Everyone Can Trade

JustForex

Jumat, 27 Mei 2016

View Market IHSG 27Mei16

Prediksi IHSG;
Harga minyak mentah dunia tembus level USD 50 per barel atau level tertinggi dalam 7 bulan terakhir. Bersamaan dengan itu dolar AS mengalami pelemahan terhadap mata uang utama negara lainnya. Pelemhan dolar AS juga mengakibatkan rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS. Disatu sisi, kenaikan harga minyak mentah dapat memicu laju inflasi, termasuk di Indonesia terkait harga BBM yang disesuaikan dengan pergerakan harga minyak mentah. Di sisi lain, kenaikan harga minyak berdampak positif pada harga komoditas.  Hal itu memberi sentimen positif pada saham-saham berbasis komoditas di Indonesia. Presiden Joko Widodo yang menghadiri KTT G7 Outreach di Jepang akan membahas persoalan ekonomi, sosial dan keamanan.  Diharapkan pertemuan itu membawa hasil positif bagi kepentingan Indonesia.  Selain itu akan ada pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara.  Pertemuan bilateral dengan Jepang disebutkan akan membicarakan tentang pembangunan pelabuhan Patimban di Subang dan keinginan Jepang membangun kereta api sedang Jakarta-Surabaya.  Hasil positif pembicaraan itu bisa menjadi katalis di sektor konstruksi.

Perspektif tenikal
Support Level : 4769/4754/4746
Resistance Level : 4792/4800/4816
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

PTPP: Trading Buy
 Close 3530, TP 3580
 Boleh buy di level 3510-3530
 Resistance di 3580 & support di 3450
 Waspadai jika tembus di 3450
 Batasi resiko di 3430

WSKT: Trading Buy
 Close 2500, TP 2550
 Boleh buy di level  2480-2500
 Resistance di 2550 & support di 2460
 Waspadai jika tembus di 2460
 Batasi resiko di 2450

LSIP : Trading Buy
 Close 1505, TP 1555
 Boleh buy di level  1490-1505
 Resistance di 1555 & support di 1460
 Waspadai jika tembus di 1460
 Batasi resiko di 1450

MEDC:  Trading Buy
 Close 1515, TP 1550
 Boleh buy di level  1505-1515
 Resistance di 1550 & support di 1475
 Waspadai jika tembus di 1475
 Batasi resiko di 1465

INCO:  Trading Buy
 Close 1705, TP 1750
 Boleh buy di level  1695-1705
 Resistance di 1750 & support di 1625
 Waspadai jika tembus di 1625
 Batasi resiko di 1615

AISA:  Trading Buy
 Close 1370, TP 1405
 Boleh buy di level  1360-1370
 Resistance di 1405 & support di 1310
 Waspadai jika tembus di 1310
 Batasi resiko di 1300

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
INDF, WIKA, ADHI, TLKM, ASII

(Disclaimer ON)

Commodities Price: 26-May-16
 Crude Oil-(barel) US$49.87  (0.31)
 Gold-(troy oz) US$1,227.15  (2.68)
 Nickel-(ton) US$8,350.00  (-50.00)
 Tin-(ton) US$15,645.00  (-30.00)
 Coal (Newc)/ton US$51.25  (-11.15)
 CPO Mal/ton* MYR2,556.50 (-9.00)

                                                                                                                                                                          
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,584.50 (-52.50)
*running

Agenda hari ini  - Jumat, 27 Mei 2016
RUPSLB
• INDX – RUPST
• NIKL – RUPST
• BYAN - RUPST/LB
• AMRT – RUPST
• KDSI – RUPST
• TRIL – RUPST
• META - RUPST/LB
• KIJA – RUPST

Dividen
• EMTK, cash dividend 50.00, cum 26 May-16, ex 27 May-16
• MBAP, cash dividend $0.0076, cum 27 May-16, ex 30 May-16
·   GPRA, cash dividend 5.00, cum 27 May-16, ex 30 May-16
·   RALS, cash dividend 30.00, cum 27 May-16, ex 30 May-16

Economic Calendar:
• data National Consumer Price Index (CPI) Jepang bulan April 2016
• data GDP AS kwartal pertama tahun 2016 (Preliminary)
• indeks kepercayaan konsumen AS bulan Mei 2016 (Final).


