Prediksi IHSG;
Keputusan Federal Reserve untuk melakukan penyesuian suku bunga acuan Fed Fund Rate menjadi sorotan pasar global. Muncul ketidakpastian pandangan dari FOMC setelah data pekan lalu menunjukkan AS hanya menambah 38.000 tenaga kerja pada bulan Mei, jauh di bawah ekspektasi sebanyak 162.000. Rendahnya serapan tenaga kerja AS pada bulan Mei 2016 lalu dipandang The Fed kemungkinan akan menunda atas rencana kebijakannya pada Juni ini. Jika akhirnya the Fed benar-benar menunda kebijakan suku bunganya, akan menjadi katalis positif bagi pasar global.
Namun, kemungkinan eforia the Fed tidak bertahan lama. Karena pasar pun tengah dihadapi ketidakpastian referendum Brexit. Referendum di Inggris kurang dari 10-hari lagi dan memicu kepanikan pasar yang kian meningkat. Peningkatan gejolak pasar dikarenakan dari hasil polling di antara masyarakat Inggris mengenai keputusan Brexit. Dua peristiwa besar global ini baik pertemuan bank sentral AS dan referendum terkait keanggotaan Inggris di EU akan berdampak terhadap pasar global, termasuk juga ke pasar Asia.
Investor juga akan menantikan rilis neraca perdagangan Indonesia hari ini, terindikasi akan terjadi kenaikan di sisi impor khususnya pada komoditas pangan, barang konsumsi dan tekstil jelang Lebaran. Ditengah indeks Asia yang masih diliputi tekanan, sentimen dari dalam negeri pun kian memberatkan bagi IHSG ke zona positif pada hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 4798/4775/4757
Resistance Level : 4839/4857/4880
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 6700, TP 6925
Boleh buy di level 6650-6700
Resistance di 6925 & support di 6575
Waspadai jika tembus di 6575
Batasi resiko di 6525
CPIN: Trading Buy
Close 3750, TP 3810
Boleh buy di level 3700-3750
Resistance di 3810 & support di 3640
Waspadai jika tembus di 3640
Batasi resiko di 3620
BJBR : Trading Buy
Close 1020, TP 1065
Boleh buy di level 10-1020
Resistance di 1065 & support di 995
Waspadai jika tembus di 995
Batasi resiko di 985
BDMN: Trading Buy
Close 3370, TP 3420
Boleh buy di level 3350-3370
Resistance di 3420 & support di 3270
Waspadai jika tembus di 3270
Batasi resiko di 3250
CTRA: Trading Buy
Close 1350, TP 1365
Boleh buy di level 1340-1350
Resistance di 1365 & support di 1320
Waspadai jika tembus di 1320
Batasi resiko di 1310
SMRA: Trading Buy
Close 1600, TP 1620
Boleh buy di level 1580-1600
Resistance di 1620 & support di 1560
Waspadai jika tembus di 1560
Batasi resiko di 1550
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
MLPL, PSAB, RALS, ICBP, SCMA, SILO, KRAS, ADHI
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 14-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$48.18 (-0.70)
Gold-(troy oz) US$1,280.05 (-3.81)
Nickel-(ton) US$8,890.00 (-35.00)
Tin-(ton) US$17,150.00 (50.00)
Coal (Newc)/ton US$53.05 (-9.35)
CPO Mal/ton* MYR2,605.50 (-25.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,392.50 (94.50)
*running
Agenda hari ini - Rabu, 15 2016
RUPSLB
• INDR – RUPST
• CPIN – RUPST
• CTRP – RUPST
• KKGI – RUPST
• PEGE - RUPST/LB
• CEKA - RUPST/LB
• CTRS – RUPST
• DOID - RUPST/LB
• CTRA – RUPST
• JTPE – RUPST
• WICO – RUPST
• KBLI – RUPST
Dividend
• BISI, cash dividend 33.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16
• FAST, cash dividend 20.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16
• BRAM, cash dividend 125.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AKPI, cash dividend 9.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• BNBA, cash dividend 6.20, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
Economic Calendar:
• Indonesia Trade Balance
• Indonesia Total Exports YoY
• Indonesia Total Imports YoY
• indeks upah rata-rata di Inggris bulan April 2016 (3m/y)
• data Jobless Claims Inggris bulan Mei 2016
• data tingkat pengangguran di Inggris bulan April 2016
• data neraca perdagangan kawasan Euro bulan April 2016
• data PPI AS bulan Mei 2016
• data Industrial Production AS bulan Mei 2016
• data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 10 Juni 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Unilever Indonesia (UNVR) menyetujui untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 3,23 triliun dari laba bersih tahun 2015 sebagai dividen final sebesar Rp 424 per saham. Perseroan pada Desember 2015 telah membagikan dividen interim kepada pemegang saham sebesar Rp 342 per saham atau sejumlah Rp 2,60 triliun. Total dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 766 per saham.
