Prediksi IHSG;
Federal Reserve pada pertemuan Rabu memutuskan untuk tidak merubah level suku bunga acuannya, namun kembali memberikan sinyal untuk tetap dalam rencananya menaikkan suku bunga dua kali di tahun 2016. Yellen menyebutkan potensi Brexit dari Uni Eropa menjadi salah satu faktor penentu keputusan FOMC, seiring dengan konsekuensi ekonomi dan kondisi pasar keuangan global jika terjadi hasil referendum yang buruk. Namun, keputusan the Fed atas suku bunganya ini telah tereliminasikan oleh sentimen brexit atas pasar.
Semantara itu, dukungan masyarakat Inggris untuk keluar dari Uni Eropa semakin meningkat setelah unggul jejak pendapat sebanyak 6% dalam waktu sepekan menjelang referendum. Hasil polling Ipsos MORI pada Kamis, sekitar 53% peserta polling mendukung Brexit dan 47% menginginkan agar Inggris tetap berada di dalam Uni Eropa. Brexit merupakan ancaman bagi kestabilan keuangan domestik dan bisa membawa Inggris memasuki resesi. Hal ini dapat berimbas terhadap kawasan Eropa yang tangah di hadapi perlambatan ekonomi.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga sebesar 0,25 basis poin menjadi 6,50%. Keputusan BI ini bertolak belakang dengan keputusan yang diambil the Fed yang mempertahankan Fed Fund Rate. Keputusan BI ini juga tidak terlepas dari adanya masa peralihan yang dilakukan dalam rangka reformulasi kebijakan moneter. Katalis dari dalam negeri terbilang positif akan mendapat dukungan dari membaiknya pasar AS pada Kamis serta pasar Asia diawal perdagngan hari ini berada di zona hijau. Namun, pasar Eropa pada Kamis ditutup melemah. Katalis dari pasar AS dan Asia diharapkan menjadi pendukung bagi IHSG menuju teritori positif pada hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 4801/4788/4773
Resistance Level : 4829/4843/4856
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
BBRI: Trading Buy
Close 10200, TP 10350
Boleh buy di level 10100-10200
Resistance di 10350 & support di 10150
Waspadai jika tembus di 10150
Batasi resiko di 10050
INAF: Trading Buy
Close 1360, TP 1405
Boleh buy di level 1350-1360
Resistance di 1405 & support di 1295
Waspadai jika tembus di 1295
Batasi resiko di 1285
ADHI : Trading Buy
Close 2660, TP 2710
Boleh buy di level 2650-2660
Resistance di 2710 & support di 2630
Waspadai jika tembus di 2630
Batasi resiko di 2620
GGRM: Trading Buy
Close 63350, TP 64100
Boleh buy di level 63250-63350
Resistance di 64100 & support di 62825
Waspadai jika tembus di 62825
Batasi resiko di 62775
ACES: Trading Buy
Close 870, TP 895
Boleh buy di level 860-870
Resistance di 895 & support di 855
Waspadai jika tembus di 855
Batasi resiko di 845
JPFA: Trading Buy
Close 1110, TP 1130
Boleh buy di level 1090-1110
Resistance di 1130 & support di 1080
Waspadai jika tembus di 1080
Batasi resiko di 1070
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
TINS, PPRO, KRAS, SILO, INDF, ICBP, BSDE, WIKA
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 16-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$47.33 (-0.68)
Gold-(troy oz) US$1,306.55 (14.80)
Nickel-(ton) US$9,045.00 (160.00)
Tin-(ton) US$16,975.00 (0.00)
Coal (Newc)/ton US$52.45 (-9.95)
CPO Mal/ton* MYR2,516.00 (-18.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,374.50 (19.50)
*running
Agenda hari ini - Jumat, 17 Juni 2016
RUPSLB
• NIPS – RUPST
• ADMG – RUPST
• MICE – RUPST
• GZCO – RUPST
• CMPP – RUPST
• DSFI – RUPST
• RBMS - RUPST/LB
• LMPI - RUPST/LB
• MDLN – RUPST
Dividend
• BRAM, cash dividend 125.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AKPI, cash dividend 9.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• BNBA, cash dividend 6.20, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AMIN, cash dividend 8.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• BBLD, cash dividend 18.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• ERAA, cash dividend 20.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• SGRO, cash dividend 25.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• CLPI, cash dividend $0.003, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
Economic Calendar:
• Pertemuan Economic and Financial Affairs Council (Ecofin)
• data Building Permits dan Housing Starts di AS bulan Mei 2016
• pidato presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi
VAS
HEADLINE NEWS
Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp14 per saham kepada pemegang sahamnya pada 15 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar tunai dan negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp29 per lembar saham pada 15 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 sedangkan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
KMI Wire and Cable (KBLM) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp7 per saham pada 15 Juli 2016 kepada pemegang sahamnya. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 sedangkan di pasar tunai 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Tunas Alfin (TALF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 per saham kepada pemegang sahamnya pada 12 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Berlian Laju Tanker (BLTA) hingga 31 Maret 2016 membukukan rugi sebesar US$4,63 juta turun dibandingkan rugi periode sama tahun sebelumnya yang US$6,71 juta karena turun tajamnya beban keuangan. Sementara itu, pendapatan usaha turun tajam menjadi US$2,59 juta dibandingkan pendapatan usaha triwulan tahun lalu yang US$66,03 juta.
Modern International (MDRN) memperoleh laba bersih per 31 Maret 2016 menjadi Rp21,31 miliar, atau naik dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp12,96 miliar. Sedangkan, penjualan bersih padahal turun jadi Rp220,66 miliar dibandingkan penjualan bersih Rp332,35 miliar periode triwulan tahun lalu.
Presiden Joko Widodo akan meresmikan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi I dan II dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah pada 16-17 Juni 2016. Jalan Tol sepanjang 21 km itu merupakan salah satu proyek pembangunan tol Trans Jawa yang ditargetkan beroperasi mulai lebaran tahun 2016. Joko Widodo kemudian mengawali kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Kamis (16/6) meninjau Gerbang Tol Brebes Timur yang berlokasi di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Gerbang Tol Brebes Timur telah dinyatakan laik operasi pada Mei 2016. Gerbang dan ruas tol yang dikelola oleh PT Waskita Toll Road, anak usaha Waskita Karya (WSKT), ini diharapkan dapat mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada musim mudik lebaran 2016.
Impack Pratama (IMPC) mulai memperdagangkan nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 22 Juni 2016 dan perdagangan di pasar tunai baru dilakukan pada 27 Juni 2016. IMPC akan melakukan pemecahan nominal saham (stcck split) rasio 1:10 dari Rp 100 menjadi Rp 10.
Resources Alam Indonesia (KKGI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 20 per saham pada 15 Juli 2016. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Akasha Wira International (ADES) berharap penjualan dan laba bersih pada tahun 2016 melebihi target. Perseroan optimis karena penjualan pada kuartal I 2016 telah mencapai Rp 203,04 miliar atau hampir separuh dari penjualan tahun 2015 yang sebesar Rp 669,72 miliar. Perseroan sudah menyiapkan beberapa strategi, yaitu akan meningkatkan efisiensi, meluncurkan produk baru, perluasan produk Pureal, dan menambah lini produksi sambil meningkatkan utilisasi.
Setelah hari ini resmi melakukan partisipasi kepemilikan sebesar 20% pada Nurbaya Initiative (NI), Kresna Graha Investama (KREN) dikabarkan akan melakukan partisipasi kepemilikan pada 2 perusahaan startups lagi dalam waktu dekat ini. Perseroan melalui anak usaha yakni PT Kresna Usaha Kreatif (KUK) akan agresif untuk memperluas portofolio perusahaan yang bergerak di bisnis digital melalui partisipasi kepemilikan. Setelah melakukan partisipasi kepemilikan sebesar 20% pada Nurbaya Nurbaya Initiative (NI) masih ada sekitar 2 lagi yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kresna biasanya melakukan partisipasi sekitar 10% - 35% di dalam perusahaan tersebut.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menargetkan ke depan bisa menjadi national payment gateway terbesar di bisnis e-commerce. Hal ini didukung dengan adanya satelit BRISat yang rencananya akan diluncurkan pada pertengahan Juni 2016. Untuk mewujudkan target tersebut, BRI melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank BRI dengan beberapa merchant online.
Peluncuran satelit milik Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yaitu BRISat kembali ditunda dari jadwal sebelumnya pada 8 Juni 2016 dan menjadi 16 Juni 2016 untuk mengganti konektor cairan antara kriogenik bagian atas roket Ariane 5 dengan landasan peluncuran ELA-3. Namun jadwal peluncuran 16 Juni 2016 kembali ditunda menjadi 17 Juni 2016 waktu Kourou, Guyana Perancis karena gangguan di koneksi umbilical dengan bagian atas peluncur. Pihak manajemen Arianespace, perusahaan peluncur BRISat, langsung melakukan perbaikan dan membutuhkan waktu 24 jam untuk memastikan agar seluruh fungsi berjalan dengan baik. Arianespace harus memastikan semuanya aman sebelum satelit diluncurkan.
Ciputra Property (CTRP), anak usaha dari Ciputra Development (CTRA), akan merambah pada pengembangan properti kelas menengah ke bawah. Perseroan akan meluncurkan apartemen dengan harga di bawah Rp 1 miliar pada September 2016. Apartemen yang merupakan bagian dari perluasan Ciputra World 2 ini memiliki luas lahan 2 hektar, yang terletak di koridor Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan mencakup 607 unit. Harganya mulai Rp 800 juta dengan ukuran 27 meter persegi. Perseroan meyakini dengan berada di lokasi yang strategis akan mampu membukukan margin di atas 20%.
Sillo Maritime Perdana (SHIP) berencana melakukan pembelian satu unit kapal Floating Storage Offloading (FSO) tahun 2017, melengkapi 8 kapal yang dimiliki perseroan saat ini. Dana yang dibutuhkan untuk membeli kapal tersebut sebesar USD 6 juta atau sekitar Rp 78 miliar dengan kurs Rp 13.000 per USD. Perseroan akan melakukan pinjaman bank untuk kebutuhan dana tersebut. Sedang pada tahun 2016 tidak ada penambahan kapal, sebab perseroan telah mengakuisisi PT Suasa Benua Sukses (SBS) melalui penyertaan 50,84% saham.
PT Pertamina (Persero) tertarik untuk menggunakan jasa kapal angkut dari Sillo Maritime Perdana (SHIP). Saat ini kerja sama tersebut masih dalam pembahasan dan diperkirakan tahun 2017 baru akan terealisasi. Kerja sama dengan Pertamina tersebut dalam bentuk penyewaan kapal tanker untuk mengangkut minyak. Namun diperkirakan kapasitas kapal tanker yang akan disewa tidak begitu besar sekitar 7.000-8.000 DWT per day.
Pembangunan dua pabrik Semen Indonesia (SMGR) di wilayah Rembang, Jawa Tengah dan Padang, Sumatera Barat, berkapasitas 3 juta ton memasuki tahap akhir dan akan segera diresmikan. Pembangunan proyek pabrik Rembang sudah mencapai sekitar 94%, dan pabrik di Indarung IV Padang pengerjaannya mencapai 93%. Perseroan menargetkan dua pabrik itu akan selesai pembangunannya pada Oktober 2016, pada November 2016 akan mulai uji coba serta beroperasi secara komersial pada Januari 2017. Sedangkan untuk pabrik Indarung diharapkan akan selesai secara bersamaan. Keberadaan dua pabrik diharapkan akan menambah produksi menjadi 37 juta ton per tahun, dari kapasitas produksi saat ini sekitar 31 juta ton per tahun. SMGR sedang memulai pembangunan pabrik baru lagi di Aceh, yang merupakan proyek kerja sama antara Semen Indonesia dan PT Samana Citra Agung dengan total kapasitas produksi sebesar 3 juta ton per tahun.