VAS
HEADLINE NEWS

Bank Danamon Indonesia (BDMN) mengumumkan kerja sama solusi Cash Management yang dinamis dan terintegrasi dengan PT ICart Group Indonesia (HappyFresh Indonesia), salah satu perusahaan penyedia layanan grocery shopping online yang berkembang pesat di Asia Tenggara. Dalam solusi tersebut, Bank Danamon meluncurkan Company Debit Card yang secara khusus didesain untuk menjawab tantangan dan kebutuhan HappyFresh dalam mengelola proses pembayaran personal shopper. HappyFresh selama ini terkendala dengan metode pembayaran shopping cash yang masih dilakukan secara tunai. Dengan menggunakan Company Debit Card, proses monitoring dan pemberian limit transaksi secara realtime dapat terpantau dengan baik. Danamon juga menyediakan solusi e-commerce payment gateway HappyFresh Indonesia. Hal ini memungkinkan pelanggan HappyFresh memilih metode pembayaran kartu kredit yang diproses melalui aplikasi online HappyFresh. Dalam hal ini, Danamon menjadi bank tunggal dalam memfasilitasi pembayaran melalui kartu kredit bagi pelanggan HappyFresh. Kerja sama dengan HappyFresh ini membuka kesempatan bagi Danamon untuk mengakuisisi sektor bisnis e-commerce secara menyeluruh.

Bank Mandiri (BMRI) akan menambah layanan untuk pembayaran pungutan ekspor industri kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) melalui jaringan elektronik di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), perbankan daring serta layanan pengelolaan kas. Melalui pembayaran elektronik, Badan Pengelola Dana Pungutan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan dimudahkan untuk verifikasi data. Layanan elektronik (e-channel) ini juga akan membantu kinerja para pengusaha dan seluruh pemangku kepentingan industri kelapa sawit.

Toba Bara Sejahtra (TOBA) melakukan diversifikasi penjualan batubara ke Malaysia, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan India. Sebelumnya, mayoritas penjualan batubara perseroan dijual ke China. TOBA juga akan lebih fokus menjangkau pasar-pasar batubara premium atau berkalori tinggi, seperti Korea, Taiwan, dan Jepang. Di sisi lain, perseroan meningkatkan penjualan batubara yang langsung ke pengguna. TOBA juga akan meningkatkan efisiensi dengan mengurangi cash cost misalnya membuat beberapa proses tambang lebih efisien, penyesuaian di level kontraktor, serta negosiasi tarif untuk memperoleh mesin yang produktivitasnya lebih tinggi. Perseroan menargetkan volume produksi tahun ini mencapai 5-7 juta ton, dengan stripping ratio stabil pada level 11-12 kali.

Toba Bara Sejahtra (TOBA) menyetujui pembagian dividen senilai USD 1,13 juta atau sekitar 9,95% dari laba bersih 2015 yang sebesar USD 11,35 juta.

Adhi Karya (ADHI) mengharapkan kontrak kereta ringan (light rail transit/LRT) segera ditandatangani. Penandatanganan kontrak tersebut dapat membuat perseroan memenuhi target penyelesaian yang diinginkan oleh pemerintah.

Setelah rencana stock split terealisasi, tiga fund manager asing akan masuk ke Kresna Graha Investama (KREN). Ketiga fund manager tersebut berasal dari Amerika Serikat, Hong Kong, dan Singapura.

Toba Bara Sejahtera (TOBA) tengah memproses ekspansi pembangkit listrik berkapasitas maksimal 200 MW dengan investasi mencapai US$200 juta hingga US$260 juta. Rencananya, perseroan akan membangun proyek PLTU sendiri, bukan di mulut tambang, tanpa membentuk usaha patungan. Penjualan listrik akan dijual kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pembangunan power plant tersebut diperkirakan membutuhkan waktu 30-36 bulan dan diproyeksi memberikan kontribusi terhadap pendapatan dalam tiga tahun mendatang.

Bank Mandiri (BMRI) menargetkan penyaluran kredit korporasi mencapai Rp220 triliun hingga akhir tahun ini. Kredit korporasi perseroan diprediksi tumbuh sekitar 10%. Adapun sepanjang tahun lalu, penyaluran kredit di segmen korporasi perseroan mencapai Rp200,1 triliun. Kredit segmen korporasi perseroan tahun ini mayoritas disalurkan ke sektor infrastruktur dan pembangkit listrik.

Bank Tabungan Negara (BBTN) menambah target realisasi akhir tahun untuk penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Revisi target ini akan diumumkan secara resmi di perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) pada semester II. Di awal tahun, perseroan memasang target realisasi KPR 2016 sebanyak 570.000 unit. Namun, karena melihat potensi pasar yang semakin baik, perseroan akan menaikkan target menjadi 620.000 unit. Untuk mengejar target tersebut, perseroan gencar melakukan serangkaian kerja sama. Dalam dua bulan terakhir, BBTN telah menandatangani perjanjian penyaluran KPR dengan sejumlah instansi seperti PT Taspen dan Kementerian Pariwisata.

Pemegang saham Matahari Department Store (LPPF) sepakat menggunakan 70% dari laba bersih tahun lalu atau sebesar Rp1,25 triliun sebagai dividen tunai yang akan dibayrkan pada 29 Juni 2016. Jumlah tersebut setara dengan Rp427,3 per saham. 

ABM Investama (ABMM) melalui anak usahanya, Ciptra Kridatama, memperoleh kontrak baru untuk jasa pertambangan senilai USD 82 juta atau setara Rp 1,13 triliun dari Indomining, anak usaha Toba Bara Sejahtra (TOBA). Selama masa kontrak, Cipta Kridatama ditargetkan mampu melakukan pengupasan tanah penutup sebesar 65 juta bcm hingga akhir kontrak.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kresna Graha Investasi (KREN) menyetujui untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) stock split dengan rasio 1 : 5. Stock split ini dilakukan supaya saham KREN lebih likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Intiland Development (DILD) akan fokus mengembangkan proyek properti untuk segmen menengah atas di kota-kota besar tahun ini. Di kota besar, konsumen memiliki kemampuan finansial yang sudah mature dan permintaan tempat tinggal tetap tinggi. Tahun ini, perseroan akan lebih banyak memacu penjualan dari segmen gedung tinggi dibandingkan tempat tinggal atau residensial.

Darya Varia Laboratoria (DVLA) menargetkan pertumbuhan pendapatan lebih tinggi dari industri farmasi yang diperkirakan hanya mencapai 7-8% tahun ini. Perseroan akan lebih fokus menerapkan beberapa strategi seperti meluncurkan produk-produk baru, berpartisipasi pada produk generik dan memperkuat brand equity. DVLA juga menjaga kelangsungan bisnis dengan ikut berpartisipasi pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tahun ini, perseroan menyiapkan belanja modal senilai Rp 41 miliar. 

Kresna Graha Investama (KREN) menargetkan tahun ini memiliki 5 juta pengguna layanan pembayaran digital (e-cash) yang dioperasikan anak usahanya, Digital Artha Media (DAM). Hal tersebut merupakan bagian dari rencana penguatan bisnis perseroan di bidang perdagangan elektronik (e-commerce). Perseroan melihat potensi yang besar pada bisnis e-cash, seiring terus ditingkatkannya pengembangan bisnis digital dengan menjalin kerja sama strategis atau mengakuisisi perusahaan rintisan (start up) yang potensial. Tahun depan, KREN membidik jumlah user e-cash mencapai 20 juta.

Kresna Graha Investama (KREN) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham karena masih ingin meningkatkan bisnis digital. Sementara itu, tahun ini, perseroan menyiapkan belanja modal senilai USD 20-25 juta untuk investasi di bidang digital.


Bank CIMB Niaga (BNGA) menargetkan pembiayaan segmen ritel tahun ini tumbuh sekitar 10% yang akan ditopang oleh bisnis kartu kredit serta kredit tanpa agunan (KTA). Bisnis kartu kredit dan KTA hingga akhir tahun ini akan tumbuh 10-15% YoY. Sementara itu, penyaluran KPR diperkirakan tumbuh di kisaran 8-10% hingga akhir tahun ini.

Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) optimistis dapat menghasilkan perdamaian dalam proses restrukturisasi utang meskipun total tagihan sementara telah mencapai Rp 1,1 triliun. Kondisi perusahaan masih berjalan normal dan telah banyak memenangkan tender proyek. Proses restrukturisasi utang terjadi hanya karena musibah kebakaran pabrik.

Bank CIMB Niaga (BNGA) mempromosikan 8 produk retail atau penjualan unggulan melalui iklan video berunsur komedi bertajuk "Campaign Masa??" untuk menarik minat nasabah. "Kampanye Masa?? dikemas berbeda dengan kampanye bank pada umumnya. Perseroan mengharapkan 'campaign' Masa?? bisa menjadi sesuatu yang viral di media sosial untuk meningkatkan 'awareness' produk dan menjadikan CIMB Niaga sebagai preferensi dalam aktivitas perbankan.

Matahari Departement Store (LPPF) kembali mengembangkan jaringannya dan membuka gerai ke-145 di Tanjungpinang City Center. Gerai yang berlokasi di Kelurahan Sei Jang, Tanjung Pinang membuat total gerai ke-24 di seluruh wilayah pulau Sumatera. Gerai ketiga yang diresmikan di tahun 2016 ini menempati area belanja seluas hampir 6.900 m2.

RUPS Matahari Departement Store (LPPF) menyetujui untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2015 sebesar Rp 427,3 per saham. Total nilai dividen mencapai Rp 1,25 triliun atau 70% dari laba tahun 2015. Dividen akan dibagikan pada 29 Juni 2016. Sementara sisa laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan.

Atmindo (AMIN) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 8,43 miliar hingga periode 30 April 2016 atau naik dibandingkan laba tahun berjalan periode sama tahun 2015 sebesar Rp 7,12 miliar. Pendapatan naik menjadi Rp 36,59 miliar dari pendapatan periode April 2015 sebesar Rp 29,98 miliar.

Ekadharma International (EKAD) akan membagikan dividen tunai Rp 10 per saham kepada pemegang saham pada 24 Juni 2016. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 31 Mei 2016 dan 1 Juni 2016, sedangkan cum dan ex di pasar tunai 3 Juni dan 6 Juni 2016 dengan DPS hingga 3 Juni 2016. Nilai total dividen tahun buku 2015 sebesar Rp 6.987.750.000 atau 14,82% dari total laba perseroan di 2015.

Hingga periode April 2016 Nusa Raya Cipta (NRCA) meraih kontrak baru sebesar Rp 1,197 triliun atau 26% dari target tahun 2016 yang sebesar Rp 4,5 triliun. Beberapa kontrak baru tersebut diraih dari Branz BSD, The Rimba Extention, Gedung Pasca Sarjana UGM, Tempo Yogyakarta dan MRT Sp-01 Jakarta. Target kontrak baru tersebut meningkat dibandingkan target tahun 2015 yang mencapai Rp 3,02 triliun. Perseroan menargetkan pendapatan tahun 2016 mencapai Rp4,1 triliun.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bukaka Teknik Utama (BUKK) menyetujui untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2015 sebesar Rp 12,8 per saham. Dividen itu senilai total Rp 33,80 miliar atau setara 50,06% dari laba bersih tahun 2015.

RUPS Tahunan Intan Wijaya Chemical (INCI) menyetujui untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2015 sebesar Rp 10 per saham pada 24 Juni 2016. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 1.810.355.560. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 1 dan 2 Juni 2016 dan di pasar tunai 6 dan 7 Juni 2016 dengan DPS hingga 6 Juni 2016. RUPS Tahunan juga menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp 110.000.000.000 menjadi Rp 300.000.000.000. Selain itu juga disetujui untuk memperluas usaha perseroan dengan mendirikan anak perusahaan di bidang pembangkit listrik, pengembang properti, IT, Agro Bisnis dan Perkayuan.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp 1.191.344.000 untuk melakukan pembelian kembali sahamnya (shares buy back). Jumlah saham yang akan dibeli kembali ditargetkan mencapai 89.678.400 saham atau sebanyak-banyaknya 7,94% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Buyback saham ini akan dilakukan secara bertahap dalam waktu 3 bulan dari periode 26 Mei 2016 hingga 25 Agustus 2016. Perseroan yakin program buyback ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap perseroan. Perseroan menunjuk PT Danareksa Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham ini.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured