Everyone Can Trade

JustForex

Rabu, 23 Maret 2016

View Market IHSG 23Maret16

Prediksi IHSG;
Penurunan harga minyak mentah dunia mendorong Pemerintah Indonesia akan melakukan penyesuaian terhadap harga BBM yang rencana pada bulan April. Penyesuaian harga BBM diperkirakan dapat menekan angka inflasi dan berpeluang positif bagi pasar modal Indonesia. Dampak inflasi ini akan memberikan ruang besar bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan. Apalagi beberapa negara maju juga memberlakukan kebijakan suku bunga rendah. Sentimen dari pasar global, indeks Wall Street ditutup variatif pada Selasa. Sementara itu, pasar Asia diawali di buka variatif hari ini. Penurunan BBM bisa berdampak positif bagi pasar kedepannya. Namun sentimen pasar global terbilang kurang menarik dapat mendorong IHSG bergerak mixed, meski menguat peluangnya pun hanya terbatas
Perspektif tenikal
Support Level : 4831/4806/4778
Resistance Level : 4884/4911/4937
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
BMRI: Trading Buy
 Close 10300, TP 10500
 Boleh buy di level 10200-10300
 Resistance di 10500 & support di 10200
 Waspadai jika tembus di 10200
 Batasi resiko di 10150
AKRA: Trading Buy
 Close 7225, TP 7325
 Boleh buy di level  7175-7225
 Resistance di 7325 & support di 7125
 Waspadai jika tembus di 7125
 Batasi resiko di 7050
ACES : Trading Buy
 Close 855, TP 900
 Boleh buy di level  845-855
 Resistance di 900 & support di 840
 Waspadai jika tembus di 840
 Batasi resiko di 830
BSDE:  Trading Buy
 Close 1865, TP 1900
 Boleh buy di level  1855-1865
 Resistance di 1900 & support di 1835
 Waspadai jika tembus di 1835
 Batasi resiko di 1825
MNCN:  Trading Buy
 Close 2200, TP 2230
 Boleh buy di level  2175-2200
 Resistance di 2230 & support di 2145
 Waspadai jika tembus di 2145
 Batasi resiko di 2135
TARA:  Trading Buy
 Close 635, TP 640
 Boleh buy di level  630-635
 Resistance di 640 & support di 630
 Waspadai jika tembus di 630
 Batasi resiko di 625
Ket.  TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
SMRU, BWPT, WSKT, PTPP, SMMT.
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 22-Mar-16
 Crude Oil-(barel) US$41.54  (0.02)
 Gold-(troy oz) US$1,252.06  (8.37)
 Nickel-(ton) US$8,770.00  (110.00)
 Tin-(ton) US$16,900.00  (0.00)
 Coal (Newc)/ton US$52.00  (-10.40)
 CPO Mal/ton* MYR2,612.00 (21.50)
                                                                                                                                                                           
Foreign Exchange
 USD/IDR* 13,184.00 (32.00)
*running 
Agenda hari ini  - Rabu, 23 Maret 2016
RUPSLB
• BJBR-RUPST
• SDRA-RUPST/LB
• BBRI-RUPST
• LPCK-RUPST
Economic Calendar:
• Data New Home Sales AS bulan Pebruari 2016
• Data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 18 Maret 2016
VAS
HEADLINE NEWS
Tower Bersama Infrastructure (TBIG) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 104% hingga periode Desember 2015 menjadi Rp1,42 triliun dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp700,74 miliar. Kenaikan laba tersbut dikarenakan adanya manfaat pajak yang tercatat Rp355,83 miliar dari beban pajak tahun sebelumnya Rp688,99 miliar. Pendapatan naik jadi Rp3,42 triliun dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang Rp3,30 triliun.
Bali Towerindo (BALI) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 35,65% per Desember 2015 menjadi Rp120,79 miliar per Desember 2015 dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp89,05 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha naik jadi Rp170,48 miliar dibandingkan dengan pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp`136,52 miliar.
Indofood Sukses Makmur (INDF) meningkatkan kepemilikan saham di anak usahanya PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Indofood menambah sebanyak 4.900.000 lembar saham dari tanggal 11 sampai 18 Maret 2016. Rata-rata harga pembelian sebesar Rp410,58 per lembar saham dengan total nilai transaksi Rp2.011.849.200. Dengan demikian kepemilikan saham perseroan di SIMP meningkat menjadi 1.034.315.000 lembar saham atau sekitar 6,67 persen dari jumlah saham beredar SIMP. Adapun tujuan dari transaksi pembelian ini adalah investasi.
PT Krakatau Semen Indonesia, perusahaan patungan Krakatau Steel (KRAS) dengan Semen Indonesia (SMGR) yang mengolah slag sisa fasilitas blast furnace menjadi bahan baku semen akan berproduksi pada Desember 2016. Blast furnace yang dimiliki Krakatau Posco dengan kapasitas 3 juta ton setahun menghasilkan slag sekitar 700.000 ton dengan kepemilikan saham KRAS sebesar 49% dan SMGR 51%. Nilai investasi pembangunan grinding blast furnace slag di Cilegon sebesar Rp475 miliar dan cement mill senilai Rp600 miliar. Slag merupakan produk sampingan blast furnace yang dapat menjadi bahan penolong dalam pembuatan semen dan dapat mengurangi penggunaan klinker yang pengolahannya mahal sehingga SMGR dapat memaksimalkan profitabilitas. Adapun, fasilitas cement mill di Cilegon berkapasitas produksi 1,6 juta ton semen per tahun. Kendati fasilitas bertambah, pengoperasian pabrik ini tidak memperbesar kapasitas produksi SMGR, karena berfungsi mendekati pasar Jawa Barat.
Modernland Realty (MDLN) berencana meluncurkan empat klaster rumah tapak baru di kuartal II/2016 untuk menaikkan pendapatan prapenjualan atau marketing sales yang ditargetkan mencapai Rp3 triliun tahun ini. Empat klaster yang akan diluncurkan berlokasi di proyek Jakarta Garden City, kawasan pemukiman dengan luas 370 hektare. Adapun, profil pembeli property yang menggunakan fasilitas KPR di MDLN mencapai 50%. Oleh karena itu, penurunan bunga kredit diharapkan dapat mendorong penjualan property.
PP Properti (PPRO) berencana menggalang dana lewat penerbitan surat hutang sebesar Rp900 miliar dalam bentuk obligasi dan medium term notes (MTN). Penerbitan obligasi akan dilakukan sebelum Juni 2016. Jumlah emisi yang akan diterbitkan mencapai Rp600 miliar dengan tenor lima tahun. Sementara itu, penerbitan MTN direncanakan berlangsung pada kuartal IV/2016 dengan jumlah emisi sebesar Rp300 miliar dan tenor tiga tahun. Dana yang dihimpun dari penerbitan surat hutang akan digunakan untuk modal kerja dengan porsi 33%. Selain itu, sisanya untuk refinancing dan penyertaan modal perusahaan patungan dengan porsi sama rata.
Semen Baturaja (SMBR) mengincar laba usaha senilai Rp373,75 miliar pada tahun ini, atau meningkat 16% dibandingkan dengan Rp323,26 miliar pada 2015. Sementara itu, penjualan ditargetkan mencapai Rp1,69 triliun pada 2016, atau meningkat 16% dibandingkan Rp1,46 triliun pada tahun sebelumnya. Kinerja penjualan diperkirakan dapat tercapai berkat target volume penjualan sebesar 1,75 juta ton pada 2016. Sumatera Selatan sebagai pangsa pasar utama perusahaan dianggap masih memiliki ruang untuk pertumbuhan dalam sektor infrastruktur seiring dengan beragam proyek yang akan ada di daerah tersebut, spserti persiapan Asian Games 2018 dan proyek pemerintah provinsi Sumatera Selatan di sektor transportasi, energi dan lainnya.
Bank Bukopin (BBKP) memperkirakan pada tahun ini simpanan deposito masih mendominasi komposisi dana pihak ketiga perusahaan. Saat ini komposisi dana murah (CASA) yang terdiri dari tabungan dan giro berada di sekitar angka 33%. Tahun lalu, porsi CASA telah berada di level lebih dari 40%. Naun, dikarenakan ekonomi melambat, masyarakat memilih untuk menyimpan uang di bank dalam bentuk deposito. Selain itu, likuiditas bank sempat mengetat sehingga suku bunga deposito naik yang mengakibatkan porsi CASA turun.
Tower Bersama Infrastructure (TBIG) meraih kenaikan laba bersih sebesar 104 persen hingga periode Desember 2015 menjadi Rp1,42 triliun dari Rp700,74 miliar di 2014 karena manfaat pajak yang tercatat Rp355,83 miliar dari beban pajak tahun sebelumnya Rp688,99 miliar. Pendapatan naik menjadi Rp3,42 triliun dibandingkan pendapatan sebelumnya Rp3,30 triliun di 2014. Laba kotor naik menjadi Rp2,97 triliun pada 2015 dari Rp2,79 triliun di 2014. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp1,08 triliun pada 2015 dari Rp1,43 trliun di 2014. Adapun, total aset per Desember 2015 mencapai Rp22,79 triliun atau meningkat dari total aset per Desember 2014 yang mencapai Rp21,63 triliun.
Bali Towerindo (BALI) meraih kenaikan laba bersih sebesar 35,65 persen per Desember 2015 menjadi Rp120,79 miliar per Desember 2015 dibandingkan laba bersih 2014 sebesar Rp89,05 miliar. Pendapatan usaha naik menjadi Rp170,48 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp136,52 miliar. Laba bruto meningkat menjadi Rp123,59 ,o;oar daro Rp101,37 di 2014. Laba usaha naik menjadi Rp86,67 miliar di 2015 dari Rp77,76 miliar di 2014. Total aset per Desember 2015 mencapai Rp1,20 triliun meningkat dibandingkan total aset per Desember 2015 sebesar Rp808,76 miliar.
Wijaya Karya (WIKA) akan menyuntik dana secara bertahap senilai Rp 4,03 triliun kepada Pilar Sinergi BUMN Indonesia, selaku pemegang saham Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), penyelenggara megaproyek High Speed Railway (HSR) Jakarta-Bandung. Penyertaan modal dilakukan selama periode 2016-2019. Dikarenakan transaksi peningkatan modal ini termasuk kategori transaksi material, WIKA wajib memperoleh persetujuan pemegang saham. Sesuai rencana, perseroan akan menyelenggarakan RUPST pada 28 April 2016, dengan agenda meminta persetujuan transaksi yang dilakukan dengan skema business to business tersebut.
Hingga pekan kedua Maret 2016, Wijaya Karya (WIKA), telah memperoleh kontrak baru Rp 4,67 triliun, setara 8,49% dari target kontrak baru 2016 sebesar Rp 52,26 triliun.
Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) memperoleh penilaian teratas untuk tender proyek jalan tol Serpong-Balaraja dari panitia pelelangan pengusahaan tol Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Sedangkan pemrakarsa proyek, Bumi Serpong Damai (BSDE), menempati peringkat dua. Apabila konsorsium BSDE keberatan dengan hasil penilaian pelelangan tersebut, panitia memberikan kesempatan kepada BSDE untuk mengajukan sanggahan secara tertulis kepada Kepala BPJT.
Rimo International Lestari (RIMO) akan melakukan rights issue sebanyak 28,39 miliar saham. Rasio ditetapkan 2:167 dengan harga penawaran Rp 265. RUPSLB akan diselenggarakan pada 28 Maret 2016. Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi adalah 4 April 2016.
Terkait adanya unjuk rasa pengemudi angkutan umum pada hari selasa (22/03), Blue Bird (BIRD) siap tindak para pengemudi yang terbukti melakukan tindakan yang tidak dibenarkan secara hukum dalam demonstrasi yang terjadi. Perseroan sendiri memahami akan adanya beberapa pengemudi yang juga tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat, yang ikut menyampaikan aspirasinya. Namun jika melanggar, sanksi tegas telah disiapkan dari skorsing hingga pemecatan.
Bukaka Teknik (BUKK) melalui anak usahanya PT Bukaka Mandiri Sejahtera (BMS) telah mengambilalih 51% saham dalam PT Mitra Karya Agung Lestari (MKAL). Akta jual beli dilakukan dihadapan Charles S.H Notaris di Palu dengan pemegang saham MKAL. BMS telah sepakat untuk membeli dan menerima pengalihan saham dengan total 11.092.500 saham dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh penuh oleh para pemegang saham MKAL. Adapun harga jual beli tersebut senilai Rp1.109.250.000. Adapun sumber dana yang digunakan dalam transaksi ini berasal dari perseroan. Tujuan dari transaksi ini guna mendukung rencana perseroan dalam bisnis di bidang smelter.
Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten (BJBR) menggencarkan budaya menabung di kalangan pelajar melalui Simpanan Pelajar (Simpel) dan melakukan kerja sama dengan sejumlah sekolah di Jabar dan Banten. Penabung pemula dari usia pelajar memang belum banyak, baru 20 hingga 30%. Untuk mendukung program yang digulirkan OJK yakni Simpanan Pelajar, BJTM melaluian sosialisasi sekaligus mengajak pelajar untuk bisa menabung sejak dini, serta mengajarkan kepada pelajar agar bisa juga mengelola keuangan.
Bank Tabungan Negara (BBTN) mencatatkan kinerja tahun 2015 dengan hasil memuaskan mulai menuai hasil. Tingkat kepercayaan pada lembaga ini mulai meningkat. Ini dapat dilihat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang telah meningkatkan peringkat BTN dari sebelumnya idAA menjadi idAA+ atau Double A Plus. Meningkatnya rating BTN dari Pefindo ini menunjukkan kepercayaan pasar atas korporasi termasuk surat utang yang diterbitkan BTN selama ini.
XL Axiata (EXCL) meluncurkan layanan video streaming "Tribe" dengan harga terjangkau yang menawarkan berbagai keunggulan baik dari sisi materi video maupun kualitas jaringan. Kehadiran internet cepat 4G LTE di Indonesia telah mendorong peningkatan tuntutan masyarakat atas layanan data yang komplit dan berkualitas tinggi, salah satu layanan data yang saat ini paling diinginkan masyarakat adalah video streaming. Visi dari XL untuk meluncurkan layanan "Tribe" adalah menyediakan layanan entertainment berkualitas kepada para penggunanya. Dengan dukungan jaringan XL 4G LTE berkecepatan tinggi, kini kebutuhan pelanggan dan masyarakat untuk bisa menyaksikan tayangan film, serial, dan siaran olahraga bermutu kapan saja dan di mana saja bisa terpuaskan secara terjangkau. Melalui Tribe itu juga, XL bisa mengimplementasikan dukungan untuk memajukan industri film nasional.
Modernland Realty (MDLN) mengalami kenaikan laba bersih per Desember 2015 sebesar 23,65% menjadi Rp873,42 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp706,35 miliar. Pendapatan naik menjadi Rp2,96 triliun dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang Rp2,84 triliun. Sementara total beban pokok pendapatan naik jadi Rp1,28 triliun dari Rp1,24 triliun dan laba bruto tercatat sebesar Rp1,67 triliun meningkat dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp1,59 triliun. Laba usaha juga terkerek naik jadi Rp1,44 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp1,11 triliun dan laba sebelum pajak menjadi Rp960,10 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp714,21 miliar. Sedangkan total aset per Desember 2015 tercatat Rp12,84 triliun naik dari total aset per Desember 2014 yang Rp10,35 triliun.
Multi Indocitra (MICE) pada 18 Maret 2016 lalu telah menambah bagian untuk ketiga kalinya dan menyetor penuh tambahan modal ke anak usahanya. Setoran dilakukan dengan uang tunai kepada PT Citra Makmur Ritailindo (CMR) entitas anak baru perseroan. Setoran yang dilakukan melalui kas perusahaan sejumlah nominal Rp999.666.667 atau mewakili 1.999 saham atau 99,97% dari total saham CMR. Status CMR kini sudah berjalan secara komersial.
Sumber Alfa Trijaya (AMRT) telah memberikan pinjaman pada bulan Maret ini kepada anak usahanya PT Sumber Trijaya Lestari (STL). Pinjaman diberikan sebanyak-banyaknya Rp50.000.000.000 berdasarkan perjanjian pada 18 Maret 2016. Fasilitas pinjaman hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja PT STL. Pinjaman yang ditarik berdasarkan fasilitas pinjaman tersebut akan dikenakan bunga 10% per tahun dan wajib dibayarkan kembali oleh STL selambat-lambatnya 31 Desember 2016. Perseroan merupakan pemegang saham utanag sekaligus pemegang saham pengendali STL dengan kepemilikian 99,9% dari modal disetor STL.
Matahari Putra Prima (MPPA) mengalami penurunan laba bersih sebesar 66,96% hingga Desember 2015 menjadi Rp182,99 miliar atau Rp34 per saham dibandingkan dengan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp554,01 miliar atau Rp103 per saham. Penjualan bersih mencatat kenaikan menjadi Rp13,93 triliun dibandingkan penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp13,59 triliun. Beban pokok juga naik jadi Rp11,57 triliun dari Rp11,23 triliun dan laba bruto relatif sama menjadi Rp2,35 triliun dengan tahun sebelumnya. Perbedaan terjadi usai beban penjualan naik tajam menjadi Rp249,47 miliar dari beban penjualan tahun sebelumnya yang Rp71,84 miliar dan turunnya penghasilan lain-lain menjadi Rp206 juta dari penghasilan lain-lain tahun sebelumnya Rp86,76 miliar. Laba usaha turun tajam menjadi Rp268,62 miliar dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya yang Rp711,66 miliar sedangkan laba sebelum pajak tercatat Rp233,04 miliar turun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp730,84 miliar.
Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp45 per saham pada 21 April 2016 mendatang. Berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan pada 18 Maret 2016 lalu hal itu sudah diputuskan dimana total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp4.569.210.000. Adapun cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 28 dan 29 Maret 2016 dan di pasar tunai pada 31 Maret dan 1 April 2016 dengan DPS hingga 31 Maret 2016. Perusahaan pada 2015 lalu meraup laba bersih Rp118,89 miliar dengan total penjualan mencapai Rp303,34 miliar.
Trisula International (TRIS) mencatat penjualan bersih sebesar Rp859,74 miliar hingga periode Desember 2015 naik dibandingkan penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp746,82 miliar. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan beban pokok penjualan naik jadi Rp639,37 miliar dari Rp557,96 miliar membuat laba kotor naik jadi Rp220,36 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp188,86 miliar. Sementara laba usaha tercatat Rp60,42 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp53,52 miliar. Laba sebelum pajak perseroan diraih sebesar Rp50,16 miliar meningkat dibandingkan laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp48,44 miliar. Sementara laba telah dampak penyesuaian performa atas transaksi restrukturisasi entitas pengendali tercatat Rp37,44 miliar naik tipis dari laba tahun sebelumnya yang Rp36,52 miliar.
Mahaka Radio Integra (MARI) hingga periode Desember 2015 mencatat laba bersih sebesar Rp32,21 miliar meningkat 98,34% dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp16,24 miliar. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan bersih naik jadi Rp101,99 miliar dari pendapatan bersih tahun sebelumnya yang Rp95,05 miliar. Sementara laba operasi diraih Rp50,48 miliar dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp38,96 miliar. Sementara laba sebelum pajak tercatat Rp50,73 miliar meningkat dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp39,25 miliar.
Anak usaha Dyandra Internasional (DYAN) yakni PT Griya Multi Investama (GMI) telah mengambil keputusan untuk menjual seluruh sahamnya di PT Graha Multi Utama (GMU) dan Griya Nusa Kencana (GNK) pada 21 Maret 2016. Jumlah saham yang dijual mencapai 25.200.412 saham dimana saham tersebut dijual kepada Yos Hartanto Effendi. Selain itu GMI juga menjual sebanyak 2.520 saham di Griya Nusa Kencana kepada Benny Sudrajat. Harga transaksi penjualan saham GMU sebesar Rp39.468.612.113 dan harga transaksi penjualan saham GNK senilai Rp3.940.525. Transaksi ini menurut Rina bukan transaksi afiliasi karena kedua pihak pembeli tidak mempunyai hubungan dengan perseroan dan entitas anak.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

BITCOIN

3d live stats

3D Live Statistics

L I V E !

I N F O

Konsultasi Trading Forex Profit Konsisten
Info Detail :
A N D Y
Call : 0851 0524 8838
WA : 0821 6313 0884
BBM : 544C7785

Andy ND. Diberdayakan oleh Blogger.
[blogger]

Breaking

JustForex

Top Featured