Bank Mandiri (BMRI) menyatakan terjadi kenaikan penutupan kartu kredit sekitar 2% setelah adanya kebijakan Kementerian Keuangan yang mewajibkan penerbit kartu kredit melaporkan setiap data serta transaksi kepada Direktorat Jenderal Pajak. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar pemegang kartu kredit (card holder) Bank Mandiri adalah pegawai yang sudah membayar pajaknya dari kantor. Volume transaksi sampai saat ini secara year on year masih tumbuh di single digit. Jika dibandingkan dengan tahun 2014 dan 2015 ada perlambatan. Namun tidak ada gejala dari para nasabah untuk melakukan penutupan akun rekening terkait. Kemungkinan perlambatan dari pertumbuhan kartu kredit bisa disebabkan karena pertumbuhan makro yang juga mengalami perlambatan.
Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank umum mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp 37,62 triliun pada April 2016, tumbuh 2,1% YoY dibandingkan April 2015 senilai Rp 36,85 triliun. Pertumbuhan laba tersebut didorong menurunnya beban biaya dana (cost of fund) seiring penurunan bunga dana dan pertumbuhan pendapatan operasional selain bunga. Pendapatan bunga bersih bank umum periode April 2016 tumbuh 13,83% YoY menjadi Rp 109,73 triliun. Pendapatan bunga bersih tersebut ditopang pendapatan bunga yang meningkat 6,25% YoY menjadi Rp 223,33 triliun dan turunnya beban bunga dari Rp 113,8 triliun menjadi Rp 113,59 triliun. Penyaluran kredit bank umum hingga April 2016 hanya tumbuh 6,23% YoY dengan outstanding total penyaluran kredit mencapai Rp 4.006,71 triliun. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) meningkat dari 5,3% menjadi 5,56%.
Federal Reserve pada pertemuan Rabu memutuskan untuk tidak merubah level suku bunga acuannya, namun kembali memberikan sinyal untuk tetap dalam rencananya menaikkan suku bunga dua kali di tahun 2016. Yellen menyebutkan potensi Brexit dari Uni Eropa menjadi salah satu faktor penentu keputusan FOMC, seiring dengan konsekuensi ekonomi dan kondisi pasar keuangan global jika terjadi hasil referendum yang buruk. Namun, keputusan the Fed atas suku bunganya ini telah tereliminasikan oleh sentimen brexit atas pasar.
Semantara itu, dukungan masyarakat Inggris untuk keluar dari Uni Eropa semakin meningkat setelah unggul jejak pendapat sebanyak 6% dalam waktu sepekan menjelang referendum. Hasil polling Ipsos MORI pada Kamis, sekitar 53% peserta polling mendukung Brexit dan 47% menginginkan agar Inggris tetap berada di dalam Uni Eropa. Brexit merupakan ancaman bagi kestabilan keuangan domestik dan bisa membawa Inggris memasuki resesi. Hal ini dapat berimbas terhadap kawasan Eropa yang tangah di hadapi perlambatan ekonomi.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga sebesar 0,25 basis poin menjadi 6,50%. Keputusan BI ini bertolak belakang dengan keputusan yang diambil the Fed yang mempertahankan Fed Fund Rate. Keputusan BI ini juga tidak terlepas dari adanya masa peralihan yang dilakukan dalam rangka reformulasi kebijakan moneter. Katalis dari dalam negeri terbilang positif akan mendapat dukungan dari membaiknya pasar AS pada Kamis serta pasar Asia diawal perdagngan hari ini berada di zona hijau. Namun, pasar Eropa pada Kamis ditutup melemah. Katalis dari pasar AS dan Asia diharapkan menjadi pendukung bagi IHSG menuju teritori positif pada hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 4801/4788/4773
Resistance Level : 4829/4843/4856
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
BBRI: Trading Buy
Close 10200, TP 10350
Boleh buy di level 10100-10200
Resistance di 10350 & support di 10150
Waspadai jika tembus di 10150
Batasi resiko di 10050
INAF: Trading Buy
Close 1360, TP 1405
Boleh buy di level 1350-1360
Resistance di 1405 & support di 1295
Waspadai jika tembus di 1295
Batasi resiko di 1285
ADHI : Trading Buy
Close 2660, TP 2710
Boleh buy di level 2650-2660
Resistance di 2710 & support di 2630
Waspadai jika tembus di 2630
Batasi resiko di 2620
GGRM: Trading Buy
Close 63350, TP 64100
Boleh buy di level 63250-63350
Resistance di 64100 & support di 62825
Waspadai jika tembus di 62825
Batasi resiko di 62775
ACES: Trading Buy
Close 870, TP 895
Boleh buy di level 860-870
Resistance di 895 & support di 855
Waspadai jika tembus di 855
Batasi resiko di 845
JPFA: Trading Buy
Close 1110, TP 1130
Boleh buy di level 1090-1110
Resistance di 1130 & support di 1080
Waspadai jika tembus di 1080
Batasi resiko di 1070
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
TINS, PPRO, KRAS, SILO, INDF, ICBP, BSDE, WIKA
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 16-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$47.33 (-0.68)
Gold-(troy oz) US$1,306.55 (14.80)
Nickel-(ton) US$9,045.00 (160.00)
Tin-(ton) US$16,975.00 (0.00)
Coal (Newc)/ton US$52.45 (-9.95)
CPO Mal/ton* MYR2,516.00 (-18.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,374.50 (19.50)
*running
Agenda hari ini - Jumat, 17 Juni 2016
RUPSLB
• NIPS – RUPST
• ADMG – RUPST
• MICE – RUPST
• GZCO – RUPST
• CMPP – RUPST
• DSFI – RUPST
• RBMS - RUPST/LB
• LMPI - RUPST/LB
• MDLN – RUPST
Dividend
• BRAM, cash dividend 125.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AKPI, cash dividend 9.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• BNBA, cash dividend 6.20, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AMIN, cash dividend 8.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• BBLD, cash dividend 18.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• ERAA, cash dividend 20.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• SGRO, cash dividend 25.00, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
• CLPI, cash dividend $0.003, cum 16 Jun-16, ex 17 Jun-16
Economic Calendar:
• Pertemuan Economic and Financial Affairs Council (Ecofin)
• data Building Permits dan Housing Starts di AS bulan Mei 2016
• pidato presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi
VAS
HEADLINE NEWS
Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp14 per saham kepada pemegang sahamnya pada 15 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar tunai dan negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp29 per lembar saham pada 15 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 sedangkan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
KMI Wire and Cable (KBLM) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp7 per saham pada 15 Juli 2016 kepada pemegang sahamnya. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 sedangkan di pasar tunai 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Tunas Alfin (TALF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 per saham kepada pemegang sahamnya pada 12 Juli 2016. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Berlian Laju Tanker (BLTA) hingga 31 Maret 2016 membukukan rugi sebesar US$4,63 juta turun dibandingkan rugi periode sama tahun sebelumnya yang US$6,71 juta karena turun tajamnya beban keuangan. Sementara itu, pendapatan usaha turun tajam menjadi US$2,59 juta dibandingkan pendapatan usaha triwulan tahun lalu yang US$66,03 juta.
Modern International (MDRN) memperoleh laba bersih per 31 Maret 2016 menjadi Rp21,31 miliar, atau naik dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp12,96 miliar. Sedangkan, penjualan bersih padahal turun jadi Rp220,66 miliar dibandingkan penjualan bersih Rp332,35 miliar periode triwulan tahun lalu.
Presiden Joko Widodo akan meresmikan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi I dan II dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah pada 16-17 Juni 2016. Jalan Tol sepanjang 21 km itu merupakan salah satu proyek pembangunan tol Trans Jawa yang ditargetkan beroperasi mulai lebaran tahun 2016. Joko Widodo kemudian mengawali kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Kamis (16/6) meninjau Gerbang Tol Brebes Timur yang berlokasi di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Gerbang Tol Brebes Timur telah dinyatakan laik operasi pada Mei 2016. Gerbang dan ruas tol yang dikelola oleh PT Waskita Toll Road, anak usaha Waskita Karya (WSKT), ini diharapkan dapat mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada musim mudik lebaran 2016.
Impack Pratama (IMPC) mulai memperdagangkan nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 22 Juni 2016 dan perdagangan di pasar tunai baru dilakukan pada 27 Juni 2016. IMPC akan melakukan pemecahan nominal saham (stcck split) rasio 1:10 dari Rp 100 menjadi Rp 10.
Resources Alam Indonesia (KKGI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 20 per saham pada 15 Juli 2016. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2016 dan di pasar tunai pada 27 dan 28 Juni 2016 dengan DPS hingga 27 Juni 2016.
Akasha Wira International (ADES) berharap penjualan dan laba bersih pada tahun 2016 melebihi target. Perseroan optimis karena penjualan pada kuartal I 2016 telah mencapai Rp 203,04 miliar atau hampir separuh dari penjualan tahun 2015 yang sebesar Rp 669,72 miliar. Perseroan sudah menyiapkan beberapa strategi, yaitu akan meningkatkan efisiensi, meluncurkan produk baru, perluasan produk Pureal, dan menambah lini produksi sambil meningkatkan utilisasi.
Setelah hari ini resmi melakukan partisipasi kepemilikan sebesar 20% pada Nurbaya Initiative (NI), Kresna Graha Investama (KREN) dikabarkan akan melakukan partisipasi kepemilikan pada 2 perusahaan startups lagi dalam waktu dekat ini. Perseroan melalui anak usaha yakni PT Kresna Usaha Kreatif (KUK) akan agresif untuk memperluas portofolio perusahaan yang bergerak di bisnis digital melalui partisipasi kepemilikan. Setelah melakukan partisipasi kepemilikan sebesar 20% pada Nurbaya Nurbaya Initiative (NI) masih ada sekitar 2 lagi yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kresna biasanya melakukan partisipasi sekitar 10% - 35% di dalam perusahaan tersebut.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menargetkan ke depan bisa menjadi national payment gateway terbesar di bisnis e-commerce. Hal ini didukung dengan adanya satelit BRISat yang rencananya akan diluncurkan pada pertengahan Juni 2016. Untuk mewujudkan target tersebut, BRI melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank BRI dengan beberapa merchant online.
Peluncuran satelit milik Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yaitu BRISat kembali ditunda dari jadwal sebelumnya pada 8 Juni 2016 dan menjadi 16 Juni 2016 untuk mengganti konektor cairan antara kriogenik bagian atas roket Ariane 5 dengan landasan peluncuran ELA-3. Namun jadwal peluncuran 16 Juni 2016 kembali ditunda menjadi 17 Juni 2016 waktu Kourou, Guyana Perancis karena gangguan di koneksi umbilical dengan bagian atas peluncur. Pihak manajemen Arianespace, perusahaan peluncur BRISat, langsung melakukan perbaikan dan membutuhkan waktu 24 jam untuk memastikan agar seluruh fungsi berjalan dengan baik. Arianespace harus memastikan semuanya aman sebelum satelit diluncurkan.
Ciputra Property (CTRP), anak usaha dari Ciputra Development (CTRA), akan merambah pada pengembangan properti kelas menengah ke bawah. Perseroan akan meluncurkan apartemen dengan harga di bawah Rp 1 miliar pada September 2016. Apartemen yang merupakan bagian dari perluasan Ciputra World 2 ini memiliki luas lahan 2 hektar, yang terletak di koridor Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan mencakup 607 unit. Harganya mulai Rp 800 juta dengan ukuran 27 meter persegi. Perseroan meyakini dengan berada di lokasi yang strategis akan mampu membukukan margin di atas 20%.
Sillo Maritime Perdana (SHIP) berencana melakukan pembelian satu unit kapal Floating Storage Offloading (FSO) tahun 2017, melengkapi 8 kapal yang dimiliki perseroan saat ini. Dana yang dibutuhkan untuk membeli kapal tersebut sebesar USD 6 juta atau sekitar Rp 78 miliar dengan kurs Rp 13.000 per USD. Perseroan akan melakukan pinjaman bank untuk kebutuhan dana tersebut. Sedang pada tahun 2016 tidak ada penambahan kapal, sebab perseroan telah mengakuisisi PT Suasa Benua Sukses (SBS) melalui penyertaan 50,84% saham.
PT Pertamina (Persero) tertarik untuk menggunakan jasa kapal angkut dari Sillo Maritime Perdana (SHIP). Saat ini kerja sama tersebut masih dalam pembahasan dan diperkirakan tahun 2017 baru akan terealisasi. Kerja sama dengan Pertamina tersebut dalam bentuk penyewaan kapal tanker untuk mengangkut minyak. Namun diperkirakan kapasitas kapal tanker yang akan disewa tidak begitu besar sekitar 7.000-8.000 DWT per day.
Pembangunan dua pabrik Semen Indonesia (SMGR) di wilayah Rembang, Jawa Tengah dan Padang, Sumatera Barat, berkapasitas 3 juta ton memasuki tahap akhir dan akan segera diresmikan. Pembangunan proyek pabrik Rembang sudah mencapai sekitar 94%, dan pabrik di Indarung IV Padang pengerjaannya mencapai 93%. Perseroan menargetkan dua pabrik itu akan selesai pembangunannya pada Oktober 2016, pada November 2016 akan mulai uji coba serta beroperasi secara komersial pada Januari 2017. Sedangkan untuk pabrik Indarung diharapkan akan selesai secara bersamaan. Keberadaan dua pabrik diharapkan akan menambah produksi menjadi 37 juta ton per tahun, dari kapasitas produksi saat ini sekitar 31 juta ton per tahun. SMGR sedang memulai pembangunan pabrik baru lagi di Aceh, yang merupakan proyek kerja sama antara Semen Indonesia dan PT Samana Citra Agung dengan total kapasitas produksi sebesar 3 juta ton per tahun.
Bank Mandiri (BMRI) menyatakan terjadi kenaikan penutupan kartu kredit sekitar 2% setelah adanya kebijakan Kementerian Keuangan yang mewajibkan penerbit kartu kredit melaporkan setiap data serta transaksi kepada Direktorat Jenderal Pajak. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar pemegang kartu kredit (card holder) Bank Mandiri adalah pegawai yang sudah membayar pajaknya dari kantor. Volume transaksi sampai saat ini secara year on year masih tumbuh di single digit. Jika dibandingkan dengan tahun 2014 dan 2015 ada perlambatan. Namun tidak ada gejala dari para nasabah untuk melakukan penutupan akun rekening terkait. Kemungkinan perlambatan dari pertumbuhan kartu kredit bisa disebabkan karena pertumbuhan makro yang juga mengalami perlambatan.
Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank umum mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp 37,62 triliun pada April 2016, tumbuh 2,1% YoY dibandingkan April 2015 senilai Rp 36,85 triliun. Pertumbuhan laba tersebut didorong menurunnya beban biaya dana (cost of fund) seiring penurunan bunga dana dan pertumbuhan pendapatan operasional selain bunga. Pendapatan bunga bersih bank umum periode April 2016 tumbuh 13,83% YoY menjadi Rp 109,73 triliun. Pendapatan bunga bersih tersebut ditopang pendapatan bunga yang meningkat 6,25% YoY menjadi Rp 223,33 triliun dan turunnya beban bunga dari Rp 113,8 triliun menjadi Rp 113,59 triliun. Penyaluran kredit bank umum hingga April 2016 hanya tumbuh 6,23% YoY dengan outstanding total penyaluran kredit mencapai Rp 4.006,71 triliun. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) meningkat dari 5,3% menjadi 5,56%.











0 comments:
Posting Komentar