Semen Indonesia (SMGR) dan anak usahanya, yaitu PT Semen Gresik, PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa mendirikan perusahaan baru yang diberi nama PT Semen Indonesia International pada 10 Juni 2016. PT. Semen Indonesia International didirikan dengan modal dasar Rp 20 miliar dan modal disetor Rp 6 miliar dengan komposisi Semen Indonesia sebesar 85%, Semen Gresik 5%, Semen Padang 5% dan Semen Tonasa 5%. Tujuan dari pendirian Semen Indonesia International untuk mendukung pertumbuhan kinerja perseroan dengan memanfaatkan peluang usaha di berbagai negara termasuk melakukan ekspor atau impor.
Unilever Indonesia (UNVR) meningkatkan belanja modal tahun ini menjadi sebesar Rp 2 triliun dari rencana awal yang senilai Rp 1,4 triliun. Penambahan dana capex seiring pembangunan kantor baru perseroan di Tangerang Selatan, Banten, senilai Rp 600 miliar. Selain untuk membangun kantor baru, perseroan akan menggunakan capex sebesar Rp 1,4 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi seluruh pabriknya. Sementara itu, UNVR memberikan sinyal bahwa ke depan akan memperbesar porsi makanan (food and beverage/F&B). Perseroan meyakini bisnis F&B memiliki peluang yang sangat besar dan akan terus bertumbuh.
Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) akan melakukan penawaran umum sukuk ijarah TPS Food II tahun 2016 dengan target sisa imbalan ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1,5 triliun. Pefindo memberikan peringkat idA (sy). Masa penawaran awal 15-23 Juni 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan sekitar Rp 203 miliar untuk pelunasan seluruh pokok pinjaman kepada JP Morgan Chase Bank, Rp 974 miliar pelunasan seluruh pokok pinjaman kepada Bank Rabobank International Indonesia serta pelunasan sebagian pokok pinjaman kepada para krediturnya, Rp 300 miliar untuk pembangunan pabrik pengolahan beras dengan kapasitas 120.000 ton/tahun di Sulawesi.
Bank Pundi Indonesia (BEKS) akan melakukan rights issue dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 35.422.343.324 saham biasa seri B dengan nilai nominal Rp 18,35 per saham yang ditawarkan dengan harga Rp 18,35 per saham. Setiap pemegang 1.000 saham biasa seri A berhak atas 3.294 HMETD (1.000:3.294). Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Agustus 2016. Tanggal perdagangan HMETD 12-22 Agustus 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk ekspansi bisnis khususnya untuk penyaluran kredit dan pelunasan utang dari pihak berelasi.
Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menargetkan memiliki agen Laku Pandai (BTPN Wow!) sebanyak 75 ribu orang pada Maret 2017. Hingga Mei 2016, jumlah agen BTPN Wow! Mencapai 32 ribu agen. Beberapa bulan ini, perseroan telah memperluas cakupan Laku Pandai seperti di Jawa Timur dan Kupang. BTPN juga berencana menambah wilayah untuk BTPN Wow! Ke arah Indonesia bagian Timur.
Cikarang Listrindo (POWR) bersama mitranya General Electric (GE) akan menambah investasi proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) menjadi USD 800 juta, dari estimasi semula USD 600 juta di Cikarang, Jawa Barat. Kapasitas PLTG diperkirakan sekitar 1.100 hingga 1.400 MW. Penambahan investasi karena terdapat estimasi peningkatan biaya lahan serta proses konstruksi PLTG.
Anugerah Berkah Madani (ABMA Properties) berencana melepas 35% saham kepada publik dan berpotensi menjadi salah satu IPO terbesar tahun ini. Saat ini, ABMA Properties menggarap tujuh proyek properti, yaitu Nifarro Park, yakni residensial serta perkantoran yang dibangun di lahan seluas 2,9 ha di Jakarta Selatan.
Target penyelesaian pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga uap senilai US$4 miliar milik United Tractors (UNTR) diproyeksikan sedikit meleset dari target yang ditetapkan perseroan. Penyelesaian pembiayaan (financial close) UNTR masih melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Awalnya perseroan memperkirakan financial close akan selesai pada Juli 2016.
Untuk mendorong kinerja tahun ini, Lotte Chemical Titan (FPNI) akan memacu kuantitas produksi mencapai 400.000 ton, naik sekitar 26,6% dari realisasi tahun lalu sebanyak 316.000 ton. Dengan target produksi tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan hingga 5% dari tahun lalu sebesar US$457 juta. Untuk laba bersih, perseroan berharap tahun ini dapat memperoleh hingga US$7 juta atau dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu sebesar US$3 juta.
Indonesia Pondasi Raya (IDPR) mengumpulkan kontrak baru sekitar Rp350 miliar sepanjang Januari-Mei 2016 atau sekitar 23% dari target Rp1,5 triliun sepanjang tahun. Kontrak baru tersebut berasal dari proyek bangunan-bangunan tinggi dan pembangkit listrik.
Adi Sarana Armada (ASSA) tengah menjajaki peluang bisnis baru dengan menjadi operator moda angkutan masal Trans Jakarta. Kendati tertarik, perseroan perlu melakukan kajian bisnis secara komprehensif. Perseroan perlu jeli memesan kendaraan karena spesifikasi bus Transjakarta berbeda dengan bus regular. Di samping itu, perseroan juga tengah menimbang skema pembayaran tetap per kilometer yang dibayarkan PT Transportasi Jakarta.
Central Omega Resources (DKFT) berekspansi dengan memperluas pabrik pemurnian dengan kapasitas produksi hingga 300.000 ton nikel senilai US$350 juta. Perluasan pabrik smelter tahap II akan dilakukan mulai kuartal II/2018. Pembangunan pabrik smelter tahap I diproyeksikan selesai akhir tahun ini dan mulai berproduksi pada 2017.
Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) telah menyalurkan pembiayaan Rp2,2 triliun hingga akhir Mei 2016 untuk 180.000 unit kendaraan. Perseroan menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp6 triliun hingga akhir tahun ini.
Bank Tabungan Negara (BBTN) terus memperkuat struktur pendanaan. Setelah menerbitkan sertifikat deposito atau negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp740 miliar pada pekan lalu, perseroan akan merilis obligasi senilai Rp3 triliun.
Bank Tabungan Negara (BBTN) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 4 triliun pada semester II 2016 atau naik dari rencana sebelumnya sebesar Rp 3 triliun. Obligasi yang bakal diterbitkan ini, kemungkinan bertenor 10 dan 15 tahun. Kebutuhan pendanaan yang meningkat karena ada beberapa obligasi yang akan jatuh tempo. Penerbitan obligasi sebesar Rp 4 triliun dimaksudkan untuk mendanai ekspansi bisnis dan mengejar pertumbuhan kredit perumahan lebih agresif yaitu mendanai kredit perumahan program sejuta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Telekomunikas Indonesia (TLKM) ingin menggarap bisnis Internet of things (IoT) melalui sinergi antara PT. Telkomsel sebagai penyedia jaringan internet terluas (connectivity) dan PT. PINS Indonesia sebagai penyedia device, platform dan manage service. Penerapan IoT diprediksi akan menjadi tren di masa depan. Perkembangan IoT akan menjadi sebuah peluang bisnis yang besar bagi Telkom Group sebagai digital company terbesar di Indonesia. IoT adalah terhubungnya berbagai perangkat (hardware dan software) melalui internet. Perangkat yang terhubung dengan internet tidak hanya komputer, laptop, smartphone, tapi juga kendaraan bermotor (mobil atau motor), kulkas, mesin cuci, microwave, pendingan ruangan (AC), pintu rumah, hingga pagar rumah. Selain itu Telkom juga mempersiapkan Living Lab Smart City Nusantara. Ini dalam rangka mewujudkan percepatan implementasi teknologi informasi (Smart City) bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia demi menghadirkan pemerintahan cerdas, seperti Smart Government, Smart Education, Smart Healthcare, Smart Security, Smart Transportation, Smart Environment dan Smart Citizen. PT PINS Indonesia, anak usaha Telkom yang bergerak di bidang premises integration services, akan fokus memanfaatkan peluang bisnis di era digital dengan mendistribusikan serta mengelola berbagai produk IoT dalam Telkom Group. Untuk mendukung PINS Indonesia, Telkom mengalokasikan total belanja modal sekitar 22%-25% dari target pendapatan Telkom 2016.
Cikarang Listrindo (POWR) saat ini tengah membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x140 megawatt (MW) di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Dalam membangun proyek tersebut, perseroan telah mengeluarkan investasi sebesar Rp 1,1 triliun. Progres pembangunan PLTU ini diharapkan pada kuartal IV 2016 mencapai 70%-80%. Dalam proyek tersebut perseroan juga bekerja sama dengan perusahaan tambang batu bara dalam memasok kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik tersebut. Perseroan telah menekan kontrak untuk jangka 5 tahun untuk batu bara berkalori rendah. Kebutuhan batu bara untuk PLTU Babelan mencapai 1.100 ribu ton - 1.200 ribu ton. Perseroan belum memikirkan untuk menggunakan energi terbarukan.
Aneka Tambang (ANTM) menurunkan biaya eksplorasi pada Mei 2016 sekitar 76,6% menjadi Rp 1,54 miliar dari bulan Mei 2015 yang mencapai Rp 6,6 miliar. Biaya eksplorasi ini dengan fokus pada komoditas emas dan nikel. Aktivitas eksplorasi emas dilakukan di Pongkor, Jawa Barat dan nikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Pada Mei 2016 eksplorasi emas Antam dilakukan kegiatan pemboran inti bor, percontoan inti bor dan pemerian inti bor serta pengukuran arah dan incline bor. Sementara eksplorasi Antam di Pomalaa terdiri dari pemetaan geologi, percontoan permukaan, percontoan core, logging core, percontoan petrografi, pemboran single dan pengukuran grid.
Asia Pacific Investama (MYTX) menyiapkan dana investasi sekitar USD 60-75 juta pada tahun 2016. Dana itu nantinya untuk mendukung bisnis perusahaan di sektor garmen dan tekstil, yaitu untuk pembelian mesin-mesin, infrastruktur atau mesin pendukung, seperti boiler dan lain-lain. Sumber pendanaan capex tahun 2016 akan berasal dari hasil kombinasi antara pinjaman perbankan atau strategic partner.
Asia Pacific Investama (MYTX) masih optimis bahwa manajemen akan dapat bergerak lebih maju lagi. Prinsip efisiensi dalam menjalankan kegiatan usaha perseroan tetap menjadi hal utama yang harus diterapkan dalam perseroan.
RUPS Asia Pacific Investama (MYTX) menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2015 ke pemegang saham.
Garuda Indonesia (GIAA) membuka kembali rute penerbangan langsung dari Bandara Kualanamu di Medan menuju Singapura tanpa harus transit ke Jakarta terlebih dulu. Penerbangan tersebut diharapkan dapat semakin membuka peluang pengembangan potensi kepariwisataan di Sumatera Utara, terutama Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata nasional. Dengan adanya penerbangan tersebut diharapkan kedatangan wisatawan mancanegara di Singapura semakin banyak ke Sumatera Utara.
PT Suryayudha Investindo Cipta menambah kepemilikan sahamnya di Bank Victoria (BVIC) pada 9 Juni 2016 sebanyak 11.125.000 saham pada harga Rp 100 per saham dengan total transaksi mencapai Rp 1.112.500.000. Tujuan transaksi adalah sebagai investasi yang merupakan kegiatan usaha utama Suryayudha. Dengan penambahan tersebut, maka Suryayudha kini memiliki 430.078.250 saham atau mewakili 6% dari total saham BVIC.
Sumber Energi Andalan (ITMA) membukukan penurunan pendapatan per 31 Maret 2016 menjadi USD 133,50 ribu dibandingkan sebelumnya sebesar USD 391 ribu. Laba periode berjalan tercatat USD 24,27 juta atau turun dari sebelumnya yang sebesar USD 31,44 juta.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membuat aturan pengajuan penawaran umum perdana saham (IPO) secara online. Aturan itu akan mempermudah pencapaian target perusahaan yang melakukan IPO di tahun 2016 dan lebih meningkatkan keterbukaan informasi bagi pelaku industri. OJK mengharapkan target jumlah IPO (35 emiten) pada tahun ini bisa tercapai.
Keputusan Federal Reserve untuk melakukan penyesuian suku bunga acuan Fed Fund Rate menjadi sorotan pasar global. Muncul ketidakpastian pandangan dari FOMC setelah data pekan lalu menunjukkan AS hanya menambah 38.000 tenaga kerja pada bulan Mei, jauh di bawah ekspektasi sebanyak 162.000. Rendahnya serapan tenaga kerja AS pada bulan Mei 2016 lalu dipandang The Fed kemungkinan akan menunda atas rencana kebijakannya pada Juni ini. Jika akhirnya the Fed benar-benar menunda kebijakan suku bunganya, akan menjadi katalis positif bagi pasar global.
Namun, kemungkinan eforia the Fed tidak bertahan lama. Karena pasar pun tengah dihadapi ketidakpastian referendum Brexit. Referendum di Inggris kurang dari 10-hari lagi dan memicu kepanikan pasar yang kian meningkat. Peningkatan gejolak pasar dikarenakan dari hasil polling di antara masyarakat Inggris mengenai keputusan Brexit. Dua peristiwa besar global ini baik pertemuan bank sentral AS dan referendum terkait keanggotaan Inggris di EU akan berdampak terhadap pasar global, termasuk juga ke pasar Asia.
Investor juga akan menantikan rilis neraca perdagangan Indonesia hari ini, terindikasi akan terjadi kenaikan di sisi impor khususnya pada komoditas pangan, barang konsumsi dan tekstil jelang Lebaran. Ditengah indeks Asia yang masih diliputi tekanan, sentimen dari dalam negeri pun kian memberatkan bagi IHSG ke zona positif pada hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 4798/4775/4757
Resistance Level : 4839/4857/4880
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ASII: Trading Buy
Close 6700, TP 6925
Boleh buy di level 6650-6700
Resistance di 6925 & support di 6575
Waspadai jika tembus di 6575
Batasi resiko di 6525
CPIN: Trading Buy
Close 3750, TP 3810
Boleh buy di level 3700-3750
Resistance di 3810 & support di 3640
Waspadai jika tembus di 3640
Batasi resiko di 3620
BJBR : Trading Buy
Close 1020, TP 1065
Boleh buy di level 10-1020
Resistance di 1065 & support di 995
Waspadai jika tembus di 995
Batasi resiko di 985
BDMN: Trading Buy
Close 3370, TP 3420
Boleh buy di level 3350-3370
Resistance di 3420 & support di 3270
Waspadai jika tembus di 3270
Batasi resiko di 3250
CTRA: Trading Buy
Close 1350, TP 1365
Boleh buy di level 1340-1350
Resistance di 1365 & support di 1320
Waspadai jika tembus di 1320
Batasi resiko di 1310
SMRA: Trading Buy
Close 1600, TP 1620
Boleh buy di level 1580-1600
Resistance di 1620 & support di 1560
Waspadai jika tembus di 1560
Batasi resiko di 1550
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
MLPL, PSAB, RALS, ICBP, SCMA, SILO, KRAS, ADHI
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 14-Jun-16
Crude Oil-(barel) US$48.18 (-0.70)
Gold-(troy oz) US$1,280.05 (-3.81)
Nickel-(ton) US$8,890.00 (-35.00)
Tin-(ton) US$17,150.00 (50.00)
Coal (Newc)/ton US$53.05 (-9.35)
CPO Mal/ton* MYR2,605.50 (-25.50)
Foreign Exchange
USD/IDR* 13,392.50 (94.50)
*running
Agenda hari ini - Rabu, 15 2016
RUPSLB
• INDR – RUPST
• CPIN – RUPST
• CTRP – RUPST
• KKGI – RUPST
• PEGE - RUPST/LB
• CEKA - RUPST/LB
• CTRS – RUPST
• DOID - RUPST/LB
• CTRA – RUPST
• JTPE – RUPST
• WICO – RUPST
• KBLI – RUPST
Dividend
• BISI, cash dividend 33.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16
• FAST, cash dividend 20.00, cum 14 Jun-16, ex 15 Jun-16
• BRAM, cash dividend 125.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• AKPI, cash dividend 9.00, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
• BNBA, cash dividend 6.20, cum 15 Jun-16, ex 16 Jun-16
Economic Calendar:
• Indonesia Trade Balance
• Indonesia Total Exports YoY
• Indonesia Total Imports YoY
• indeks upah rata-rata di Inggris bulan April 2016 (3m/y)
• data Jobless Claims Inggris bulan Mei 2016
• data tingkat pengangguran di Inggris bulan April 2016
• data neraca perdagangan kawasan Euro bulan April 2016
• data PPI AS bulan Mei 2016
• data Industrial Production AS bulan Mei 2016
• data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 10 Juni 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Unilever Indonesia (UNVR) menyetujui untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 3,23 triliun dari laba bersih tahun 2015 sebagai dividen final sebesar Rp 424 per saham. Perseroan pada Desember 2015 telah membagikan dividen interim kepada pemegang saham sebesar Rp 342 per saham atau sejumlah Rp 2,60 triliun. Total dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 766 per saham.
