki PLB yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Kav 34-35 seluas 16.360 m2 dan memperoleh dana untuk mendukung modal kerja bagi pengembangan kegiatan usaha perseroan.

Hanson Internasional (MYRX) mencatatkan penjualan neto per Juni 2016 sebesar Rp 856,77 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 72,29 miliar. Laba bersih naik menjadi Rp 318,85 miliar dari sebelumnya Rp 6,22 miliar.

Akbar Indo Makmur Stimec (AIMS) akan mulai memperdagangkan nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 2 Agustus 2016. Perdagangan nominal baru di pasar tunai pada 5 Agustus 2016. RUPSLB menyetujui AIMS untuk memecah nominal saham 1:2 dari nominal sebelumnya Rp 100 menjadi Rp 50 per saham.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured