Prediksi IHSG;
Jajak pendapat terbaru menunjukkan warga Inggris yang memilih untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa meningkat, mendorong bursa saham Asia dan Eropa kemarin positif dan mayoritas nilai mata uang menguat terhadap USD. Namun mendekati pelaksanaan referendum Brexit pada 23 Juni 2016, spekulasi di pasar keuangan mau pun pasar saham diperkirakan meningkat. Hasil referendum akan direspon pasar pada perdagangan berikutnya pada 24 Juni 2016. Pada perdagangan hari ini diperkirakan rally di bursa saham Indonesia berlanjut didukung oleh sentimen domestik. Namun mendekati referendum Brexit perlu diwaspadai potensi aksi ambil untung, karena investor global diduga akan mengantisipasi kemungkinan dampaknya yang terjadi.
Perspektif tenikal
Support Level : 4840/4817/4805
Resistance Level : 4875/4887/4910
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 6750, TP 7025
Boleh buy di level 6700-6750
Resistance di 7025 & support di 6625
Waspadai jika tembus di 6625
Batasi resiko di 6575
PTBA: Trading Buy
Close 8000, TP 8175
Boleh buy di level 7900-8000
Resistance di 8175 & support di 7700
Waspadai jika tembus di 7700
Batasi resiko di 7750
KAEF : Trading Buy
Close 1220, TP 1235
Boleh buy di level 1210-1220
Resistance di 1235 & support di 1200
Waspadai jika tembus di 1200
Batasi resiko di 1190
INDY: Trading Buy
Close 620, TP 640
Boleh buy di level 610-620
Resistance di 640 & support di 585
Waspadai jika tembus di 585
Batasi resiko di 575
ISSP: Trading Buy
Close 250, TP 256
Boleh buy di level 245-250
Resistance di 256 & support di 244
Waspadai jika tembus di 244
Batasi resiko di 242
BISI: Trading Buy
Close 1850, TP 1885
Boleh buy di level 1825-1850
Resistance di 1885 & support di 1775
Waspadai jika tembus di 1775
Batasi resiko di 1765
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
LEAD, WIKA, PTPP, LEAD, CNKO, RAJA, AKRA
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 20-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$48.72 (0.74)
Gold-(troy oz) US$1,283.44 (-15.56)
Nickel-(ton) US$9,065.00 (195.00)
Tin-(ton) US$17,025.00 (20.00)
Coal (Newc)/ton US$52.55 (-9.85)
CPO Mal/ton* MYR2,510.00 (23.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,252.00 (-87.00)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 21 Juni 2016
RUPSLB
• IIKP – RUPST
• WEHA - RUPST/LB
• POOL – RUPST
• GGRM – RUPST
• RICY - RUPST/LB
• TSPC – RUPST
• ESTI – RUPST
• KONI – RUPST
Dividend
• INPP, cash dividen 1.50, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
• UNVR, cash dividen 424.00, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
• IDPR, cash dividen 5.00, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
Economic Calendar:
• notulen meeting Bank of Japan (BoJ)
• data Public Sector Net Borrowing Inggris bulan Mei 201
• indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Mei 2016
• testimoni ketua The Fed Janet Yellen hari pertama, di Senate Banking Committee
VAS
HEADLINE NEWS
Wijaya Karya (WIKA) bersama Posco Engineering Co masuk dalam daftar penawar terendah untuk proyek konstruksi terminal liquified petroleum gas (LPG) refrigerated milik Pertamina senilai Rp 1,94 triliun. Dalam tender proyek terminal LPG, WIKA akan menguasai 51% saham. Selain di proyek LPG, WIKA masuk dalam daftar penawar terendah di proyek jalan tol, pembangkit listrik, dermaga, dan irigasi. Total nilai proyek-proyek tersebut diperkirakan sekitar Rp 5,6 triliun. Dengan demikian, perseroan berpotensi memperoleh kontrak baru sebesar Rp 15,86 triliun hingga akhir Juni 2016, meningkat dua kali lipat dari periode sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Waskita Karya (WSKT) memperoleh fasilitas pinjaman dari Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp 3,7 triliun. Pinjaman tersebut akan diteruskan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yang kemudian dipinjamkan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pinjaman ini merupakan dana talangan pengadaan lahan untuk menunjang kegiatan usaha usaha perseroan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyelesaikan proyek jaringan pipa gas bumi sepanjang 18,3 km ke wilayah Nagoya, Lubuk Baja, dan Jodoh di Kota Batam, Kepulauan Riau dan siap memasok bahan bakar ramah lingkungan itu ke masyarakat. Nantinya infrastruktur pipa gas bumi ini akan memasok gas ke jasa komersil, seperti hotel dan restoran di kawasan Nagoya, dan jasa restoran serta industri di Batam. Di Batam PGN mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang 123 km. Dengan adanya tambahan proyek pipa gas di Nagoya, jumlah pipa distribusi gas bumi di Batam menjadi 141,3 km. Secara nasional PGN telah membangun dan mengoperasikan pipa gas bumi lebih dari 7.000 km, jumlah tersebut setara dengan 76% pipa gas bumi hilir yang ada di Indonesia.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) memperluas pemanfaatan gas rumah tangga di Batam, Kepulauan Riau dengan target terpasang sebanyak 5.250 unit sambungan. Selain rumah tangga, PGN juga menyalurkan gas bumi di Batam ke 8 pembangkit listrik, 29 industri besar, 37 usaha komersial dan UKM, serta penyaluran gas transportasi melalui gas terkompresi (CNG) dan SPBG. Tambahan sambungan gas rumah tangga di Batam akan dilakukan melalui 2 jalur yakni Program PGN Sayang Ibu dengan target sebanyak 500 rumah dan 4.000 sambungan lainnya dari penugasan Kementerian ESDM ke PGN. Selain Batam, PGN juga mendapatkan penugasan Kementerian ESDM membangun 21.000 sambungan gas rumah tangga di Tarakan dan 24.000 rumah tangga di Surabaya. Sedang melalui Program Sayang Ibu pada periode 2016-2019, PGN akan menambah 110.000 sambungan gas bumi rumah tangga di berbagai daerah dari dana PGN tanpa membebani APBN.
Metropolitan Land (MTLA) merevisi naik target pertumbuhan penjualan unit properti (marketing sales) dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,43 triliun tahun ini. Revisi naik target ini ditopang atas pelonggaran uang muka pembelian properti secara kredit menjadi 15%. Dampak penurunan uang muka tersebut baru terasa dalam waktu tiga bulan ke depan. Hingga Mei 2016, perseroan membukukan marketing sales senilai Rp 622 miliar atau setara dengan 48% dari target.
Indonesia Prima Property (OMMRE) membidik pertumbuhan pendapatan di kisaran 5%-10% hingga akhir 2016. Tahun ini, perseroan hanya akan merenovasi beberapa properti investasi guna menjaga tingkat okupansi di level 70%. OMRE juga tengah menyiapkan dua proyek baru untuk menopang pendapatan dalam jangka panjang. Perseroan tengah dalam tahap desain untuk proyek Puri Casablanca Office Tower dan pembangunan kembali Wisma Sudirman.
Aneka Tambang (ANTM) terus memperkuat bisnis perseroan, salah satunya melalui penjajakan peluang kerja sama dengan negara-negara di Asia. Perseroan terus melakukan inovasi bisnis emas untuk memanfaatkan tren kenaikan harga komoditas tersebut. Beberapa inovasi yang tengah dikembangkan diantaranya penjajakan peluang kerjasama dengan menggunakan skema Free Trade Agreement maupun potensi pengembangan perhiasan.
FKS Multi Agro (FISH) berencana melakukan penambahan modal tanpa HMETD atau private placement melalui program management and employee stock options program (MESOP) dengan menerbitkan hak opsi sebanyak 24 juta saham atau sekitar 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Kemudian, penambahan modal tanpa HMETD melalui investor strategis sebanyak-banyaknya 24 juta saham atau 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada harga sekurang-kurangnya Rp1.520. Seluruh dana yang diperoleh dari program ini akan digunakan untuk modal kerja.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Jateng mensinergikan penggunaan ATM interkoneksi host to host. BBRI berkomitmen untuk memberikan layanan jasa perbankan yang optimal kepada Bank Jateng. Hal tersebut berupa layanan transaksi nasabah Bank Jateng melalui jaringan e-channel BRI, pemanfaatan fasilitas electronic data capture (EDC) BRI, serta pemanfaatan jasa bank lainnya.
Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan outstanding Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp 610 miliar dari tahun 2007 hingga Mei 2016. Sejauh ini, outstanding kredit BBNI di sektor kelautan dan perikanan hampir Rp 11 triliun dan secara portofolio didominasi segmen korporasi.
Medco Energi Internasional (MEDC) segera menguasai 76% saham Newmont Nusa Tenggara dengan nilai USS$2,2 miliar setara Rp30 triliun. Saat ini negosiasi masih terus berlangsung dan belum terdapat banyak keterbukaan informasi mengenai rencana tersebut karena adanya perjanjian non disclosure.
Gajah Tunggal (GJTL) pada tahun ini menargetkan perbaikan kinerja keuangan sehingga dapat membukukan laba bersih. Untuk merealisasikan target tersebut, perseroan berharap pada pertumbuhan penjualan ekspor yang ditargetkan meningkat sebesar 10%.
Modern Cikande Industrial Estat (MICE), anak usaha Modernland Realty (MDLN) menargetkan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp230 miliar dari penjualan pabrik siap pakai. Perseroan akan merilis 120 unit dengan harga di kisaran Rp900 juta - Rp3 miliar.
Bank Tabungan Negara (BBTN) membuka opsi menggandeng investor strategis sebagai salah satu cara memperkuat permodalan unit usaha syariah selain melalui laba ditahan. Upaya ini dilakukan secara paralel dengan rencana perseroan mempercepat pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bank yang berdiri sendiri
Surya Semesta Internusa (SSIA) memberikan pinjaman kepada anak usahanya yaitu PT Horizon Internusa Persada (HIP) sebesar Rp 2 miliar yang berlaku sejak ditandatangani sampai 15 Juni 2017. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga. Transaksi ini merupakan transaksi tidak material karena tidak melebihi 0,5% dari modal disetor perseroan atau Rp 2.940.780.900.
Bank Tabungan Negara (BBTN) menambah lagi kantor cabang berbasis iB di Banda Aceh. Kantor Cabang Bank BTN Syariah ini merupakan kantor cabang syariah yang ke 23. Saat ini bisnis syariah di Bank BTN masih sebagai Unit Usaha Syariah (UUS).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Trimegah Securities (TRIM) dalam yang digelar hari ini, menyetujui untuk untuk tidak membagikan dividen. Perseroan menahan laba bersih yang diperoleh pada tahun 2015.
Taisho Pharmaceutical (SQBI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 16.000 per saham pada 20 Juli 2016. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 23 dan 24 Juni 2016 dan di pasar tunai 28 dan 20 Juni 2016 dengan DPS hingga 28 Juni 2016.
Polychem Indonesia (ADMG) melakukan efisiensi guna menekan biaya produksi saat pasar sepi. Dengan efisiensi, manajemen Polychem berharap produknya masih tetap kompetitif. Efisiensi dilakukan dengan menggunakan katalisator untuk menghemat bahan baku ethylene glycol. Penggunaan katalisator dapat mengurangi 5%-10% biaya produksi. ADMG memanfaatkan belanja modal tahun 2016 senilai USD 9 juta untuk pengadaan katalisator bagi program tersebut. Selain hemat produksi, penggunaan katalisator diharapkan bisa meningkatkan kapasitas. Produksi pabrik Polychem mencapai 216.000 ton per tahun dari kapasitas produksi terpasang 250.000 ton per tahun.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan warga Inggris yang memilih untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa meningkat, mendorong bursa saham Asia dan Eropa kemarin positif dan mayoritas nilai mata uang menguat terhadap USD. Namun mendekati pelaksanaan referendum Brexit pada 23 Juni 2016, spekulasi di pasar keuangan mau pun pasar saham diperkirakan meningkat. Hasil referendum akan direspon pasar pada perdagangan berikutnya pada 24 Juni 2016. Pada perdagangan hari ini diperkirakan rally di bursa saham Indonesia berlanjut didukung oleh sentimen domestik. Namun mendekati referendum Brexit perlu diwaspadai potensi aksi ambil untung, karena investor global diduga akan mengantisipasi kemungkinan dampaknya yang terjadi.
Perspektif tenikal
Support Level : 4840/4817/4805
Resistance Level : 4875/4887/4910
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 6750, TP 7025
Boleh buy di level 6700-6750
Resistance di 7025 & support di 6625
Waspadai jika tembus di 6625
Batasi resiko di 6575
PTBA: Trading Buy
Close 8000, TP 8175
Boleh buy di level 7900-8000
Resistance di 8175 & support di 7700
Waspadai jika tembus di 7700
Batasi resiko di 7750
KAEF : Trading Buy
Close 1220, TP 1235
Boleh buy di level 1210-1220
Resistance di 1235 & support di 1200
Waspadai jika tembus di 1200
Batasi resiko di 1190
INDY: Trading Buy
Close 620, TP 640
Boleh buy di level 610-620
Resistance di 640 & support di 585
Waspadai jika tembus di 585
Batasi resiko di 575
ISSP: Trading Buy
Close 250, TP 256
Boleh buy di level 245-250
Resistance di 256 & support di 244
Waspadai jika tembus di 244
Batasi resiko di 242
BISI: Trading Buy
Close 1850, TP 1885
Boleh buy di level 1825-1850
Resistance di 1885 & support di 1775
Waspadai jika tembus di 1775
Batasi resiko di 1765
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
LEAD, WIKA, PTPP, LEAD, CNKO, RAJA, AKRA
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 20-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$48.72 (0.74)
Gold-(troy oz) US$1,283.44 (-15.56)
Nickel-(ton) US$9,065.00 (195.00)
Tin-(ton) US$17,025.00 (20.00)
Coal (Newc)/ton US$52.55 (-9.85)
CPO Mal/ton* MYR2,510.00 (23.00)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,252.00 (-87.00)
*running
Agenda hari ini - Selasa, 21 Juni 2016
RUPSLB
• IIKP – RUPST
• WEHA - RUPST/LB
• POOL – RUPST
• GGRM – RUPST
• RICY - RUPST/LB
• TSPC – RUPST
• ESTI – RUPST
• KONI – RUPST
Dividend
• INPP, cash dividen 1.50, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
• UNVR, cash dividen 424.00, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
• IDPR, cash dividen 5.00, cum 21 Jun-16, ex 22 Jun-16
Economic Calendar:
• notulen meeting Bank of Japan (BoJ)
• data Public Sector Net Borrowing Inggris bulan Mei 201
• indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Mei 2016
• testimoni ketua The Fed Janet Yellen hari pertama, di Senate Banking Committee
VAS
HEADLINE NEWS
Wijaya Karya (WIKA) bersama Posco Engineering Co masuk dalam daftar penawar terendah untuk proyek konstruksi terminal liquified petroleum gas (LPG) refrigerated milik Pertamina senilai Rp 1,94 triliun. Dalam tender proyek terminal LPG, WIKA akan menguasai 51% saham. Selain di proyek LPG, WIKA masuk dalam daftar penawar terendah di proyek jalan tol, pembangkit listrik, dermaga, dan irigasi. Total nilai proyek-proyek tersebut diperkirakan sekitar Rp 5,6 triliun. Dengan demikian, perseroan berpotensi memperoleh kontrak baru sebesar Rp 15,86 triliun hingga akhir Juni 2016, meningkat dua kali lipat dari periode sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Waskita Karya (WSKT) memperoleh fasilitas pinjaman dari Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp 3,7 triliun. Pinjaman tersebut akan diteruskan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yang kemudian dipinjamkan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pinjaman ini merupakan dana talangan pengadaan lahan untuk menunjang kegiatan usaha usaha perseroan.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyelesaikan proyek jaringan pipa gas bumi sepanjang 18,3 km ke wilayah Nagoya, Lubuk Baja, dan Jodoh di Kota Batam, Kepulauan Riau dan siap memasok bahan bakar ramah lingkungan itu ke masyarakat. Nantinya infrastruktur pipa gas bumi ini akan memasok gas ke jasa komersil, seperti hotel dan restoran di kawasan Nagoya, dan jasa restoran serta industri di Batam. Di Batam PGN mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang 123 km. Dengan adanya tambahan proyek pipa gas di Nagoya, jumlah pipa distribusi gas bumi di Batam menjadi 141,3 km. Secara nasional PGN telah membangun dan mengoperasikan pipa gas bumi lebih dari 7.000 km, jumlah tersebut setara dengan 76% pipa gas bumi hilir yang ada di Indonesia.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) memperluas pemanfaatan gas rumah tangga di Batam, Kepulauan Riau dengan target terpasang sebanyak 5.250 unit sambungan. Selain rumah tangga, PGN juga menyalurkan gas bumi di Batam ke 8 pembangkit listrik, 29 industri besar, 37 usaha komersial dan UKM, serta penyaluran gas transportasi melalui gas terkompresi (CNG) dan SPBG. Tambahan sambungan gas rumah tangga di Batam akan dilakukan melalui 2 jalur yakni Program PGN Sayang Ibu dengan target sebanyak 500 rumah dan 4.000 sambungan lainnya dari penugasan Kementerian ESDM ke PGN. Selain Batam, PGN juga mendapatkan penugasan Kementerian ESDM membangun 21.000 sambungan gas rumah tangga di Tarakan dan 24.000 rumah tangga di Surabaya. Sedang melalui Program Sayang Ibu pada periode 2016-2019, PGN akan menambah 110.000 sambungan gas bumi rumah tangga di berbagai daerah dari dana PGN tanpa membebani APBN.
Metropolitan Land (MTLA) merevisi naik target pertumbuhan penjualan unit properti (marketing sales) dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,43 triliun tahun ini. Revisi naik target ini ditopang atas pelonggaran uang muka pembelian properti secara kredit menjadi 15%. Dampak penurunan uang muka tersebut baru terasa dalam waktu tiga bulan ke depan. Hingga Mei 2016, perseroan membukukan marketing sales senilai Rp 622 miliar atau setara dengan 48% dari target.
Indonesia Prima Property (OMMRE) membidik pertumbuhan pendapatan di kisaran 5%-10% hingga akhir 2016. Tahun ini, perseroan hanya akan merenovasi beberapa properti investasi guna menjaga tingkat okupansi di level 70%. OMRE juga tengah menyiapkan dua proyek baru untuk menopang pendapatan dalam jangka panjang. Perseroan tengah dalam tahap desain untuk proyek Puri Casablanca Office Tower dan pembangunan kembali Wisma Sudirman.
Aneka Tambang (ANTM) terus memperkuat bisnis perseroan, salah satunya melalui penjajakan peluang kerja sama dengan negara-negara di Asia. Perseroan terus melakukan inovasi bisnis emas untuk memanfaatkan tren kenaikan harga komoditas tersebut. Beberapa inovasi yang tengah dikembangkan diantaranya penjajakan peluang kerjasama dengan menggunakan skema Free Trade Agreement maupun potensi pengembangan perhiasan.
FKS Multi Agro (FISH) berencana melakukan penambahan modal tanpa HMETD atau private placement melalui program management and employee stock options program (MESOP) dengan menerbitkan hak opsi sebanyak 24 juta saham atau sekitar 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Kemudian, penambahan modal tanpa HMETD melalui investor strategis sebanyak-banyaknya 24 juta saham atau 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada harga sekurang-kurangnya Rp1.520. Seluruh dana yang diperoleh dari program ini akan digunakan untuk modal kerja.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Jateng mensinergikan penggunaan ATM interkoneksi host to host. BBRI berkomitmen untuk memberikan layanan jasa perbankan yang optimal kepada Bank Jateng. Hal tersebut berupa layanan transaksi nasabah Bank Jateng melalui jaringan e-channel BRI, pemanfaatan fasilitas electronic data capture (EDC) BRI, serta pemanfaatan jasa bank lainnya.
Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan outstanding Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp 610 miliar dari tahun 2007 hingga Mei 2016. Sejauh ini, outstanding kredit BBNI di sektor kelautan dan perikanan hampir Rp 11 triliun dan secara portofolio didominasi segmen korporasi.
Medco Energi Internasional (MEDC) segera menguasai 76% saham Newmont Nusa Tenggara dengan nilai USS$2,2 miliar setara Rp30 triliun. Saat ini negosiasi masih terus berlangsung dan belum terdapat banyak keterbukaan informasi mengenai rencana tersebut karena adanya perjanjian non disclosure.
Gajah Tunggal (GJTL) pada tahun ini menargetkan perbaikan kinerja keuangan sehingga dapat membukukan laba bersih. Untuk merealisasikan target tersebut, perseroan berharap pada pertumbuhan penjualan ekspor yang ditargetkan meningkat sebesar 10%.
Modern Cikande Industrial Estat (MICE), anak usaha Modernland Realty (MDLN) menargetkan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp230 miliar dari penjualan pabrik siap pakai. Perseroan akan merilis 120 unit dengan harga di kisaran Rp900 juta - Rp3 miliar.
Bank Tabungan Negara (BBTN) membuka opsi menggandeng investor strategis sebagai salah satu cara memperkuat permodalan unit usaha syariah selain melalui laba ditahan. Upaya ini dilakukan secara paralel dengan rencana perseroan mempercepat pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bank yang berdiri sendiri
Surya Semesta Internusa (SSIA) memberikan pinjaman kepada anak usahanya yaitu PT Horizon Internusa Persada (HIP) sebesar Rp 2 miliar yang berlaku sejak ditandatangani sampai 15 Juni 2017. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga. Transaksi ini merupakan transaksi tidak material karena tidak melebihi 0,5% dari modal disetor perseroan atau Rp 2.940.780.900.
Bank Tabungan Negara (BBTN) menambah lagi kantor cabang berbasis iB di Banda Aceh. Kantor Cabang Bank BTN Syariah ini merupakan kantor cabang syariah yang ke 23. Saat ini bisnis syariah di Bank BTN masih sebagai Unit Usaha Syariah (UUS).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Trimegah Securities (TRIM) dalam yang digelar hari ini, menyetujui untuk untuk tidak membagikan dividen. Perseroan menahan laba bersih yang diperoleh pada tahun 2015.
Taisho Pharmaceutical (SQBI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 16.000 per saham pada 20 Juli 2016. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 23 dan 24 Juni 2016 dan di pasar tunai 28 dan 20 Juni 2016 dengan DPS hingga 28 Juni 2016.
Polychem Indonesia (ADMG) melakukan efisiensi guna menekan biaya produksi saat pasar sepi. Dengan efisiensi, manajemen Polychem berharap produknya masih tetap kompetitif. Efisiensi dilakukan dengan menggunakan katalisator untuk menghemat bahan baku ethylene glycol. Penggunaan katalisator dapat mengurangi 5%-10% biaya produksi. ADMG memanfaatkan belanja modal tahun 2016 senilai USD 9 juta untuk pengadaan katalisator bagi program tersebut. Selain hemat produksi, penggunaan katalisator diharapkan bisa meningkatkan kapasitas. Produksi pabrik Polychem mencapai 216.000 ton per tahun dari kapasitas produksi terpasang 250.000 ton per tahun.











0 comments:
Posting Komentar