Semen Indonesia (SMGR) dan anak usahanya, yaitu PT Semen Gresik, PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa mendirikan perusahaan baru yang diberi nama PT Semen Indonesia International pada 10 Juni 2016. PT. Semen Indonesia International didirikan dengan modal dasar Rp 20 miliar dan modal disetor Rp 6 miliar dengan komposisi Semen Indonesia sebesar 85%, Semen Gresik 5%, Semen Padang 5% dan Semen Tonasa 5%. Tujuan dari pendirian Semen Indonesia International untuk mendukung pertumbuhan kinerja perseroan dengan memanfaatkan peluang usaha di berbagai negara termasuk melakukan ekspor atau impor.
Unilever Indonesia (UNVR) meningkatkan belanja modal tahun ini menjadi sebesar Rp 2 triliun dari rencana awal yang senilai Rp 1,4 triliun. Penambahan dana capex seiring pembangunan kantor baru perseroan di Tangerang Selatan, Banten, senilai Rp 600 miliar. Selain untuk membangun kantor baru, perseroan akan menggunakan capex sebesar Rp 1,4 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi seluruh pabriknya. Sementara itu, UNVR memberikan sinyal bahwa ke depan akan memperbesar porsi makanan (food and beverage/F&B). Perseroan meyakini bisnis F&B memiliki peluang yang sangat besar dan akan terus bertumbuh.
Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) akan melakukan penawaran umum sukuk ijarah TPS Food II tahun 2016 dengan target sisa imbalan ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1,5 triliun. Pefindo memberikan peringkat idA (sy). Masa penawaran awal 15-23 Juni 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan sekitar Rp 203 miliar untuk pelunasan seluruh pokok pinjaman kepada JP Morgan Chase Bank, Rp 974 miliar pelunasan seluruh pokok pinjaman kepada Bank Rabobank International Indonesia serta pelunasan sebagian pokok pinjaman kepada para krediturnya, Rp 300 miliar untuk pembangunan pabrik pengolahan beras dengan kapasitas 120.000 ton/tahun di Sulawesi.
Bank Pundi Indonesia (BEKS) akan melakukan rights issue dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 35.422.343.324 saham biasa seri B dengan nilai nominal Rp 18,35 per saham yang ditawarkan dengan harga Rp 18,35 per saham. Setiap pemegang 1.000 saham biasa seri A berhak atas 3.294 HMETD (1.000:3.294). Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Agustus 2016. Tanggal perdagangan HMETD 12-22 Agustus 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk ekspansi bisnis khususnya untuk penyaluran kredit dan pelunasan utang dari pihak berelasi.
Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menargetkan memiliki agen Laku Pandai (BTPN Wow!) sebanyak 75 ribu orang pada Maret 2017. Hingga Mei 2016, jumlah agen BTPN Wow! Mencapai 32 ribu agen. Beberapa bulan ini, perseroan telah memperluas cakupan Laku Pandai seperti di Jawa Timur dan Kupang. BTPN juga berencana menambah wilayah untuk BTPN Wow! Ke arah Indonesia bagian Timur.
Cikarang Listrindo (POWR) bersama mitranya General Electric (GE) akan menambah investasi proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) menjadi USD 800 juta, dari estimasi semula USD 600 juta di Cikarang, Jawa Barat. Kapasitas PLTG diperkirakan sekitar 1.100 hingga 1.400 MW. Penambahan investasi karena terdapat estimasi peningkatan biaya lahan serta proses konstruksi PLTG.
Anugerah Berkah Madani (ABMA Properties) berencana melepas 35% saham kepada publik dan berpotensi menjadi salah satu IPO terbesar tahun ini. Saat ini, ABMA Properties menggarap tujuh proyek properti, yaitu Nifarro Park, yakni residensial serta perkantoran yang dibangun di lahan seluas 2,9 ha di Jakarta Selatan.
Target penyelesaian pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga uap senilai US$4 miliar milik United Tractors (UNTR) diproyeksikan sedikit meleset dari target yang ditetapkan perseroan. Penyelesaian pembiayaan (financial close) UNTR masih melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Awalnya perseroan memperkirakan financial close akan selesai pada Juli 2016.
Untuk mendorong kinerja tahun ini, Lotte Chemical Titan (FPNI) akan memacu kuantitas produksi mencapai 400.000 ton, naik sekitar 26,6% dari realisasi tahun lalu sebanyak 316.000 ton. Dengan target produksi tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan hingga 5% dari tahun lalu sebesar US$457 juta. Untuk laba bersih, perseroan berharap tahun ini dapat memperoleh hingga US$7 juta atau dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu sebesar US$3 juta.
Indonesia Pondasi Raya (IDPR) mengumpulkan kontrak baru sekitar Rp350 miliar sepanjang Januari-Mei 2016 atau sekitar 23% dari target Rp1,5 triliun sepanjang tahun. Kontrak baru tersebut berasal dari proyek bangunan-bangunan tinggi dan pembangkit listrik.
Adi Sarana Armada (ASSA) tengah menjajaki peluang bisnis baru dengan menjadi operator moda angkutan masal Trans Jakarta. Kendati tertarik, perseroan perlu melakukan kajian bisnis secara komprehensif. Perseroan perlu jeli memesan kendaraan karena spesifikasi bus Transjakarta berbeda dengan bus regular. Di samping itu, perseroan juga tengah menimbang skema pembayaran tetap per kilometer yang dibayarkan PT Transportasi Jakarta.
Central Omega Resources (DKFT) berekspansi dengan memperluas pabrik pemurnian dengan kapasitas produksi hingga 300.000 ton nikel senilai US$350 juta. Perluasan pabrik smelter tahap II akan dilakukan mulai kuartal II/2018. Pembangunan pabrik smelter tahap I diproyeksikan selesai akhir tahun ini dan mulai berproduksi pada 2017.
Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) telah menyalurkan pembiayaan Rp2,2 triliun hingga akhir Mei 2016 untuk 180.000 unit kendaraan. Perseroan menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp6 triliun hingga akhir tahun ini.
Bank Tabungan Negara (BBTN) terus memperkuat struktur pendanaan. Setelah menerbitkan sertifikat deposito atau negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp740 miliar pada pekan lalu, perseroan akan merilis obligasi senilai Rp3 triliun.
Bank Tabungan Negara (BBTN) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 4 triliun pada semester II 2016 atau naik dari rencana sebelumnya sebesar Rp 3 triliun. Obligasi yang bakal diterbitkan ini, kemungkinan bertenor 10 dan 15 tahun. Kebutuhan pendanaan yang meningkat karena ada beberapa obligasi yang akan jatuh tempo. Penerbitan obligasi sebesar Rp 4 triliun dimaksudkan untuk mendanai ekspansi bisnis dan mengejar pertumbuhan kredit perumahan lebih agresif yaitu mendanai kredit perumahan program sejuta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Telekomunikas Indonesia (TLKM) ingin menggarap bisnis Internet of things (IoT) melalui sinergi antara PT. Telkomsel sebagai penyedia jaringan internet terluas (connectivity) dan PT. PINS Indonesia sebagai penyedia device, platform dan manage service. Penerapan IoT diprediksi akan menjadi tren di masa depan. Perkembangan IoT akan menjadi sebuah peluang bisnis yang besar bagi Telkom Group sebagai digital company terbesar di Indonesia. IoT adalah terhubungnya berbagai perangkat (hardware dan software) melalui internet. Perangkat yang terhubung dengan internet tidak hanya komputer, laptop, smartphone, tapi juga kendaraan bermotor (mobil atau motor), kulkas, mesin cuci, microwave, pendingan ruangan (AC), pintu rumah, hingga pagar rumah. Selain itu Telkom juga mempersiapkan Living Lab Smart City Nusantara. Ini dalam rangka mewujudkan percepatan implementasi teknologi informasi (Smart City) bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia demi menghadirkan pemerintahan cerdas, seperti Smart Government, Smart Education, Smart Healthcare, Smart Security, Smart Transportation, Smart Environment dan Smart Citizen. PT PINS Indonesia, anak usaha Telkom yang bergerak di bidang premises integration services, akan fokus memanfaatkan peluang bisnis di era digital dengan mendistribusikan serta mengelola berbagai produk IoT dalam Telkom Group. Untuk mendukung PINS Indonesia, Telkom mengalokasikan total belanja modal sekitar 22%-25% dari target pendapatan Telkom 2016.
