Prediksi IHSG;
Rencana
pemerintah untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) efektif 1
April 2016 yang diharapkan dapat menekan laju inflasi,
akan berdampak positif bagi pasar. Rencana pemangkasan BBM itu
mempertimbangkan apresiasi rupiah dan penurunan harga minyak mentah. Menurut
Gubernur
BI, pemerintah perlu untuk memperkuat kepastian hukum, termasuk
mengkalkulasi penyesuaian harga BBM guna memperoleh peringkat investment
grade dari S&P. Selain
itu,
pelaku pasar akan fokus pada laporan laba perusahaan. Rencana penurunan
BBM dan laporan laba perusahan, sebagai salah satu katalis bagi IHSG
dalam pekan ini
Perspektif tenikal
Sinyalemen
teknikal masih mengkonfirmasikan positif bagi pergerakan IHSG dalam
pekan ini. Indikasi tersebut terkonfirmasi baik dari leading dan
lagging indikator. Indikator MACD dan Stochastic mengkonfirmasikan
positif bagi indeks. Demikian halnya lagging indikator jangka pendek
yakni MA5 dan MA20, mensinyalkan positif.
Support Level : 4860/4835/4810
Resistance Level : 4910/4934/4959
Major Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS
: These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
LPKR: Trading Buy
Close 1140,
TP 1170
Boleh buy di
level 1130-1140
Resistance di
1170 & support di 1115
Waspadai jika
tembus di 1115
Batasi resiko
di 1105
PWON: Trading Buy
Close 540,
TP 555
Boleh buy di
level 530-540
Resistance di
555 & support di 525
Waspadai jika
tembus di 525
Batasi resiko
di 515
SCMA : Trading
Buy
Close 3095,
TP 3165
Boleh buy di
level 3075-3095
Resistance di
3165 & support di 3025
Waspadai jika
tembus di 3025
Batasi resiko
di 3000
MNCN: Trading
Buy
Close 2095,
TP 2125
Boleh buy di level
2085-2095
Resistance di 2125
& support di 2055
Waspadai jika tembus di
2055
Batasi resiko di 2045
CPIN: Trading
Buy
Close 3600,
TP 3660
Boleh buy di level
3575-3600
Resistance di 3660
& support di 3525
Waspadai jika tembus di
3525
Batasi resiko di 3500
INAF: Trading
Buy
Close 377,
TP 390
Boleh buy di level
375-377
Resistance di 390
& support di 360
Waspadai jika tembus di
360
Batasi resiko di 358
Ket. TP
: Target Price
BBRI, WIKA, ADHI, WSKT, ASII, TLKM.
(Disclaimer ON)
Commodities Price: 18-Mar-16
Crude
Oil-(barel) US$40.60 (0.40)
Gold-(troy
oz) US$1,253.85 (-4.09)
Nickel-(ton)
US$8,895.00 (295.00)
Tin-(ton)
US$17,000.00 (295.00)
Coal
(Newc)/ton US$52.30 (-10.10)
CPO
Mal/ton* MYR2,543.50 (30.50)
Foreign Exchange
USD/IDR*
13,116.50 (41.50)
*running
Agenda untuk pekan ini, 21-24
Maret 2016
RUPSLB
BMRI-RUPST-21/03
SDPC-RUPST-22/03
BJBR-RUPST-23/03
SDRA-RUPST/LB-23-/03
BBRI-RUPST-23/03
LPCK-RUPST-23/03
AISA-RUPSLB-24/03
LPKR-RUPST-24/03
BBTN-RUPST-24/03
Economic Calendar:
Senin, 21 Maret 2016:
Data
Current Account kawasan Euro bulan Januari 2016
Laporan
bulanan Bundesbank Jerman
Data
Existing Home Sales AS bulan Pebruari 2016
Indeks
kepercayaan konsumen kawasan Euro versi Eurostat Maret 2016
Selasa, 22 Maret 2016:
Indeks
Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Euro Maret 2016
Indeks
kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Maret 2016
Indeks
Flash Manufacturing PMI AS versi Markit bulan Maret 2016
Rabu, 23 Maret 2016:
Data
New Home Sales AS bulan Pebruari 2016
Data
persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 18 Maret 2016
Kamis, 24 Maret 2016:
European
Central Bank (ECB) economic bulletin
Pidato
anggota FOMC James Bullard
Data
Durable Goods Orders AS bulan Pebruari 2016
Data
Jobless Claims AS per 18 Maret 2016
Jum’at, 25 Maret 2016:
Data
National CPI Jepang Februari 2016 dan Tokyo Core CPI Maret 2016
Data
Gross Domestic Product (GDP) AS kwartal ke 4 tahun 2015 (Final)
VAS
HEADLINE NEWS
PT
TTL Residence, joint venture Lippo Karawaci (LPKR) bersama perusahaan
besar Jepang Toyota Tsusho Corporation dan Tokyu Land, meresmikan
pembukaan
Tower 2 Axia South Lippo Cikarang. Proyek Axia South Lippo Cikarang,
yang merupakan hotel-residence pertama di Indonesia dengan total lahan 1
hektare diperuntukkan bagi para ekspatriat Jepang di kawasan Cikarang
dan sekitarnya.
Bumi
Serpong Damai (BSDE) membukukan kinerja positif pada 2015 dengan
pencapaian pendapatan sebesar Rp6,21 triliun serta kondisi kas yang
kuat.
Pendapatan BSDE meningkat 11% dibandingkan 2014 yang sebesar Rp5,61
triliun. Kenaikan pendapatan perusahaan didorong oleh amraknya penjualan
di berbagai klaster perumaha, terutama di BSD City. Selain itu, di
beberapa proyek lain, yaitu Grand Wisata Bekasi,
Kota Wisata Cibubur, Taman Bajar Wijaya Tangerang, dan Grand City
Balikpapan, permintaan sepanjang tahun lalu juga tercatat tinggi.
Adapun, marketing sales pada 2015 mencapai Rp6,8 triliun. Perusahaan
menargetkan marketing sales sebesar Rp6,86 triliun tahun
ini.
Laba
bersih Bumi Serpong Damai (BSDE) pada tahun 2015 tercatat Rp2,13
triliun atau lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada 2014.
Koreksi
laba ini disebabkan oleh akuisisi saham entitas anak, yaitu Plaza
Indonesia (PLIN) sebesar Rp1,5 triliun. Adapun, raihan laba tersebut
mencerminkan return on equity (ROE) sebesar 10,7%.
Dari
sisi proyek fundamental, neraca Bumi Serpong Damai (BSDE) cukup solid
dengan penignkatan kas yang kuat menjadi Rp6,1 trliun pada tahun lalu,
seiring penerbitan obligasi sebesar Rp2,87 triliun. Selain itu, kenaikan
kas juga didorong penerimaan kas dari pelanggan yang naik menjadi Rp7
triliun dibandingkan 2014 sebesar Rp5,9 triliun. Tingginya kas yang
dimiliki BSDE memberikan ruang untuk menambah
cadangan lahan. Selama 2015, perusahaan telah telah menggunakan dananya
untuk akuisisi lahan sebesar Rp2,2 triliun untuk memperkuat kapasitas
dan kepemimpinan di pasar properti.
Tiphone
Mobile Indonesia (TELE) berencana melangsungkan penawaran umum
berkelanjutan (PUB) obligasi I tahap II senilai Rp1 triliun paling cepat
April 2016. Hasil emisi surat hutang tersebut akan dipakai untuk
membiayai ekspansi atau pelunasan (refinancing) hutang tahun ini. Saat
ini, TELE memiliki sisa PUB senilai Rp1,5 triliun dari total PUB Rp2
triliun. Pertengahan tahun lalu, perusahaan merilis
PUB I tahap I senilai Rp500 miliar, dengan tingkat bunga 11% per tahun
dan berjangka tiga tahun. PUB I tahap II tersebut, diharapkan menawarkan
kupon yang lebih rendah dari sebelumnya, yaitu di bawah 10% dan tenor
tiga tahun.
Bank
Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) meresmikan gedung baru perusahaan
pada 17 Maret 2016 di Jakarta Selatan. Total investasi yang dikeluarkan
perusahaan untuk membeli gedung tersebut sebesar Rp152 miliar. Gedung
tersebut adalah milik AGRO yang dibeli pada akhir Juni 2015 dengan luas
tanah 3.060 m2 dan luas bangunan sekitar 7.000 m2.
Indocement
Tunggal Prakarsa (INTP) menargetkan pertumbuhan penjualan semen di
kisaran 5%-6% pada tahun ini atau sama dengan proyeksi pertumbuhan
industry. Kondisi pasar semen yang oversupply membuat INTP urung
meningkatkan penjualan. Tahun lalu, pasokan semen mengalami oversupply
sebanyak 17 juta ton dan tahun ini diperkirakan mencapai 34 juta ton
seiring dengan pasokan dari pabrik-pabrik baru. Adapun,
harga jual semen juga akan mengalami tekanan. Tahun ini, INTP akan fokus
meningkatkan penjualan di wilayah yang menjadi basis produksi
perusahaan, yaitu Jakarta, Bantel, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.
Tiga
emiten di bawah Grup MNC bersiap menggelar penambahan modal tanpa hak
memesan efek terlebih dahulu. Emiten tersebut adalah, MNC Investama
(BHIT), MNC Kapital Indonesia (BCAP), dan MNC Sky Vision (MSKY). Tiga
emiten tersebut akan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana
aksi korporasi tersebut.
Blue
Bird (BIRD) meminta keadilan pada pemerintah terkait masih
beroperasinya taksi online seperti Grab Car dan Uber Taxi. Perseroan
menyatakan
sebagai perusahaan taksi ataupun yang bergerak di sektor transportasi
sudah semestinya setiap perusahaan transportasi mengikuti aturan.
Blue
Bird (BIRD) mengaku kalah bersaing dengan perusahaan layanan
transportasi berbasis aplikasi online. Meski sudah memiliki layanan
berbasis
aplikasi sejak tahun 2011, tapi Blue Bird menyatakan aplikasi tersebut
masih kurang maksimal. Guna mendapatkan dan memudahkan konsumen
mendapatkan armada Blue Bird, fokus Blue Bird tidak hanya pada layanan
aplikasi online. Layanan pemesanan Blue Bird bisa melalui
cara memberhentikan langsung di jalan, melalui outlet Blue Bird, lewat
call center ataupun bisa melalui aplikasi MY Blue Bird di Android dan
iOS.
Bank Mandiri (BMRI)
menjalin
kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia
(Jamkrindo) untuk meningkatkan kualitas kredit tanpa agunan (KTA).
Melalui kerja sama itu bank Mandiri berharap dapat membukukan
pertumbuhan bisnis KTA sebesar 22% di tahun 2016. Portofolio
KTA Bank Mandiri pada akhir 2015 berada pada kisaran Rp 14,1 triliun,
tumbuh 19% YoY dengan rasio NPL terjaga di kisaran 0,67%. Jamkrindo akan
dapat memberikan skema perlindungan pada BMRI dan nasabah KTA.
Penurunan
BI Rate secara gradual akan menurunkan suku bunga kredit nantinya. Bank
Mandiri (BMRI) akan mengikuti penurunan tersebut secara perlahan.
Namun suku bunga bank tidak bisa langsung mengalami penurunan,
diperlukan waktu beberapa bulan agar perbankan tersebut bisa mereview.











0 comments:
Posting Komentar