Cikarang Listrindo (POWR) saat ini tengah membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x140 megawatt (MW) di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Dalam membangun proyek tersebut, perseroan telah mengeluarkan investasi sebesar Rp 1,1 triliun. Progres pembangunan PLTU ini diharapkan pada kuartal IV 2016 mencapai 70%-80%. Dalam proyek tersebut perseroan juga bekerja sama dengan perusahaan tambang batu bara dalam memasok kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik tersebut. Perseroan telah menekan kontrak untuk jangka 5 tahun untuk batu bara berkalori rendah. Kebutuhan batu bara untuk PLTU Babelan mencapai 1.100 ribu ton - 1.200 ribu ton. Perseroan belum memikirkan untuk menggunakan energi terbarukan.
Aneka Tambang (ANTM) menurunkan biaya eksplorasi pada Mei 2016 sekitar 76,6% menjadi Rp 1,54 miliar dari bulan Mei 2015 yang mencapai Rp 6,6 miliar. Biaya eksplorasi ini dengan fokus pada komoditas emas dan nikel. Aktivitas eksplorasi emas dilakukan di Pongkor, Jawa Barat dan nikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Pada Mei 2016 eksplorasi emas Antam dilakukan kegiatan pemboran inti bor, percontoan inti bor dan pemerian inti bor serta pengukuran arah dan incline bor. Sementara eksplorasi Antam di Pomalaa terdiri dari pemetaan geologi, percontoan permukaan, percontoan core, logging core, percontoan petrografi, pemboran single dan pengukuran grid.
Asia Pacific Investama (MYTX) menyiapkan dana investasi sekitar USD 60-75 juta pada tahun 2016. Dana itu nantinya untuk mendukung bisnis perusahaan di sektor garmen dan tekstil, yaitu untuk pembelian mesin-mesin, infrastruktur atau mesin pendukung, seperti boiler dan lain-lain. Sumber pendanaan capex tahun 2016 akan berasal dari hasil kombinasi antara pinjaman perbankan atau strategic partner.
Asia Pacific Investama (MYTX) masih optimis bahwa manajemen akan dapat bergerak lebih maju lagi. Prinsip efisiensi dalam menjalankan kegiatan usaha perseroan tetap menjadi hal utama yang harus diterapkan dalam perseroan.
RUPS Asia Pacific Investama (MYTX) menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2015 ke pemegang saham.
Garuda Indonesia (GIAA) membuka kembali rute penerbangan langsung dari Bandara Kualanamu di Medan menuju Singapura tanpa harus transit ke Jakarta terlebih dulu. Penerbangan tersebut diharapkan dapat semakin membuka peluang pengembangan potensi kepariwisataan di Sumatera Utara, terutama Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata nasional. Dengan adanya penerbangan tersebut diharapkan kedatangan wisatawan mancanegara di Singapura semakin banyak ke Sumatera Utara.
PT Suryayudha Investindo Cipta menambah kepemilikan sahamnya di Bank Victoria (BVIC) pada 9 Juni 2016 sebanyak 11.125.000 saham pada harga Rp 100 per saham dengan total transaksi mencapai Rp 1.112.500.000. Tujuan transaksi adalah sebagai investasi yang merupakan kegiatan usaha utama Suryayudha. Dengan penambahan tersebut, maka Suryayudha kini memiliki 430.078.250 saham atau mewakili 6% dari total saham BVIC.
Sumber Energi Andalan (ITMA) membukukan penurunan pendapatan per 31 Maret 2016 menjadi USD 133,50 ribu dibandingkan sebelumnya sebesar USD 391 ribu. Laba periode berjalan tercatat USD 24,27 juta atau turun dari sebelumnya yang sebesar USD 31,44 juta.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membuat aturan pengajuan penawaran umum perdana saham (IPO) secara online. Aturan itu akan mempermudah pencapaian target perusahaan yang melakukan IPO di tahun 2016 dan lebih meningkatkan keterbukaan informasi bagi pelaku industri. OJK mengharapkan target jumlah IPO (35 emiten) pada tahun ini bisa tercapai.











0 comments:
Posting Komentar